Postingan

Trialog

Beberapa hari yang lalu Dea liat daun mahoni lepas dari rantingnya. Di antara kawanan capung, si daun nari-nari, ngelakuin pirouette kayak penari balet. Nggak seperti capung, daun bukan terbang tetapi jatuh. Untuk sesaat mereka sama-sama ada di udara, tapi capung punya kuasa ngendaliin sayapnya, sementara daun mahoni enggak. Si daun nggak punya pilihan kecuali percaya sama angin. "Kamu tau kamu bakal jatuh?" tanya Dea. "Tau. Aku bakal jatuh pada tempatnya," saut daun mahoni. "Terus 'tempat'-nya itu di mana?"tanya Dea. "Itu yang aku nggak tau. Aku cuma tau aku bakal jatuh pada tempatnya."