Menggunting

Cekris … cekris … cekris … gunting memintas kain dan kertas. Tajamnya memisah, tapi liuknya mencipta. Kain dan kertas, percayakan bentukmu pada gunting. Adakalanya keutuhan justru kau temukan dalam kesepotong-sepotongan.

Cekris … cekris … cekris … di edisi minggu ini, bunyi gunting renyah menggeragas. Pada kain baju Theo, pada sticker matahari, serta pada perca dan kertas dalam Eco Fashion Competion. Dalam “Salamatahari”, gunting memutus ujung-ujung kuku. Adakalanya menggunting membuatmu tahu makna bertumbuh.

Mari menggunting ujung-ujung sinar matahari, tanamkan cerahnya yang baru seberkas-seberkas di dalam hati.
Teman-teman, semoga pohon matahari kita tumbuh semakin tinggi dan tinggi dan tinggi.

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

nggunting

* buat KarnaTra especially Ndit : makasih banget "Heroin"-nya, ya ...

10 comments:

kece-bong mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
kece-bong mengatakan...

gunting, entah mengapa ada semacam ketajaman yang mengilat di kedua sisi, ibarat pasangan keduanya bertemu dan bersatu mengapit dan membelah...tapi cekrees...gunting memisahkan persatuan....memotong persatuan...bukankah artinya memecah belah...merobek keutuhan..

Sundea mengatakan...

Kalo kita mau bikin baju, kan kainnya musti digunting.

Kalo rambut udah panjang, kan musti digunting juga.

Kalo kita mau ngebuka bungkus makanan, kan musti digunting.

Gunting emang memisahkan, tapi kalo dipakenya bener jadinya for good, kok ^_^

blogojan mengatakan...

"Tajamnya memisah, tapi liuknya mencipta."
aku suka sekali. benar2 jatuh cinta dengan kata2 itu..

Sundea mengatakan...

Makasih, Ojan ... ^_^
Kata-kata itu masih jomblo, kok, boleh dipacari ...

blogojan mengatakan...

saya juga jomblo.... T.T
lhah.. malah curhat saya.. hahahahaha....

mbak dea oke banget deh!!! :D

salut!

Nia mengatakan...

Haha, penting banget kalo kata2 itu jomblo. Hihi.

Sundea mengatakan...

@ Ojan : Cihuiii ... Ojan jomblo ... hehehe ....
Wah, Ojan jauh lebih oke lagi. Salut !

@Nia : Penting, Ni. Soalnya kalo nggak orang nggak berani pacaran sama kata-kata, disangkanya si kata-kata udah taken =p

Btw, blog lo yg mynameisnia sekarang jadi private, ya ? Gua nggak bisa berkunjung, musti diundang dulu ceu nah ...

Aditya Naratama mengatakan...

Ya, ya, ya.. kepikirnya jadi saat bayi lahir, ari-arinya pun dipotong ya, nah, dia pun 'resmi' jadi manusia yang baru lahir. Sama seperti kalo ada pejabat ngeresmiin gedung baru, ada gunting pita segala, saat ultah, tumpeng atau kue pun dipotong, bahkan ada yang namanya sunatan juga!

Hmm.. apa yang harus dipotong ya hari ini?

@Sundea : Hehe.. sama-sama kak!

Sundea mengatakan...

Hmmm potong apa, ya, kira-kira, Ndit ?