Tuhan di Gang-gang Venezia

Di Venezia, sebuah kota yang dibangun di atas perairan Italia, bangunan-bangunan lama menyekat-nyekat wilayah. Dindingnya tinggi menahan angin, tapi membuat gang-gang tampak seragam. Jika tidak terbiasa, di sana kita rentan tersesat dan terputar-putar. 


Dan tuhan bersemayam sebagai penunjuk arah di gang-gang yang menyesatkan. Warna-warninya mengingatkan kita gang mana saja yang sudah kita lewati. Perutnya menyimpan berbagai cerita penduduk Venezia. Saya memotretnya, namun tak bertanya apa-apa karena mungkin isi perut tuhan adalah rahasia keluarga-keluarga di sana. 



Ada banyak gereja tua di Venezia. Mereka berdiri dalam keagungan dan pesona serta cerita-cerita yang sudah menjadi sejarah.


… tapi tuhan tidak diam saja di dalam gereja. Ia adalah milik sepanjang jalan.


dan sepanjang waktu …


Sundea

5 comments:

andi budiansyah mengatakan...

kayaknya enak main petak umpet di gang-gang venezia.. :D

Sundea mengatakan...

Nggak bisa pulang, lho, sampe main petak umpetnya udahan ... =p

lalabohang mengatakan...

Indahnya :) harus ke sana.

Sundea mengatakan...

Iya, La, kamu pasti banyak dapet ide di kota ini ... =)

Rafael Yanuar mengatakan...

Ah, Venesia, kota rembulan, kapan ya aku bisa ke sana?