<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175</id><updated>2012-01-28T20:38:03.541+07:00</updated><category term='edisi 13 : Happy Fall in Time&apos;s Day'/><category term='.edisi 3 : Memakai Payung'/><category term='.edisi 8 : The Days Are Packed'/><category term='edisi 63: Upside Down'/><category term='edisi 21 : Angin'/><category term='edisi 51: Menyeberang'/><category term='edisi 90: Mall'/><category term='edisi 98: Card to Post'/><category term='edisi 92: Jobs'/><category term='edisi 74: Peri'/><category term='edisi 54: Jimat'/><category term='edisi 24 : Tribut untuk Kereta Api'/><category term='Opletten'/><category term='edisi 38 : Menangis Menang Is'/><category term='edisi 26 : M'/><category term='edisi. 102: Bad Day'/><category term='edisi 12 Bunga Bunga Bunga'/><category term='edisi 25 : Dasar'/><category term='lapakerabat'/><category term='edisi 34 : Tumbuh'/><category term='edisi 37 : If There&apos;s No Neverland'/><category term='edisi 49: V'/><category term='edisi 64: When I&apos;m 64'/><category term='edisi 89: Ugly Duckling'/><category term='inti matahari'/><category term='edisi. 104: SoalEssay'/><category term='edisi 83: Permukaan'/><category term='edisi 48: Hand'/><category term='edisi 72: Warna'/><category term='edisi 94: Kiri'/><category term='edisi 76: Mengosongkan'/><category term='edisi 36 : #nowplaying'/><category term='edisi 65: Sarwono'/><category term='.edisi 4 : Gravitasi'/><category term='edisi 57: Injury'/><category term='edisi 61: Di Luar Kotak'/><category term='i'/><category term='edisi 19 : Plain feat.Spicy'/><category term='edisi 75: Buah'/><category term='edisi 78: Jaket'/><category term='edisi 33 : Lekat'/><category term='sort of poem'/><category term='edisi 30 : Take Off'/><category term='edisi spesial maaf'/><category term='.edisi 2 : Menggunting'/><category term='edisi. 103: Barudak'/><category term='edisi 41: Superhero'/><category term='edisi 17 : Doa'/><category term='penyalamatahari'/><category term='edisi 82: Usinda'/><category term='semacam opini'/><category term='edisi 73: Nol'/><category term='edisi 81: (T)isu'/><category term='edisi 20 : Bingkai'/><category term='#proposal'/><category term='edisi 52: Bobo'/><category term='edisi 11 : Quiet (Space) Time'/><category term='edisi 85: Selamat'/><category term='semacam review'/><category term='edisi 59: Sayap'/><category term='terjun bebas'/><category term='edisi 95: Itulistrasi'/><category term='edisi 69: Bening'/><category term='edisi 62: Mengunyah'/><category term='edisi 29 : Baju Bebas'/><category term='.edisi 5 : Merayakan Patah Hati'/><category term='edisi 93: Realitas'/><category term='edisi 28 : Melawan Ingat'/><category term='edisi 50: Terimakasih'/><category term='edisi 70: Alkisah'/><category term='edisi 84: Tango'/><category term='edisi 47: Sampahpemuda'/><category term='edisi 71: Binatang'/><category term='white board'/><category term='edisi 55: Bintang'/><category term='edisi 67: Kupukupu'/><category term='kresekadalahtuhan'/><category term='edisi 66: Oleh2'/><category term='.edisi 9 : Bahu'/><category term='edisi 97: Blank Card'/><category term='edisipatugelang'/><category term='edisi. 106: Naga'/><category term='edisi 96: Lost'/><category term='edisi 16 : Jakarta'/><category term='.edisi 7 : Titik'/><category term='edisi 56: Outline'/><category term='my published books'/><category term='Ulin'/><category term='edisi 32 : Memulung'/><category term='edisi 10 : Random'/><category term='*cekrek*'/><category term='edisi 27 : Celaka Dua Belas'/><category term='.edisi 1 : Merah'/><category term='edisi 99: Akardanporos'/><category term='edisi 43: Pasar'/><category term='edisi 53: Berkas'/><category term='cerita pendek'/><category term='mixtape'/><category term='edisi 87: Sesuatu'/><category term='edisi 58: Even(t)'/><category term='edisi 60: Rahim'/><category term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><category term='edisi 31 : Yang Bukan Sepak Bola'/><category term='edisi 23 : Pecahkan Kaca Bila dalam Keadaan Darurat'/><category term='edisi 77: Bajaj'/><category term='edisi 91: Pancasila'/><category term='edisi 44: Telinga'/><category term='edisi 80: Mimpi'/><category term='edisi 35 : Hati-hati Keluarga Menunggu Anda di Rumah'/><category term='behind the scene salamatahari'/><category term='.edisi 6 : Let It Snow'/><category term='edisi 68: Taman'/><category term='salamatahari'/><category term='edisi 22 : Pelangi'/><category term='edisi 39: Cukur'/><category term='30harimenulis'/><category term='edisi 14 : Merayakan Hari Kamis'/><category term='bukan artis'/><category term='Anak Beruang'/><category term='itulistrasi'/><category term='edisi 88: Koran'/><category term='edisi. 105: Tanggal'/><category term='edisi. 100: Monster'/><category term='edisi 79: Kaca'/><category term='salamatahari live on air'/><category term='edisi 42: semoga'/><category term='edisi 45: Menelanditelan'/><category term='edisi 18 : Kelabu'/><category term='obituari'/><category term='edisi 40: Black'/><category term='edisi 46: GoGrin'/><category term='edisi 15 : Broken'/><title type='text'>salamatahari</title><subtitle type='html'>zine-zine-an online, terbit setiap Kamis</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>610</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7921774819866652207</id><published>2012-01-26T00:01:00.001+07:00</published><updated>2012-01-26T01:34:46.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 106: Naga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Naga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Legenda mengenal hewan yang sering dikategorikan sebagai ular ini. Dalam berbagai budaya, ia hadir dengan berbagai karakter khas. Di Eropa, naga adalah hewan bersayap yang sering dikisahkan bertarung dengan pangeran di seputar kastil. Di kisah Mahabarata India, naga bersepupu dengan garuda. Sementara di Cina, naga adalah hewan dengan kekuatan magis dan sering diasosiasikan dengan kebijaksanaan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Minggu ini, &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; berbagi cerita mengenai pameran “ar(t)ship” IVAA, hal tergaring yang pernah dialami Ibnu Nadzir, petualangan ajaib Darso dan Ali, dan tulisan kecil seputar prasangka yang mengantar Si Dea pada simpulan “tak ada judging yang tak retak”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin kamu bertanya. Apa hubungan posting-posting tersebut dengan judul “Naga” yang dipilih untuk edisi ini? Jawabannya, “Naga” di edisi 106 adalah kependekan dari&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; NAAAA … GARING, BUKAN ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu untuk apa Salamatahari membuka paragraf inti matahari dengan kisah seputar naga yang seperti ular itu? Ya itu dia, Teman-teman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NAAAA …. GARING,&amp;nbsp; BUKAN ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baiklah. Akhir kata, selamat memasuki tahun naga air dan menikmati persembahan zine-zine-an online minggu ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-h-dMoLF3Df4/TyA1Yulm8NI/AAAAAAAADmM/pl6MXcKmUW8/s1600-h/cover1064.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="242" src="http://lh6.ggpht.com/-ymcZbG5_j8A/TyA1Zv4b44I/AAAAAAAADmU/Ahyl9vJcTKY/cover106_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="313" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7921774819866652207?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7921774819866652207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7921774819866652207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7921774819866652207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7921774819866652207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/naga.html' title='Naga'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-ymcZbG5_j8A/TyA1Zv4b44I/AAAAAAAADmU/Ahyl9vJcTKY/s72-c/cover106_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3129535350218128833</id><published>2012-01-26T00:00:00.001+07:00</published><updated>2012-01-26T00:23:05.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 106: Naga'/><title type='text'>This Ship Is Called Ar(t)Ship</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Ruang Rupa, Minggu, 22 Januari 2012-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Copas- Pameran Arsip IVAA&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-S5OxpyZmfGE/TyA0-XRPkJI/AAAAAAAADk8/PssjNvtf460/s1600-h/pintucopas6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-2gLJ87Qmwgc/TyA0_Pf00WI/AAAAAAAADlE/W9nwTSHh4Sg/pintucopas_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, anggap saja liburan panjang sudah tiba. Jadi, mari kita berlayar melintasi perjalanan seni visual dari masa ke masa. Indonesia Visual Art Archive (IVAA) membuatkan “ship”-nya. Dengan data-data yang terkumpul, mereka “merakit” serial katalog yang terbagi dalam empat kategori: Reka Alam, Rupa Tubuh, Kolektif Kreatif, dan Interkultur. Keempat seri katalog yang dilengkapi CD-ROM ini merupakan produk pengetahuan dari kerja dokumentasi IVAA untuk pengembangan wacana pengetahuan masyarakat kontemporer. “Katalog-katalog ini rencananya ditaruh di lembaga-lembaga pendidikan Seni Rupa,” ungkap Jessica, mahasiswa Sastra Perancis yang menjadi &lt;i&gt;volunteer&lt;/i&gt; acara bertajuk COPAS (Copy Paste) tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;COPAS adalah rangkaian acara “angkat sauh” dalam pesiar melayari perjalanan seni visual Indonesia. Termasuk di dalamnya pameran arsip IVAA yang berlangsung tanggal 20 Januari – 3 Februari 2012 di&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ruang Rupa, Jln. Tebet Timur Dalam Raya no.6, Jakarta, serta diskusi katalog di beberapa tempat. Meski tak menghadiri diskusi, saya sempat mampir di pameran “ar(t)ship”-nya. Di ruang yang remang dan syahdu tersebut, catatan perjalanan seni visual tersusun secara sistematis. Skema perjalanan seni visual Indonesia menurut kategori Reka Alam yang dimulai dari dibuatnya Kebun Raya Bogor pada tahun 1819 menyambut di pintu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-xQmOKgxdeds/TyA1Aq8PrQI/AAAAAAAADlM/9b4oojsu_ZU/s1600-h/rekalam3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="192" src="http://lh5.ggpht.com/-8YWA5NHvU6A/TyA1B829FMI/AAAAAAAADlU/r0MvBmF4McY/rekalam_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita pun diajak menikmati perjalanan sejarah dengan cara yang paling santai seperti di rumah sendiri. Di pojok ruangan tersedia sepasang sofa, dvd player, dan video-video dokumentasi IVAA. Jika bosan menonton, kita dapat berperjalanan sejarah lewat katalog-katalog yang sengaja diletakkan di meja, dekat dengan sofa dan televisi. “Katalognya dijual. Satu paket Rp 200.000,00, per bukunya 80.000,00. Tapi itu harga pameran. Kalau sesudah pameran per buku jadi Rp 120.000,00, sepaket Rp 300.000,00,” kata Jessica lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-Z0lhNT7jFTo/TyA1DHkr_7I/AAAAAAAADlc/sLRR0BmuCGo/s1600-h/tivi3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="184" src="http://lh5.ggpht.com/-WD9MwHF1wOs/TyA1D8itKjI/AAAAAAAADlk/rQHNxDvsEmk/tivi_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-a4Phzrl1G7s/TyA1Fqv4lrI/AAAAAAAADls/eWeW0NqoXwE/s1600-h/katalog3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="141" src="http://lh3.ggpht.com/-4xNPnfUrLNE/TyA1Gnf8RBI/AAAAAAAADl0/9Te_GiFqK1g/katalog_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;IVAA sendiri adalah pusat penelitian dan dokumentasi seni kontemporer Indonesia yang berbasis di Yogyakarta dan digawangi oleh &lt;a href="https://twitter.com/#%21/farahwardani"&gt;Farah Wardhani&lt;/a&gt;. Jika ingin tahun lebih banyak mengenai IVAA silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.ivaa-online.org/"&gt;www.ivaa-online.org&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hingga tulisan ini diunggah, rangkaian acara “angkat sauh” masih berlangsung. Silakan ikut merayakannya. Hari ini (Kamis 26/01) digelar diskusi Interkultur di Ruang Rupa pada jam 19.00-21.00. Pembicaranya adalah Arif Adityawan dan Jemi Irwansyah dengan moderator Ratih Sukma.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;This ship –which was made by IVAA - called ar(t)ship. &lt;/i&gt;Setelah sauh diangkat dan kapal berlayar, siapa yang mau ikut? Mari mengenali samudera yang diarungi seni visual Indonesia …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-E_fvJvHpGZ4/TyA1H3pYOlI/AAAAAAAADl8/yxqliV2XQeE/s1600-h/copaspintu4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="191" src="http://lh4.ggpht.com/-VY2ZrzIRsvk/TyA1IwAEfJI/AAAAAAAADmE/ffwRO7OGhMk/copaspintu_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="246" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3129535350218128833?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3129535350218128833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3129535350218128833' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3129535350218128833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3129535350218128833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/this-ship-is-called-artship.html' title='This Ship Is Called Ar(t)Ship'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-2gLJ87Qmwgc/TyA0_Pf00WI/AAAAAAAADlE/W9nwTSHh4Sg/s72-c/pintucopas_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7936694711608197622</id><published>2012-01-25T23:55:00.001+07:00</published><updated>2012-01-27T09:30:58.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 106: Naga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam review'/><title type='text'>Darso dan Ali Mau ke Mana</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Toweweweweng !&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba saja sepasang manusia kartun muncul di balik layar laptop saya. Mata mereka bulat besar. Bibir mereka manyun. Tubuh mereka kurus kering. Dengan semena-mena mereka mengetuk-ngetuk layar laptop saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Permisi, permisi, apakah kami boleh numpang ngemsi?” tanya salah satu dari mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hah? Ngemsi gimana? Nggak ada hajatan di sini,” sahut saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau begitu numpang cerita boleh, ya. Buka dong jendelanya …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jendela apa? Ini layar laptop, Bro, bukan jendela,” sahut saya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi programnya kan Windows,” sahut mereka berdua barengan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, iya, ya … hahahaha …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata makhluk-makhluk itu adalah dua sahabat bernama Darso dan Ali. Mereka berdua sangat mirip. Bedanya, rambut Ali berjambul sedikit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kami punya pengalaman seru, Dea, mau kami ceritakan sama kamu,” ujar Darso.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Monggo,” saya mempersilakan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka mulailah Darso dan Ali bercerita:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Darso sangat suka menggemari nonton Yutub. Paling seneng nonton di bath tub. Padahal rumahnya di kutub.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;(…)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tiap bangun tidur Darso selalu bergegas alias tergesa-gesa, nongkrong depan rumah nungguin tukang rubub …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya tertawa. Apaan, sih, nih? Kisah Darso dan Ali betul-betul petualangan tanpa batasan apa-apa. Baik secara logika, maupun tata bahasa. Sebentar mereka ada di Singapur, sebentar kemudian di Kanada. Tiba-tiba mereka bertemu Rambo, lalu bertemu Bebi Romeo yang ternyata ayah dari Deby (atau Derby kan harusnya?) Romero. Petualangan mereka ditutup dengan adegan ketinggalan kereta yang menggantung. Selanjutnya, keabsurdan dilemparkan kepada kita pembaca:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Setelah itu terserah Anda dan gudbaiy …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;*DRADANG*&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya bingung. Tapi tidak keberatan dibawa menempuh keabsurdan bersama mereka. Saya menyukai kejutan-kejutan di tiap penggalan kisah mereka. Penggalan-penggalan kisah yang ditampilkan di halaman-halaman shocking&lt;i&gt; &lt;/i&gt;(yea! Shocking!) pink dan tanpa nomor halaman itu. Di dunia mereka, langit berwarna kuning. Semuanya selamanya cerah ceria. Mereka berhasil menghibur di hari-hari yang belakangan ini sedang mendung dan berangin kencang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sebetulnya kalian ini mau ke mana, sih?” tanya saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ke mana-mana saja karena di mana-mana hatiku senang,” kata Darso.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iyalah. Aku percaya,” tanggap saya sambil tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekejap kemudian Darso dan Ali hilang dari layar laptop saya. Mungkin mereka sudah berangkat dengan kereta selanjutnya, atau mungkin mereka pergi dengan kendaraan lain. Entahlah. Tapi hidup mereka yang tak berbeban tinggal di tuts-tuts keyeboard laptop saya. Maka melompat-lompatlah jari saya di atas tuts untuk meneruskan kegembiraan mereka yang tanpa beban kepadamu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ingin tahu seperti apa &lt;i&gt;Petualangan Darso dan Ali&lt;/i&gt; ? Jangan ragu unduh sekarang juga di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?9rtoyuz0rug9q3i"&gt;sini&lt;/a&gt;&amp;nbsp; ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-6Sxwoodkwj8/TyAz_963CqI/AAAAAAAADks/AcIHTv45EP0/s1600-h/posterdarsoali2.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="posterdarsoali" border="0" height="244" src="http://lh3.ggpht.com/-YdBvQUuNZrw/TyA0A6SjjjI/AAAAAAAADk0/8AdCqRazCOE/posterdarsoali_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="posterdarsoali" width="159" /&gt;&lt;/a&gt; Petualangan Darso dan Ali &lt;/i&gt;adalah sebuah ebook. Kisahnya ditulis oleh Krisna Pratama Putra (@krisna1986) dan digambar-gambar oleh Sakti Ardika (@abandonsakti). Untuk tahu lebih banyak tentang kedua pemuda ini, follow twitternya dan silakan tanya-tanya secara langsung. Oke, oke ? =D&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7936694711608197622?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7936694711608197622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7936694711608197622' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7936694711608197622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7936694711608197622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/darso-dan-ali-mau-ke-mana.html' title='Darso dan Ali Mau ke Mana'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-YdBvQUuNZrw/TyA0A6SjjjI/AAAAAAAADk0/8AdCqRazCOE/s72-c/posterdarsoali_thumb.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-2678163713791123708</id><published>2012-01-25T23:54:00.001+07:00</published><updated>2012-01-26T00:14:50.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 106: Naga'/><title type='text'>Ibnu Nadzir, Seekor Kelinci yang Salah Duga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-8TRQM1O9ZyI/TyAzyyiSrnI/AAAAAAAADkc/xSTbHfXlu-A/s1600-h/ibnuresized5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="ibnuresized" border="0" height="262" src="http://lh6.ggpht.com/-mbjkNUrKz58/TyAzzvz3r8I/AAAAAAAADkk/msrxp3b6zGg/ibnuresized_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="ibnuresized" width="187" /&gt;&lt;/a&gt; Namanya &lt;a href="http://www.facebook.com/ibnu.nadzir"&gt;Ibnu Nadzir&lt;/a&gt;. Lahir di tahun 1988 membuatnya sempat merasa bernaung di bawah shio naga. Bertahun-tahun kemudian, barulah ia menyadari bahwa sesungguhnya ia masih lahir di bawah naungan shio kelinci. Ibnu yang lahir pada tanggal 8 Februari belum melewati pergantian tahun baru Cina.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;WAKWAW&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wahaha … Nu, dari mana lo sadar kalo lo ternyata bukan shio naga?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau nggak salah dari buku RPUL. Kan ada tahun-tahun dan zodiak Cinanya, di situ ditulis tahun 1988 itu tahun naga. Nggak tau kenapa gw ngerasa bershio naga kayanya&amp;nbsp; keren. Eh waktu gw nemu buku yang lebih lengkap, ternyata tanggal 8 Februari masuknya masih akhir tahun kelinci. Nggak kecewa-kecewa banget si, cuma ngerasa "yahh kelinci kan nggak sekeren naga".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sebenernya elu sendiri ngerasa lebih mirip kelinci atau naga?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau dicocok-cocokin kayanya lebih mirip kelinci yang nggak terlalu lucu dan nggak hobi lompat-lompat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hmmm … terus ada pengaruhnya nggak kekelincian itu sama kehidupan lo sehari-hari?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gw pernah baca katanya orang&amp;nbsp; bershio kelinci itu gampang bosen dan cenderung susah fokus. Karakter gw juga agak kaya gitu si, jadinya jarang nemu bidang yang bisa gw tekunin banget untuk waktu lama.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terus sebenernya sehari-harinya lu ngapain aja, sih?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gw kerja di LIPI jadi peneliti bidang sosial-budaya. Di kantor biasanya nulis, baca, atau dateng ke diskusi.Tapi ada juga periode gw ke luar kantor buat cari data untuk penelitian taunan. Di luar kerjaan, biasanya leyeh-leyeh di rumah sambil nonton tv series atau baca komik. Aktivitas yang cukup umum kan? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Iya. Kayaknya sebagai kelinci idup lu cukup stabil, deh, Nu. Kalo hobi dan interest lu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang pertama jelas baca manga&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;dari zaman SD sampe udah kerja ini gw masih punya budget untuk beli komik. Makanya sekarang bingung gara-gara komiknya udah nggak muat di rak buku. Ketertarikan yang lain mungkin musik yang agak tua. Gara-gara orangtua gw sepertinya selera musik gw beberapa generasi lebih tua. Waktu SMP temen-temen gw beli kaset Blink 182, gw malah beli Queen. Jadi kebentuk sampe sekarang yang beberapa taun ini lagi agak intens dengerin blues.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha … keren. Kalo menurut lo sendiri, kelici dan naga itu hewan yang kayak gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hmm, kelinci itu lucu, hobi lompat-lompat, dan nggak bisa dibilangin pergi ke mana dia suka. Kalau naga, belum pernah liat wujud aslinya tapi kalau nyontek dari komik-komik sering digambarkan sebagai hewan yang agung dan punya kekuatan besar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Ini kan taun kelinci yang berpindah ke taun naga, sama persis sama taun kelahiran lu. Lu ngerasa ada yang istimewa nggak sama idup lu taun ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiap pergantian taun gw selalu pencapaian akhir taun harus lebih optimal, tapi waktu sampe akhir taun lagi gw selalu ngerasa belum banyak ngapa-ngapain. Tapi sepanjang taun kemarin gw ngerasa cukup istimewa karena kenal banyak temen baru yang seru. Salah satunya yang nulis salamatahari ini.. :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asik. Rencananya lo pengen ngadepin taun naga ini kayak gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maunya bisa ngurangin nggak fokusnya kelinci, sama bisa ningkatin lincahnya kelinci. Jadi naga-naganya tahun ini akan jadi tahun yang lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha … okeh. Pertanyaan terakhir. Apa hal tergaring yang pernah terjadi dalem idup lo?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Waktu SD gw pernah ditunjuk jadi mc buat acara perpisahan sekolah, waktu di panggung gw agak heran orang-orang senyum ngeliatin gw. Gw pikir orang-orang senyum karena ngeliat anak kecil lucu dan baik hati di atas panggung, nggak taunya sepanjang acara lidah gw beberapa kali keseleo. Gw nyebut "Pak Kepala Sekolah" jadi "Pak Kelapa Sekolah", untungnya karena gw masih kecil jadi nggak malu-malu amatlah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wahahaha … sifff … thank’s ya, Nu … semoga taun naga ini bakal jadi taun yang lebih baik buat elu.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Meski lahir di tahun kelinci, kegiatan Ibnu sehari-hari tampak tenang-tenang saja. Apakah ini karena Ibnu lahir di bawah naungan rasi Aquarius yang berlambang air? Bisa jadi.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Omong-omong soal air, ini tahun naga air, lho. Apakah ini akan menjadi tahun yang cucok untuk seekor kelinci keairairan? Bisa jadi. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Mari kita lihat peruntungan Si Mas tahun ini … ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-2678163713791123708?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/2678163713791123708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=2678163713791123708' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2678163713791123708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2678163713791123708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/ibnu-nadzir-seekor-kelinci-yang-salah.html' title='Ibnu Nadzir, Seekor Kelinci yang Salah Duga'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-mbjkNUrKz58/TyAzzvz3r8I/AAAAAAAADkk/msrxp3b6zGg/s72-c/ibnuresized_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5952214221602148038</id><published>2012-01-25T23:52:00.001+07:00</published><updated>2012-01-26T00:13:13.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 106: Naga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam opini'/><title type='text'>Prasangka</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Ih, sayang banget, ya, cewek begitu cantik mainnya sama oom-oom,” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Siapa tau bapaknya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Naif banget, sih, lo?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea cuma nyengir. Males berdebat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-KDooNa2yTY4/TyAzUzaxfiI/AAAAAAAADj8/Y1175FiZoZ8/s1600-h/prasangkabotol4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="189" src="http://lh3.ggpht.com/-QXaVWd71T-E/TyAzVxw3ZcI/AAAAAAAADkE/WWlYUcbgQGk/prasangkabotol_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="291" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea inget bertaun-taun yang lalu ada temen Dea yang misuh-misuh karena dituduh main sama oom-oom. Ceritanya dia baru pulang fashion show. Karena acaranya malem, bapaknya ngejemput. Pulang dari sana mereka makan keluar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pas temen Dea bayar ke kasir, ibu-ibu kasirnya langsung nyinyir. Dea lupa ibu kasir itu ngomong apa, yang pasti temen Dea tersinggung dengernya. Ngeliat dandanan temen Dea yang hip hip hura, jam kemunculan mereka yang ngelewatin jam tutup toko, kemanjaan, dan jarak umur antara temen Dea dan bapaknya yang jauh, agak nggak heran kalau si ibu kasir mikir ke sana. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi pada kenyataannya itu semua cuma drama yang diciptain si ibu kasir di kepalanya. Temen Dea ini anak baik-baik yang dijaga banget sama orangtuanya dan udah delapan taun lebih jalan sama pacarnya. Apapun stereotipe yang berlaku umum, toh nggak mutlak juga. Prasangka itu tampaknya nggak ada untungnya buat si ibu kasir, apa lagi buat temen Dea. Kalo buat Dea sendiri itu jadi peringatan untuk nggak gampang-gampang naro prasangka sama pemandangan apapun di depan kita. Jujur aja yang kita liat nggak pernah netral dan bebas persepsi. Tapi karena quote of that day adalah:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tak ada judging yang tak retak”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;kesadaran bisa ngerem kita dari penilaian yang keterlaluan, apa lagi kalo hal-hal&amp;nbsp; itu nggak bersinggungan langsung dan ngancem idup kita. Gampang-gampang berprasangka jelek sama orang sebenernya nggak enak, lho.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea ikut meratiin mbak cantik yang dituduh main sama oom-oom tadi. Dia asik dansa-dansi dengan lincahnya. Tiba-tiba nggak sengaja dia nabrak oma-oma yang lagi berdiri di pinggir arena dansa. Dengan sopan dia minta maaf dan mastiin si oma baik-baik aja. Dea senyum. Whatever, she was a nice person. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara si mbak terus dansa, Dea motret dia:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-YxdBJNuByMo/TyAzXb-WCDI/AAAAAAAADkM/6jfjz7EU3_s/s1600-h/mbakcantik3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="209" src="http://lh5.ggpht.com/-DNE8VQnP3g0/TyAzYb6bkrI/AAAAAAAADkU/5jtgZkmqAMw/mbakcantik_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;karena dia tersamar secara misterius di balik botol air mineral itu, ada ruang yang luas sekali untuk menaruh “prasangka”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Baik ato buruknya itu pilihan kamu ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5952214221602148038?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5952214221602148038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5952214221602148038' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5952214221602148038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5952214221602148038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/prasangka.html' title='Prasangka'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-QXaVWd71T-E/TyAzVxw3ZcI/AAAAAAAADkE/WWlYUcbgQGk/s72-c/prasangkabotol_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4989974218383110436</id><published>2012-01-19T01:02:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T01:12:13.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 105: Tanggal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Tanggal</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sejauh yang saya tahu, “tanggal” memiliki dua pengertian. Pertama, ia mewakili deretan angka yang menunjuk hari-hari di kalender. Ke dua, ia mengandung arti sesuatu yang copot atau lepas seperti gigi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada benang merah di antara kedua pengertian tersebut. Mereka sama-sama siap berganti. Mereka sama-sama mengingatkan kita untuk memahami yang tidak abadi. Selanjutnya, mereka mengajarkan kita untuk memberi makna, mengambil porsi dalam kerelaan, dan menerima yang baru.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di edisi 105 ini, Salamatahari berbagi cerita seputar “tanggal”. Ada Lala Bohang yang mengisi tanggal-tanggalnya dalam setahun dengan berkolaborasi dengan seniman lintas disiplin, ada kutu yang tanggal karena disisir dengan serit, ada karya-karya di pameran “Apocalypse” Gambar Selaw yang sudah ditanggalkan tapi tetap meninggalkan sesuatu, dan ada tanggalan papertoy yang digarap oleh Jessica Mulina.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setiap hari kita melompati tanggal-tanggal dan menghadapi yang tanggal-tanggal. Bagaimana kamu berinteraksi dengan setiap ketanggalan?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga kecermatan dan kebesaran hati menjaga kesadaran kita senantiasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-tZkZC0pINl8/TxcJO64fSuI/AAAAAAAADjk/-10SE0V6nOc/s1600-h/cover1055.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="239" src="http://lh3.ggpht.com/-6jG6qVk95dQ/TxcJQK5_jGI/AAAAAAAADjs/KF0V7TS8tkA/cover105_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4989974218383110436?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4989974218383110436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4989974218383110436' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4989974218383110436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4989974218383110436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/tanggal.html' title='Tanggal'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-6jG6qVk95dQ/TxcJQK5_jGI/AAAAAAAADjs/KF0V7TS8tkA/s72-c/cover105_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3643041834209190980</id><published>2012-01-19T01:01:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T09:45:30.830+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 105: Tanggal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><title type='text'>Kisah Seekor Kutu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ini adalah kisah seekor kutu. Anak Beruang bertemu dengannya ketika ia sedang melompat-lompat sendirian memasuki hutan. Karena ia begitu kecil, Anak Beruang tak dapat melihat ekspresi wajahnya. Tetapi dari caranya melompat, Anak Beruang tahu ia kutu yang bahagia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu mau ke mana?” tanya Anak Beruang pada kutu itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Belum tahu. Mungkin aku akan mencari monyet.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lalu sebetulnya kamu datang dari mana?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku datang dari kota. Berangkat ke sini menumpang kutu raksasa.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kutu raksasa?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya. Kutu besar berisi pasir yang disebut ‘Kutunggu Jandamu’. Tadi ia meneruskan perjalanannya ke kota lain. Aku turun di sini.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-b0Rza1VMkA4/TxcIsNs9cEI/AAAAAAAADik/xJzpaAbWAmc/s1600-h/kisahkutu16.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="240" src="http://lh4.ggpht.com/-ZmFLOM0fOyY/TxcItAZQ74I/AAAAAAAADis/N_IMCVbPCVU/kisahkutu1_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="304" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sambil mengaso, kutu menceritakan pengalamannya berpindah-pindah. Dari satu anjing ke anjing lainnya. Dari setumpuk beras ke tumpukan beras lainnya. Dari satu kasur ke kasur lainnya. “Sebetulnya kutu beras, kutu kasur, dan kutu anjing itu berbeda. Tapi aku bisa menjadi kutu apa saja,” kata si kutu. Terakhir, sebelum sampai di hutan, ia tinggal di kepala manusia dan bersahabat dengan seekor kutu rambut. Berikut ini adalah kisah persahabatan mereka:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Hai, aku kutu,” sapa kutu apa saja ketika baru tiba di kepala manusia.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kutu apa? Kamu harus kutu sesuatu. Misalnya aku. Aku kutu rambut,” kata si kutu rambut.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Aku kutu apa saja. Percayalah. Kita tidak harus selalu menyandang label yang spesifik.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sejak saat itu kutu dan kutu rambut berteman baik. Mereka saling menyayangi. Setelah melompat-lompat menjelajahi kepala, kutu sering bercerita kepada kutu rambut. Sementara kutu rambut yang tahu lebih banyak mengenai rambut dan kepala biasanya memperingatkan kutu jika ada sesuatu yang berbahaya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Pada suatu hari, terjadi bencana serit di kepala manusia. Serit adalah semacam sisir yang digunakan untuk menggusah kutu. Ketika serit menyapu, sebagian besar kutu tanggal dari kepala. Sebagian kecil selamat, termasuk kutu dan kutu rambut, sahabatnya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-fJE7Fl4rmQM/TxcIwSF93EI/AAAAAAAADi0/vyE5zWtB_jk/s1600-h/kisahkutu25.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="214" src="http://lh4.ggpht.com/-JKLEVUhRiW4/TxcIxTf_CcI/AAAAAAAADi8/GpLek-ayEfw/kisahkutu2_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="288" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Apakah yang seperti ini sering terjadi, kutu rambut?” tanya kutu yang baru pertama kali itu melihat serit.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Iya. Sebetulnya tinggal di sini sudah tidak sehat. Inang kita sering menyisir kepalanya dengan serit. Aku ingin pergi dari sini,” kata kutu rambut.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kalau begitu ayo kita melompat dari sini.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Bagaimana caranya?”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Ya melompat saja, jangan ragu. Kita kan kutu dan kutu selalu tahu caranya melompat.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kutu rambut terdiam.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kamu betul-betul yakin mau pergi dari sini?” tanya kutu pada kutu rambut.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Iya. Aku sudah bilang di sini tidak sehat.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kalau begitu jangan khawatir. Kita akan melompat bersama-sama. Aku akan menangkapmu kalau kamu sampai jatuh.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Beberapa saat kemudian, bencana serit datang lagi. Kutu segera mencari sahabatnya. Kutu rambut ada di tempat yang cukup aman dari jangkauan gerigi serit saat itu. Tapi kutu berhasil menemukannya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kutu rambut, kutu rambut, ayo kita melompat sekarang …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Sekarang?”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Iya. Sekarang ini kamu bisa saja selamat dari serit. Tapi bencana serit ini akan datang-datang lagi.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kutu rambut tidak menjawab. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Gigi-gigi serit menyapu kepala, semakin dekat dengan kutu. Kutu jadi ragu. Antara melompat sendiri atau menarik sahabatnya ikut bersamanya. Tetapi ketika ia menoleh pada kutu rambut, tampak kutu rambut tak bergeming. Kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba saja serit menghantam kutu sehingga ia tanggal bersama kutu-kutu lainnya. Kutu kehilangan keseimbangan. Bersama kutu-kutu lain yang jatuh ke lantai dan masih dapat bertahan hidup, ia beringsut-ingsut menyelamatkan diri. Ternyata melompat dengan ragu memang membuatnya tidak jatuh dengan benar dan terluka sedikit. Tapi jangan khawatir, hanya sedikit …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kini kita kembali ke hutan. Kutu sudah bertualang lagi, tiba di sana, dan baru saja menceritakan pengalamannya pada Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-1KQA0KaqqmU/TxcI6Vr6UfI/AAAAAAAADjE/BVMdsde-NcA/s1600-h/kisahkutu34.jpg"&gt;&lt;img alt="kisahkutu3" border="0" height="201" src="http://lh4.ggpht.com/-ccy72KHehxc/TxcI7RRfNoI/AAAAAAAADjM/gQAz80eoEKc/kisahkutu3_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="kisahkutu3" width="276" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu marah pada inangmu, serit, dan kutu rambut?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, tidak, kok. Kutu memang mengganggu untuk inang. Serit hanya melaksanakan tugasnya. Dan kutu rambut … mungkin memang seharusnya tinggal di antara rambut.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi katanya di sana tidak sehat,” kata Anak Beruang lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sahabatku punya takaran sehat tak sehatnya sendiri. Aku tak ingin menilai dan menghakimi. Yang pasti, aku tak akan mengajaknya melompat lagi kecuali jika ia memutuskan untuk melompat sendiri.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jadi kamu akan membiarkannya tetap di sana?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya. Aku kutu, dia kutu rambut. Meski hanya beda satu kata, itu esensial.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kutu bersiap-siap melompat-lompat lagi. Mungkin ia akan mencari monyet. “Jika tidak ketemu, aku mungkin akan mencari buku dan bergabung dengan kutu-kutu buku. Apakah di hutan ada buku?” tanya kutu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang mengangkat bahu sambil tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sudah, ya, aku pergi sekarang. Perjalananku masih panjang. Lompatanku kan tak sampai setengah langkahmu,” pamit kutu pada Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Baiklah. Hati-hati di jalan dan sampai jumpa, ya …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena kutu sangat kecil, hutan cepat sekali menelannya. Anak Beruang takut ia akan terinjak di tengah jalan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi tak ada yang perlu dikhawatirkan dari hidup seekor kutu. Selama masih dapat melompat-lompat, ia tahu menjaga diri dengan caranya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-qbR-WZ9iIbM/TxcI-C3-TxI/AAAAAAAADjU/AO5fdAtwbMY/s1600-h/kisahkutu43.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="204" src="http://lh3.ggpht.com/-bGXORjO3sWU/TxcJAFDrP8I/AAAAAAAADjc/CdLkyzR-7fo/kisahkutu4_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3643041834209190980?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3643041834209190980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3643041834209190980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3643041834209190980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3643041834209190980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/kisah-seekor-kutu.html' title='Kisah Seekor Kutu'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-ZmFLOM0fOyY/TxcItAZQ74I/AAAAAAAADis/N_IMCVbPCVU/s72-c/kisahkutu1_thumb4.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5956348345211381293</id><published>2012-01-19T00:59:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T09:36:26.441+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 105: Tanggal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><title type='text'>Lala Bohang dan Cinta Tanpa Syaratnya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-vjgLbZYaH38/TxcIbfGCz2I/AAAAAAAADiE/6Q3kNKbswCI/s1600-h/215477_10150162554662485_538917484_6.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="215477_10150162554662485_538917484_6736006_3527458_n" border="0" height="246" src="http://lh5.ggpht.com/-ksF-AP7fW7o/TxcIdRk4dlI/AAAAAAAADiM/GWzxaVlktUU/215477_10150162554662485_538917484_6%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="215477_10150162554662485_538917484_6736006_3527458_n" width="155" /&gt;&lt;/a&gt; Nama lengkapnya Marla Marchiana Vandalia Bohang. Tapi ia lebih dikenal sebagai “Lala Bohang”. Karya lulusan arsitektur ini sudah wira-wiri di berbagai majalah, buku, bahkan sempat dibajak oleh beberapa penjual kaos di ibu kota.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Hidup dan mencari nafkah sebagai stylist majalah interior di Jakarta yang serba praktis tak menanggalkan &lt;/i&gt;&lt;i&gt;passion berkarya Lala. Bukan hanya itu, ia bahkan mengisi tanggal-tangal di jadwalnya tahun ini dengan rangkaian personal project yang passionate. Seru bukan?&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ayo kita tanya-tanyai dirinya =D&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;La, menurut kamu passion itu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Passion kalo menurut kamus adalah bentuk gairah dan antusiasme. Kalau menurut kamusku, passion itu adalah bentuk cinta tanpa syarat akan satu hal yang membuat seseorang mau terus menerus melakukan hal tersebut walaupun tanpa imbalan dan kepastian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wooow. Ada hubungannya sama apa yang pernah kamu bilang, ya, “personal project keeps you alive”. Cerita, dong, La, tentang quote ini …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;You need money to make a living, but you need personal projects to keep you alive. Buat aku, bekerja yang untuk mengeksekusi personal project (semoga mamaku nggak menemukan artikel ini). Personal project itu tidak punya pakem, dan batasan. Saya ini memang pecinta kebebasan terutama dalam hal berkarya, tapi tidak bisa dipungkiri proyek komersil yang penuh batasan juga diperlukan untuk mempublikasi nama dan tentu saja uang. Makanya biar tetap waras dan 'hidup', sesibuk apapun dengan ini dan itu, personal project harus tetap ada (dengan resiko kurang tidur).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Nah, katanya taun ini kamu lagi bikin personal project kolaborasi, ya? &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku mau mengajak colage artist, penulis puisi, penulis cerita fiktif, crafter, pembuat video, fotografer. 1 bidang untuk 1 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Seru, ya. Awal kepikiran bikin proyek ini gimana, La?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama kali kepikiran di akhir 2011, gara-garanya tahun kemarin aku berkolaborasi dengan temanku &lt;a href="http://www.dmazbrodjonegoro.com/"&gt;Dmaz Brodjonegoro&lt;/a&gt; untuk membuat video klip Imela Kei feat. The Trees &amp;amp; The Wild yang berjudul "White Lilies". Di situ Dmaz jadi sutradara, dan aku art directornya. Menurut aku proyek itu adalah bentuk proyek kolaborasi yang seutuhnya, karena dua orang memadukan ide dan konsepnya ke dalam satu mangkok yang sama, diaduk untuk dijadikan satu adonan, dan tidak ada yang jadi tempelan. Dan aku sungguh takjub dengan hasilnya (tapi klip single ini belum di-launching). Setelahnya aku seakan 'haus' dengan proyek kolaborasi dari bidang kreatif lain, dengan catatan proyek kolaborasi ini tidak terkait dengan komersialisme sehingga sangat pure ide dua orang dijadikan satu. Tadinya sempat ragu dengan ketersediaan waktu dan apakah orang-orang mau menyanggupi, ternyata sambutannya sangat positif.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Proyek kolaborasi begini ini rencananya mau kamu bikin tiap taun?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Soal itu belum tahu pasti, yang jelas tahun ini itu salah satu gol aku. Kalau lancar mungkin tahun depan mau bikin lagi tapi dengan konsep yang berbeda. Atau malah nggak sama sekali, kepastian itu membuat hidup berasa datar.Yang dadakan itu justru yang paling menarik, hahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha … asik. Btw, biasanya kamu tuh nggambar di mana aja, sih, La?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku selalu membawa buku sketsa kemanapun aku pergi, tapi pada prakteknya aku kurang bisa konsentrasi kalau menggambar di tengah keramaian. Biasanya kalau ada yang sangat menginspirasi dan menghasilkan ide ilustrasi aku catat di smartphone dengan sangat detil. Aneh ya ilustrator kok malah menuliskan ilustrasinya … hahahaha …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalo Gendhis itu siapa, La?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gendhis itu teman baik aku. Sama dia aku bisa cerita apapun nggak peduli cerita itu memalukan atau nggak masuk akal. Dia nggak pernah menjudge cerita-ceritaku, tapi hanya mendengarkan sambil senyum-senyum lalu malah mengajak aku bermain-main ke dunianya yang super seru dan    &lt;br /&gt;aneh. Tapi akhir-akhir ini jarang bisa cerita berduaan dengan Gendhis …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-YKGqEI38GgY/TxcIfa0jKkI/AAAAAAAADiU/eJWA9X5K7eA/s1600-h/47.jpg"&gt;&lt;img alt="4" border="0" height="307" src="http://lh4.ggpht.com/-ivf7L6ta1xI/TxcIgrRyeyI/AAAAAAAADic/gXsIYoKCj6U/4_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="4" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; Gendhis. Gambar dirampok dari &lt;a href="http://lalabohang.files.wordpress.com/2010/04/4.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Yaaah … kenapa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena aku terlalu sibuk mengurusi dunia nyata dan segala isinya. Pola pikir Gendhis berbeda banget sama aku, makanya dia adalah salah satu yang menjadi sumber inspirasi aku dalam berkarya, my prime muse. Mungkin long weekend ini bisa quality time lagi dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Karena salamatahari edisi ini temanya “Tanggal”, kalo denger kata “tanggal” apa yang ada di pikiran kamu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanggal itu adalah perpindahan jarum kehidupan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Punya pesen-pesen untuk pemirsa Salamatahari?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetaplah membaca Salamatahari yang selalu mendatangkan senyum. Tersenyum setiap Kamis berkat zine Salamatahari adalah salah satu langkah mudah menjaga kesehatan jiwa. Percayalah!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Waaah … jadi terharuuuu … terimakasih, ya …&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Lala kemudian merespon Salamatahari sebuah gambar personal yang manis ini. Dan Salamatahari semakin terharu:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-tDoVTVgntfE/Txd8eoqTlPI/AAAAAAAADj0/GYl5ahM7H7o/s1600/salamataharidarilala.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-tDoVTVgntfE/Txd8eoqTlPI/AAAAAAAADj0/GYl5ahM7H7o/s320/salamataharidarilala.jpg" width="272" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Teman-teman, mampirlah ke &lt;a href="http://lalabohang.wordpress.com/"&gt;http://lalabohang.wordpress.com&lt;/a&gt; atau follow twitternya di @lalabohang. Di sana kamu akan berkenalan dengan Gendhis dan segala wujud cinta Lala yang tak bersyarat. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Karena lalalala adalah nyanyian, cinta tak bersyarat Lala pun pastinya sebuah nyanyian. Di manapun kamu, ia akan menginspirasimu untuk terus menari dan menyanyi tanpa lelah ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;foto Lala Bohang dirampok dari facebooknya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5956348345211381293?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5956348345211381293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5956348345211381293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5956348345211381293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5956348345211381293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/lala-bohang-dan-cinta-tanpa-syaratnya.html' title='Lala Bohang dan Cinta Tanpa Syaratnya'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-ksF-AP7fW7o/TxcIdRk4dlI/AAAAAAAADiM/GWzxaVlktUU/s72-c/215477_10150162554662485_538917484_6%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4012382336988467933</id><published>2012-01-19T00:58:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T01:09:06.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 105: Tanggal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><title type='text'>Meninjaw Gambar Selaw</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Ruru Shop, 29 Desember 2011 – 11 Januari 2012-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pameran Apocalypse Gambarselaw&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika kamu membaca artikel ini, pameran yang berlangsung di Ruru Shop selama dua pekan tersebut pasti sudah selesai dan karya-karyanya mungkin sudah ditanggalkan. Tetapi ada yang tetap tinggal. Kegiatan menggambar saban Kamis pukul 20.00-23.00 di Ruru Shop Jln. Tebet Timur Dalam Raya no. 6, Jakarta Selatan, serta blog mereka &lt;a href="http://www.gambarselaw.blogspot.com/"&gt;http://www.gambarselaw.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-FaLqPZQ3TA0/TxcH60_IXRI/AAAAAAAADgU/26DizTq6-J0/s1600-h/pintu3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="260" src="http://lh5.ggpht.com/-Xz8hfB9OoYw/TxcH8eqECRI/AAAAAAAADgc/SQq73kVVhss/pintu_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="200" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sebetulnya pameran ini buat launching blogspot kita,” kata Jarot, pemuda yang aktif di kegiatan Gambarselaw yang kerap disingkat menjadi Galaw. Karena pameran dilangsungkan di akhir tahun 2011, ketika kita akan menapaki 2012 yang fenomenal dengan isu kiamat itu, tema “Apocalypse 2012” pun diambil. Para peserta Galaw diajak merespon kiamat dengan caranya sendiri-sendiri. Berikut beberapa karya mereka:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-aQDiY8LgcAw/TxcIAmIhwhI/AAAAAAAADgk/dX9KGyznmGQ/s1600-h/warisover3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh3.ggpht.com/-ygJP1470ULw/TxcICIs7vpI/AAAAAAAADgs/C3Lfz43LSSI/warisover_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-QgRpOM7yCsg/TxcIFthDyaI/AAAAAAAADg0/k__W1mJ6ql8/s1600-h/jembrengan3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-_lPyr0lZmxw/TxcIG8XzgNI/AAAAAAAADg8/X4OYU9KKLBo/jembrengan_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-a5jaqGLzL3s/TxcIIzvkmiI/AAAAAAAADhE/zvv5bA39YVk/s1600-h/acan3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-hWUA7OKlrg8/TxcIKMJg6PI/AAAAAAAADhM/HUldZ1-Ah-c/acan_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kita sengaja bikin pameran di tempat yang orang datengnya bukan buat liat pameran,” ungkap Jarot lagi. Itu sebabnya meski Ruru Shop bertetangga dengan Ruru Gallery, teman-teman Galaw justru memilih Ruru Shop yang biasanya disambangi untuk jajan-jajan souvenir sebagai ruang pamer.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-3yvcvpqKczo/TxcIM2HOS4I/AAAAAAAADhU/Eb1_7VkDyC8/s1600-h/pameranditoko3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-QX9CBAuIlFs/TxcIODFeNlI/AAAAAAAADhc/SlB9eahmdXM/pameranditoko_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di mata saya, kegiatan seperti Galaw ini membuat seni jadi sesuatu yang tak terpisah dari kehidupan sehari-hari. Teman-teman Galaw berkumpul dan menggambar dalam suasana yang santai dan bermain-main kemudian memamerkannya tanpa beban [saya juga jadi menuliskannya tanpa beban aturan apa-apa ;)] . Mereka pun merespon isu dengan cara yang &lt;i&gt;casual&lt;/i&gt;, misalnya dengan membuat mixtape dan kartu pos atau menghadirkan perabot sehari-hari secara apa adanya sebagai bagian dari karya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-3QqHDO0Vc6o/TxcIQw3TgYI/AAAAAAAADhk/-CKc5kZPKUg/s1600-h/perabotapadanya3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh3.ggpht.com/-EB_IICFK9us/TxcISOVzWuI/AAAAAAAADhs/gsh8ePOgYXE/perabotapadanya_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walau mengangkat tema yang selintas terdengar berat dan mengerikan – kiamat – para “penggalaw” ini tampak gembira-gembira saja. Dan dari antara seluruh &lt;i&gt;angle &lt;/i&gt;yang saya lihat di pameran ini, ini adalah favorit saya:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-VGNejTzQ7NU/TxcIVYj5VAI/AAAAAAAADh0/Cm-ZtzFciaU/s1600-h/anglefavorit3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-Hq-u8aQHJIE/TxcIWjPbZOI/AAAAAAAADh8/YbYW65zxDyo/anglefavorit_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…. menurutmu kenapa, hayo ? ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4012382336988467933?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4012382336988467933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4012382336988467933' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4012382336988467933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4012382336988467933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/meninjaw-gambar-selaw.html' title='Meninjaw Gambar Selaw'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-Xz8hfB9OoYw/TxcH8eqECRI/AAAAAAAADgc/SQq73kVVhss/s72-c/pintu_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-2607940812353080187</id><published>2012-01-19T00:56:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T01:06:46.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 105: Tanggal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='behind the scene salamatahari'/><title type='text'>Cerita Papertoy dari Jessica</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pertama lihat papetoy versi Dea n Didik (DD=double D) aku udah jatuh cinta sama si green beetle. Langsung deh aku searching link-nya yg ternyata akses nya diblok dari kantor. hiks hiks...why??&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya dapet juga modul papertoynya. Langsung aja kubikin secepat mungkin waktu pulang dari kantor, dari jam 8-10 malem. (Dea, klo aku emang suka bikin-bikin kayak gini. Jadinya cepet, sambil ngantuk-ngantuk gitu hehehe)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Voila!! Happy New Year from Green Beetle versi Jess untuk DD dan teman-teman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-RGSN5LfD4jg/TxcHhHIwmeI/AAAAAAAADfk/Hw7WE3vc4ww/s1600-h/image13.jpg"&gt;&lt;img alt="image1" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-l0OQjIovuEA/TxcHiHJoZhI/AAAAAAAADfs/04zAtBOy1Yw/image1_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="image1" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi Green Beetle versi Jess nyasar ke kantor Nutrisari. Gak ada Green Apple di sana. Green Bettle punya temen baru si Green Orange (si oranye yang kehijauan). Because their colors are green, they always grin on my desk.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi bukan jeruk makan jeruk :D&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-Jess-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-NRDZvJOSurQ/TxcHnlVID6I/AAAAAAAADf0/T4PvJQ2pCF4/s1600-h/image23.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="image2" border="0" height="137" src="http://lh5.ggpht.com/-VZXXMJBssZ8/TxcHopA_w-I/AAAAAAAADf8/3xRTTWAZoQQ/image2_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="image2" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;Ps: klo punyaku kubikin celah di boks nya. Buat masukin receh. Sampei skrng sih msh kosong. Ntar akhir taun mudah-mudahan penuh ya :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Teman-teman, Jessica Mulina adalah salah satu sahabat Salamatahari sejak dulu. Sayangnya dia nggak punya blog yang bisa di-link. Tapi dia &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/04/mengantar-salmatahari-untuk-jessica.html"&gt;pernah hadir sebagai penyalamatahari di Salamatahari edisi 21: Angin&lt;/a&gt;. Kini Jess bekerja di Bekasi. Pekerjaannya seputar kebun-berkebun katanya. Selain bekerja, ia juga rajin berolahraga dan membuat craft things. Seru, ya?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Pssst … ternyata dia juga membuat versi lain kalender Love is Old, Love is New ini, lho. Katanya untuk temannya yang penggemar kucing. Lihat ini:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-bjM9w7233t8/TxcHsemgu7I/AAAAAAAADgE/NRsxSIelcFU/s1600-h/image34.jpg"&gt;&lt;img alt="image3" border="0" height="235" src="http://lh5.ggpht.com/-2PkwPal3YLQ/TxcHtYdQaoI/AAAAAAAADgM/e_JXTGOUxG4/image3_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="image3" width="303" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Setuju, Jess, mudah-mudahan akhir tahun si beetlenya penuh biar kamu bisa traktir kita-kita =D&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;*Papertoy “Love is Old, Love is New” bisa didonlot di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?an05xrb9v49tgn3"&gt;mari&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-2607940812353080187?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/2607940812353080187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=2607940812353080187' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2607940812353080187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2607940812353080187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/cerita-papertoy-dari-jessica.html' title='Cerita Papertoy dari Jessica'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-l0OQjIovuEA/TxcHiHJoZhI/AAAAAAAADfs/04zAtBOy1Yw/s72-c/image1_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7613193989906696504</id><published>2012-01-12T00:55:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T01:18:53.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 104: SoalEssay'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Soal-soal Essay</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, minggu ini Salamatahari tidak membuat ceritanya sendiri. Kamulah yang bertugas membuatnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat mengisi soal-soal essay. Tuliskan uraianmu di lembar jawaban yang kau inginkan. Boleh juga kau tulis di bagian komentar posting&amp;nbsp; ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-jeukwPWzDfs/Tw3NEeozOmI/AAAAAAAADe8/rDp7f1RY1F4/s1600-h/cover1046.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="279" src="http://lh5.ggpht.com/-0lt2qx5s-E8/Tw3NFTCWIFI/AAAAAAAADfE/kBtN5qeFj94/cover104_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="338" /&gt;&lt;/a&gt;Endtaskan kemiskinan! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7613193989906696504?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7613193989906696504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7613193989906696504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7613193989906696504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7613193989906696504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/soal-soal-essay.html' title='Soal-soal Essay'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-0lt2qx5s-E8/Tw3NFTCWIFI/AAAAAAAADfE/kBtN5qeFj94/s72-c/cover104_thumb4.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4119792413864668078</id><published>2012-01-12T00:52:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T01:08:07.477+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 104: SoalEssay'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lapakerabat'/><title type='text'>Cardtopost</title><content type='html'>&lt;b&gt;Apa yang kau ketahui tentang Cardtopost ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;……………………………………………………….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;……………………………………………………….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Perhatikan Header berikut ini:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-EzeIhd-GZRc/Tw3MNuYVD-I/AAAAAAAADes/N3tnwDRO11c/s1600-h/header5.jpg"&gt;&lt;img alt="header" border="0" height="131" src="http://lh6.ggpht.com/-TKaU_LON2KA/Tw3MREv4jVI/AAAAAAAADe0/jETkDsl6OUo/header_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="header" width="290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;a. Siapa yang mebuat header keren ini ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;……………………………………………………………..