… dan Fall in Time

-Surapati Core, Kamis, 11 Februari 2010-

Salamatahari Live on Air @ Sky 90.50 FM

“Hai Theo ! feelingku bnr ! siang ini dirimu siaran !” sms Beta, pendengar setia Sky 90.50 FM. Beberapa waktu ini Theo memang di-rolling ke akhir pekan. Pendengar Sky Jeda Siang merindukannya dan … fall in time ! Beta yang siang itu mendengarkan Sky Jeda Siang, tepat dituntun oleh feelingnya.

“Udah balik siaran lagi, The ?” tanya Dea. “Enggak, ini gantiin Icha,” sahut Theo. Kebetulan hari itu Icha berhalangan, jadi Theo kembali mengisi siaran siang dan … fall in time ! Tepat saat program Salamatahari Live on Air dijadwalkan. “Gua jadi penyiar sekaligus produser … hihihihi …,” kata Theo. 

Sesuai dengan tema Salamatahari.blogspot yang terbit Kamis itu, Theo mengajak pendengar berbagi kisah “fall in time” ; segala sesuatu dalam hidup yang datang tepat pada waktunya. “Aku beberapa kali kesusahan nyari dana untuk cek up ke dokter, tapi Tuhan emang maha adil, ya, The, tiap deket-deket mau waktu cek up, pasti dapet duit dari sumber yg tak diduga,” tulis Reina. “Waktu itu pengen bgt punya dompet kulit hitam, eh … dapet hadiah dompet dari sebuah bank+boneka koala. Bonekanya buat Puga,” Beta malah mendapat bonus untuk puteri kecilnya dari peristiwa fall in time yang menghampirinya.

Ternyata hidup mengasihi kita semua. Siang itu, kesaksian mengenai peristiwa “fall in time” yang dihadiahkan hidup melimpah ruah di ruang siaran. Ada Indra yang TA-nya tak terhambat karena pembimbing informalnya menjadi ketua jurusan, Risma yang mendapat arisan, Widi yang mendapat buku Keajaiban tepat setelah “curhat kepada Tuhan” … dan banyak lagi. 

“Gua juga ngerasa hari ini semuanya fall in time. Meskipun nggantiin siarannya dadakan, tapi semuanya kayaknya pas, aja,” curhat Theo. Dea yang sepanjang siaran harus minta maaf karena bulak-balik permisi membuang ingus mengangguk-angguk turut senang. Meskipun sedang flu, siaran hari itu pun terasa menyenangkan dan serba pas buat Dea. “Eh, Dhey, baca, deh …,” Theo menunjuk sebuah sms. Dari Widi. “Buat Dea, cpt sembuh …” Dea tersenyum membacanya … dan fall in time ! Perhatian dari teman adalah obat yang mujarab.

Siaran hari itu ditutup dengan lagu Gerimis dari Kla Project. Di luar ruang siaran, gerimis pun turun. Berbisik-bisik. Mengingatkan betapa hidup mengasihi kita,
Kekasih, andai saja kau mengerti
Harusnya kita mampu lewati itu semua …*

Hidup mengasihi kita dan menyertai kita menghadapi apa saja. Pada suatu saat, ia akan mengejutkanmu dengan hadiah-hadiah yang tiba fall in time. 

Sundea

deatheo

*cuplikan lirik lagu Gerimis

2 comments:

widi mengatakan...

aaaaaaarrrrrrrrrgggggggghhhhhhh

terharuuuuu.....

iya ya bnyk bgt kisah fall in time di hari itu,,

"hidup mengasihi kita"

tp...aq feelingnya kurang bagus,krn ga dngrin theo dr awal,aq kira bukan theo yg siaran,jd aq dngrinnya pas mau ada salamatahari live on air aja......

Sundea mengatakan...

Yg penting masih denger, kok, Wid ... itu termasuk fall in time juga, nggak ?