V for Victory

“V” adalah dua garis yang membentuk sudut. Mereka berpisah sekaligus bertemu; bercabang karena berakar.
“Victory” atau “kemenangan” adalah sebuah makna yang mempunyai dua sudut pandang. Di dalamnya terkandung oposisi biner yang berpisah sekaligus bertemu; bercabang karena berakar. “Kemenangan” ditentukan oleh tempat kita berdiri, dari titik mana kita memilih untuk berangkat, dan di titik mana kita memutuskan untuk berhenti.

Karena “V” adalah huruf yang istimewa, minggu ini www.salamatahari.com mengangkat huruf “V” dalam artikel-artikelnya. Ada Album Vakansi dari White Shoes and The Couples Company, Vabyo yang baru menerbitkan novel Bintang Bunting, dan Pak Hartono, petugas kebersihan Stadion Persib yang mempunyai putera seorang Viking. “Victory” lalu hadir dalam berbagai rupa. Dalam Jakarta tiga dekade silam yang mengalahkan kepenatan, dalam keberhasilan Vabyo merampungkan novel setelah sempat gentar dimaki tokoh ciptaan sendiri, dan dalam kesejukan dan kejernihan seorang alumnus pemadam kebakaran.

Teman-teman, meski waktu bergerak maju, kisah sejarah tidak sekedar linear sifatnya. Para pahlawan yang baru kita rayakan sehari yang lalu (10 November) memiliki catatan yang perlu dirangkai lagi untuk menegaskan kemenangannya.

Semoga garis-garis yang kita rangkai membentuk sudut yang setajam ujung pinsil.

Mengejanlah sejarah, tancapkanlah akar …

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

4 comments:

Vai mengatakan...

V FOR VAI !!!!! #edisinarsis

Sundea mengatakan...

Hahaha ... tadinya emang kepikir mau wawancara situ, suman berhubung udah pernah, jadinya ga jadi ...

flyingfairy mengatakan...

I love V since V is Vania and V is on the loVe :)

Sundea mengatakan...

Hahahaha ... iya, V is Vania.