Bukan Bermusik. Rutinitas Irma Irawan, Keyboardist Hollywood Nobody

photo (3) Bagi Irma Irawan, keyboardist band bossanova – indiepop Hollywood Nobody, ternyata bermusik adalah kegiatan di sela-sela rutinitasnya. 

Jadi sebetulnya apa rutinitas Irma Irawan yang akrab dipanggil Iru? Seperti apa ia menjalani rutinitasnya itu? Apa saja yang ia lakukan di sela-sela kesibukannya di Ibu Kota?
Teman-teman, mari mengobrol dengan gadis pencinta coffee mix ini …




 

Iru, sebenernya rutinitas kamu sehari-hari apa, sih?
Sehari-hari bekerja sebagai copy writer di sebuah biro iklan di Jakarta. Kalau sedang sibuk ya lembur terus, kalau gak sedang sibuk ya sibuk bercengkrama sambil ngopi.

Ooooh… ternyata copy writer, toh …
Bentar, Iru bikin kopi dulu.

Hahahaha … okeh. Silakan, lho …
*Iru kembali membawa kopi*

Lanjut, ya. Gimana kamu memulai karir jadi copy writer?
Aku memulai karir kerja dari dunia periklanan. Awalnya dianggap cocok untuk jadi copy writer gara-gara senang utak atik kata-kata di Twitter (akun Twitter Iru: @menggeliat), lama-lama terjun bebas beneran dan jadi sumber nafkah utamaku. Sesungguhnya aku ini malas menulis…. lebih dari 140 karakter. Bukan karena gak mau, tapi karena merasa gak cukup baik. Namun akan selalu ada sosok-sosok di sekeliling yang akan menginspirasi dan menyemangati aku untuk selalu menulis.

Terus gimana kamu ngejalanin hari-harimu sebagai copy writer?
Sebagai salah satu team player di bidang kreatif, aku dituntut untuk mengomunikasikan sebuah produk/kampanye brand dengan sekreatif mungkin. Pekerjaan ini sulit tapi juga menyenangkan, mulai dari proses shooting iklan tv, bikin radio script, hingga segala materi komunikasi yang dianggap paling tepat untuk produk/kampanye tersebut. Seringkali aku dikejar deadline, lalu digigit, pun seringkali dibelai olehnya. Thanks to coffee. *cheers*

Hahahaha … kalau jadi copy writer itu rutinitas kamu, bermusik gimana?
Lama sebelum aku hijrah dan kerja di Jakarta, aku aktif bermusik dengan Hollywood Nobody, sebagai tukang pencet tuts. Aku main keyboard sambil harmonisasi suara di Hollywood Nobody. Dulu, rutinitas. Sekarang, karena jarak yang cukup jauh antara Bandung – Jakarta, maka sesempatnya akhir pekan aku prioritaskan untuk bermusik. Ya ke Bandung, ketemu anak-anak lain, masuk studio, hingga manggung.

Hollywood Nobody ini band yang gimana?
Sebuah band dengan semangat kebersamaan lima anak muda yang menolak tua! Album pertama itu bernafaskan bosa nova, namun sekarang kita sedang sibuk-sibuk mematangkan materi baru untuk album selanjutnya. Konsepnya? Tunggu aja hasilnya ya!

Asiiik … bener, nih, ya, ditunggu. Jadi katanya kan Hollywood Nobody ini band yang " The very purpose of the band was to play in a friend's small gig only". Cerita dong tentang pilihan ini ...
Hollywood Nobody pada kenyataannya adalah proyek -iseng berhadiah! Awalnya hanya iseng, ternyata banyak yang suka musik kami. Merekalah yang membuat Hollywood Nobody lebih serius dalam bermusik.

Selain bermusik, apa lagi kegiatan kamu di sela-sela rutinitas sehari-hari di Ibu Kota?
Bersepeda, memadu kasih dengan pasangan, menggambar, memelihara tanaman, membaca dan menulis sesempatnya.

Ngomong-ngomong soal menulis, katanya kumpulan cerpen kamu dan enam temen lainnya mau diterbitin Gagas Media, ya? Cerita dong dong dong …
Nah, mereka-mereka dalam proyek inilah yang pertama kali mengajak aku untuk menulis. Menuju(h), nama proyek dan judul kumpulan cerpen kami, berisi cerita-cerita yang mengisi hari-hari dan hari-hari yang bercerita mengenai isinya.

Cerpen kamu sendiri tentang apa?
Cerpenku sendiri menceritakan mengenai ADA DEH, NANTI BACA SENDIRI AJA YA. Everybody hates spoiler, I believe. Haha.

Yaaah … kaga dikasih bocoran seiprit-iprit acan … hahahaha … mbaiklah kalo mbegitu … sekarang pertanyaan lucu-lucuan, ya, Ru … kalo denger kata “sela”, apa yang muncul di kepala kamu?
Sela~mat malam duhai kekasih. Sebutlah namaku menjelang tidurmu~ *joget*

Hahahaha … kalo yang cocok ditaro di sela-sela jari?
Cincin. Kalau bisa satu jari minimal satu cincin.

Kalau cocok diselipin di sela-sela pagar?
Karangan bunga. Yang diselipi pesan. Yang diselipi rasa rindu. Yang diselipi rasa kagum. Yang diselipi rasa sayang.

Owh….co cweeet …. Terakhir, deh, pernah baca www.salamatahari.com di sela-sela kesibukan?
Aku sudah jadi #FanBeratSundea sejak, ah sudahlah.

Aduh. Kenapa sekarang Dea jadi malu, ya? Baiklah. Bagaimana kesan dan rasanya?
Salamatahari selalu berhasil bikin pembacanya ceria seperti Sundea :)

Mari kita doakan di sela-sela kesibukannya bekerja di Ibu Kota, Iru terus bermusik dengan setia dan penuh kasih. Semoga album baru Hollywood Nobody segera lahir dengan sehat dan cantik …

By the way, di sela-sela kesibukanmu, mampirlah ke timeline @menggeliat. Percayalah. Tweetnya selalu penuh kejutan, out of the box, dan menghibur. Dea sudah menjadi #FanBerat-nya sejak, ah sudahlah.

Sundea

0 comments: