Broken

+ What is broken ?
- Broken is acceptance.

Menerima bahwa sesuatu telah rusak adalah aturan pertama mereparasi atau memutuskan mengganti. Ia begitu sederhana hingga kerap terlongkap; tahu-tahu kerusakan telah menggerogoti seperti rayap. 

Minggu ini Salamatahari.blogspot hadir dengan berbagai kerusakan dan penerimaannya. Ada teh melati yang terlalu pekat dan pahit, ada Galih dan ke-broken-an dalam hidupnya, ada senar gitar dan kamera yang rusak di acara yang sama, dan ada sandal biru-kuning Dea yang kehilangan keutuhannya.

+Then, what is fixing ?
- ….

Teman-teman, selamat bersiap mengisi bulan Maret ; setelah Februari utuh terterima.
Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

piring pecah

8 comments:

Aditya Naratama mengatakan...

Suatu hari aku ingin memperbaiki cermin yang pecah, aku coba susun lagi lalu rekatkan.. aku tersadar.. meski sudah rekat pun, retakan-retakannya akan ada di situ selamanya.. dan aku ngga bisa lagi menemukan bayanganku yang sebagaimana mestinya.. lewat cermin yang retak, aku hanya akan menemukan bayanganku yang retak pula..

Sundea mengatakan...

Yang retak bayangannya doang, kok. Percaya, deh, sama yang nggak bisa kamu liat di cermin ^_^

Karen mengatakan...

Dalem banget De filosofinya...

Sundea mengatakan...

Thank you, Kay. Kita juga baru tiba2 nyadar maknanya tadi pagi ... hehehe ...

day_out mengatakan...

gw suka de'... cuma kadang (dalam kasus gw) gw gak tau kapan sesuatu itu bisa dianggap rusak ato gak.. jadi terkadang tidak tahu saat untuk mereparasi ato bahkan mengganti..

Sundea mengatakan...

Di situ tantangannya, Day ... nemuinnya ...

widi mengatakan...

akhir2 ini,aq jd sering ngomong "broken id acceptance"..........

mudah2an bs bikin aq lbh mudah menerima sebuah keadaan yg tdk sesuai dngn keinginan aq.........

Sundea mengatakan...

Amiiin, Wid ...