Terjalin Era(r)t

"Ini namanya strings art," kata Rani, salah satu teman saya yang lulusan arsitektur. Membuat strings art adalah salah satu materi yang ia pelajari di kampus. "Susah, lho," ungkap Rani. 

 


 

 

Aku menemukan karya-karya ini di sebuah gang Setiabudi atas, ketika sedang berjalan kaki di daerah sana. Aku lupa nama senimannya sebab ia sepertinya tak terlalu luwes beramah yang tamah, tetapi kuperhatikan tangannya tak berhenti bergerak dan kediamannya dipenuhi oleh karya-karyanya. Untung sang kakak peka menghampiri dan bercerita sekilas.

 

Sang kakak bekerja sebagai penata taman dan adiknya kadang-kadang ia ajak membantu. Mereka sekeluarga sangat suka seni sehingga rumah mereka penuh sesak dengan karya, terutama karya adiknya, seniman strings art yang super produktif ini. Karya sang adik bahkan telah dipasang di bibir gang sebagai penanda jalan. Diam-diam di dalam hati mereka bercita-cita punya galeri sekadar agar dapat menampung dan mengabadikan karya-karya mereka. Di dalam hati, aku berdoa harapan mereka kelak menjadi nyata.

 

Meja DIY yang menunjukkan betapa artsy-nya keluarga ini

 

Berikut adalah sedikit strings art  sang adik yang sempat kufoto:

 



 

Suatu saat nanti, semoga aku bisa kembali dalam waktu yang lebih lama dan bercerita lebih banyak. Semoga. Atau mungkin kamu yang akan lebih dulu mampir ke sana?

Komentar