Mengantar Choco Crust Pulang

Baca deh. Ini posting bagi-bagi hadiah loh loh loh :D

Bocah kecil menarik-narik ujung rok Salamatahari. “”Kakak, Kakak, aku tersesat,”” sapanya. Suaranya renyah, manis, sekaligus bening. Salamatahari sontak menoleh. Agak kaget mendapati bocah kecil sendirian di tengah negeri zine-zine-an online-nya. Dari mana dia datang? Bagaimana dia bisa sampai di sana?



“Namaku Choco Crust. Umurku empat tahun dan aku baru ulang tahun,”” lanjut bocah kecil itu tanpa diminta.
“Wooow, selamat, ya ... kapan ulang tahun kamu?" tanya Salamatahari.
"Tanggal 11 November. Persis delapan hari yang lalu," sahut Choco Crust riang.
"Kamu tahu nggak? Hari ini aku yang ulang tahun. Namaku Salamatahari. Umurku enam tahun."
"Waaah ... selamat, Kak! Nanti aku kasih hadiah!"


Salamatahari mengamat-amati si kecil yang lucu itu. Ia tampak manis dan menyenangkan. Wanginya jelas wangi cokelat. Jika disentuh, ia pun selembut selimut beludru. Selama enam tahun hidupnya, Salamatahari belum pernah melihat si kecil itu di negeri zine-zine-an online-nya.

"Ngomong-ngomong, kok kamu bisa ada di sini, sih? Sebetulnya kamu tinggal di mana?" tanya Salamatahari.
"Hmmm. Kakak tahu rumah kue Hansel dan Gretel?" Chco Crust balik bertanya
"Jadi kamu tinggal di sana?" Salamatahari pun balik bertanya.
"Bukan, bukan. Rumahku mirip itu. Dibangun dari maaaacam-macam cokelat. Kakak harus ke sana dan lihat sendiri. Tapi ..." tiba-tiba Choco Crust tampak sedih.
"Tapi ...?" Salamatahari mencondongkan tubuhnya.
"Tapi ... aku kan tersesat, jadi aku lupa jalan pulang ke sana."
"Oh, begitu. Kamu tahu kan alamat rumah kamu?"
Choco Crust mencoba mengingat-ingat, "alamatnya ... hmmm ... alamatnya adalah www.denucokelat.com ..."



Jadi pagi itu Choco Crust berlari-lari mengejar berbagai hal. Angkot, kresek, Anak Beruang, matahari, lagu-lagu, manusia-manusia, kesenian, kerlip renajana, sampai tahu-tahu terdamparlah dia di negeri zine-zine-an online www.salamatahari.com.

Salamatahari ingin mengantar Choco Crust pulang ke rumahnya. Akan lebih mudah jika dia tahu persis seperti apa rumah Choco Crust. Apakah teman-teman mau membantu? Caranya mudah sekali. Begini:

  • · Kunjungi www.denucokelat.com dan akun ig @denucokelat. Silakan distalk habis-habisan
  • · Berdasarkan hasil pen-stalk-an kamu, gambarlah rumah Choco Crust selucu-lucunya dan seimajinatif-imajinatifnya
  • · Posting di instagram. Jangan lupa mention @salamatahari dan @denucokelat
  • · Karya yang paling asik akan diumumkan di instagram dan twitter @salamatahari pada tanggal 1 Desember 2015
Nah. Nanti, penggambar terpilih akan ...
  • · Mendapatkan Choco Crust Original spesial edisi ulangtahun:

  • · Menjadi penyalamatahari di www.salamatahari.com edisi Desember 2015

Choco Crust Original spesial edisi ulangtahun juga bisa kamu beli. Harganya tetap Rp 25.000,00 saja (belum termasuk ongkir). Kalau tertarik, kirim email ke salamatahari.sundea@gmail.com, ya. Siapa cepat dia dapat. Diproduksi terbatas banget soalnya, 9 gluntung saja ;)


Sundea

2 comments:

Istiadzah Rohyati mengatakan...

aaaaak lucuuuuuk. pengen ikutan tapi nggak bisa nggambar >____<

Sundea mengatakan...

Ayooo dicoba dulu. Hihihi ...