Day #1: Sebuah Perkenalan

Dari mata turun ke hati. 

Semuanya bermula dari apa yang kita saksikan. Bila yang dilihat menarik, pasti menggugah selera untuk mengenal lebih jauh. Ingat pengalaman pertama anda tertarik dengan lawan jenis? Mungkin rasanya sama yach. Setelah lihat, terus tertarik, kemudian ingin lebih jauh berkenalan. Intinya, semua ‘proses’ tersebut berlaku di semua hal. Apapun itu. Termasuk Parkour.



Apa yang ada di benak kalian saat pertama ngelihat parkour? Mungkin itu dari sebuah adegan film, iklan, video klip, liputan TV, internet, atau mungkin dari sebuah artikel. Dalam benak pasti terpikir sejuta pertanyaan dan tanggapan. Olahraga keren, olahraga ekstrim, orang kurang kerjaan, olahraga maling, manusia monyet dan berbagai tanggapan orang pertama kali ngelihat parkour. Semua tanggapan itu sah-sah saja. Karena itu baru kesan awal karena ngelihat dari bagian luarnya saja.Yang bisa dilihat dari mata.

Bagi mereka yang tertarik dari aksinya, muncul perasaan ingin mengetahui lebih jauh tentang parkour. Saat itulah perkenalan dengan parkour pun dimulai.

Flashback

Bila kembali ke beberapa tahun lalu, saya ngga pernah menyangka bisa ikutan nimbrung menggeluti parkour sampai saat ini. Saya tidak mahir di dalam bidang olahraga, bahkan tidak begitu tertarik dengan olahraga. Seingat saya, “olahraga” saya adalah moshing di acara-acara hardcore/punk yang sering diadain scene hardcore/punk local beberapa waktu lalu.

Tapi begitu pertama kali ngelihat parkour, saya tertarik karena kedinamisan para anggota Yamakasi bergerak cepat di beberapa adegan film Yamakasi. Waktu itu hanya melihatnya dari unsur seninya.

Awalnya sempat kepikiran ini olahraga ekstrem. Tapi setelah banyak mencari tahu parkour lebih jauh, ternyata anggapan ini salah. Apalagi setelah ketemu dua manusia super “menyeramkan” yang saya kenal melalui komunitas Parkour Indonesia. Otak saya sedikit dibenahi. Tapi mereka tidak mendikte apa itu parkour kepada saya. Mereka bahkan membiarkan saya mencarinya sendiri dan berkenalan dengan parkour lebih jauh.

Syukurlah saya orang suka belajar dan mau belajar dari siapapun. Hal itu yang membuat perkenalan saya dengan parkour semakin intens. Semakin lama semakin intens, walaupun belum begitu mendalaminya. Dari proses tersebut, maka teruslah saya mendalami parkour dan memutuskan untuk ‘meminangnya’ sampai saat ini.

Bagaimana dengan perkenalan kalian?

Semua tentu memiliki proses yang berbeda saat berkenalan dengan parkour. Bagaimana pun bentuk proses perkenalan kalian, yang terpenting adalah langkah anda untuk mencari tahu lebih banyak tentang parkour. Karena itulah yang akan menumbuhkan hasrat anda untuk lebih dekat dan semakin dekat dengan parkour. Karena hal ini yang akan membuat nantinya kalian memiliki ‘hubungan langgeng’ dengan parkour.

Maukah kalian menyediakan waktu dan tenaga lebih untuk mengetahui lebih dalam tentang parkour? Maukah mengikuti proses ‘take and give’ dengan parkour? Relakah kalian melakukan hal-hal yang disuka parkour dan menghindari yang tidak disuka parkour? Relakah kalian mengikuti proses suka duka didalam parkour? Jawabannya hanya pada diri kalian. Bagi kalian yang baru mulai berkenalan dengan parkour, saya ucapkan selamat datang di dunia parkour. Dan bagi yang sudah lama dan sedang dalam mencari jawaban di parkour, saya ucapkan semoga hubungan anda dengan parkour tetap harmonis dan langgeng selalu. Dalamilah terus tentang parkour.

“Anda tidak akan mendapatkan mutiara terindah di dalam lautan kalau anda hanya berenang di permukaan. Selamilah lautan itu, maka anda akan menemukan mutiara itu tersembunyi di dasarnya” - Muhamad “Bullseye” Fadli


willy Willy Irawan. Ordinary guy in this extraordinary world who love to spread the original spirit of Parkour. Telah menyelesaikan misi 30 hari menulis dengan posting-posting bertema Parkour. Kunjungi Willy di http://bukansekedarloncatloncat.tumblr.com/








Tentang 30 Hari Menulis
“30 hari menulis” adalah sebuah program seru yang digagas oleh Theoresia Rumthe (penyiar MGT 101.1 FM dan penulis) dan diasuh oleh Maradilla Syachridar (penyiar Sky 90.50 FM dan penulis). Mulai edisi ini di www.salamatahari.com akan hadir posting pilihan dari teman-teman yang telah  merampungkan misi ini. Ingin tahu dan menjadi peserta 30 hari menulis? Mari klik http://maradillasyachridar.tumblr.com/

0 comments: