Pasanglah Pasangan yang Pas

-Surapati Core, Kamis, 8 Juli 2010-

Salamatahari Live on Air 

“Nek, sms gue kok nggak dibales, sih ?” protes Om Em, manager Salamatahari, pada Theo, penyiar Sky FM. “Hah ? Sms yang mana ?” Theo tampak bingung. “Kemaren gue sms, ngajak ketemuan,” sahut Om Em. “Nggak ada sms masuk, kok, bener. Yah masa’ elu lagi di Bandung gua nggak balaes sms, sih, Em ?”

Entah ada masalah apa di antara jaringan selular mereka, yang pasti hari itu Theo dan Om Em akhirnya bertemu di studio Sky 90.50 FM untuk siaran Salamatahari Live on Air. Manager Salamatahari yang berdomisili di ibukota itu sengaja datang ke Bandung untuk menata perbisnisan Salamatahari. “Ini edisi pertama Salamatahari yang ada iklannya, lho,” kata Dea sumringah.

Sesuai dengan kemesraan dan temu kangen yang terjalin antara Theo-Om Em-Sundea, yang menjadi topik Sky Jeda Siang hari itu adalah “pasangan”. “Pasangan nggak musti pacar, itu, sih, biasa banget. Pasangan bisa benda, bisa temen, atau apa aja,” Theo menjelaskan. 

Ketika diminta bercerita mengenai pengalaman seru bersama pasangan, Dea menceritakan pengalaman-pengalaman seru bersama Om Em. “Yang bikin gua yakin dia emang ‘pasangan’, mau lagi bareng atopun enggak, mau lagi kontak-kontakan ato enggak, gua tau hati dia sama gue, cieee … hehehehe …,” tutup Dea sok romantis. Om Em sendiri bercerita mengenai sahabatanya semasa SMU. “Kita suka janjian di stasiun, terus pergi naik kereta aja sekedar untuk beli peniti,” cerita Om Em sambil senyum-senyum geli mengenang.
Saat-saat off air kami gunakan untuk mengobrol dan menceritakan kabar masing-masing. Mulai dari hal-hal tidak penting, sampai rencana-rencana ke depan. Kami yang merasa berpasangan bertiga ini pun mencari-cari waktu untuk naik angkot bersama sambil bernyanyi gila-gilaan lagi. Akhirnya kami memutuskan untuk makan siang bersama seusai siaran ke rumah makan favorit kami, Bajak Lauk. 

Menjelang akhir siaran, salah seorang pendengar mengirimkan sms, “Apa keuntungan pindah ke dot com dan apakah masih suka menemukan hambatan dalam menulis ?” “Hambatan mah ya pastilah,” tanggap Dea. Meski begitu, karena menulis dan Dea adalah pasangan yang saling menyayangi, hambatan adalah sesuatu yang pasti bisa diatasi. Pindah ke dot com salah satu caranya. Hijrah ini memberikan kaki yang lebih kuat untuk Salamatahari. “Salamatahari jadi lebih gampang dicari di search engine dan memungkinkan diolah lebih profesional,” papar Dea.

Dalam Soul Mate, Michael Franks pernah bernyanyi, “Just find a soul mate, and then let go of your resistance …”
Dengan siapa kamu lekat, saling menyayangi, dan dapat berjanji terus berjalan bersama ? Pasanglah pasangan yang pas dan … #ikcol : jangan lupa pasang iklan di www.salamatahari.com … hihihi … 

Sundea
Om Em, Gina, Theo, dan Dea
*#ikcol adalah has tag untuk iklan-iklan colongan Salamatahari. Boleh, lho, kalau mau ikutan berikcol ria ;)

2 comments:

om em mengatakan...

hahahaha gokil....

Sundea mengatakan...

Sapa yg gokil, Em ? Diri lu juga kan ? =p