Di Luar Kotak

 

Di luar kotak yang punya rusuk dan sisi, ada bola dunia yang tak bersudut. Rusuk memberimu sekat dan batasan sementara yang tak bersudut membiarkanmu berlari-lari ke mana saja. Kotak menjagamu dalam konstruksi yang sudah terbangun, sementara bola dunia bisa jadi membiarkanmu hilang di keentahan. Tetapi, karena setiap kotak akan lapuk, kita harus tahu kapan saatnya bermain keluar. Di luar kotak, kita belajar membangun kotak baru atau justru tersuluh untuk memelihara rusuk-rusuk agar jangan sampai busuk.

Bersama www.salamatahari.com edisi 61 ini, kita bermain-main keluar kotak. Ada burung-burung Sky 90.50 FM yang harus terbang ke langit sungguhan, ada duet Ay dan Sigit dari Katije dan Piering yang melongok sejenak dari kotak band mereka yang sudah ada, ada kandang berjalan yang membawa Bobby kelinci keluar dari para kelinci yang dikenalnya, dan Anak Beruang yang membicarakan luas langit bersama tuhan.

Teman-teman, di mana kamu sekarang? Jauhkah pandanganmu dari rusuk dan sisi? Apakah kamu merasa jenuh dengan dinding yang itu-itu lagi?

Sometimes it’s good to think out of the box. Just try it, start to take a trip… ;)

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

5 comments:

Nia Janiar mengatakan...

Iyaaa, Deaa, gue lagi jenuh dengan rerusuk dan para sisi. Pingin keluarrr atau menggelinding bebasss. Hehe.

Anonim mengatakan...

Ayo keluar kotak Niaaa ... =D

-Sundea-

Lala Bohang mengatakan...

Lucu sekali ya tulisanmu,

Kalau memang sekarang harus berada di dalam kotak, carilah kotak yang tidak memiliki banyak sudut tajam dan punya banyak jendela dan pintu untuk berjalan-jalan keluar :)

Sundea mengatakan...

Wooow ... terimakasih Mbak Lalaaaa ... =D

Ide bagus, ide bagus ... mari kita bikin sendiri kotaknya =D

BeluBelloBelle mengatakan...

yuuup somehow to think outside the box is important :)

mm setidaknya hari gini kayaknya lebih disyaratkan untuk begitu.

Btw eniwei... sarannya mba Lala okeeey :)