#BukuBerkaki: When a Book Walks, a Dream Works

Buku mempunyai lembaran sayap. Dalam sekejap ia dapat membawa angan kita terbang ke berbagai negara, melampaui segala masa, bahkan menembus dunia mimpi. Ketika kita menekuninya, segalanya jadi tak berbatas. Halaman-halamannya menutur kita agar tak tersesat. 

tuhan melindungi buku
tuhan melindungi buku-buku #kresekadalahtuhan

Tetapi buku tidak mempunyai kaki. Meski dapat membawa imajinasi kita terbang ke mana saja, ia butuh kaki-kaki untuk sampai kepada pembacanya. Komuitas Buku Berkaki menyadari hal ini. Itu sebabnya mereka menyediakan kaki mereka untuk para buku, karena mereka percaya, “when a book walks, a dream works”.



Teman-teman dari Buku Berkaki membuat sejumlah buku dapat berjalan dari panti ke panti. Bukan untuk disumbangkan. Hanya seminggu buku-buku itu menginap di setiap panti, lantas mereka berjalan ke panti lainnya, dan bertukar tempat dengan sejumlah buku yang lain. 

Seru kan? Mau ikut menjadi kaki buat para buku? Silakan mampir ke http://bukuberkaki.com/ untuk informasi lebih lengkap.

Buku-buku mempunyai sayap sehingga mereka dapat terbang setinggi-tingginya. Tapi mereka membutuhkan kaki, karena ilmu jadi berguna ketika ia sungguh berpijak. 

buku berkaki ramerame

Sundea

Foto dokumentasi Komunitas Buku Berkaki

Kunjungi juga mereka di:
Facebook: BukuBerkaki
Twitter: @BukuBerkaki
Instagram: @Bukuberkaki

0 comments: