I’ve Got You Under My Skin

“Kalau sudah besar aku mau jadi Winnie the Pooh,” kata Anak Beruang.
“Kenapa jadi Winnie the Pooh?” tanya Anak Kepiting.
“Karena Winnie the Pooh membuat orang-orang bahagia. Lihat, deh. Anak-anak, orang cacat, nenek-nenek, semua tampak bahagia dipeluk Winnie,” sahut Anak Beruang lagi.
“Apa kamu tahu di balik bulu dan kulitnya Winnie the Pooh menyimpan rahasia, Anak Beruang?” tanya Anak Gagak yang bertengger di bahu Anak Beruang. 





Ketiga anak binatang itu terdiam sejenak. Mengamati Winnie the Pooh yang masih bekerja sebagai pemeluk yang kasih. Sejenak kemudian tatapan Winnie the Pooh bertemu dengan tatapan mereka. Mereka tidak mengenal Winnie the Pooh, Winnie the Pooh pun tidak mengenal mereka. Hanya saja sebagai sesama tokoh fabel ada frekuensi yang sama di antara keempatnya. Pada frekuensi itu keempatnya menyanyi bersama dalam hati masing-masing,
 
I've got you under my skin

I've got you deep in the heart of me

So deep in my heart, that you're really a part of me

I've got you under my skin


Use your mentality, wake up to reality

But each time I do, just the thought of you 

Makes me stop before I begin

'Cause I've got you under my skin*


Lalu … ? Just …. 







*hugs*
 winnietiya



Sundea


*I’ve Got You under My Skin – Frank Sinatra

0 comments: