Kepung Kenangan

-Cigadung, Selasa 27 Juli 2010-
Pameran Fotografi “After Image : Personal (family) Memorabilia ”


Ketika Bandung dikepung langit kelabu, dinding-dinding putih Ruangdepan S.14 mengepung foto-foto kelabu Henrycus Napit Sunargo. Karya yang dipamerkan mulai 11 Juli hinga 8 Agustus 2010 mendatang tersebut seluruhnya diambil dalam kurun waktu 10 tahun belakangan; berbaris rapi, namun tak tersusun secara historik. “Gue sengaja ngebawa sederet fragmen dan mengajak publik bermain-main persepsi. Mau mulai dari mana, berakhir di mana, semuanya gue bebasin,” ujar fotografer yang sempat berpameran di Finlandia tahun 2009 lalu itu.


Maka begitulah. Kita yang memasuki ruang maha mungil galeri pun kemudian dikepung oleh keping-keping kenangan personal Henrycus. Sosok ibu yang menjadi cermin. Kaki palsu ayah. Anjing peliharaan. Keponakan. Ceret. Jendela. Dan beberapa bayang-bayang tidak jelas. Di sudut lainnya sebuah album foto terebentang dijaga dua lampu meja. Pada halaman awalnya tercatat lirik Time Pink Floyd yang ditulis dengan pinsil.

Foto hitam-putih selalu membawa kesan sepinya sendiri. Ketika membidik obyek-obyek personal, ia jadi berjarak dalam kedekatannya, seperti hujan yang kau pandangi dari balik jendela rumah. Bingkai-bingkai yang ditata secara random serupa garis-garis hujan yang juga terjun sesuka hatinya. Menyentuh tanah, menyentuh aspal, menyentuh pagar, menyentuh orang-orang yang lewat, tetapi tidak bisa menyentuh kamu yang dikepung oleh dinding-dinding.

“Pada saat motret, gue jadi seperti tamu yang dateng ke rumah seseorang. Di situ gue nyoba nyari yang nggak gue dapet di rumah gue, atau kadang justru nanya apa, sih, yang bikin gue kebentuk seperti yang sekarang ini. Banyak tabrakan pikiran, rasa, dan lain-lain,” papar Henrycus ketika ditanya soal rumah dan keluarga dalam karyanya. 


“Tired of lying in the sunshine staying home to watch the rain
And you are young and life is long and there is time to kill today …”*

… dan dari dalam rumah, di balik kemungilan Ruangdepan S.14, tawa seorang gadis kecil pecah tak terkepung apa-apa, membunuh kesepian hitam putih di langit dan langit-langit. 

Sundea

*cuplikan lirik Time, Pink Floyd



Ikutilah Photography Workshop 1-8 Agustus 2010
“B/W processing & Dark Room technique”
Tutor : Henrycus Napit Sunargo
Limited to 10 people/session
Rp. 100.000,00 (including material)
CP : Herra (081573737138)

2 comments:

s.14, Bandung, Indonesia mengatakan...

sundea, terima kasih banyak atas kedatangan, apresiasi dan tulisan ini, sangat berarti untuk s.14 dan icuz....ayo ikutan workshopnya! (iklang colongan :P ) - bubu layka

Sundea mengatakan...

Sama-sama, Bubu ... =D

Kapan2 kalo ada acara kabarin lagi,ya, sebisa mungkin Dea dateng lagi. Dea suka sama acara2nya ruangdepan ...