Sayap


Izinkanlah saya sedikit curhat pada inti matahari edisi minggu ini. Kisah-kisah seputar sayap yang hadir kali ini sesungguhnya melalui “jalan darat” yang berliku. Mulai dari kesulitan koneksi internet sepanjang minggu, flu dan demam yang tahu-tahu menyerang, tumpukan pekerjaan di luar Salamatahari yang mengintai, hingga terhapusnya hasil wawancara Riana-Riane tepat ketika saya akan menuliskannya. Ada sebuah titik ketika saya lalu melompat-lompat dan jungkir balik sendiri. 

Tetapi sesungguhnya kita adalah sayap yang tak pernah sendiri. Di seberang sana, hidup selalu menghadiahkan seseorang untuk menjadi seimbang bersama kita. Sore itu teman dengan ke-hectic-an serupa mengajak saya keluar sejenak. Melewatkan waktu bersama seperti merentang mencari titik seimbang. Setelahnya kami dapat pulang kepada permasalahan yang sama dengan kualitas diri yang berbeda; mengepak dan terbang dengan kreativitas tanpa dibatasi rintangan “jalan darat”. 

Seluruh posting minggu ini bersayap. Ada Bottlesmoker yang bersayapkan ketulusan, ada si kembar Riana-Riane yang bagai sepasang sayap, ada sayap –Mu dalam sebuah lagu, dan ada informasi event Tea Party yang sampai kepada saya dengan sayap koneksi internet yang susul-menyusul dengan waktu.

Teman-teman, percayalah bahwa sesungguhnya setiap kita dilahirkan untuk dapat terbang. Ada sayap-sayap tak terlihat yang selalu siap direntang dan dikepak …

Semoga hari ini kita terbang melintasi warna-warna.
Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,
Sundea

To Anto Arief, thank’s for the releasing evening =)

0 comments: