Adolf Hitlew Makan Kiwi

Cerita ini muncul dari sms-an iseng bertendensi brainstorming antara Si Dea dan Si Popo. Dari antara berbagai ide yang berloncatan seperti petasan, kami memilih cerita Adolf Hitlew dan kiwi untuk Salamatahari edisi “Kiri”.


~~~~~~


Bukan salah kiwi kalau dia punya bebewapa kemiwipan dengan Adolf Hitlew.




Kiwi bewasal dawi Austwalia,
Adolf Hitlew bewdawah Austwia.

Kiwi sedikit bewewok
Adolf Hitlew bewkumis khas

Adolf Hitlew kekiwi-kiwian,
Kiwi memang kiwi betulan.


Lalu pada suatu hawi Adolf Hitlew tewlihat semeja dengan kiwi bahkan menikmatinya.

Buah-buahan lain segewa mengecap kiwi sebagai buah yang jahat dan fasis.

“Mereka sama-sama beraliran kiri!” tuduh angguw dan kuwma.

Kiwi mewasa sedih. Ia tewingat pada saudawa-saudawanya di puding dan kueh-kueh ulangtahun.

Meweka membawa kegembiwaan dan bewsanding dengan lilin yang mewakili doa dan hawapan.

Adilkah membewi cap kepada kiwi hanya kawna Adolf Hiltlew makan buah kiwi?



=============================

#proposal (proyek popo-salamatahari) adalah rubrik baru di Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)
Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke http://www.thepopopaint.blogspot.com/

0 comments: