Let It Snow

Let it snow! Let it snow! Let it snow!*

Kehidupan menghadiahimu apa saja. Kadang ia tersembunyi di sela-sela dedaunan. Atau diantar peristiwa yang kau sebut “kebetulan”. Adakalanya ia pun rapi terkemas seperti berjenis-jenis kristal yang dibungkus oleh putih, lembut, dan sahaja salju. Mereka tampak seragam kecuali jika sungguh-sungguh kau cermati.
Kehidupan menghadiahimu apa saja. Karena itu, berlari-larilah menyongsongnya. Meski Indonesia tak punya salju, limpahan kristal yang tampak seragam menetes di mana-mana. Kamu hanya perlu terampil menangkap dan mencermatinya.

Minggu ini Salamatahari.blogspot menghadirkan hadiah-hadiah. Ada Salamatahari # 2 cetakan ke dua, ada Aiko yang menghadiahkan foto-foto jemuran, ada selimut yang dihadiahkan di hari Natal, dan ada Ayi Yudhana yang menghadiahkan balon-balon daun sepatu kepada jalan raya.

Hadiah selalu universal sifatnya. Jadi, selamat hari Natal bagi teman-teman yang merayakan dan selamat hari ini bagi yang tidak merayakan.

But as long as you love me so,
let It Snow! Let It Snow! Let It Snow!*

Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,

Sundea

* diambil dari lirik lagu Natal Let It Snow.
senjadikulkas
Petang di dalam kulkas

2 comments:

M mengatakan...

kalau salju, cucian bisa jadi beku, Dea hihihi :)

Sundea mengatakan...

Gapapa, Mir, jadi es cucian kan ... hehehehe ....