Muhammad “Mice” Misrad: Sarang adalah Tempat Berangkat dan Kembali

Namanya Muhammad Misrad, tapi kita lebih mengenalnya sebagai “Mice”. Karya mas berzodiak Leo ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Komiknya yang kritis, jenaka, dan dekat dengan keseharian pun rutin hadir di Kompas Minggu.

Jika diajak mengobrol tentang “sarang”, apa kira-kira pendapatnya? Obrolan kilat Salamatahari dengan Mas Mice…







 
Mas Mice, lagi sibuk apa sekarang?
Seperti hari-hari  yang lain, selalu sibuk menggambar peristiwa sehari-hari, kondisi dan perilaku orang indonesia  lewat media kartun.

Sejak kapan sih tertarik menggambar kartun atau komik?
Saya suka corat coret dan suka baca – apa aja saya baca – sejak SD. Komik adalah  favorit saya! Mulai jatuh cinta  dengan dunia komik ketika kuliah.

Langsung jadi kartunis seperti sekarang?
Awalnya saya bergelut di dunia periklanan selama sembilan tahun. Jenuh banget! Harus melayani apa maunya klien hihhi. Saya tinggalkan zona nyaman itu demi bisa membuat  komik (tanpa ada yang nyuruh-nyuruh).

Azek. Terus katanya mau ada karya baru ya sebentar lagi? Bocoran dong mau bikin apa…
Kumpulan Opini Kartun Politik saya dari tahun 2010-2015. Ada kira-kira 500 gambar...

Buseeettt…banyak banget, ya…
Woeeeekkk...! Mau     muntah sebenernya...hahaha. Judul bukunya “Politik Indonesia 2010-2015 Dalam Opini Kartun”.

Okeh. Akan kita nantikan bersama. Pernah ngerasa stuck bikin kartun, nggak?
Jujur, jarang banget, karena saya selalu menggangkat tema cerita daily life. Selama bumi ini terus berputar dan hidup itu begitu dinamis, harusnya para penulis nggak bakal kehabisan bahan cerita.

Karena salamatahari edisi ini temanya “sarang”, menurut Mas Mice sarang itu apa?
Rumah.

Kayak apa sarang yang ideal untuk Mas Mice?
Nyaman. Tempat saya berangkat dan kembali.

Nah. Ngomong-ngomong soal rumah, belakangan ini kan Mas Mice sering bikin komik tentang keluarga Mas Mice sendiri di rumah. Cerita dikit dong tentang karakter anggota keluarga Mas Mice…
Hahaha... karakter mereka cerminan karakter saya...

Bedanya bikin komik sebelum dan setelah berkeluarga?
Setelah berkeluarga agak sedikit lebih wise kali yaaa?

gambar dipinjam dari sini

Kapan Mas Mice ngerasa perlu loncat dari satu fase ke fase yang lain?
Itu yang sedang saya rasakan. Saya harus beralih atau loncat ke fase berikutnya. Membuat komik yang  “lebih bermanfaat”.

Kalau kesamaan karya Mas Mice dari dulu sampai sekarang?
Melihat peristiwa apa adanya.

Ok. Terakhir, deh. Punya pesen buat pembaca www.salamatahari.com?
Gak ada... mungkin saya yang butuh pesen dari pembaca...haha…

Ingin tahu lebih banyak daripada apa yang tertulis di artikel ini? Silakan mampir ke sarang digitalnya: http://www.micecartoon.co.id/. Mungkin kamu ingin sekalian menyampaikan pesan.

Karena:

banner situs mice cartoon
 
Siapa tahu pesan-pesan kecilmu pun akan menjadi ide untuk salah satu komik Mas Mice.

Sundea

0 comments: