Mampir

Semacam review eminialbum “Orang-orang Kuat yang (Me)lemah(kan)”

Ketika sedang berjalan-jalan random di sore hari, tak sengaja Dea melintasi sebuah ladang sandiwara. Sandiwara-sandiwara yang berbentuk lagu tumbuh menguning. Ladang itu tak seberapa luas, namun terpelihara. Sekilas terpikir untuk memetik lagu dan mencicipi barang sebonggol.
Tiba-tiba Dea mendengar suara memanggil, “Hei, kamu, pssst …”
Dea clingak-clinguk mencari arah suara itu
“Hei, di sini …” 


Orang-Orang Kuat yang (Me)lemah(kan) kecil


Rupanya Dea disapa oleh sebentuk orang-orangan sawah. Ia berdiri tegak di tengah ladang. Tangannya terentang dan di bahunya tersampir gitar.



“Eh … halo, Dea cuma lihat-lihat, kok …,” Dea membalas sapaannya.
“Kalau mau juga boleh. Hasil ladang ini dibagikan gratis, kok, asal diminta baik-baik,” sahut si orang-orangan sawah.
“Oh, ya? Bagaimana caranya?” tanya Dea sambil menyandarkan dagu di pagar ladang.

Ternyata, Teman-teman, di ladang sandiwara tumbuh lima jenis lagu. Ada A Letter to None, Lepas Semua Rasamu, Bebas, Harus Bersamamu, dan This Isn’t About Love. Petaninya, Bagustian Iskandar, berasal jauh dari Batam. Sehari-hari ia menitipkan ladang itu pada si orang kuat yang lemah, orang-orangan sawah.
“Tugasku menyapu burung-burung dan ayam yang ingin mencuri. Padahal kalau burung dan ayam itu meminta baik-baik, pasti aku beri,” ujar orang-orangan sawah itu.
“Kalau begitu Dea mau meminta baik-baik. Bagaimana caranya?” tanya Dea sambil menyapukan pandangan pada seisi ladang.
“Gampang sekali. Kamu tinggal mengirimkan email ke keranjangbelanja@serbaindie.com dengan subyek ‘eminialbum Bagustian’. Setiap Jumat malam dari tanggal 20 September – 11 Oktober 2012, hasil ladang sandiwara akan dikirimkan secara gratis dari Bagustian kepada kamu-kamu yang memesan,” jelas orang-orangan sawah.
“Wah, asyik sekali, ya …”
“Nanti, ya, Dea, bersama lima lagu itu, akan dikirimkan juga sepaket lirik dan cover CD dalam bentuk digital. Kalau punya ladang, kamu juga boleh ikut menanam lagu-lagu ini, kemudian membagi-bagikannya,” lanjut orang-orangan sawah bersemangat.
“Dea pesan sepaket, deh, kalau begitu …”
“Boleeeeeehhhhh …”
“Dea boleh minta satu lagu, nggak buat icip-icip?” pinta Dea.
Orang-orangan sawah tidak keberatan.

Ketika orang-orang sawah sibuk menyapu burung-burung yang mencoba-coba mencuri, Dea memetik sebuah lagu, Lepas Semua Rasamu. Setelah mengucapkan terima kasih, Dea melanjutkan perjalanan.

Ternyata Lepas Semua Rasamu adalah lagu yang cocok dinikmati sambil jalan-jalan sore. Rasanya manis dan bersahaja seperti buah-buahan rujak tanpa bumbu kacang. Diiringi gitar dan drum, Lepas Semua Rasamu mengambil tema yang tak jauh-jauh dari cinta. Liriknya pun sederhana saja.

Cintai aku, sepenuhnya, lepas semua rasamu
Jangan kau lepaskan tanganmu
Jantungku berdegup berhenti nanti …

Cara Bagustian membagikan hasil ladangnya cukup menarik. Ia tidak pelit sama sekali, namun ia berusaha mengorganisasikan pendistribusiannya dengan cara yang personal. Tidak boleh dicuri atau dicomot sembarang, tetapi bebas diminta. Dea percaya interaksi pemesan dengan Bagustian membawa pengaruh pada cara kita menikmati hasil ladangnya.

Dea jadi ingin tahu. Seperti apa empat jenis lagu yang lain dan bagaimana wujud paket itu ketika sudah sampai ke tangan Dea nanti …?

Hari itu tak sengaja Dea mampir sejenak di ladang sandiwara. Mendapat sebonggol lagu. Berkenalan dengan orang-orangan sawah - orang kuat yang lemah. Hidup seringkali menyenangkan dengan cara yang paling sederhana =)

Kalau ingin tahu seperti apa hasil ladang sandiwara, mulai hari ini kamu sudah bisa memesan paket emini album Bagustian, Orang-orang Kuat yang (Me)Lemah(kan). Jangan lupa.Ke keranjangbelanja@serbaindie.com dengan subyek ‘eminialbum Bagustian’. Pada hari Jumat malam, nantikanlah hasil ladang itu sampai ke tanganmu …

Hari telah menyapu cahaya mentari. Sementara mungkin orang-orangan sawah masih sibuk menyapu burung-burung yang seharusnya tinggal meminta …

Sundea

bagustiannya Bagustian Iskandar adalah pria asal Batam yang tidak bisa berhenti bermusik dalam menjalani hidupnya. Setelah bandnya tidak ada lagi, Bagustian gelisah untuk terus bermusik hingga munculah ide membuat eminialbum Orang-orang Kuat yang (Me)lemah(kan). Anak skate-punk yang merasa dirinya (agak) romantis ini, bisa ditemui di twitter dengan nama akun @ladangsandiwara. Suara dan musik khas Bagustian bisa didengar di www.soundcloud.com/bagustian atau www.reverbnation.com/bagustian. Untuk mendengarkan lagu Lepas Semua Rasamu, kamu juga bisa berkunjung ke www.serbaindie.com.

1 comments:

dani mengatakan...

ngirim emailnya nggak harus jumat malam kan? :))