Utara

Dari antara semua arah mata angin, utara adalah titik pusat, nol derajat. Utara menjelaskan arah mata angin yang lain. Ia ditunjuk jarum kompas dan tanda panah di peta-peta. Bintang utara pulalah yang senantiasa menuntun para pelaut.

Selain sebagai arah mata angin, di dalam Bahasa Indonesia kita mengenal kata “mengutarakan”, “diutarakan”, dan “pengutaraan”. Di sana “utara” mengandung makna menyampaikan isi hati dan pikiran.

Pada edisi ini, www.salamatahari.com berbagi kisah seputar utara. Ada Anak Beruang dan sahabatnya Ursa Minor, beruang kecil di langit utara. Ada foto dari wilayah utara kota Bandung. Ada Aldi Nada Permana, pencipta lagu hits Harus Terpisah yang mengutarakan cerita di balik lagu tersebut. Ada pula surat kecil buat Kopi Keliling mengenai “menjadi utara”.

Utara senantiasa berlawanan dengan selatan. Kemudian sebuah pertanyaan melintas di kepala saya: jika menyampaikan isi hati dan pikiran disebut “mengutarakan”, apakah memilih untuk menyimpannya dapat disebut “menyelatankan” ?

Pertanyaan itu tidak harus dijawab. “Selatankanlah” di dalam hatimu =)

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,
Sundea

coverutaraplot

0 comments: