Vaksin Komunikasi - Biar Kekinian

Komunikasi yang baik adalah vaksin untuk mengebalkan kehidupan berkeluarga. Lima baris lucu-lucuan ini adalah sebagian dari bahannya. Kenapa lima? Karena “Proyek Ibuk-Ibuk” kami berlangsung selama lima edisi :D

*lari ke dapur dan baca puisi ala anak TK*

Tomat ~ is to mat(ch) every difference with love and care.
Telur ~ is to tell ur mind in assertive way but wisely
Tempe ~ is to hold back your tempe-rament.
Jeruk Ni-peace ~ is a small thing that brings you “peace”
And,
Toge ~ will keep you together forever





Setiap melihat sayur, buah, dan lauk pauk ini di dapur, ulang-ulang mantra pendek yang mereka kandung. Boleh sambil melakukan hal-hal seru bersama keluarga kita.  Mengucapkannya lagi dan lagi seperti memberi injeksi vaksin yang menguatkan. Efek sampingnya adalah tertawa dan merasa seperti anak-anak. Tetapi tidak apa-apa. Itu semua sesehat olahraga. 
Nah. Supaya bahan-bahan itu semakin solid bersatu, boleh lho kita satukan dalam masakan. Ini resepnya:

Tumis Together Forever

Bahan-bahan:
Tomat, tempe, dan tentunya toge. 

featuring:
bawang merah, bawang putih, salam, sereh, laja, garam, merica.

Cara memasak:
Cuci toge dan tomat sampai bersih, potong-potong tomatnya.
Potong-potong tempe, goreng.
Cincang bawang merah dan bawang putih. Tumis bersama salam, sereh, laja, sampai harum.
Terjunkan tomat, toge, dan tempe, plus garam-merica secukupnya. Jangan lama-lama supaya togenya nggak layu.

Terus jeruk nipisnya...? Telurnya? Nah, ini ...

Sambal kan pedas dan panas, ya, supaya tetap damai, sertakan jeruk ni-peace di dalamnya. Ini resepnya. 

Sambal Ni-Peace ^^v

Bahan:
Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula merah, tomat, garam, dan pastinya jeruk ni-peace.

Cara membuat:
Ulek-ulek semuanya. Garam bisa membantu proses penghalusan selain menambah rasa. Kasih jeruk ni-peace yang banyak supaya segar ... slllrp ...

Tell Ur Feeling 

Bikin telur ceplok alias "sunny side-up egg". Kalau kita bisa nyampein perasaan-perasaan kita secara sehat, pasti kehidupan berkeluarga kita selalu bermatahari :D

Selesai? Santap semuanya dengan sepiring nasi panas. "Nasi panas dalam piring adalah kehidupan kita," kata Diani. 
 
Teman-teman, semoga "Proyek Ibuk-Ibuk" kami yang sesederhana resep ini dapat memberi sesuatu yang baik. Meski kolaborasi Diani dan Dea resmi ditutup dulu, bukan berarti tak mungkin ada "Proyek Ibuk-Ibuk" seri berikutnya. Diani dan Dea pun tak akan berhenti bercerita dan berbagi melalui karya dalam kesehariannya.

Sampai di sini dulu, ya... 

Selamat mudik dan liburan buat yang mau mudik dan liburan, selamat mengkhatamkan ibadah puasa tahun ini yang tinggal sebentar lagi, dan selamat menyambut hari kemenangan...

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,
Sundea dan Diani


2 comments:

diani. mengatakan...

senang sekali bisa bekerjasama dengan Dea! ayooo #proyekibukibuk part 2 ajak ibu2 yang lain :D

Sundea mengatakan...

Aku pun senang. Makasih, ya, Diani, buat sebulan kemaren.

Yukyukyukkk, ajak ibuk2 yg lain....