Rasa Buah

Salamatahari edisi ini memang rasa buah!

Meski terbit terlambat, perjalanannya penuh hal-hal tak terduga. Semuanya berhubungan dengan Yusuf Ismail alias Ucup, seniman video yang berulangtahun tepat di hari kesimbangan ini.

Secara mendadak Dea ter-insight untuk menanggap Ucup sebagai penyalamatahari. Kemudian Dea meninggalkan kamera Dea di rumah Ucup. Pada hari berikutnya, tepat ketika Dea siap mengunggah zine-zine-an online ini, giliran adaptor Dea tertinggal. Ucuplah yang akhirnya wira-wiri menjemput adaptor Dea, tepat di hari ulangtahunnya. Makasih, banyak, ya, Cup, the sun won’t shine today without you =)

Buah adalah sesuatu yang segar bervitamin, ditanam dan setia menjalani proses bertumbuhnya, terdiri dari berbagai warna, rasa, karakter, dan kejutan-kejutannya sendiri. Pada Salamatahari edisi 75 ini, hadir posting-posting seputar buah-buahan yang metaforik, imajinatif, segar, aneka rasa, dan penuh kejutan. Ada buah ungu unyu dari kebun Anak Beruang, pengharum wangi jeruk di dalam angkot, “buah kopi” yang diolah teman-teman Kopi Keliling, dan andai-andai seputar buah bersama Ucup.

Akhir kata, selamat menikmati rasa-rasa buah sebagai pencuci mulut di penghujung hari ini. Semoga buah-buahan ini berkembang biak dan berkembang baik dalam keseharianmu.

Untuk Ucup, karena ini Salamatahari edisi 75, selamat ulangtahun ke-75.

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

cover75

2 comments:

Rie mengatakan...

Wow, wow, wow... Kebetulan gw abis memposting cerita tentang buah: http://rie.warungfiksi.net/pohon-dan-buah-mangga/

Sundea mengatakan...

Wow, kita kompak amat, ya =D