#Gerakankakidiatasmejatiapjumat : Cerita Kaki-kaki Shasya Pashatama

IMG_2176Kaki-kaki Shasya Pashatama tidak berjalan-jalan pada hari Jumat. Tetapi mereka merayakan akhir pekan dengan bersantai di atas meja. Belakangan, kaki-kaki lain mengikuti jejaknya. Bukan menapak di tanah, tapi menapak di tagar #Gerakankakidiatasmejatiapjumat di media sosial. Hmmm … sebenernya ini gerakan apa, sih?

Begini ceritanya …






Halo Mbak Shasya, jadi #Gerakankakidiatasmejatiapjumat ini sebenernya apa, sih?
Tadinya sih cuma iseng, dalam rangka menggambarkan suasana yang mulai santai di hari Jumat sore menjelang weekend. Saya motret kaki saya. Kalau fotonya pas di kantor, biasanya saya foto sebelah laptop yang terbuka, kalau pas lagi di luar, saya foto kaki di mana aja. Weekend itu udah pasti menyenangkan buat semua orang. Waktunya berhenti mikirin kerjaan (terutama buat pekerja kantoran Senin-Jumat, 9-5 kayak saya ini). Waktunya menghabiskan waktu sama keluarga dan orang-orang tersayang, waktunya melakukan hal-hal yang selama weekdays ga bisa kita lakukan: tidur sampe siang, males-malesan, nyalon, jalan-jalan ke mall, jalan-jalan ke luar kota, kongkow sama temen-temen, nerusin baca buku, you name it.

IMG_4096

Dari kapan gerakan ini, Mbak?
Ini dimulai kira-kira satu tahun lalu.

Awalnya kepikiran bikin gerakan ini kenapa?
Di blog saya pernah cerita kalau salah satu tujuan posting-postingan #gerakankakidiatasmejatiapjumat ini adalah untuk melatih yang namanya konsistensi. Saya merasa saya orangnya ga konsisten. Contoh ya, nulis aja bisa campur-campur pake huruf besar dan huruf kecil. Jaman dulu waktu blogging masih rame, saya selalu gagal ikutan semacam setiap hari posting selama 2 minggu, atau apalah, selalu gugur di tengah jalan. Dengan posting #gerakankakidiatasmejatiapjumat, secara nggak sadar saya membiasakan diri untuk berkomitmen dengan apa yang saya mulai setahun lalu. Kayak enteng sih ya, tapi semoga dari hal-hal kecil beginian, saya bisa melatih diri untuk selalu konsisten dengan apa yang saya kerjain.

Terus apa yang Mbak Shasya dapetin dari ngegiat #gerakankakidiatasmejatiapjumat ini?
Seneng karena dikenal orang untuk sesuatu yang kita tekuni dari awal. Banyak dapet temen baru juga, setiap Jumat selalu ada orang yang baru yang posting foto kakinya. Caption fotonya suka lucu-lucu pula. Oh, iya, #gerakankakidiatasmejatiapjumat ini juga bisa jadi gerakan curhat di setiap captionnya. 

IMG_0250

Oh, orang lain boleh ikutan juga ber- #gerakankakidiatasmejatiapjumat?
Boleh banget, saya malah seneng kalau banyak yang ikutan.

Caranya gimana?
Boleh posting di Twitter, boleh di Instagram, pake hashtag #gerakankakidiatasmejatiapjumat, boleh mention saya di @pashatama. Pas santai saya biasanya search hashtag ini trus suka iseng RT-RT. Saya pernah juga bikin semacam kuis berhadiah, milih foto yang paling asik, lalu dikasi hadiah, seru juga.

Wow, asyik banget. Kapan lagi bakal ada kuis berhadiahnya? Hihihi …
Rencananya sih awal tahun ini mau bikin kuis lagi, mungkin puncaknya ntar pas saya ulang taun di awal Februari :)     

Catet ya, Teman-teman, sebentar lagi, lho, siapa tahu ada yang berminat ikut kuis

Mbak Shasya sehari-harinya kegiatannya apa aja, sih?
Selain menjadi ibu dari satu anak, saya juga ngantor di satu perusahaan finansial di Bandung. Selain kerjaan tetap, saya juga menyambi beberapa pekerjaan sampingan yang banyak berhubungan dengan dunia sosial media.

Hooo … kirain kerjaannya berhubungan sama fashion atau sepatu. Soalnya denger-denger Mbak Shasya suka banget sama sepatu. Di rumah ada berapa sepatu btw?
Aku ga pernah tau jumlah sepatuku ada berapa hahahaa....serem sendiri ngitungnya. Tapi biasanya ga pernah sampe numpuk banyak banget karena kalau udah bosen suka aku kasi-kasiin

Pertama kali suka sepatu kenapa?
Cerita soal sepatu ini agak-agak tragis juga sebenernya, haha.... Jadi waktu kecil saya sempat cuma punya dua sepatu: sepatu sekolah warna hitam polos yang nggak ada cakep-cakepnya, dan satu sepatu untuk pergi main. Karena sepatu main saya cuma satu, maka gaya baju saya waktu itu mengikuti sepatu itu aja. Mau minta beliin sepatu lagi, waktu itu kayaknya lebih banyak kebutuhan lain yang lebih penting. Jadi begitu punya uang sendiri, bawaannya mau beli sepatu melulu. Kadang-kadang baju yang sama bisa jadi lain dengan model sepatu yang berbeda. Jadi sepatu ini memegang peranan penting banget dalam dandanan saya sehari-hari.

IMG_0048 1

Pertanyaan terakhir. Kalau taun ini adalah perjalanan berjalan kaki, kira-kira sepatu kayak apa yang paling pas dipake untuk mejalani taun ini?
Yang paling penting dari sepatu adalah kenyamanan. Tanpa harus mengabaikan estetis. Sepatu yang asik buat saya adalah sepatu yang bisa memenuhi dua faktor di atas. Tahun ini perlu dijalani dengan sepatu yang nyaman, tapi juga sedap dipandang. Salah satu sepatu yang memenuhi standar ini buat saya adalah Converse. Di antara banyak model sepatu, dia paling memenuhi syarat buat diajak jalan-jalan jauh (kadang-kadang ketambahan kondisi jalan yang kurang bagus), tapi selalu berhasil bikin yang pake tampil keren.

Hahaha … terus … pertanyaan tambahan. Kalau sepatunya Converse, bajunya apa?
Rok pendek atau celana pendek dengan kaos santai atau kemeja yang digulung lengannya adalah salah satu gaya favorit saya :)

IMG_2078

Siap-siap, ya, Teman-teman. Sehari setelah www.salamatahari.com edisi “Jalan Kaki” ini diposting, #gerakankakidiatasmejatiapjumat hadir di media sosial, lho. Siapa tahu kakimu ingin ber-selfie dalam #gerakankakidiatasmejatiapjumat pada akhir pekan. Kakimu boleh merayakan kebebasannya, dan pemilik kaki boleh menitipkan curhatnya melalui caption. Setelahnya, baru kau ajak mereka berjalan kaki di hari libur.

Untuk yang ingin lebih kenal dengan Mbak Shasya Pashatama, boleh lho mampir ke https://pashatama.wordpress.com/. Dan untuk yang ingin tahu lebih banyak mengenai #Gerakankakidiatasmejatiapjumat, silakan klik di sini.

IMG_0444

Sundea

4 comments:

Nauval Yazid mengatakan...

Akhirnya ada yang berbaik hati mau menulis tentang gerakan tiap weekend punya Shasya ini. Padahal Shasya sendiri sudah sering banget kita suruh bikin kalo gak situs khusus, atau paling tidak blog entries yang jadi semacam galeri buat menampilkan beberapa foto terpilih gerakan ini. Nah, sekarang sudah ada dukungan dari tulisan ini kan, Shas? Ayo bikin!

pashatama mengatakan...

Olaaa Dea, thanks ya tulisannya, manis amat :)
Dari yang kecil-kecil kita berlatih konsisten yaa, kali2 urusan2 yang lebh besar jadi gampang urusannya nanti.

Nauv, nanti bikin ah ;)

Sundea mengatakan...

Setuju banget deh, sama Mas Nauval. Hayuk, Mbak Shasya, dibikin.

Iya, latian konsisten dari yang kecil-kecil, lama-lama jadi bisa konsisten untuk hal yang lebih besar. Awalnya dari foto-foto kaki tiap Jumat, ngelanjut ke ngelola blogny aehehehe ...

Ini gerakannya juga manis, kok. Fotonya bagus-bagus dan quote-nya asik. Ngeliatinnya seneng :D

Ania mengatakan...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi musik dn filem menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)