Meski Dilakukan dalam Tempo yang Sesingkat-singkatnya, Ini Bukan Pembacaan Teks Proklamasi Bersama Ucay Rocket Rockers

fotoucay Pada www.salamatahari.com edisi “injury Time”, justru terjadi balas-membalas interview via email tercepat sepanjang sejarah zine-zine-an online ini! Pertanyaan untuk Al Noor Kautsar alias Ucay, vokalis Rocket Rockers, ditulis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, langsung dikirim, dan dibalas tak sampai setengah jam kemudian; jauhhhh sebelum injury time menjemput bak malaikat maut.

Sundea menyalin ulang interview ini masih dengan mata terbelalak penuh ketakjuban …




Baiklah, Cay. Salamatahari minggu ini kan temanya “Injury Time”. Menurut lo injury time itu apa?
Sebenernya gw jarang pake istilah itu, seringnya sih deadline. Klo menurut gw injury time itu adalah waktu dimana kalo kita gak lari, kita bakalan ditangkep setan x___x

Hahahaha … terus “injury” kan artinya luka-luka. Kalau waktu udah luka-luka, kira-kira apa yang bakal lu lakuin sama waktu?
Karena ga ada mesin waktu, gw ga bisa ngobatin luka itu. Jadi yah biarin aja jadi borok masa lalu, soalnya kegiatan adalah sekarang dan satu detik kemudian dan seterusnya. Indeed semuanya harus better ;)

Wow, Ucay sungguh bijaksana. Terus, apa moment injury time yang paling lo inget dalem idup?
Ngejar lulus kuliah and skripsi kehapus gara-gara komputer error... Sidang jadi pending setahun –___-

Waduh … tragis banget. Ini dia yang namanya “ketika waktu luka-luka”. Btw, sebagai managing editor di Suave Magazine, lo pasti sering, dong, ngalamin moment-moment seputar “injury time” begitu juga …
Sebenernya, Februari 2011 gw udah resign. Injury time pasti ada terus di permajalahan. Editor yang satu beres, yang lain belom, begitu juga dgn layout, jadi yah se-manage-manage-nya, pasti sih ada yang ngaret, termasuk gw kadang-kadang :)

Apa rasanya ngerjain sesuatu di injury time?
Ada sensasi tertentu waktu ngerjain sesuatu di injury time, lebih fokus dan menggebu-gebu. Tapi bt nya klo lagi badmood, itu bisa jadi asal-asalan dan hasilnya gak memuaskan.

Lebih suka ngerjain sesuatu pas injury time atau pas waktunya masih panjang ?
Enaknya sih berada di mood baik dan bukan di injury time :)

Sehubungan sama kehidupan berkesenian lu, betul, nggak kalau ide kreatif lebih keluar pas injury time?
Kadang-kadang memang begitu sih, di injury time ide biasanya berhamburan keluar, tapi kadang suka nyesel juga kalo hasilnya ternyata masih pengen ditambahin ini dan itu, sedangkan karya udah ditebar ke pasar.

Punya moment injury time tak terlupakan pas bareng anak-anak Rocket Rockers?
Waktu disuruh re-arrange lagu Samalona dari Imanez sama manager, waktu itu kita langsung rekam lagunya, bikin klipnya, eh ternyata izin lagu ada 1 orang lagi yang belom sign, jadinya lagu itu mandeg, ga tau buat apaan... mudah-mudahan aja kepake deh..

Iya, mudah-mudahan, deh. Btw, lo kenal, nggak, orang yang sukes karena selalu ngerjain sesuatu di injury time? Kalo iya, siapa dan ceritain, dong …
Salah satunya Peter dari Peter Says Denim. Dia setiap hari harus bangun pagi, ke pabrik, dan ke jasa pengiriman demi mengejar target penjualan, alhasil dia sukses seperti sekarang karena dia memiliki injury time untuk mencapai target

Asik. Pertanyaan terakhir, Cay. Sekarang jam berapa?
Jam kulit kurang bulu *nyeeeheee...

Hahahahahaha … syim ….

Interview ini disalin kembali dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Sekitar sepuluh menit saja. Tak sampai dua puluh menit setelah Dea menerima email balasan dari Ucay.

Ada yang membuat proses berlangsung secepat kilat. Tetapi teks membuatnya panjang umurnya, panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia, serta muuuuliiiia, serta muuuuliiiiaaaa …

Sundea

0 comments: