Mengintip Tuhan

Hari itu tidak hujan, tapi Tuhan berlindung di bawah payung merah
Angin tidak meniup-Nya
Matahari tidak menyentuh-Nya
Saya, saya tidak berdoa, hanya mengintip-Nya dari balik jendela rumah
***
Seperti angkasa pada suatu siang, Tuhan putih
Warna-warna tak memberi-Nya banyak cerita
Motif tidak menodai-Nya
Saya, saya tidak berani menyapa, meski saya tahu Ia penuh kasih
***
Ketika saya tidak pergi ke gereja, Tuhan berkunjung ke rumah saya
Saya, saya tidak punya apa-apa untuk disuguhi
***
Diam-diam saya memotret-Nya dari balik jendela
*cekrek*
Tuhan maha tahu, tapi kali itu mungkin Dia tidak tahu

Sundea

3 comments:

andie's room mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
andie's room mengatakan...

miracle..

Sundea mengatakan...

... happens anywhere ...=)