Cerita Ibunda Catalystart, Patricia Wulandari


pattyBeberapa tahun yang lalu, www.salamatahari.com sempat mengobrol dengan Raymond Malvin seputar art tour Kopi Keliling. Sekarang giliran Patricia Wulandari alias Patty, sang istri, yang ditanggap menjadi penyalamatahari.

Setelah sekian tahun berlalu, Kopi Keliling ternyata melebarkan sayapnya untuk merengkuh lebih banyak lagi seniman. Di sebuah artshop di bilangan Kemang, Catalyst Artshop, kini mereka mewadahi karya seniman yang berderai. Tahun ini untuk pertama kalinya Kopi Keliling dan Catalyst Artshop bergabung untuk membuat sebuah artmarket besar, Catalyst Art Market.

Berikut obrolan zine-zine-an online ini dengan Patty seputar Catalyst …


Halo Patty, cerita dong tentang kegiatan kamu sehari-hari …
Halo, sehari-hari aku kerja di online media, jadi kuli tinta juga, sambil nge-manage harian untuk websitenya Kopi Keliling hehe.

Kalau Catalyst Artshop ini, gimana sih berdirinya?
Ini sebenernya perpanjangan tangan dari Kopi Keliling. Di tahun ketiga memang Kopi Keliling bercita-cita punya tempat sendiri yang bisa menjadi salah satu wadah bagi para seniman/ilustrator untuk menjual karya-karyanya. Kalau selama ini kan Kopi Keliling udah memamerkan karya ilustrator lokal dengan berpindah-pindah tempat, kita juga pengen ada offline store yang ngejual karya/merchandise ilustrator yang pernah/maupun belum pernah pameran di Kopling. Terus, berdirilah Catalyst Art Shop tanggal 4 September 2014.

Tempatnya di mana, sih, Catalyst Artshop ini?
Waktu awal-tengah tahun 2014 aku dan Raymond udah mikirin soal Catalyst Art Shop, terus lagi nyari-nyari tempat yang cocok. Ditawarinlah sebuah tempat di jalan Kemang Utara no 50. Tempatnya mungil, imut, tapi rasa-rasanya cukup buat awal mula Catalyst Art Shop, jadi kita ambil deh :D

Apa yang bikin Catalyst beda sama artshop-artshop lainnya?
Kalo dari kata teman-teman yang pernah mampir dan beli karya di sini, mereka jarang banget nemuin art shop di Jakarta. Yang serupa mungkin Dialogue Artspace, sebenarnya, tapi Dialogue masih artspace/cafe juga. Kalau di Catalyst Art Shop memang isinya murni art shop yang menjual karya (berupa original artworks dan art prints) dan merchandise. Jarang banget ada produk fashion, semisal pun ada, pasti masih kental dengan nuansa ilustrasi, karena kita memang nggak mau masuk ke lini bisnis yang terlalu fashion. Kalau itu pasarnya udah lebih jadilah menurut kita.

Selain sebagai toko, apa ada kegiatan lain di Catalyst Artshop?
Catalyst juga rutin mengadakan workshop, yang sebagian mentornya juga seniman/ilustrator yang menaruh karya/produk di Catalyst. Kita pengen mengajak para seniman/ilustrator ini untuk selain berkarya juga belajar berbagi ilmu. 


workshop di catalyst
workshop di Catalyst Artshop

Asik. Eh, ngomong-ngomong, kenapa namanya Catalyst?
Catalyst itu kan artinya sebuah hal/orang yang menyebabkan perubahan. Kita pengen menjadi katalis bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Baik itu si seniman/ilustrator dan penikmat karya seni yang pernah membeli karya atau ikutan workshop di sini.

Nah, kalau begitu, perubahan kayak gimana yang diharapkan bisa dibawa Catalyst untuk dunia kesenian di Indonesia?

Harapannya sih, Catalyst Art Shop bisa menjadi katalis yang memperkuat pasar lokal di bidang seni, supaya seniman/ilustrator lebih produktif berkarya dan bisa menghasilkan dari karya-karya mereka, dan supaya orang-orang muda sini juga lebih aware kalo ada karya seniman/ilustrator lokal yang juga bagus-bagus banget. Mungkin tepatnya nyiptain kolektor seni yang masih muda-muda, supaya seniman/ilustrator muda juga punya market dan (moga-moga) nantinya mereka bisa bener-bener mendapatkan penghasilan dari berkarya. Soalnya kebanyakan kan seniman/ilustrator muda (terutama yang di Jakarta) masih harus kerja full-time di tempat lain karena penghasilan dari berkarya sendiri belum jelas. Kalo udah kerja full-time, kadang sebagian besar waktu mereka kesita di kerjaan itu dan malah jadi lupa untuk berkarya.

Sip, sip. Kalau gitu, buat yang pengen nitipin karya di Catalyst Artshop, persyaratannya apa?
Utamanya sih karya, berupa lukisan/ilustrasi orisinil dan art prints. Tapi selain itu merchandise juga bisa, misalnya notebook (ini yang paling laris sih). tote bag, scarf, stiker, gelang, kalung, etc. Persyaratannya buat yang pengen nitip barang sebenernya gampang sih, yang penting produknya punya konsep yang baik dan mereka rutin berkarya. Jangan cuma sekali titip, lalu abis itu udah nggak pernah bikin produk lagi. Soalnya masyarakat juga selalu mencari karya/produk terbaru. Jadi rutin berkarya itu penting banget.

Untuk informasi lebih lengkap, bisa kunjungi http://catalystartshop.com/

wonder woman cropped
salah satu karya di Catalyst Artshop: sketch book karya People and Paper
hakim artwork
salah satu karya di Catalyst Artshop karya Rukmunal Hakim

Tanggal 25-26 April kemaren katanya abis ada Catalyst Artmarket, ya? Kok tiba-tiba udah yang ke empat aja, sih?
Iyaaa! Kalo Art Market sendiri kan sebenernya udah diadain Kopling dari tahun 2012. Konsepnya sama dengan Catalyst Art Shop sebenernya, cuma berpindah-pindah tempat aja supaya bisa menjangkau orang lebih banyak lagi. Dulu namanya cuma Art Market, nggak pake Catalyst, soalnya si Catalyst Art Shop belum ada hehehe. Karena baru kali ini Kopi Keliling dan Catalyst Art Market berkolaborasi, makanya kita namain art market yang kali ini sebagai Catalyst Art Market. Acaranya seru banget! Bisa dibilang art market kali ini paling seru, karena venuenya paling besar dan yang ikutan juga paling banyak.

Wooow. Ada apa aja di Catalyst Artshop kemaren?
Ada 24 artists & 14 brands yang terlibat. Stand yang ikutan di Catalyst Art Market jenisnya macem-macem, tapi kesamaannya mereka menjual karya dan merchandise non apparel (pakaian.red). Kalau misalkan ada pun itu cuma jadi salah satu itemnya aja. Dan sesuai dengan konsep Catalyst Art Shop yang sering mengadakan workshop secara berkala, di Catalyst Art Market ini juga ada workshopnya sehari tiga kali. Yang kita nggak nyangka sih jumlah pengunjung yang melebihi ekspektasi. Target awal itu kira-kira 1200 pengunjung, ternyata yang dateng ada sekitar 1900an dan dari berbagai usia. :D

Ada pendatang baru nggak?
Kayaknya ada yang selama ini off the radar karena masih cukup baru, misalnya Kirain Studio, dia ngejual segala hal yang berbau keramik (bahkan dia ngejual karya-karya keramik yang di-frame, duh lucu banget!), eh tau-tau banyak jadi favorit orang-orang (termasuk para tenant di sana yang ikutan kalap belanja haha). Ada juga yang masih baru namanya Sari Suryawinata, ini kalo nggak salah pertama kalinya dia ikutan semacam art market. Dia ngebawa hanya karya original abstrak, dan harganya sih luar biasa terjangkau. Seneng sih ngeliat ternyata karya-karyanya juga cukup diminati, padahal dia nggak ngebawa jenis karya/produk yang lain.

kirainstudio
Karya-karya Kirain Studio

Persiapannya gimana?
Waktu persiapannya juga seru banget. Kita mengumpulkan beberapa volunteer yang sangat-sangat kooperatif baik waktu pre-production dan di hari H. Semuanya responsif dan aktif. Nyenengin banget deh. :)

Terus promosi event-nya gimana?
Selama masa promosi juga menyenangkan, soalnya seluruh artist dan brand yang ikutan kooperatif banget untuk ikut mempromosikan acara. Kayaknya ini juga yang bikin acaranya jadi rame banget. Banyak dari artist dan brand yang udah punya fan base sendiri, jadi kita kayak saling cross promo, terutama buat tenant yang masih baru.

Aaaaakkkk … seru amattt … nyesel banget kemaren nggak dateng. Kapan lagi diadainnya?
Tahun depan! Tunggu tanggal mainnya. :D

Yah, kok baru tahun depan, sih? Sebulan sekali aja dong …
Kalo sebulan sekali bisa gempor nyiapinnya. :'D

Ahahaha …. Okay. Makasih, ya, Patty, suksyais teruuuus
Thank you banget juga ya, Salamatahari :*

Setelah keriaan Catalyst Artmarket usai berderai, gerakan yang dilakukan Patty dan Raymond tak lantas henti. Mereka mengumpulkan karya-karya dan seniman-seniman yang bertaburan di mana-mana, untuk dironce dalam suatu wadah. Mungkin kamu ingin ikut menjadi bagian derainya.

Sambil menunggu kehadiran Catalyst Artmarket tahun mendatang, silakan mampir ke Catalyst Artshop. Siapa tahu kamu tertarik untuk menitipkan karyamu di sana, mengoleksi benda seni, atau mencari hadiah artsy istimewa untuk orang-orang terkasihmu ;)

Sekali lagi, kunjungi rumah mayanya di http://catalystartshop.com/

Sundea
Foto-foto dok. pribadi Kopi Keliling, Patty, dan Catalyst.

0 comments: