Valiant Budi Yogi Tak Membuntingi Bintang

bobo di alam Valiant Budi Yogi alias Vabyo adalah lelaki cerah ceria dengan berbagai pengalaman. Mulai dari bersiaran di radio Oz, menjadi editor di Gagas Media, menulis buku, hingga bertualang sampai ke Arab. 

Baru-baru ini Vabyo menerbitkan sebuah novel bertajuk Bintang Bunting. Mengapa Bintang Bunting? Seperti apa kisahnya dan siapa tokoh yang paling mirip dengan Vabyo? Apa rasanya dimaki-maki oleh karakter ciptaannya sendiri di dalam mimpi? Simak wawancara ini …




Vab, bocoran sekilas, dong, tentang  novel terbau kamu yang judulnya Bintang Bunting itu
Apa? NOVEL TERBAU?! *nyium lembar demi lembar halamannya*
Bintang Bunting berkisah tentang seorang wanita bernama Audine yang tidak bisa membedakan mimpi dan realita. Karena keanehannya ini, ia sering kehilangan teman, karir bahkan keluarga. Audine lalu berjuang untuk mencoba memilin mana jalinan mimpi dan mana kisah alam sadarnya. 

Hmmm … terus kenapa judulnya Bintang Bunting?
Dalam upaya mencari  perbedaan mimpi dan alam realitanya ini Audine menggambar sebuah garis yang membentuk tanda bintang. Pada suatu saat sebuah bintang berbentuk gempal (bunting) ternyata memberikan petunjuk yang lebih daripada ia butuhkan. 

Wah, kamu banyak belajar tentang bintang-bintang, dong, ya, buat bikin novel ini …
Yang pasti jadi banyak-banyak baca buku psikologi dan tafsir mimpi, juga ngobrol bareng beberapa psikolog. Sangat menyenangkan karena bisa berkreasi sambil obat jalan :).

Pengalaman paling seru dalam proses kreatifnya apa, Vab?
Bagian menakutkannya, masuk bulan ke empat dalam proses penulisan, saya sering mimpi ketemu karakter-karakter dalam novel ini. Kadang mereka memaki-maki saya karena tidak suka dengan alurnya.

Waduh … rasanya gimana, tuh?
Agak menyeramkan, sih. Mungkin ini rasanya Tuhan ketika dibenci umatnya. Sempet gak mau nerusin nulis hampir tiga bulan. Untung saya bukan Tuhan, ya.

Ngomong-ngomong soal tokoh, siapa tokoh yang paling mirip kamu di Bintang Bunting ?
Sobatnya Audine bernama Raeli; penderita OCD. Salah satu kebiasaannya selalu mencuci tangan berulang-ulang. Sama kayak saya dulu minimal harus 7 kali. Tapi sekarang lumayan udah sembuh. Semoga ya. Gak tau juga, sih. Doain aja. Tapi pasrah, deh. Ah, ya nggak juga, ya. Tapi gimana, dong. *tolong siram air panas*

Hahahaha … kedengerannya seru. Novel kamu ini bisa didapet di mana, Vab?
Ouh, suka pertanyaan ini! Saatnya jualan!
Ada paket superdiskon untuk 2 buku saya, cukup 45 ribu belum termasuk ongkos kirim. Kalo berminat, kirim e-mail saja dengan subjek ‘pesan buku’ + nama kotamu ke buhpy@yahoo.com.

Asiiik … silakan, lho, Teman-teman yang mau pesen … btw, kamu udah nerbitin buku apa aja, sih?
Novel baru dua; sebelum Bintang Bunting ada Joker Ada Lelucon Di Setiap Duka, satu lagi kumpulan surat cinta rame-rame bareng penulis lainnya berjudul Kepada Cinta True Love Keeps No Secret. Boleh kok baca-baca sinopsis dan beberapa reviu di http://tololabis.blogspot.com klik ‘books’.

Ganti topik, Vab, sekarang soal Arab. Katanya sempet tinggal di sana, ya? Cerita dikit, dong …
Iya, tepatnya di Dammam -  Saudi Arabia.  Timur tengah memang dipenuhi negeri 1001 mimpi. Saking banyaknya kejadian aneh, saya kadang berharap itu cuma mimpi. 
Keunikan sering terjadi akibat adanya beberapa pertentangan antara aturan agama dan  budaya lokal. Cerita selengkapnya tunggu buku saya berikutnya ya? *eh, jualan lagi*

Hahaha … teteup. Pengen, nggak balik ke Arab lagi?
Pengen, tapi bukan sebagai pekerja, melainkan sebagai Duta Anti Teraniaya. Haha!
Saya ingin menjemput para TKI yang bermasalah--terutama yang terkena fitnah, setidaknya ngasih bantuan semangat atau sedikit ilmu yang saya punya. Kasian mereka sering dipermainkan dan dibohongi, terutama dari segi hukum.  

Iya, bener. Ngomong-ngomong soal bela-membela, siapa pahlawan nasional kesayangan kamu?
Oh, rasa sayang ini jatuh pada pelopor pendidikan bangsa; Ki Hadjar Dewantara!!  Semangatnya tetap abadi--diam-diam ikut meracuni saya untuk selalu berusaha berbagi sesuatu yang saya tahu, juga sebaliknya;  nyuri ilmu orang lain.
Menyangkut pendidikan ini, saya sebenernya udah agak pesimis dengan pemerintah. Mungkin mereka terlalu banyak masalah. Padahal banyak masalah timbul gara-gara kurang pendidikan. Mutu pendidikan dan tenaga pengajar kita sebenernya banyak yang bermutu tinggi, sayangnya gak bisa dinikmati banyak orang. Tapi  akhirnya cape juga ya ngeluh mulu plus neror pemerintah,  mending kita manfaatkan fasilitas situs sosial media yang sekarang marak ini secara maksimal buat saling berbagi ilmu.Syukur-syukur kalo punya modal lebih bisa bikin perpustakaan berinternet gratis di kampung-kampung, amin!

Amiiin … ok. Sekarang tentang tema Salamatahari minggu ini. “V for Victory”. Apa pendapat kamu tentang V dan Victory?
V ini penuh tipu daya.  Dalam hal absensi kelas berarti menunggu lama. Dalam romawi berarti 5. Dalam arabik berarti 7. Beberapa kali saya dapat masalah atas tipu daya V ini kala tinggal di Saudi. Sering banget salah masuk gerbang mal atau salah masuk kamar orang. Tapi yang terakhir ini doyan, sih.
Kalau Victory Vickiran yang dikotory. Maaf. Victory itu pengorbanan, kerja keras, air mata dan darah. Plus ketiak basah. Karena sebelum  semua unsur tadi terpenuhi, saya gak bisa menyebutnya sebuah kemenangan.

Terakhir, nih, tentang www.salamatahari.com. Apa pendapat kamu tentang zine-zine-an online ini?
Salamatahari; mulanya cuma iseng-iseng ngintip ujung-ujungnya malah baca tak berkedip. Banyak info menarik tentang banyak hal yang hampir terlupakan di zine-zine-an yang ternyata gak asal-asalan ini. Saya seneng baca  kisah tentang tukang patri keliling atau gadis penjual bunga di Dago, misalnya. Mereka sering kita liat,  kita cuekin, tapi diem-diem kita kepo-in.  Akhirnya tanpa sadar Kamis jadi hari istimewa untuk membuka laman salamatahari. Moga-moga konsisten, dapet iklan banyak, kaya raya dan kita semakin berteman akrab. Saya matre soalnya.

Hahahaha … amiiiiin. Nah, meskipun katanya kamu yang matre, saya yang malak. Bagi foto, dong, buat dipajang di Salamatahari … hehehehe …
ini fotonya lagi bobo di kereta gak apa-apa? Gue pengen tampil eksotis. Hadah. Kalo boleh punten cantumin “ foto by @taufikimansyah” gak di bawah fotonya?

Buoleh, buoleh … terimakasih, ya … semoga sukses, Vabyoooo …

Seru, bukan? Bayangkan keseruan apa lagi yang dapat kau jumpai jika mengenal Vabyo lebih jauh lewat apa yang ditulisnya. Maka, follow @vabyo di twitter dan segera pesan Bintang Bunting. Jangan lewatkan penawaran istimewa langsung dari Sang Penulis … hihihi …

Ini promosi suka rela. Dea sudah punya bukunya, lho … ;)

Sundea

foto by@taufikimansyah

1 comments:

qiez mengatakan...

saya sudah baca...:D

salam kenal matahari...^^