Ritchie Ned Hansel dan Kereta-kereta Yatim Piatu

ritchie Bagaimana jika trolley yang seharusnya terparkir damai atau disorong tertib di supermarket ditinggal sembarangan di pinggir jalan? Hasilnya, “Abandoned Trolley Project”. Apa sebetulnya “Abandoned Trolley Project” ? Siapa Ritchie Ned Hansel? 

Simak obrolan Dea dengan penggerak art project seru ini … ;)







 

Ritchie, Abandoned Trolley Project sebenernya apa, sih?
Abandoned Trolley Project adalah projek seni yang saya buat ketika menjadi seniman residensi untuk organisasi seni IASKA di Fremantle, Australia. Project ini jadi satu rangkaian dalam project besar atas inisiatif IASKA yang bernama SPACED (www.iaska.com.au) dimana dalam project ini seniman diundang untuk ditempatkan di sebuah komunitas atau lingkungan masyarakat dan membuat sebuah art project yang berbasis pada komunitas. Ketika saya ditempatkan di Fremantle, trolley menjadi satu fenomena unik dimana menurut saya tidak bisa ditemui di banyak kota lain di dunia. Kita bisa menemukan trolley terparkir atau tertelantarkan di sekeliling kota kecil Fremantle, dan kemudian saya jadikan objek untuk direspon melalui karya seni.

Cara ngeresponnya gimana?
Salah satu artwork yang  saya buat yaitu cover trolley. Kepikirannya sih buat memperindah, soalnya tujuan dari art kan keindahan. Jadi trolley-trolley yang bertebaran itu, yang tadinya bisa mengesankan diabaikannya konsumerisme dalam masyarakat, bisa diselubungi dengan keindahan; mudah-mudahan bisa mengedukasi tentang seni media baru. Mungkin ini adalah bentuk baru dari street art.

motretkereta

Di Indonesia kan trolley yang ditinggal-tinggal di jalan nggak umum. Kalau project ini mau kamu terusin di Indonesia, kira-kira gimana pengadaptasiannya?
Project ini mau dikolaborasiin sama beberapa temen yang aktif dalam seni seperti seniman-seniman Kopi Keliling. Saya mau mengajak mereka menempatkan artwork mereka di atas cover trolley yang akan ditempatkan di trolley-trolley di Fremantle.

Wah, seru banget. Btw, boleh nggak temen-temen lain yang baca artikel ini ikut terlibat juga di project art kamu ini?
Semua orang boleh ikutan… buat cover trolley aja taruh artwork kamu dan foto trus kirim ke nedhansel@gmail.com.

Waktu di Australi project ini udah sampe mana?
Project ini berjalan sampai membungkus trolley di jalanan dan membuat dokumentasi foto dari trolley- trolley yang terlantar. Tahun 2012 nanti akan dipamerin di Perth International Festival berbarengan dengan projek SPACED yang lain.

Kenapa dari sekian banyak hal di sekitar kamu, trolley yang ditinggal di jalanan ini yang paling menarik perhatian kamu?
Karena trolley ini menurut saya bisa mempunyai pesan untuk komunitas di sekitar, banyaknya trolley yang ditelantarkan di jalan-jalan bisa merepresentasikan konsumerisme dan banyaknya trolley ini bisa jadi diabaikannya konsumerisme di dalam masyarakat tanpa disadari. 

Ok. Sekarang tentang kamu sendiri. Keseharian dan latar belakang kamu apa, Ritch ?
Saya dosen di DKV IKJ dan VOkasi UI

Kamu kan suka pake nama “artkelso”. Artinya apa, sih?
Ga ada artinya hehe …

Jyahahahaha … terus cita-cita kamu?
Rich & Famous

Baiklah. Terakhir kalau http://www.salamatahari.com/ itu trolley, menurut kamu isinya apa ?
Makanan… lagi laper soalnya nih.


Hahahaha …

thetrolley

Jika artikel ini kurang memuaskan rasa ingin tahumu tentang Abandoned Trolley Project, kunjungi http://abandonedtrolleyproject.org/ atau sapa Ritchie di akun twitternya @artkelso.

Ingin ikut menjadi orangtua asuh bagi kereta-kereta yatim piatu yang tertinggal di Fremantle ? ;)

Sundea

foto-foto: dok. pribadi Ritchie Ned Hansel

0 comments: