Postingan

Benang Magenta ke Jagat Sureal

Begitu nerima konten promosi dan prapesan “Langit Magenta” dari penerbit Langgam Pustaka , kepala Dea kayak kepisah sama badan. Saking panjangnya proses perjalanan si novel, kenyataan dia akhirnya terbit malah jadi kerasa sureal buat Dea. Namun, segala hal tentang novel ini memang sureal. Selama Dea nulis, tokoh-tokoh “Langit Magenta” kayak keluar dari cerita dan jadi imaginary friends Dea bertaun-taun terakhir. Dea ngobrol banyak sama mereka. Awalnya sekadar untuk kepentingan plot, sampai lama-lama mereka hadir di keseharian yang nggak selalu ada hubungannya sama novel. Mereka—terutama Magenta sendiri—nemenin Dea masak, ngobrol khususnya di masa pandemi, dan waktu Dea ngerasa bersalah karena novel ini nggak terbit-terbit, malah Magenta yang ngingetin, "janji kamu, kan, memang antar aku sampai ke sini (ujung cerita), Dea. Sesudah kita sampai, kenapa kamu malah minta maaf?"  Buku berikut karya asli peluki Prabu Perdana Nganter Magenta—yang dulu namanya bukan Magenta—ke ujung

Suaka

Akrobat

Friksi Mini