Renjana

Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan “renjana” sebagai rasa hati yang kuat (rindu, cinta, berahi, dan lain sebagainya). Tetapi belakangan, “renjana” juga digunakan sebagai padanan kata passion. Di dalam blognya, Paramitha Mohamad menjelaskan mengapa “renjana” dipilih untuk menerjemahkan kata passion, dan saya sepakat dengan pilihan itu.

Renjana adalah chip kecil yang terselip di sela-sela kekompleksan kita. Ia tak selamanya hadir dalam definisi yang terpetakan, namun disadari maupun tidak, sesungguhnya setiap kita mengenali tuntunannya. Renjana adalah hal paling tulus yang kita lakukan terus menerus, karena kebahagiaan kita ketika melakukannya priceless adanya.

Ketakutan pada realitas seringkali memaksa kita mematisurikan renjana. Tetapi renjana tidak pernah mati. Ia tak banyak menuntut jika kita abai padanya, dan terlalu santun untuk menyelak jika tak diberi kesempatan untuk membahagiakan kita. Kepercayaan kita padanyalah yang membuat renjana leluasa bertumbuh, menemukan bentuk, kemudian menjadi sesuatu yang menjaga hidup kita tanpa kekang.

Jika bermusik dan mencatat kisah memberimu kebahagiaan tak terperi,
itulah renjanamu.

Jika kasihmu pada seseorang tidak dapat dibatasi oleh apapun,
dialah renjanamu.

Jika peristiwa-peristiwa terkecil yang dilakukan kucing-kucingmu senantiasa menjadi kebahagiaan terbesarmu,
merekalah renjanamu.

Dan jika sejak muda hingga usia senja tanganmu selalu ingin bergerak terampil menghasilkan sesuatu,
itulah renjana yang setia tumbuh bersamamu.

Kamu tahu apa hal yang paling kau cintai.
Jangan ingkari.
Pelihara renjanamu, dan tumbuhlah bahagia bersamanya ^^

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,
Sundea

coveresized aplot

2 comments:

Ayrine Claudya mengatakan...

ini sederhana namun romantis
:)

Sundea mengatakan...

Makasih, ya, Mbak Ayrine :)

-Sundea