&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;b.Di manakah header keren ini dipasang?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;c. Tuliskan pendapatmu mengenai header ini!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4119792413864668078?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4119792413864668078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4119792413864668078' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4119792413864668078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4119792413864668078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/cardtopost.html' title='Cardtopost'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-TKaU_LON2KA/Tw3MREv4jVI/AAAAAAAADe0/jETkDsl6OUo/s72-c/header_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3871389932057314603</id><published>2012-01-12T00:49:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T01:07:34.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 104: SoalEssay'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><title type='text'>Anak Beruang</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Buatlah cerita Anak Beruang berdasarkan ilustrasi berikut ini!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-xAHrfAfO1Dk/Tw3LwTWA52I/AAAAAAAADec/5lCheAtYv7Q/s1600-h/anakberuangdibawahlampu4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="204" src="http://lh6.ggpht.com/-axEtVqMqqHE/Tw3LxVx7HxI/AAAAAAAADek/FoGGqIiB7cg/anakberuangdibawahlampu_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="286" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3871389932057314603?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3871389932057314603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3871389932057314603' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3871389932057314603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3871389932057314603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/anak-beruang.html' title='Anak Beruang'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-axEtVqMqqHE/Tw3LxVx7HxI/AAAAAAAADek/FoGGqIiB7cg/s72-c/anakberuangdibawahlampu_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1272616904045296110</id><published>2012-01-12T00:48:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T01:06:44.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 104: SoalEssay'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><title type='text'>Bienalle Jakarta 2012 – Jakarta Maximum City</title><content type='html'>&lt;b&gt;Ceritakan apa yang kau ketahui mengenai Bienalle Jakarta tahun ini!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;……………………………………………………………………..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;……………………………………………………………………..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Karya siapa sajakah ini? Tuliskan pula pendapatmu mengenai karya-karya ini!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;a. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-BZ_DJ-JtxSw/Tw3LX2C4LAI/AAAAAAAADd8/85Ya_FQ_rwE/s1600-h/resized34.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="173" src="http://lh3.ggpht.com/-fEk7IwKOUr4/Tw3LY9kaogI/AAAAAAAADeE/aRatCLa2c4E/resized3_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="222" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;……………………………………………………………………………………………&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;…………………………………………………………………………………………..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;……………………………………………………………………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;/div&gt;&lt;b&gt;b.&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-ZC6aCAHYpyU/Tw3LajxMDJI/AAAAAAAADeM/nG2DJ3mppa0/s1600-h/resized23.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="260" src="http://lh3.ggpht.com/-oV30Mxbz63E/Tw3Lbie_bLI/AAAAAAAADeU/5vpDn_ATR1o/resized2_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;br /&gt;&lt;b&gt;…………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;…………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1272616904045296110?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1272616904045296110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1272616904045296110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1272616904045296110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1272616904045296110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/bienalle-jakarta-2012-jakarta-maximum.html' title='Bienalle Jakarta 2012 – Jakarta Maximum City'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-fEk7IwKOUr4/Tw3LY9kaogI/AAAAAAAADeE/aRatCLa2c4E/s72-c/resized3_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4964018579395216856</id><published>2012-01-12T00:46:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T01:05:57.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 104: SoalEssay'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam opini'/><title type='text'>Salamatahari edisi ini</title><content type='html'>&lt;b&gt;Tuliskan opinimu tentang Salamatahari edisi 104 ini!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;………………………………………………………………………&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;................................................................................ &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4964018579395216856?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4964018579395216856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4964018579395216856' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4964018579395216856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4964018579395216856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/salamatahari-edisi-ini.html' title='Salamatahari edisi ini'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-2157049626221991597</id><published>2012-01-05T08:27:00.003+07:00</published><updated>2012-01-05T08:46:03.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 103: Barudak'/><title type='text'>Baru(dak)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Selamat tahun baru, Teman-teman, selamat berjumpa kembali dengan &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; edisi pertama di tahun 2012. Minggu ini Salamatahari akan berbagi cerita seputar “barudak”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di dalam bahasa Sunda, &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; yang berangkat dari kata dasar &lt;i&gt;budak &lt;/i&gt;(anak) mengandung arti “anak-anak” (jamak). Tak hanya mengacu pada anak-anak kecil, &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; pun sering digunakan untuk menunjuk sekelompok orang yang dianggap dekat. Misalnya begini:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“&lt;i&gt;Sareng saha ka imah nini ?” &lt;/i&gt;(sama siapa ke rumah nenek?)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Barudak …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena ada kata “baru” dalam “barudak”, Si Dea mengangkatnya sebagai tema tahun baru di Salamatahari edisi 103. Ada &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; Lakon Animasi yang bersatu padu membangun pelatihan demi kemajuan dunia animasi di Indonesia, ada cara mengapresiasi &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; ala Chicko: melalu Gembrit Awards, ada &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; yang terbentur hukum alam dalam Anak Beruang, dan ada &lt;i&gt;barudak&lt;/i&gt; &lt;i&gt;gelo &lt;/i&gt;serta &lt;i&gt;neng geulis &lt;/i&gt;telaten yang mengerjakan papertoy The Beetle bersama-sama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga tahun yang baru ini penuh keceriaan dan menghasilkan yang baik-baik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lemparkan kembang api tahun baru ke udara. Seiring raya warnanya, dengarkan suaranya pecah terbentur bintang-bintang : Barudak! Barudak! Barudak!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-0oylGgTFiO8/TwT8koDmstI/AAAAAAAADds/rbvm4dC-QWk/s1600-h/cover103revisi6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="288" src="http://lh6.ggpht.com/-RMoL05xH_QA/TwT8lukzdvI/AAAAAAAADd0/6-AUVm5W-fI/cover103revisi_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="364" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Teman-teman, pola si kumbang ini minta diunduh banget, lho di &lt;/i&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?an05xrb9v49tgn3"&gt;&lt;i&gt;sini&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-2157049626221991597?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/2157049626221991597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=2157049626221991597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2157049626221991597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2157049626221991597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/barudak.html' title='Baru(dak)'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-RMoL05xH_QA/TwT8lukzdvI/AAAAAAAADd0/6-AUVm5W-fI/s72-c/cover103revisi_thumb4.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7816725034079433174</id><published>2012-01-05T08:27:00.001+07:00</published><updated>2012-01-05T08:50:40.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 103: Barudak'/><title type='text'>Anak Singa Tak Berbulu Domba</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa tidur di bawah pohon rindang, dekat kumpulan domba. Ia tampak lelah dan marah. Tapi Anak Beruang tak pernah takut pada singa marah, apa lagi jika singa itu masih anak-anak. Maka ia menggganggunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hei, Anak Singa, Anak Singa, Anak Singa … bangun …,” Anak Beruang mengguncang-guncang Si Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa mengerjap. Tampak kesal karena diganggu Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-iCSR-tfeLwU/TwT8YMP8zKI/AAAAAAAADdM/Ufid1ASQpH0/s1600-h/014.jpg"&gt;&lt;img alt="01" border="0" height="243" src="http://lh4.ggpht.com/-Rw6QtNHWEs4/TwT8ZRcO-VI/AAAAAAAADdU/8fwibIDYR5w/01_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="01" width="314" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat tahun baruuuu,” sapa Anak Beruang sambil duduk di hadapan Si Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ada apa?!” tanya Anak Singa galak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Nggak ada apa-apa. Cuma mau bilang ‘selamat tahun baru’ saja,” sahut Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu ini kurang kerjaan, ya, membangunkan singa tidur cuma untuk bilang begitu?!” tanya Si Anak Singa kesal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu yang kurang kerjaan di siang yang cerah begini sempat-sempatnya tidur,” balas Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah dibangunkan Anak Beruang, Anak Singa tak dapat tidur lagi. Ia menatap lurus ke arah kawanan domba yang sedang merumput. Anak Beruang menduga, sebentar lagi Anak Singa akan menerkam mereka. Ternyata tidak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Anak Beruang, pernah tahu Anak Singa yang selalu bermain bersama anak-anak domba, tidak?” tanya Anak Singa tiba-tiba.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang menggeleng.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu tahu kalau aku separuh domba, separuh singa?” tanya Anak Singa lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hah? Mana bagian dombanya?” tanya Anak Beruang sambil meneliti seluruh tubuh Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Justru itu …,” lalu Anak Singa mulai bercerita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika masih lebih kecil lagi, Anak Singa sering bermain sendiri. Ia belum tahu cara mencari mangsa, dan belum tahu apa makanannya. Ibu dan Ayahnya selalu pulang membawa bangkai. Anak Singa tak tahu bangkai-bangkai itu sebelumnya pernah hidup. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada suatu hari, ia bermain-main ke padang rumput dan bertemu anak-anak domba. Anak-anak domba pun belum tahu binatang apa yang mungkin memangsanya. Maka, ketika bertemu singa yang masih anak-anak juga mereka bermain bersama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kata ibu kami, beberapa binatang di hutan ini berbahaya,” kata salah satu Anak Domba ketika itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya. Tapi pasti binatang itu tidak seperti kamu,” tambah Anak Domba lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya. Pasti tidak seperti aku. Aku tidak berbahaya sama sekali,” ujar Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebiasaan bermain bersama terus berlanjut. Persahabatan yang erat terjalin antara Anak Singa dan anak-anak domba. Mereka sama-sama suka minum air sungai dan makan buah-buahan di pinggir sungai. Mereka suka berguling-guling di rumput, bermain kejar-kejaran hingga pada suatu ketika orangtua mereka datang …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“ANAK-ANAK! Cepat ke sini! Berbahaya!” seru Ibu Domba panik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Bahaya apanya, Bu?” tanya anak-anak domba heran.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu Domba cepat-cepat menggiring anak-anaknya menjauh, meninggalkan Anak Singa yang kebingungan. Dari kejauhan, Anak Singa melihat Ibu Domba menasehati anak-anaknya. Anak Singa juga melihat teman-temannya berusaha membantah dan memberikan penjelasan, tapi Ibu Domba tak mau mendengar. Anak Singa merasa sedih. Dalam hati ia bertanya-tanya. Apa dia dianggap sebagai binatang yang berbahaya? Tapi kenapa?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan lunglai Anak Singa berbalik arah. Ternyata tepat di belakangnya telah berdiri Ibu dan Bapak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu sudah mulai belajar mencari mangsa sendiri, ya? Pintar sekali, Nak,” puji Bapak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa tidak mengerti.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ada berapa domba yang berhasil kau tangkap?” tanya Ibu Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tangkap? Mereka teman-temanku,” sahut Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Teman-teman? Mereka makanan kita. Kamu harus belajar menerkamnya!” tegas Bapak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku tidak mau,” Anak Singa ingin menangis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu harus. Sini kuajari,” tiba-tiba Ibu Singa berlari ke arah kerumunan domba. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa mengejarnya, “Jangan Ibu, jangan …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedua singa itu lalu berkejar-kejaran. Ibu Singa mengejar kumpulan domba yang kocar kacir ketakutan, sementara Anak Singa mengejar ibunya. Ketika Ibu Singa hampir mendapatkan seekor domba, dengan cepat Anak Singa menyerang ibunya. Menggigit kakinya agar tak bisa berlari. Menerjangnya agar menjauh dari kawanan domba.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku akan menerkam siapapun yang melukai teman-temanku!” aum Anak Singa dengan ganas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apa-apaan kamu ini?! Sok pahlawan! Kamu tahu biasanya kamu makan binatang-binatang seperti ini juga?!” hardik Ibu Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa terkesiap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ketahuilah. Naturmu adalah binatang buas. Pemangsa daging! Kamu harus belajar menerkam mereka!” tegas Ibu Singa. Setelah itu ia dan Bapak Singa berlalu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepeninggal orangtuanya, Anak Singa menjadi bingung. Biar bagaimanapun ia tak mungkin memangsa domba. Jika naturnya memakan teman, ia memilih tak usah menjadi singa saja. Ia akan belajar makan buah-buahan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu bisa makan madu. Aku juga makan madu,” kata Anak Beruang setelah Anak Singa menyudahi ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Terima kasih. Nanti aku coba,” sahut Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apakah kamu lelah dan marah gara-gara kejadian yang kamu ceritakan barusan?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku selalu lelah dan marah melihat singa yang akan menerkam domba. Semua singa menganggapku pahlawan kesiangan. Padahal bukan itu masalahnya. Ketika mereka akan menerkam domba, aku merasa akan diterkam juga. Bermain dengan domba membuat sebagian diriku adalah domba,” tutur Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Mungkin itu naturmu,” komentar Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Mungkin juga,” sahut Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa kembali meletakkan kepalanya di atas tanah. Anak Beruang jadi menyesal mengganggunya. Seharusnya dalam kelelahan dan kemarahan yang seperti itu, Anak Beruang membiarkannya tidur beristirahat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apakah kamu punya teman yang menyalahi naturmu yang seharusnya, Anak Beruang?” tanya Anak Singa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang mencoba mengingat-ingat. Tapi ia malah jadi bertanya, teman seperti apa yang menyalahi naturnya? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Singa tak menunggu jawaban Anak Beruang. Ia kembali memejamkan mata dan segera tertidur kembali. Dalam beristirahat pun kelelahannya seperti tak akan reda. Merasa simpati, Anak Beruang membelai-belai Anak Singa dengan sayang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hei, lihat, ada anak-anak lagi!” seru seekor Anak Domba ketika melihat Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ssst … hati-hati, siapa tahu dia binatang yang berbahaya. Ingat kata Ibu,” pesan Anak Domba yang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-kIKP8ON_WtY/TwT8c_jCpFI/AAAAAAAADdc/9AjZI46S-JI/s1600-h/029.jpg"&gt;&lt;img alt="02" border="0" height="247" src="http://lh5.ggpht.com/-cBfe6aKOVvM/TwT8d2O5kYI/AAAAAAAADdk/WEniq7i5H-Y/02_thumb5.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="02" width="314" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang tak pernah tahu ia termasuk binatang berbahaya atau tidak. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara anak-anak domba berbisik-bisik, Anak Beruang beranjak pulang. Ia meninggalkan sebotol madunya untuk Anak Singa, semoga ia suka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hukum mempunyai aturan yang berlaku umum, tapi ada saja satu-dua makhluk yang harus diadili dengan aturan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang pulang dengan langkah yang terasa berat. Apakah berpikir mana yang adil dan mana yang tidak membuatnya harus dihukum oleh kesadaran bahwa ia tidak sungguh berpijak?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artwork &lt;b&gt;&lt;a href="http://digitalpisang.blogspot.com/"&gt;Fransis&lt;/a&gt;. &lt;/b&gt;Koko-koko serba bisa yang eksentrik dan penuh kejutan ini mengejutkan Dea juga dengan artwork yang dia bikin untuk Anak Beruang edisi ini. Bukan gambar biasa melainkan… apa menurutmu ? Hehe …&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea nggak akan banyak menjelaskan. Liat gimana ajaibnya dia di &lt;a href="http://digitalpisang.blogspot.com/"&gt;http://digitalpisang.blogspot.com/&lt;/a&gt; ;)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Coba tanya kenapa dia ngefans sekali sama pisang …&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7816725034079433174?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7816725034079433174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7816725034079433174' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7816725034079433174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7816725034079433174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/anak-singa-tak-berbulu-domba.html' title='Anak Singa Tak Berbulu Domba'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-Rw6QtNHWEs4/TwT8ZRcO-VI/AAAAAAAADdU/8fwibIDYR5w/s72-c/01_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5056292604924735980</id><published>2012-01-05T08:26:00.001+07:00</published><updated>2012-01-05T08:45:27.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 103: Barudak'/><title type='text'>…and the Gembrit Awards Goes to ….</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-XTv2sbm6BNs/TwT8KT1to-I/AAAAAAAADc8/3ji15mC5nuM/s1600-h/317641_10150322116988049_596153048_7.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="317641_10150322116988049_596153048_7937515_447054859_n" border="0" height="249" src="http://lh3.ggpht.com/-bnwwVKcszKw/TwT8LbydImI/AAAAAAAADdE/0LVeCUtsG-c/317641_10150322116988049_596153048_7%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="317641_10150322116988049_596153048_7937515_447054859_n" width="187" /&gt;&lt;/a&gt; Pernah dengar “Gembrit Awards”? Kalau belum, ini ceritanya. Kalau sudah? Pasti belum tahu cerita lengkapnya kan? Simak langsung obrolan Salamatahari dengan Chicko Handoyo si penyelenggara penghargaan meriah carey ini.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Apa hubungan Gembrit Awards dengan MTV Awards?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Chick, kalo nama lo Chicko Handoyo, Gembrit itu dari mana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gembrit itu artinya GEMini BRITney.. hehehe, gak denk.. Gembrit itu –dengan ‘e’ seperti pada kata ‘ember’- panggilan dari kakak-kakak waktu aku masi kecil, gak tau artinya apaan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sehari-hari kegiatan dan hobi kamu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Senin – Jumat kerja keras cari duit, Sabtu – Minggu ngabisin duit hasil kerja keras. Hobinya menulis, menulis di twitter. Hahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hnah. Ngomong-ngomong soal twitter, kamu kan punya award taunan di twitter, “Gembrit Awards”. Cerita dong tentang award ini …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gembrit Awards ini semacam apresiasi buat orang-orang yang aku follow di twitter, karena mereka ini punya keunikan tersendiri dalam tweet-tweetnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Udah berlangsung dari kapan Gembrit Awards ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini udah tahun ke-dua. Dari akhir 2010. Kepikiran sih dari 2009an cuma twitter belum begitu rame waktu itu, jadi ya ga rame aja gitu kalo rame sendiri, ya gak? Kepikirannya waktu itu kalo ga salah dari acara MTV Awards, hahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha. Yang milih nominatornya kamu sendiri atau ada timnya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Milihnya berdasarkan apa, Chick?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Milihnya berdasarkan twit-twit mereka, contoh kategori #lakibanget, ya aku cari tiga orang yang twit-twitnya paling laki di timeline aku.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahaha. Emang kategorinya apa aja, sih ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiap taun beda-beda kategorinya, tergantung mood aku, biasalah Gemini,, hahahaha... Taun ini ada delapan belas kategori, dari RAZOR THUMB sampe SUPERMOM, daftar lengkapnya ada di &lt;a href="http://gembrit.wordpress.com/2011/12/30/gembrit-awards-2011/"&gt;sini&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Siapa sih pemenang Gembrit Awards paling hits di Gembrit Awards edisi perdana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aduh siapa yaa,, yang paling diinget itu pas #GembritAwards2010 yang menang kategori SELEBTWIT yaitu @nisankubur. Hahahaha. #GembritAwards2010 belum pake sistem voting, jadi ya keputusan di aku. Aku pilih karena twit-twitnya menarik dan gak ngebosenin. Adaaa … aja akalnya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sekarang milihnya udah pake sistem voting, ya? Gimana tuh sistemnya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tinggal mention aku (@Gembrit) + nama kategori + nama nominee + tagar #GembritAwards2011&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Gimana respon temen-temen sama Gembrit Awards ini, Chick?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sumpah aku gak pernah nyangka #GembritAwards2011 sambutannya bakal semeriah ini, apalagi banyak temen-temen yang bantu aku bacain nominasi dan mereka seneng, penonton seneng, tapi aku pastinya yang paling seneng karena bisa menghibur mereka semua. Keseruannya? Seru bangeeeeeeeeeetttt!! Coba buka twitter dan search tagar #GembritAwards2011, liat twit-twit yang tgl 30 – 31 Desember 2011, aku aja masih suka ketawa-ketawa n terharu ngeliat reaksi superduper lebay mereka. Hahahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terus, terus, pengennya ke depannya Gembrit Awards ini berkembang gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengennya ada sponsor buat ngasi hadiah kepada seluruh pemenang, nominator, dan lucky voters. Hahaha..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Amiiiin. Semoga harapannya tercapai. Terakhir. Silakan berikan pesan-pesan kepada pemirsa Salamatahari. Sapa tau taun depan ada yang pengen ikutan voting ato berharap masuk nominasi Gembrit Awards … hehehe …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga ramalan Bangsa Maya salah, dan semoga tahun 2012 ini twitter belum punah, jadi bakal ada #GembritAwards2012. Mau masuk nominasi? Coba berikan ciri khas unik dan konsisten pada setiap twit kamu, contoh: @salamatahari yang konsisten ngasih tebakan garing. Hahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Bagaimana teman-teman? Seru, bukan? Mulai bagikan keseruan-keseruan yang sehat di dunia linimasa. Selain menghibur dan bermanfaat bagi Teman-teman, siapa tahu tahun depan kamu menjadi pemenang Gembrit Awards … hehehe ….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ayo, follow @Gembrit dari sekarang ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5056292604924735980?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5056292604924735980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5056292604924735980' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5056292604924735980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5056292604924735980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/and-gembrit-awards-goes-to.html' title='…and the Gembrit Awards Goes to ….'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-bnwwVKcszKw/TwT8LbydImI/AAAAAAAADdE/0LVeCUtsG-c/s72-c/317641_10150322116988049_596153048_7%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4897637982777840064</id><published>2012-01-05T08:24:00.001+07:00</published><updated>2012-01-05T08:45:44.880+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lapakerabat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 103: Barudak'/><title type='text'>Lakon (Animasi) Pada Suatu Ketika</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sebuah pasar terlihat padat. Gumaman orang-orang yang beraktivitas berbaur dengan lagu “Perdamaian” yang terdengar sayup-sayup. Kamera bergerak menembus kepadatan, menuju sebuah warung tempat lagu “Perdamaian” besumber.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Seorang pria tua siap menyantap mi pesanannya. Tiba-tiba suara radio yang mengumandangkan lagu “Perdamaian” terganggu. Bumi bergetar. Seisi pasar tercengang. Langit menjadi gelap ketika sebentuk makhluk asing menguasai angkasa dan …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-26aaiH6hPrc/TwT7zm5mObI/AAAAAAAADcc/3ZGvdV_HFsg/s1600-h/padasuatuketika014.jpg"&gt;&lt;img alt="padasuatuketika01" border="0" height="214" src="http://lh4.ggpht.com/-Oh38MDK99f4/TwT70wTMUwI/AAAAAAAADck/wtBwKptT-Ug/padasuatuketika01_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="padasuatuketika01" width="276" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Narasi di atas merupakan gambaran cuplikan film pendek “Lakon Pada Suatu Ketika” (LPSK) garapan Lakon Animasi. Beberapa waktu belakangan, animasi pendek buatan anak bangsa ini menghebohkan dunia persilatan. Kualitasnya tidak kalah dengan film-film animasi Pixar misalnya. Tak hanya itu, di akhir LPSK pemirsa dibuat penasaran. Film yang beredar pada penghujung 2011 itu katanya akan bersambung ke babak ke dua di tahun 2012. Hmm. Berbagai rumor bertaburan. Konon film ini adalah &lt;i&gt;teaser&lt;/i&gt; film lain yang lebih panjang. Ada pula yang menduga LPSK dibuat untuk kepentingan iklan tertentu. Mana yang betul? Untuk memastikannya, Salamatahari langsung menghubungi Lakon Animasi yang berdomisili di Solo, Jawa Tengah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“LPSK hanya sebuah klip, tidak merepresentasikan gagasan video yang lebih panjang. Hanya akan disambung dengan babak ke-2 yang waktunya pun belum dapat kami pastikan. LPSK hanya merupakan video uji materi pelatihan yang rencananya akan kami langsungkan dalam format uji coba di tahun 2012 ini,” tutur Mas Siswanto, manajer pelatihan Lakon Animasi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-mDqTb3Qd4CU/TwT71sPBfxI/AAAAAAAADcs/MM6fXfaJbMo/s1600-h/logo4.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="logo" border="0" height="160" src="http://lh5.ggpht.com/-k6y2bjQY82g/TwT73FnwL8I/AAAAAAAADc0/Y0tvah76kqg/logo_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="logo" width="157" /&gt;&lt;/a&gt; Lakon Animasi sendiri adalah adalah sebuah komunitas-animasi yang lebih berorientasi pada bidang pelatihan animasi. Anggotanya adalah beberapa praktisi yang bermaksud membagi pengalaman di kerja animasi, meski sifatnya masih non-formal. LPSK adalah video pertama mereka. Karena programnya belum dimulai, mereka belum dapat bercerita banyak mengenai kegiatan mereka sehari-hari. “Animasi Indonesia perlu ditunjang pula dengan infrastruktur pendidikan yang baik dan komprehensif. Tanpa ini, animasi Indonesia akan jauh tertinggal dibanding negara-negara lain yang sekarang sudah lebih maju. Sebetulnya ada perkembangan yang cukup potensial (pada animasi Indonesia), tapi relatif lebih lambat dibandingkan negara-negara lain, misalnya Malaysia ,” ungkap Mas Siswanto. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena mereka keren sekali, di luar pertanyaan-pertanyaan yang Salamatahari ajukan, mereka dipersilakan berpromosi seseru-serunya di artikel ini. Teman-teman, tahukah apa tanggapan Lakon Animasi terhadap tawaran ini ? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Terima kasih”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hehehehe …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin mereka memang pengaut &lt;i&gt;show don’t tell&lt;/i&gt; sejati. Maka, jika ingin tahu lebih banyak tentang mereka, cari saja mereka di facebook “Lakon Animasi”, atau langsung hubungi mereka ke &lt;a href="mailto:info@lakonanimasi.com"&gt;info@lakonanimasi.com&lt;/a&gt; serta &lt;a href="mailto:lakon.studio@gmail.com"&gt;lakon.studio@gmail.com&lt;/a&gt; .&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Inilah hasil besutan mereka. Menurut Salamatahari, karya ini pun sudah lebih daripada sekedar promosi:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/fX2NYsn3L8w/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/fX2NYsn3L8w&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/fX2NYsn3L8w&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4897637982777840064?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4897637982777840064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4897637982777840064' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4897637982777840064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4897637982777840064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/lakon-animasi-pada-suatu-ketika.html' title='Lakon (Animasi) Pada Suatu Ketika'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-Oh38MDK99f4/TwT70wTMUwI/AAAAAAAADck/wtBwKptT-Ug/s72-c/padasuatuketika01_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4687125805425489665</id><published>2012-01-05T08:23:00.001+07:00</published><updated>2012-01-05T08:46:20.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='behind the scene salamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 103: Barudak'/><title type='text'>Papertoyor-toyoran di Akhir Tahun</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Rumah Dea, 31 Desember 2011-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Punya Vina udah jadi, lho?” kata Mbak Sup, pembantu rumah tangga kami.&lt;/div&gt;“Hah? Cepet amat? Mana, mana …?” tanya Dea takjub.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebentar kemudian Vina, anak tunggal Mbak Sup, datang dengan kalender papertoy garapannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-TqNYpcVdkCU/TwT6_7SNg1I/AAAAAAAADaM/fPyq4hJOj-0/s1600-h/vinadanpapertoy3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="224" src="http://lh5.ggpht.com/-BiSrpL4etYA/TwT7A5nFufI/AAAAAAAADaQ/iIuk9eg-2eY/vinadanpapertoy_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena Vina suka sekali berketrampilan tangan, pada tanggal 30 Desember malam&amp;nbsp; Dea menghadiahinya paket papertoy “Love is Old, Love is New”. Ternyata, keesokan paginya, si papertoy sudah rampung. Wow. Anak ini seperti raksasa yang membangun istana di cerita Roro Jonggrang!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Yah, kita punya belum, Em,” kata Dea kepada &lt;a href="https://twitter.com/#%21/omemdisini"&gt;Om Em&lt;/a&gt;, manager cabutan Salamatahari dan sahabat Dea yang sedang menginap di rumah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya. Bikin, yuk,” ajak Om Em.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka mulailah kami berprakarya. Vina sebagai senior yang sudah lebih dulu membuat membimbing kami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-JGl0uFJv6lY/TwT7DlDiZcI/AAAAAAAADac/OjgW48bRiAo/s1600-h/bimbinganvina3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/--ZR4aln12q8/TwT7E3WxKfI/AAAAAAAADak/_ULbhmOiNhI/bimbinganvina_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-Z5shyCGlRuk/TwT7Ia_cFvI/AAAAAAAADas/KSPu3FLNQbM/s1600-h/bimbinganvinadua3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-tBqv_YDw4fg/TwT7JaTiW2I/AAAAAAAADa0/5n_uUZhb3ls/bimbinganvinadua_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meskipun begitu, ujung-ujugnya hasil karya Dea tetap seperti ini berantakannya:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-OlLrCucbA98/TwT7LJKKkSI/AAAAAAAADa8/KkgbQdpaQjA/s1600-h/theheart3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-y07PoSbSHgk/TwT7Mc0287I/AAAAAAAADbE/tPsNrHwnLYM/theheart_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;… dan Om Em melarikan diri dari kekusutan dengan makan mi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-q6mEcxgbExg/TwT7RDdUpWI/AAAAAAAADbM/2QumeMxutVY/s1600-h/emakanmi3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="201" src="http://lh4.ggpht.com/-XNAZB7l9NPk/TwT7Sv2Ba5I/AAAAAAAADbU/DuHC_v2Dp5Q/emakanmi_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;… sementara itu, tanpa diminta Vina berinisitatif merapikan kekacauan yang ditimbulkan oleh &lt;i&gt;barudak gelo&lt;/i&gt; ini:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-scsHKtQXcBU/TwT7Ut_TdYI/AAAAAAAADbc/Beo5K8x8Ksw/s1600-h/vinangerapiin3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-Sjl0CNbd-P4/TwT7VnRKySI/AAAAAAAADbg/NddOMblf-M4/vinangerapiin_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-pGeEfVhM2oA/TwT7XTfRG-I/AAAAAAAADbs/spSCRgIyn-8/s1600-h/vinangerapiinpunyadea3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="260" src="http://lh3.ggpht.com/-vLXwOxHL-y4/TwT7ZPhiwkI/AAAAAAAADb0/LwxDp_ruing/vinangerapiinpunyadea_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="223" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Vin, kamu seneng banget, ya, bikin ini?” tanya Dea.&lt;br /&gt;“Iya,” sahut Vina. Tangannya tak berhenti menempel-nempel dengan terampil.&lt;br /&gt;“Yang punya gua kumbangnya palanya retak,” kata Om Em.&lt;br /&gt;“Hahaha … kumbang gua palanya mo gua masukin recehan biar bisa bunyi krincing-krincing,” kata Dea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-XbTrTSRcZfQ/TwT7a168RxI/AAAAAAAADb8/Giu3Wc6P7RU/s1600-h/palakumbangdea3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-DheU6NzSSvY/TwT7bzaMmZI/AAAAAAAADcE/DOlxLwsbJKo/palakumbangdea_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnyaaa … inilah dia hasil karya kami bertiga. Kiri ke kanan: Vina, Om Em, Dea:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-gU9wi--OpT4/TwT7fnpfgqI/AAAAAAAADcM/vOZPd9NyxMk/s1600-h/karyakami3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="181" src="http://lh4.ggpht.com/-icubjRde5nM/TwT7g4AgXWI/AAAAAAAADcU/1mcURVVZZdc/karyakami_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seru bukan ? Itu pengalaman kami. Ayo, dong, bagi pengalamanmu. Kirimkan ke &lt;a href="mailto:salamatahari.sundea@gmail.com"&gt;salamatahari.sundea@gmail.com&lt;/a&gt;. Unduh pola papertoy “Love is Old, Love is New” hasil kolaborasi Salamatahari dan &lt;a href="http://draft.blogger.com/dikids.blogspot.com"&gt;Dadik Triadi&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?an05xrb9v49tgn3"&gt;sini&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditunggu, yaaa … =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4687125805425489665?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4687125805425489665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4687125805425489665' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4687125805425489665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4687125805425489665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2012/01/papertoyor-toyoran-di-akhir-tahun.html' title='Papertoyor-toyoran di Akhir Tahun'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-BiSrpL4etYA/TwT7A5nFufI/AAAAAAAADaQ/iIuk9eg-2eY/s72-c/vinadanpapertoy_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-8600057327696617971</id><published>2011-12-29T00:33:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T00:56:20.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 102: Bad Day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>How We Pay the Bad Days</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di penghujung tahun biasanya kita me-&lt;i&gt;review&lt;/i&gt; kembali hari-hari yang telah lalu. Tak jarang kita menemukan &lt;i&gt;bad days&lt;/i&gt;:&lt;i&gt; &lt;/i&gt;sejumlah kegagalan dan saat-saat tak menyenangkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai manusia biasa, kita tak selalu berhasil menghadapinya dengan kalimat “yang sudah ya sudah”. &lt;i&gt;Bad days&lt;/i&gt; seperti hutang. Ia dapat muncul sewaktu-waktu dan menagih kita dengan penyesalan dan rasa kecewa. Satu-satunya cara membebaskan diri adalah melunasinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana melunasi &lt;i&gt;bad days &lt;/i&gt;? Berjalanlah terus ke depan &lt;i&gt;to make new days&lt;/i&gt;. Menimbun hari-hari yang baik di atas &lt;i&gt;bad days&lt;/i&gt; seperti membunuh hama wereng. Hari-hari yang baik akan tumbuh menjadi harapan, harapan akan tumbuh menjadi kita dengan pandangan baru, dan kita yang berpandangan baru akan tumbuh menjadi &lt;i&gt;good days&lt;/i&gt; dan buah-buahnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Butuh upaya untuk &lt;i&gt;making a day&lt;/i&gt;. Tapi butuh upaya yang lebih besar lagi untuk bertahan melawan laju waktu. Di penghujung tahun ini, ada posting-posting yang mengingatkan kita untuk terus bergerak maju karena jika tidak, hutang akan terus berbunga. Kalender papertoy “The Beetle Song” hasil kolaborasi Dadik Triadi dan Sundea menjadi bonus istimewa tutup tahun Salamatahari.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, doa dan optimisme menjaga langkah kita senantiasa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika suatu saat keadaan kembali tak menyenangkan, nyanyikanlah lagu Eros Djarot ini sambil terus bergerak maju: “Bad daaaaay pasti berlaluuuu, bad day pasti berlaluuuuu ….”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat menutup 2011 dan menjelang 2012&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-Xw1CxWPy9bc/TvtS6q1QLfI/AAAAAAAADZ8/Kvn_cnQCjUw/s1600-h/cover1025.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="265" src="http://lh5.ggpht.com/-H6fPPsXz0kU/TvtS75FSL3I/AAAAAAAADaE/ww9YITJ-gI0/cover102_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="341" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-8600057327696617971?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/8600057327696617971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=8600057327696617971' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8600057327696617971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8600057327696617971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/how-we-pay-bad-days.html' title='How We Pay the Bad Days'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-H6fPPsXz0kU/TvtS75FSL3I/AAAAAAAADaE/ww9YITJ-gI0/s72-c/cover102_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1561623924591125578</id><published>2011-12-29T00:32:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T00:53:56.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 102: Bad Day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><title type='text'>Budaya Fishwall</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ikan-ikan di dinding&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Diam-diam merayap&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Datang Anak Beruang …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“DOR!” Anak Beruang mengagetkan seekor ikan yang tengah merayap diam-diam di dinding rumahnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si ikan dinding tampak terkejut. Tapi ia cepat menguasai dirinya kembali. “Kamu ini, ada-ada saja.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku disuruh Ayah,” kata Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Disuruh Ayah Beruang mengagetkan aku? Nggak mungkin.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Bukan, bukan disuruh mengagetkan kamu …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setahun lalu Ayah Beruang mengunjungi sepupunya yang bekerja di Gelanggang Samudera. Ia memberi Ayah ikan dinding.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-tGxMX8QmTHc/TvtSnAl9jAI/AAAAAAAADZM/hb2JwMepQO0/s1600-h/sepupudinding4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="216" src="http://lh3.ggpht.com/-fmkj3w6lY70/TvtSoixVQWI/AAAAAAAADZQ/wjteazoB8Lw/sepupudinding_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="325" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ikan ini untuk kau pelihara di dinding, bukan di kolam,” pesan sepupu Ayah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apa makanannya?” tanya Ayah Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Setiap hari ia hanya makan waktu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jadi aku harus menyisihkan waktuku untuk ikan ini?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hanya sedikit setiap hari. Tidak akan membuatmu kehabisan waktu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hmmm,” Ayah Beruang mengangguk-angguk. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ini namanya budaya fishwall.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Budaya visual?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Budaya FISSHHH WALLL. Yah … mungkin dia punya bagian dalam budaya visual &lt;i&gt;but&lt;/i&gt; … &lt;i&gt;who cares&lt;/i&gt;? Dia adalah budaya fishwall yang makan waktu dan membantumu mengolah waktu. Selamat bersenang-senang dengan peliharaan barumu, ya,” pesan sepupu Ayah Beruang sambil menepuk-nepuk bahu Ayah Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesudah itu, pulanglah Ayah Beruang membawa ikan yang dipelihara di dinding. Anak Beruang menyukai mereka. Sepulang bermain di luar, hampir saban kali Anak Beruang mampir di depan ikan-ikan dinding dan menyapa mereka. Ia senang menonton Ayah memberi makan si ikan. Bunyinya selalu renyah dan menyenangkan: “Wreeek … “&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-FCXGznWxXN0/TvtSrWeXQFI/AAAAAAAADZc/fd-PnbwhiaY/s1600-h/budaya7004.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="202" src="http://lh3.ggpht.com/-H_4eM0xfYCA/TvtSsg5FZBI/AAAAAAAADZk/I8kCA_hseT0/budaya700_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="304" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jadi Ayah Beruang menyuruhmu apa?” tanya si ikan dinding.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ia menyuruhku memberi makan kamu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, baiklah …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang naik ke atas kursi kemudian memberi makan si ikan dinding “Wreeeekkk …”. Saat itu tanggal 1 Januari 2012. Anak Beruang mendapati bahwa lembar yang dirobeknya adalah lembar terakhir si ikan dinding. Setelah hari itu, ia tak perlu lagi memberi makan si ikan dinding. Tahu-tahu ia merasa sedih.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat tahun baru, Anak Beruang,” kata ikan dinding.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat tahun baru,” sahut Anak Beruang sendu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa kamu jadi sedih? Ayo ceria, dong …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sesudah ini kamu tidak bisa dipelihara lagi. Waktumu sudah habis,” kata Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Waktumu kan belum habis.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang diam saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ayah Beruang baru pulang dari rumah sepupunya yang bekerja di Taman Safari. Ia membawa peliharaan baru. “Kata sepupu ayah, ini namanya budaya rhinowall. Makanan dan cara memberi makannya juga sama dengan ikan dinding,” kata Ayah Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lalu si ikan ini bagaimana, Yah? Nggak akan dibuang kan?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ayah Beruang mengamati gambar ikan lumba-lumba di dinding yang sudah kehabisan waktu. Anak Beruang menatap ayahnya penuh harap. Ia menyayangi ikan itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak. Kita akan memberinya hidup baru. Dia akan kita bingkai dan kita pasang di kamar kamu. Selanjutnya, ikan dinding akan makan waktu dengan caranya sendiri,” kata Ayah Beruang akhirnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang berbinar senang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Baiklah. Sekarang, kita turunkan dulu si ikan dinding dari sini. Kita ganti dengan budaya rhinowall. Mau bantu Ayah?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang mengangguk-angguk.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang menurunkan ikan dinding sambil menyanyi-nyanyi dengan geramannya yang khas. Sepupu Ayah betul. Budaya Fishwall mempunyai bagian dalam budaya visual, apalagi setelah nanti si ikan dinding dipasang sebagai penghias kamar Anak Beruang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahun lalu, waktu milik ikan dinding merupakan bagian dari waktu Anak Beruang. Tahun ini mungkin sebaliknya. Tahun mendatang … tidak tahu. Berbagai kemungkinan melayang-layang di antara permainan waktu yang bercabang-cabang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya akan menyudahi segala keliaran ini dengan sebuah lagu. Lagu yang saya gunakan untuk membuka cerita:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Hap!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tidak tertangkap …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-ShSRd8G1O6M/TvtSvnwVSDI/AAAAAAAADZs/G8FsVw6-FQo/s1600-h/dindingdoang4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="205" src="http://lh3.ggpht.com/-rNASfx3ttA8/TvtSwl6BdWI/AAAAAAAADZ0/VfCW1v60x5E/dindingdoang_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="309" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1561623924591125578?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1561623924591125578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1561623924591125578' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1561623924591125578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1561623924591125578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/budaya-fishwall.html' title='Budaya Fishwall'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-fmkj3w6lY70/TvtSoixVQWI/AAAAAAAADZQ/wjteazoB8Lw/s72-c/sepupudinding_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5474802632560526054</id><published>2011-12-29T00:31:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T00:52:06.750+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 102: Bad Day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><title type='text'>Menerjang Bad Day 2012 Berdasarkan Zodiak</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, di salamatahari edisi 102 #proposal menghadirkan rubrik zodiak seperti di majalah-majalah. Tentunya tetap dengan gaya kami sendiri. Karena kami orangnya konservatif, kami masih mengikuti hitungan rasi lama (sebelum kehadiran Opiuchus).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meski tips-tips ini nggak bener-bener amat, pasti ada benernya juga... hehe … silakan simak …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Capricorn (21 Desember – 19 Januari)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-hm3_vaOv9W0/TvtSDQerfBI/AAAAAAAADWM/EB5L6eU3Pro/s1600-h/capricorn4.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="capricorn" border="0" height="224" src="http://lh6.ggpht.com/-y4LTJ7NrysE/TvtSEIkK9KI/AAAAAAAADWU/-OPJmNCZIQs/capricorn_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="capricorn" width="166" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;Tahun ini (juga tahun yang lalu dan tahun-tahun yang akan&amp;nbsp; datang) ancaman bad day para kambing datang dari tukang daging setempat. Masa depan sebagai sate dan sop mengintai. Kecenderungan Capricorn untuk senantiasa menyesuaikan diri dengan keadaan membuatnya rentan teraniaya. Tetapi ingatlah, Cap, dirimu juga punya kegigihan dan sisi keras kepala yang wow. Maka, padukan ketrampilanmu menyesuaikan diri dengan kekeraskepalaanmu. Berstrategilah tanpa kenal menyerah untuk menghadapi para tukang daging. Oke, oke?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Aquarius (20 Januari – 18 Februari)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-4zJaifGkKl8/TvtSFigFR4I/AAAAAAAADWc/sWoJX41cfZ0/s1600-h/aquarius5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="aquarius" border="0" height="216" src="http://lh4.ggpht.com/-FBkshbEKWXE/TvtSGq9KeQI/AAAAAAAADWk/nebAp_v19C4/aquarius_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="aquarius" width="164" /&gt;&lt;/a&gt;Sifat paling menonjol dari rasi yang satu ini adalah mood&amp;nbsp; yang berubah-ubah dan mudah terdistraksi. Bad day tahun ini (juga tahun yang lalu dan tahun-tahun yang akan datang) muncul jika perubahan mood dan distraksi menerpa di saat yang tidak tepat. Cara mengatasinya adalah … ikuti saja. APA?! IKUTI SAJA?! Iya. Ikuti saja, tapi dengan kesadaran penuh. Sesungguhnya mood yang berubah-ubah dan kemudahanmu terdistraksi seiring sejalan dengan kreativitasmu. Jika kamu sadar betul apa yang sedang kamu kejar, percayalah bahwa kamu dapat mencapai tujuanmu dengan banyak cara. Sungai mengalir ke mana saja. Tapi ia selalu tahu jalan mencapai lautnya ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pisces (19 Februari – 20 Maret)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-lp2blMiL9mU/TvtSIX3ED0I/AAAAAAAADWs/9JgxMkQjbx8/s1600-h/POPOPISCES5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO PISCES" border="0" height="237" src="http://lh5.ggpht.com/-eZhmnK54XbM/TvtSJVAoY6I/AAAAAAAADW0/Nc2-YOMhmW4/POPOPISCES_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO PISCES" width="178" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena sangat sensitif, ikan-ikan ini mudah merasa &lt;i&gt;insecure&lt;/i&gt; jika tidak sedang berada di habitatnya. Di saat itulah bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun yang akan datang) melanda. Tapi jangan khawatir, Pis, ketika tidak sedang berada di “air”, engkau dapat menciptakan airmu sendiri. Sifat sensitifmu sesungguhnya menghadiahimu bakat seni dan imajinasi. Maka, ketika sedang merasa &lt;i&gt;insecure&lt;/i&gt;, alihkan kegundahanmu dengan berkarya. Karya itu bisa berbentuk apapun, lho. Menata meja kerja, menghias kamar, mendandani mobil, atau menciptakan resep masakan baru pun dapat dibilang berkarya. Ayo, ikan-ikan, katakan “&lt;i&gt;I can make it&lt;/i&gt;” =D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Aries (21 Maret – 20 April)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-CLnq8bBpask/TvtSKyaYFlI/AAAAAAAADW8/zmb9Ppm2TFc/s1600-h/POPOARIES5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO ARIES" border="0" height="241" src="http://lh3.ggpht.com/-zmyoYbwWWms/TvtSL4xQiNI/AAAAAAAADXE/bG1_oIXSbm4/POPOARIES_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO ARIES" width="181" /&gt;&lt;/a&gt; Salah satu rasi yang dikaruniai banyak bakat dan kemampuan ber-&lt;i&gt;multi tasking&lt;/i&gt; adalah rasi yang satu ini. Tak hanya itu, pada umumnya mereka pun gaul adanya dan berjiwa pemimpin. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) terjadi ketika &lt;i&gt;task-&lt;/i&gt;nya yang &lt;i&gt;multi &lt;/i&gt;itu minta diperhatikan lebih fokus. Domba-domba, jangan khawatir dan jangan bekerja sendiri. Gunakan kemampuan memimpinmu untuk menciptakan sistem dan gunakan kemampuan bergaulmu untuk menggalang partner kerja. Niscaya segala cita-citamu akan tercapai. Ada istilah “serigala berbulu domba”. Artinya, tak ada yang tidak dapat dilakukan domba. Domba dapat melakukan &lt;i&gt;serigala-galanya&lt;/i&gt;. *makrang, makna ngarang*&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Taurus (21 April – 20 Mei)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-J34vAvf8De4/TvtSNAwhy_I/AAAAAAAADXM/Y0JdGLwr3tk/s1600-h/POPOTAURUS5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO TAURUS" border="0" height="243" src="http://lh6.ggpht.com/-gTGIWC90OjU/TvtSONXGDCI/AAAAAAAADXU/lfk_8n6pwz4/POPOTAURUS_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO TAURUS" width="182" /&gt;&lt;/a&gt; Secara natural, banteng-banteng ini bersifat protektif, terutama pada makhluk-makhluk yang mereka sayangi. Meski kadang bertindak impulsif, pada dasarnya Taurus cenderung logis dan selalu dapat menjelaskan keputusan yang mereka ambil. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) menghadang jika terjadi hal-hal di luar logika yang dapat mereka terima. Biasanya para Taurus akan berusaha keras mengembalikan situasi ke jalur yang mereka kenali. Taurus sekalian, hadapi bad day dengan belajar mempercayai. Rasa aman yang kau tawarkan justru akan menjadi ancaman jika kamu meletakkan beban seluruh dunia di atas bahumu. Sebaliknya, ketika bersikap lebih santai, kamu akan menjadi pohon teduh yang mengundang siapapun duduk-duduk di dekatmu. Ta, mulai tahun ini, saat menghadapi hal-hal di luar “logika”, katakan “logila”. Bisa jadi itu hanya wajah lain dari logika yang kau percaya ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Gemini (21 Mei – 20 Juni)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-xs6COsdgME0/TvtSQU_SZ3I/AAAAAAAADXc/j2u7qbbToic/s1600-h/POPOGEMINI5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO GEMINI" border="0" height="254" src="http://lh3.ggpht.com/-Who7bBs7A6Q/TvtSRdjW_4I/AAAAAAAADXk/kcStlEfiysE/POPOGEMINI_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO GEMINI" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; Di antara semua rasi yang ada, rasi yang satu ini terbilang yang paling kompleks. Selalu ada banyak sisi dalam diri para Gemini. Kami (Dea juga Gemini soalnya) adalah sirkus dan pasar malam, gabungan dari hiburan dan kejutan, sekaligus drama dan kerusuhan berikut copet-copetnya. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) mudah sekali menerpa Gemini. Tapi di laih pihak, mudah pula hilang kembali. Kadang-kadang bad day yang menimpa Gemini lebih berefek buruk pada orang-orang lain di sekitarnya. Lalu bagaimana mengatasinya? Begini, Gem. Ketika bad day menerjang, emosi kita sudah barang tentu fluktuatif adanya. Maka, jagalah kesadaran kepala kita sendiri. Apapun yang kita rasakan saat itu bersifat sementara. Peluklah orang terdekat tanpa perlu bicara apa-apa. Di saat-saat emosional, &lt;i&gt;words often fail us. &lt;/i&gt;Jika harus meracau pun, pastikan kita memilih orang yang tepat, tidak ember, dan dapat menyaring kata-kata kita. Tips ini &lt;i&gt;insya Allah&lt;/i&gt; akan membuat kehidupan kita relatif aman dan damai =p&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Cancer (21 Juni – 20 Juli)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-I8b8E17j_Lg/TvtSSaVjEdI/AAAAAAAADXs/8jhFaRufUlw/s1600-h/POPOCANCER8.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO CANCER" border="0" height="246" src="http://lh3.ggpht.com/-z9oyd5xcoeg/TvtSTp8xrGI/AAAAAAAADX0/qGwyul-aBj8/POPOCANCER_thumb6.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO CANCER" width="191" /&gt;&lt;/a&gt; Seperti apapun cangkang luarnya (metal, periang, cool, galak, atau apapun) pada dasarnya Cancer adalah makhluk-makhluk berperasaan halus dan penyayang. Sifat halus dan penyayang ini membuat orang-orang merasa nyaman dan diperhatikan jika berada di dekat mereka. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) terjadi jika Si Cancer yang sensitif merasa tersinggung. Karena kehalusan mereka terhalang cangkang, kadang-kadang mereka sedikit kesulitan menyampaikan isi hati mereka secara gamblang (gamblang suling kepenak unine). Mereka kerap mencoba menyampaikannya dengan cara yang tidak langsung dan pastinya tak segera dimengerti (atau bahkan salah dimengerti) oleh orang-orang yang tidak sepeka mereka. Salah satu alternatif cara menghadapi bad day semacam ini adalah menulis atau menggambar. Dengan menulis dan menggambar - menggoreskan pena – Cancer memetakan situasi di dalam dan di luar diri sekaligus berterima dan meredakan emosi. Menangis juga dapat menjadi katarsis yang sehat bagi para Cancer. It’s ok. Ada privilege menangis sering-sering untuk kalian yang memang ekstra halus perasaannya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Leo (21 Juli – 21 Agustus)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-_rcZEhIGPj4/TvtSUhIdpdI/AAAAAAAADX8/gLuqPGllmdw/s1600-h/POPOLEO6.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO LEO" border="0" height="251" src="http://lh6.ggpht.com/-na7iHz7BebM/TvtSVfCN76I/AAAAAAAADYE/-3dMvbCQw7M/POPOLEO_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO LEO" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; Raja hutan bersurai emas ini adalah pemberi yang murah hati. Meski kadang mendadak galak, pada umumnya para Leo protektif, penyayang, dan merupakan sahabat yang setia. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) terjadi ketika para Leo merasa tidak dihargai dan tidak diperlukan. Dibanding rasi-rasi lain, Leolah yang paling memiliki kebutuhan untuk menjadi “sesuatu”. Jika menghadapi bad day semacam ini, Le, ambillah waktu untuk menyendiri. Sambil berintrospeksi, pikirkan baik-baik apa yang perlu kau ambil dan apa yang perlu kau terima. Hidup berlangsung karena kedua hal tersebut berjalan seimbang seperti langkah kaki. Jika sudah merasa lebih baik, kembalilah ke tengah banyak orang dan bersinarlah. Percayalah. Kamu selalu terlihat sebagai “sesuatu” karena &lt;i&gt;indeed &lt;/i&gt;kharismamu memancar secara alami.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Virgo (22 Agustus – 22 September)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-ppClHJx1vLY/TvtSWj2dRCI/AAAAAAAADYI/7HruTO6up6c/s1600-h/POPOVIRGO3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO VIRGO" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-rNOTuKsWwuw/TvtSX7zdkRI/AAAAAAAADYU/sLMHDSyUebk/POPOVIRGO_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO VIRGO" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; Secara umum, Virgo adalah &lt;i&gt;perfect match &lt;/i&gt;bagi para Taurus. Mereka adalah pemikir yang kritis dan logis, perfeksionis, cerdas, idealis, teratur, tetapi membutuhkan sosok yang lebih kuat dan &lt;i&gt;controller&lt;/i&gt; di sisinya (FYI, SBY Virgo, lho). Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) mengganggu Virgo jika terjadi sesuatu yang tidak teratur dalam hidupnya. Perubahan-perubahan yang tiba-tiba akan membuat kaum Virgo bingung dan tak jarang banyak menggerutu. Vir, untuk menghindari situasi semacam itu, ambillah posisi-posisi sebagai pemikir dan bukan pekerja lapangan. Di sana kamu dapat memaksimalkan kemampuanmu. Buat juga plan A-Z yang fleksibel sebagai antisipasi. Jika plan A-Z tidak berjalan mulus, pinjamlah huruf “e” dan letakan di belakang “plan”. Lalu terbanglah dengan “plane” dan terjun payunglah untuk memacu adrenalin (OOT!) ;)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Libra (23 September – 22 Oktober)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-SOdwX1Aa_d0/TvtSY6U1mMI/AAAAAAAADYc/sp05V-wlGG0/s1600-h/POPOLIBRA5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO LIBRA" border="0" height="263" src="http://lh4.ggpht.com/-DnH3JPYJ6lc/TvtSavtiLHI/AAAAAAAADYk/ExzqSiZFY6o/POPOLIBRA_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO LIBRA" width="197" /&gt;&lt;/a&gt; Sesuai dengan lambangnya, timbangan, Libra penuh pertimbangan, diplomatis, dan &lt;i&gt;fair&lt;/i&gt;. Mereka melaksanakan kewajibannya sekaligus meminta dengan tegas apa yang menjadi haknya. Bad day tahun ini (juga tahun lalu dan tahun-tahun mendatang) terjadi jika emosi para Libra yang pada dasarnya sensitif sedang terayun-ayun. Meski para Libra selalu tahu cara menguasai diri di depan publik, kondisi emosi akan membawa pengaruh pada apa yang dikerjakannya. Lib, pada situasi seperti itu jangan membuat keputusan apa-apa. Berdirilah diam mencari titik seimbang karena pada dasarnya kamu adalah keseimbangan itu. Semua yang berayun akan segera berhenti jika porosnya terpancang dengan kuat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Scorpio (23 Oktober – 22 November)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-qNvA3VAkI5Y/TvtSb67ArOI/AAAAAAAADYs/RE_9CHoAua8/s1600-h/POPOSCORPIO3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO SCORPIO" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-RH2LkzyQ-YA/TvtSdEfkE0I/AAAAAAAADY0/uMJ71dacQH0/POPOSCORPIO_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO SCORPIO" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; Pada umumnya, meski terlihat tenang-tenang saja, para Scorpio dominan, kompetitif, dan pandai beretorika. Mereka tahu apa yang mereka inginkan, mempunyai energi besar untuk mencapainya, dan selalu mencengkram kuat-kuat apapun yang mereka anggap sebagai miliknya. Ini bisa menjadi sifat yang baik dalam meraih dan mempertahankan cita-cita. Tetapi menjadi “racun kalajengking” yang berbahaya bagi ketentraman nusa dan bangsa jika Scorpio berhadapan dengan orang yang dianggapnya sebagai saingan atau musuh. Untuk menghadapi bad day karena hal ini, bacalah “Kungfu Boy” atau tontonlah “Karate Kid” versi Guru Miyagi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sagitarius (23 November – 22 Desember)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-TqAJShJD3QU/TvtSeW1z_RI/AAAAAAAADY8/bG_GDSctVhY/s1600-h/POPOSAGITARIUS3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="POPO SAGITARIUS" border="0" height="260" src="http://lh5.ggpht.com/-byTYEt9f8N4/TvtSfRXUvdI/AAAAAAAADZE/ziI0lt59-YA/POPOSAGITARIUS_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="POPO SAGITARIUS" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; Orang-orang yang berada di bawah rasi Sagitarius biasanya santai dan menyenangkan. Hakikat mereka adalah kebebasan. Mereka tidak akan mencengkram kita tapi sebaliknya, mereka pun tak dapat dicengkram siapa-siapa termasuk oleh hatinya sendiri. Bad day terjadi jika para Sagitarius mulai merasa ruang kebebasannya tersita. Pada umumnya situasi tersebut akan membuat mereka gundah gulana dan melakukan segala tindakan untuk membebaskan diri. Meski Sagitarius dan Cancer memiliki natur dan ekspresi yang berbeda, keduanya mempunyai kesensitifan yang hampir mirip. Karenanya menulis dan menggambar adalah alternatif yang juga disarankan kepada para Sagitarius untuk mengatasi kegundahannya. Selain itu, sebagai seseorang yang berjiwa bebas, Sagitarius bertendensi menjadi &lt;i&gt;free thinker&lt;/i&gt;. Jadi, Sag, menulis akan membantumu menemukan kebijaksanaan dan esensi kebebasan yang sesungguhnya dalam setiap konteks ;)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;#proposal &lt;/b&gt;(proyek popo-salamatahari) adalah rubrik kolaborasi antara Popo dan Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi bentuk kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;http://www.thepopopaint.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5474802632560526054?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5474802632560526054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5474802632560526054' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5474802632560526054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5474802632560526054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/menerjang-bad-day-2012-berdasarkan.html' title='Menerjang Bad Day 2012 Berdasarkan Zodiak'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-y4LTJ7NrysE/TvtSEIkK9KI/AAAAAAAADWU/-OPJmNCZIQs/s72-c/capricorn_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3423563047720837204</id><published>2011-12-29T00:29:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T00:44:08.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 102: Bad Day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><title type='text'>Membayar Bad Days dengan Papertoy ala Dadik Triadi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-pgVAt0tStHg/TvtRz855fzI/AAAAAAAADVc/4k1k0WLyzaw/s1600-h/dikresized8.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="dikresized" border="0" height="275" src="http://lh6.ggpht.com/-o4j3gEOYgFo/TvtR1FrqttI/AAAAAAAADVk/B-fT96TpX_A/dikresized_thumb6.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="dikresized" width="254" /&gt;&lt;/a&gt; Namanya Dadik Triadi. Meski aktif dan konsisten membuat papertoy, ia menyangkal sebutan “seniman papertoy” sambil berkelakar, “Aih, seniman, saya mah superman …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kesenangannnya membuat papertoy berangkat dari upaya “paying some bad days”, lho. And it works. Simak penuturan pemuda Pisces ini seputar papertoy dan kecintaannya …&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Dadik, basic question. Menurut kamu secara pribadi, papertoy itu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Papertoy itu menurut saya kesenangan dan kegembiraan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kesenangan dan kegembiraan gimana, tuh?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena mungkin saya suka akan mainan, jadi membuat papertoy menjadi hobi yang sangat menyenangkan. Selain murah karena hanya menggunakan kertas, print, gunting, dan lem, kita juga bisa melatih kesabaran dan juga ketelitian. Itu aja kali jawabannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Nah. Berhubung Salamatahari edisi ini temanya “How we pay the bad days” dan membuat papertoy itu kesenangan buat kamu, punya nggak pengalaman spesifik dengan “paying a bad day” dengan bikin papertoy?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah klo jawab ini bisa curcol nih, soalnya bisa ke masalah hati.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Justru yang curcol gini yang dicari-cari. Si Dea kan wartawan gossssipppp … hehehe…&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hahhaha saya tidak mau diekspos masalah pribadi saya!! Tulung!! Tulung!! Ok, secara garis besar aja ya. Sejujurnya dulu saya buat-buat papertoy dikarenakan pelarian saya tehadap hati yg tersakiti.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tersakiti kenapa, nih? *berbinar-binar penggosipan*&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hahhaha ya gitu deh sakit hatinya mah off the record.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Baiklah. Gpp deh sakit hatinya nggak diceritain. How to pay-nya aja … hehe … monggo …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, untuk menjauhi dari hal-hal yang merugikan diri sendiri, saya mulai mencari-cari kesibukan sendiri. Tak disengaja, waktu browsing di internet saya menemukan tentang mainan satu ini. Dan yup saya menjadi addicted akan papertoy. Bad day saya terbayarkan karena tak disangka saya mendapatkan hasil lebih dari papertoy ini. Dari bertemu dengan teman-teman di seluruh dunia, ikut event-event,masuk majalah dan buku luar negeri, dan surprise-surprise lainnya. Saya mulai fokus menekuni hobi ini sekitar tahun 2008 awal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wah, serunya. Udah pernah bikin papertoy untuk apa aja, Dik?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada beberapa yang minta dibuatkan papertoy wedding. Biasanya mereka minta buatin avatar mereka dengan pakaian wedding untuk foto pre wedd ataupun untuk dipajang oleh mereka pas hari perayaan weddingnya. Tapi ada juga yang minta dibuatkan undangan nikah papertoy. Hanya beberapa. Itu juga undangan khusus untuk orang-orang yang penting di kehidupan mereka. Saya juga pernah bikin videoklip untuk beberapa band. Salah satunya buat Bottlesmoker yang masih dalam tahap editing.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-_M8fc6M8N6s/TvtR4uY7OFI/AAAAAAAADVs/Kq2RHH-rj3U/s1600-h/vini3.jpg"&gt;&lt;img alt="vini" border="0" height="172" src="http://lh3.ggpht.com/-m0cOoR-96J8/TvtR5ttt2YI/AAAAAAAADV0/KiSDFBKB9JM/vini_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="vini" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Bottlesmoker itu salah satu band kesayangan Salamatahari. Ceritain, dong, prosesnya … &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pertama-tama teman saya Si Ricky ( Emon ) sebagai fotografinya ingin membuat project stop motion. Nah, terus Bottlesmoker yang sebelumnya pernah saya buatkan papertoynya, sangat mendukung untuk dibuatkan videoklip official dari papertoy. Setelah itu Si Botol memberi satu lagu yg ingin dijadikan videoklipnya yaitu "Le Voyage ". Saya dan Emon, dibantu dengan Rinta dan Ebong (band Nadafiksi) membuat story line yg sesuai dengan lagu tersebut. Setelah dapat ide ceritanya, saya mulai mendesain papertoy-papertoy yang sesuai dengan ceritanya. Selanjutnya kami merakit papertoy dibantu dengan teman-teman di Demak House (studio foto dan markas teman-teman untuk berproses kreatif), lalu mulai men-setting papertoy. Tahap paling melelahkan adalah memotret dan menggerakkan papertoynya satu persatu menjadi sebuah stopmotion. Sekarang sih dalam tahap editing, deg-deg an akan gimana respon khalayak terhadap videoklip tersebut..hehehhe … ya mudah-mudahan semua suka. Amiiin …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-YvOgzaKK0G8/TvtR7pvBZ5I/AAAAAAAADV8/_xIFDz_Y1Ac/s1600-h/btl2.jpg"&gt;&lt;img alt="btl" border="0" height="222" src="http://lh4.ggpht.com/-d2MDcp-vLGs/TvtR8_rZl4I/AAAAAAAADWE/MIse2PK7_Dw/btl_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="btl" width="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Amiiin … kapan rencananya videoklipnya beres?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Doakan saja selesai di bulan Januari …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asoy. Kita tunggu. Nah. Kalo perasaannya pas kolaborasi bikin kalender sama Salamatahari gimana, Dik? &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wah perasaannya senang banngeedd gitu loh *lebay mode on*. Soalnya emang saya pengen banget buat papertoy kalender, tapi ga kepikiran pengan bikin kaya gmana. Eh Si Dea tiba-tiba datang mengajak kolaborasi (lihat ceritanya di &lt;a href="http://www.salamatahati.blogspot.com/2011/12/serendipity.html"&gt;sini&lt;/a&gt; ). Semangatlah saya membuat papertoy ini. Dan ya semoga hasil desainya disukai, soalnya emang mepet banget waktunya udah mau taun baru. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha … aku sih suka sekali. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Last but not least, punya harapan apa sama kegiatan papertoy kamu untuk taun mendatang?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ingin buat buku papertoy sendiri, ingin pameran papertoy, ingin membuat papertoy life size, dan ingin-ingin lainnya. Dan yang pasti harapan saya semoga papertoy dapat lebih dikenal di indonesia&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Amiiiiin lagi …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sepanjang wawancara, kami bertukar doa dan saling berbagi cerita tentang mimpi masing-masing.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Saya mah zodiaknya Pisces, Bu, orang yang kebanyakan ngayal,” ujar Dadik. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Hah? Kebanyakan ngayal? Jangan-jangan wawancara ini isinya khayalan semua …”sahut Dea. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kan udah dibilang semua ilusi semata …hehehe …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Terus? Mana yang ilusi mana yang tidak? Entahlah. Yang pasti, papertoy kalender hasil kolaborasi kami bukan ilusi meski berangkat dari khayalan. Kamu dapat mengunduh dan merakitnya. Ayo, ayo … unduh di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?an05xrb9v49tgn3"&gt;sini&lt;/a&gt; dan kunjungi Dadik di &lt;a href="http://dikids.blogspot.com/" title="http://dikids.blogspot.com/"&gt;http://dikids.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;foto-foto: dok. pribadi Dadik &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3423563047720837204?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3423563047720837204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3423563047720837204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3423563047720837204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3423563047720837204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/membayar-bad-days-dengan-papertoy-ala.html' title='Membayar Bad Days dengan Papertoy ala Dadik Triadi'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-o4j3gEOYgFo/TvtR1FrqttI/AAAAAAAADVk/B-fT96TpX_A/s72-c/dikresized_thumb6.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-8433554707092588640</id><published>2011-12-29T00:28:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T00:41:15.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 102: Bad Day'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='white board'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjun bebas'/><title type='text'>Bonus Akhir Tahun: Kalender Papertoy</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Love is old, love is new, Love is all, love is you”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;-&lt;i&gt;Because, &lt;/i&gt;The Beatles-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, di penghujung tahun 2011 ini Salamatahari berkolaborasi dengan seorang seniman papertoy hebat, &lt;a href="http://dikids.blogspot.com/"&gt;Dadik Triadi&lt;/a&gt;. Unduh hasil kolaborasi kami di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?an05xrb9v49tgn3"&gt;sini&lt;/a&gt; kemudian lanjutkan bagianmu ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-CqOG9I1Znbg/TvtRnZs1zzI/AAAAAAAADVM/NDLe_uN09pY/s1600-h/kalenresized4.jpg"&gt;&lt;img alt="&amp;lt;SAMSUNG DIGITAL CAMERA&amp;gt;" border="0" height="328" src="http://lh3.ggpht.com/-QZe3zjfegtU/TvtRopU5z-I/AAAAAAAADVU/EufYsnUiFlk/kalenresized_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="&amp;lt;SAMSUNG DIGITAL CAMERA&amp;gt;" width="252" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamu dapat membuat kalender ini untuk dirimu sendiri, menghadiahkannya untuk orang terkasih, atau apaaaa saja sesukamu. &lt;b&gt;Ceritakan pengalamnmu dan kirimkan juga fotonya&lt;/b&gt; &lt;b&gt;ke &lt;a href="mailto:salamatahari.sundea@gmail.com"&gt;salamatahari.sundea@gmail.com&lt;/a&gt; sebelum 10 Januari 2012. &lt;/b&gt;Sertakan juga &lt;b&gt;akun twittermu &lt;/b&gt;agar dapat &lt;b&gt;di-mention&lt;/b&gt;. Empat cerita paling seru akan &lt;b&gt;ditampilkan di salamatahari edisi 104&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditunggu, ya, Teman-teman …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat menjelang tahun baru =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah …&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-8433554707092588640?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/8433554707092588640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=8433554707092588640' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8433554707092588640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8433554707092588640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/bonus-akhir-tahun-kalender-papertoy.html' title='Bonus Akhir Tahun: Kalender Papertoy'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-QZe3zjfegtU/TvtRopU5z-I/AAAAAAAADVU/EufYsnUiFlk/s72-c/kalenresized_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4273827976067274322</id><published>2011-12-22T08:37:00.003+07:00</published><updated>2011-12-22T17:20:17.198+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Ibu Tiri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sejak dulu hingga kini, sebutan “ibu tiri” seperti menanggung dosa asal. Istilah ini seringkali menggiring kita pada gambaran tante-tante yang keji dan suka menyiksa. Dongeng mengopernya dari masa ke masa. Abadilah ibu tiri dalam pencitraannya yang menyeramkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiri mengandung arti “bukan darah daging sendiri”, sementara ibu tiri adalah ibu non-biologis yang dinikahi ayah kandung. Ibu-ibu tiri hidup di tengah keseharian kita. Sebagai dongeng maupun sebagai bagian dari realita. Di &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; edisi 101, mereka hadir dalam berbagai wajah. Ada ibu tiri Upik Abu yang ternyata tak bermaksud jahat, ada ibu tiri versi sinetron yang diceritakan Alexander Thian sang penulis naskahnya, ada Angelina Sondakh ibu tiri yang bernasib lebih malang daripada anak tiri, dan ada ibu tiri absurd dalam #proposal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin dari tahun ke tahun kita lupa bahwa ibu tiri adalah ibu-ibu juga. Bagaimanpun, mereka memiliki bagian dalam perayaan Hari Ibu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, berikan bunga dan sun sayang pada ibu-ibu tiri. Kita biarkan mereka beristirahat sejenak dari citranya setidaknya hari ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat Hari Ibu&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-IJFX15DEgYw/TvKJ6py4bcI/AAAAAAAADUA/o_2s5SphvJA/s1600-h/cover1015.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="257" src="http://lh6.ggpht.com/-Wz9Q6dkfNxc/TvKJ7xTEvLI/AAAAAAAADUI/R0xW7U0sh3A/cover101_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="347" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4273827976067274322?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4273827976067274322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4273827976067274322' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4273827976067274322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4273827976067274322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/ibu-tiri.html' title='Ibu Tiri'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-Wz9Q6dkfNxc/TvKJ7xTEvLI/AAAAAAAADUI/R0xW7U0sh3A/s72-c/cover101_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4197610284843456295</id><published>2011-12-22T08:37:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:55:48.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Karena Jelaga Setitik Rusak Dongeng Sebalanga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Jangan percaya buku ceritamu,” kata Upik Abu kepada adik saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa,” tanya adik saya dengan kening berkerut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Di dalam buku, takdir baik selalu berpihak pada kita. Tapi kenyataannya hidup tak selalu berakhir &lt;i&gt;happily ever after,&lt;/i&gt;” kata Upik Abu pahit.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Mungkin kamu belum sampai di akhir cerita, Pik, kamu belum bertemu Pangeran,” adik saya menduga-duga. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Upik Abu menggeleng sedih. menyangkal adik saya. “Aku sudah bertemu Pangeran. Aku juga sudah pergi ke pesta dansa. Tapi ternyata ceritanya sama sekali berbeda.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adik saya diam. Dia membiarkan Upik Abu menghela nafas sedalamnya, kemudian menghembuskan sebuah cerita yang berlingkup jelaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-soneg4ajQZo/TvLALPQttdI/AAAAAAAADUU/WZTjceL5LDY/s1600/samadikresized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="235" src="http://3.bp.blogspot.com/-soneg4ajQZo/TvLALPQttdI/AAAAAAAADUU/WZTjceL5LDY/s320/samadikresized.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu adalah gadis yang manis. Kemanisannya tak terbunuh apapun; tidak jelaga yang melingkupi wajahnya, tidak pakaian yang compang dan dekil, tidak tubuh kurus dan tangannya yang kasar dimakan kerja keras, tidak pula ibu dan dua saudara tiri yang memperlakukannya seperti pembantu. Tikus-tikus di rumahnya percaya suatu saat Upik Abu akan menjadi permaisuri pangeran. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kamu tokoh utama sebuah dongeng. Kita semua tahu akhir ceritanya,” kata Si Tikus penuh keyakinan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Pada suatu hari kesempatan itu datang. Pangeran mengadakan pesta dansa untuk mencari permaisuri. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Ini saatnya, Pik. Kamu harus berdandan secantik-cantiknya. Kalau kamu datang ke pesta, pangeran pasti akan memilih kamu,” kata Si Tikus.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Masa, sih?” Upik Abu tak terlalu yakin.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Iya. Sekarang, ayo kita membuat gaun yang bagus. Semua tikus di rumah ini akan membantumu.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ketika Upik Abu dan tikus-tikus sedang sibuk menambal dan menghiasi gaun, ibu tiri datang. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kamu sedang apa, Pik?” tanya Ibu Tiri.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Membuat gaun untuk ke pesta dansa, Bu,” sahut Upik Abu riang.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Sebaiknya jangan pergi.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kenapa?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Pesta dansa itu tidak cocok untuk kamu. Kamu pasti dipermalukan di sana.” Kata Ibu Tiri. Tegas dan dingin. Setelah itu ia berlalu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu tampak kecewa. Tapi tikus-tikus kembali menyemangatinya, “Dia itu Ibu Tiri, Pik, tokoh antagonis dalam dongeng. Jadi jangan termakan kata-katanya.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Mungkin dia betul. Tempatku di rumah ini, bukan di istana,” ujar Upik Abu. Ia pergi ke kamarnya. Melamun dengan sedih hingga akhirnya jatuh tertidur.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu tak tahu sudah lelap berapa lama ketika sebuah tangan lembut menyentuh pipinya. Perlahan Upik Abu membuka mata. Samar dilihatnya seorang ibu berwajah teduh tersenyum padanya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Ibu…ibu siapa,” tanya Upik Abu sambil mengerjap. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Aku Ibu peri. Aku datang untuk membantumu jadi gadis paling cantik di pesta dansa,” sahut ibu itu dengan suara selembut petikan harpa. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu duduk di atas tempat tidurnya, “Jangan membuatku berharap lagi, Bu.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ibu Peri membelai rambut Upik Abu dengan kasih. “Kalau harapan itu bisa diwujudkan, kenapa tidak? Kemari, Nak,” dengan lembut ibu Peri membimbing Upik Abu meninggalkan kamarnya, menuju taman.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Nah, sekarang tutup matamu, ya…” kata Ibu Peri sambil mengayunkan tongkatnya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu menutup mata dengan jantung berdebar-debar. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Sim salabim…,” ucap ibu peri.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ErlN3JGsCb8/TvLBXDiBgfI/AAAAAAAADUg/BttPAK1EKCc/s1600/ibuperiresized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="289" src="http://3.bp.blogspot.com/-ErlN3JGsCb8/TvLBXDiBgfI/AAAAAAAADUg/BttPAK1EKCc/s320/ibuperiresized.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Milyaran titik sinar mengelilingi seluruh diri Upik Abu. Taman jadi tampak seperti siang sebentar. Tikus-tikus yang sudah disihir jadi sais tercengang. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sinar terus berputar dan berputar, kemudian jatuh ke tanah seperti debu-debu bintang. Dari balik sinar itu menjelma gadis cantik berpakaian kilau dan bersepatu kaca.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Perkenalkan. Ini Puteri Upik Abu,” kata ibu peri. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tikus-tikus henyak dari ketercengangannya lalu bertepuk tangan meriah.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Sekarang, pergilah ke pesta dansa. Temui pangeranmu. Pulang sebelum pukul dua belas malam, ya,” pesan Ibu Peri sambil mengelus rambut Upik Abu lembut.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Terima kasih, Bu, terima kasih banyak,” sahut Upik Abu. Tanpa disuruh dua kali, ia naik ke atas kereta kencananya yang berasal dari labu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Malam itu istana dihias sangat indah. Oleh bunga, oleh hiasan warna-warni, dan oleh tamu-tamu yang cantik dan tampan. Suasana tampak meriah. Di setiap sudut terdengar tawa dan percakapan yang menyenangkan. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kereta Upik Abu merayap lambat memasuki halaman istana. Selangkah demi selangkah pesonanya menyihir kemeriahan istana. Keindahan yang sudah lebih dahulu menetapi istana seperti tertelan oleh pesona Upik Abu. Samar terdengar suara berbisik-bisik. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Siapa puteri cantik ini?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Mengapa kita tak pernah mengenalnya?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Mungkin dia datang dari negeri lain.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ketika Upik Abu melangkah memasuki pintu istana, dengan segera mata pangeran menatapnya lekat. Seperti tersedot, pangeran menghampiri Upik Abu. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Puteri cantik, maukah Puteri berdansa dengan saya?”ajaknya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-A3-4zAOg_d0/TvLCAG89bjI/AAAAAAAADUs/9Hq_Z9oogV4/s1600/dansaresized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-A3-4zAOg_d0/TvLCAG89bjI/AAAAAAAADUs/9Hq_Z9oogV4/s320/dansaresized.jpg" width="225" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu tentunya tak menolak. Ketika pangeran menggenggam tangan Upik Abu erat, Upik Abu balas menggenggamnya. Mereka pun berdansa mengelilingi istana.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sudah pukul setengah dua belas ketika seorang puteri lain menghampiri pangeran dan Upik Abu. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Saya Puteri Regina. Bolehkah saya berdansa dengan pangeran juga?” tanyanya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu mundur selangkah, membiarkan puteri itu memegang tangan pangeran dan berdansa dengannya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ketika mereka berdansa, Upik Abu melihat kasih sayang dan harapan di mata puteri tersebut. Dengan perasaan yang tak tersusun, Upik Abu menyaksikan pangeran berdansa dengan Puteri Regina. Ia masih ingin berdansa, tapi tak berani meminta. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Jarum jam melata perlahan namun pasti. Ketika ketiga jarum jam bertumpuk lurus menuding angka dua belas, terdengar dengung yang memukul kesadaran Upik Abu. Upik Abu tergagap. Panik dan tergesa Upik Abu berusaha berlari meninggalkan istana. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Ada apa sebenarnya?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Mau ke mana, Puteri? Pestanya belum selesai.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Tidak pamit dulu?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu kewalahan menanggapi semua pertanyaan itu, “Maaf, maaaf, aku betul-betul harus buru-buru…”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu berhasil mencapai pintu istana. Tetapi tangga istana yang licin membuatnya tersandung hingga sepatu kacanya terlempar entah ke mana. Upik Abu sedang berusaha bangkit lagi ketika milyaran sinar melingkupinya. Berputar. Lalu jatuh seperti debu bintang dan kembali menjelmakannya menjadi Upik Abu yang compang berjelaga. Saat Upik Abu mengangkat wajahnya, terdengar para tamu berbisik-bisik. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Siapa perempuan ini?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Mana Puteri yang tadi?” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Memalukan sekali, ada gelandangan datang ke istana.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Dengan lunglai Upik Abu bangkit berdiri. Berusaha mengumpulkan keberanian untuk berjalan sampai ke gerbang istana. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Karena semua perempuan di negeri itu diundang, Ibu dan kedua saudara tiri Upik Abu – Drunella dan Barbetta- juga datang ke pesta dansa. Mereka segera mengenali Upik Abu. Maka, ketika Upik Abu sedang berusaha berdiri, mereka menghampirinya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kamu nggak apa-apa?” tanya Drunella.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu tidak menjawab.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Biasanya kami memang agak kejam padamu. Tapi biar bagaimanapun kamu saudara kami,” tambah Barbetta seraya memapah Upik Abu yang sudah tidak punya tenaga.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Ibu sudah bilang tadi siang. Jangan selalu berpikir jelek pada Ibu. Ibu bilang begitu karena peduli padamu,” tambah Ibu Tiri. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ketiga keluarga tiri Upik Abu pulang bersama Upik Abu. Malam itu, untuk pertama kalinya Upik Abu tahu mereka sesungguhnya menyayanginya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Pagi berikutnya, dari alun-alun, terdengar kumandang terompet kerajaan. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Pik, ayo kita ke alun-alun. Ada pengumuman dari kerajaan,” ajak seekor tikus. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu menggeleng enggan. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Kemarin sepatu kacamu tertinggal di istana, tidak?” tanya tikus lainnya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Sepatu itu terlempar waktu aku tersandung tangga. Sudahlah. Kejadian itu memalukan,” sahut Upik Abu getir. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Begini. Di dalam dongeng, sepatu itu menjadi jembatanmu menuju pangeran. Dengan sepatu itu pangeran mencari kamu. Ketika menemukanmu ia akan menikahimu,” papar tikus pertama. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Upik Abu menatap Si Tikus. Matanya membulat. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Pengumuman di alun-alun pasti tentang sepatu kacamu. Ayo kita ke sana, Pik,” tambah tikus itu lagi. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Maka, Upik Abu dan para tikus pergi ke alun-alun. Menanti pengumuman dengan hati berdebar. Menanti &lt;/i&gt;happily ever after &lt;i&gt;yang dijanjikan dongeng.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Pengumuman. Pangeran telah menemukan puteri yang tepat untuk dinikahi,” si punggawa kerajaan membacakan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tangan Upik Abu seketikan dingin.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Dia adalah Puteri Regina. Pernikahan akan dilangsungkan segera. Seluruh rakyat akan diundang.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Rakyat bersorak-sorai gembira. Kecuali Upik Abu. Wajahnya mendadak pucat. Dalam waktu dua hari, ia dua kali merasa kecewa habis-habisan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Pik, mungkin nanti masih akan ada…” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Jangan bicara apa-apa lagi. Aku mohon, jangan memberikan harapan apa-apa lagi,” Upik Abu memotong kalimat Si Tikus.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Setelah itu ia berjalan pulang dengan lunglai. Tapi kali itu, Ibu Tiri, Drunella, dan Barbetta tidak berada di sekitarnya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;***&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Upik Abu menghirup udara pagi itu. Menatap jauh tapi tak jelas arahnya. Adik saya menunggu kelanjutan ceritanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sebetulnya ibu tiriku bukan tokoh antagonis. Justru dialah tokoh protagonis dalam cerita itu. Dia melarangku pergi ke pesta dansa karena sayang padaku. Dia tahu apa yang baik untukku. Bodohnya, aku terlalu memercayai dongeng-dongeng tak bertanggungjawab di buku cerita,” simpul Upik Abu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Menurutku, Pik, cerita kamu belum tamat,” kata adik saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jangan memancing-mancing harapanku lagi,” kata Upik Abu dengan nada penuh kecurigaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu tidak harus percaya. Menurutku, waktu itu kamu datang ke pesta yang salah. Bertemu dengan pangeran yang salah. Menjatuhkan sepatu kacamu di tempat yang salah. Pangeranmu yang sejati akan mengejarmu ketika kamu meninggalkan istana, tidak seperti pangeran yang kemarin itu,” tutur adik saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Upik Abu diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3Z9bqwAhv8A/TvLCfDgybzI/AAAAAAAADU4/2WdVmPlON7c/s1600/endingresized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-3Z9bqwAhv8A/TvLCfDgybzI/AAAAAAAADU4/2WdVmPlON7c/s320/endingresized.jpg" width="188" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Beberapa hari sebelumnya, seekor serigala berusaha meniup rumah jerami adik saya. Tapi serigala itu tidak berhasil. Dengan girang adik saya mengadu pada saya, “Ternyata dongeng &lt;i&gt;Tiga Babi Kecil &lt;/i&gt;salah, Kak, Si Serigala tidak bisa meniup rumah jeramiku.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya memperingatkan, “Jangan yakin dulu, Dik. Mungkin dia bukan serigala yang ada di cerita kita. Kamu tetap harus waspada. Meskipun dongeng hanya menceritakan satu serigala, di jagat raya ini masih banyak serigala lainnya. Serigala kita akan datang suatu saat nanti, tapi entah kapan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kelihatannya adik saya menyimpan pesan saya baik-baik. Pagi itu digunakannya sari pesan itu untuk meniup jelaga yang terlalu pekat membebat Upik Abu, “Mungkin dia bukan pangeran yang ada di dongengmu karena di jagat raya ini masih banyak pangeran lainnya. Pangeranmu akan datang suatu saat nanti, tapi entah kapan. Sudah dulu, ya. Aku harus pulang sekarang,” pamit adik saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Upik Abu menatap adik saya. Jelaganya tersapu sedikit sehingga kilau matanya bisa terlihat samar. Adik saya bangkit berdiri. Beberapa jenak kemudian, ia sudah melompat-lompat kecil. Masuk hutan. Meniup seruling sambil sesekali berdendang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Siapa takut pada serigala jahat…tralalalala….”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;A fanfic of Cinderella story. All characters stated are licensed to Hans Christian Anderson… &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Buat Karin =)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artwork &lt;b&gt;Gunawan Laory (Cong Ming Liu). &lt;/b&gt;Gunawan adalah lulusan jurusan Rancang Benda ITB. Saat&amp;nbsp; ini Gun membuka usaha pembuatan kotak bermana Anomeuli (ayo, Gun, kapan bikin blogn ato at least fb-ya biar bisa dipromoin di sosial media ... hehehe). Kotak-kotaknya eksklusif, dirancang secara personal sesuai pemesan dan bisa jadi mengejutkan. Artwork untuk cerita ini juga mengejutkan. Gun menginterpretasikan cerita ini dengan sesuatu yang sama sekali nggak kepikiran sama Dea. Thank's ya, Gun =)&lt;b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4197610284843456295?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4197610284843456295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4197610284843456295' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4197610284843456295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4197610284843456295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/karena-jelaga-setitik-rusak-dongeng.html' title='Karena Jelaga Setitik Rusak Dongeng Sebalanga'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-soneg4ajQZo/TvLALPQttdI/AAAAAAAADUU/WZTjceL5LDY/s72-c/samadikresized.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3604191879915607392</id><published>2011-12-22T08:34:00.003+07:00</published><updated>2011-12-23T09:56:02.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><title type='text'>Alexander “@aMrazing” Thian dan Ibu-ibu Tiri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-DGWBb3FWG8o/TvKJPWgBlsI/AAAAAAAADTw/U8aZ25JC09U/s1600-h/alexresized3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="alexresized" border="0" height="232" src="http://lh4.ggpht.com/-BlwLKmvKIB0/TvKJQZoQ_ZI/AAAAAAAADT0/ixgqBxs55tw/alexresized_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="alexresized" width="235" /&gt;&lt;/a&gt; Alexander Thian yang berakun twitter @aMrazing tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Editor skrip di salah satu Production House Jakarta ini pernah menjadi penulis naskah sinetron, antara lain &lt;/i&gt;Manohara &lt;i&gt;dan beberapa sinetron sejenisnya di RCTI&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Pernahkah Alex menulis tokoh ibu tiri dalam naskahnya? Seperti apa tokoh ibu tiri yang diciptakannya?&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ini obrolan Salamatahari dengan Alex seputar sinetron dan ibu tiri …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lex, kapan lu mulai nulis naskah sinetron?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mulainya dari tahun 2009.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Awalnya gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Diajakin sama temen gue, padahal gue sama sekali gak punya pengalaman dalam penulisan skrip. Tapi berbekal kenekadan, gue akhirnya terjun langsung. Dari situ gue pelan-pelan belajar sama Papi Hilman Hariwijaya, mentor gue yang juga bos gue waktu itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Waktu itu? Berarti sekarang udah nggak nulis naskah sinetron lagi, dong?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang sih gue nggak nulis skenario sinetron lagi. Sekarang, gue adalah seorang editor skrip sinetron. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Waktu masih nulis sinetron, apa aja pengalaman yang seru?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengalaman yang paling seru... hmm... ada banyak banget. Kebetulan gue lagi nulis buku sehubungan dengan hal ini. Gimana kalo baca buku gue aja kalo udah terbit? #eaaaa #malahpromosi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Gyahahaha … boleh, kok, boleh promosi di sini. Nah, karena ini edisi “Ibu Tiri”, pernah nulis karakter ibu tiri nggak di sinetron lu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PERNAH! Sering malah! Muahahaha!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jahat-jahat gitu, nggak ibu tirinya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karakternya bermacam-macam. Ada ibu tiri yang bitchy banget, yang jahat sama anak tirinya, tapi gue juga pernah bikin sinetron dengan ibu tiri yang lebih baik daripada ibu kandung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tapi suka banyakan yang jahat-jahat, ah, Lex …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalo yang jahat-jahat, nampaknya harus menyalahkan ibu tirinya Cinderella yang jadi role model seluruh ibu tiri sedunia (oke ini lebay) :))&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha … siapa artis yang pernah meranin ibu tiri jahat? Sama nggak kelakuannya di sinetron sama kelakuannya sehari-hari?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satunya Meriam Belina. As you know, artis sekaliber Meriam kualitas aktingnya ya pastinya oke lah, ya... tapi sifat sehari-harinya pastinya beda. Nggak mungkin aja seorang artis yang memerankan ibu tiri di dunia nyata akan bertindak sejahat di sinetron. X))&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hahahaha. Siapa yang jadi inspirasi lo nulis ibu tiri di sinetron?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang jadi inspirasi, hmm.. gak ada. Karena sebelum membuat skenario kita sudah membedah karakter, begitu menuliskan karakternya, kita sudah tau apa dan bagaimana karakter itu seharusnya bersikap. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Perasaan lo pas nulis tentang ibu tiri jahat yang lo tulis sendiri gimana? Sebel nggak?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biasanya, kalo nulis gue membayangkan gue adalah tokoh tersebut. Jadi kalo nulis tentang ibu tiri, gue akan mencoba berpikir apa yang akan si ibu tiri lakukan? Bagaimana dialognya? Bagaimana sikap tubuh/gestur nya, dll dsb. Jadi perasaan gue ya SENANG DONG! Huahaha.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Eaaaa … serem benerrr. Kalo denger kata “ibu tiri” apa yang ada di pikiran lo?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Biasa aja, tuh. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalo di kenyataan, ibu-ibu tiri yang lo kenal biasanya kayak apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kayaknya baik-baik aja. Walaupun ada teman gue yang cerita, ibu tiri hanya cinta kepada ayahku sajaaaaa (malah nyanyik)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lu ulangtaunnya kapan, sih, Lex?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lima Februari. Yang baca ini harus ngasih kado ke gue!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terakhir. Pertanyaan bonus. Menurut lo, siapakah Ibu Kita Kartiri?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Megawati Soekarnoputri. Kenapa? Dalam bayangan gue, dia akan jadi Ibu Kartiri yang sempurna. =))))&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Coba ingat-ingat ibu-ibu tiri yang kau temukan dalam sinetron. Dapatkah kamu menebak ibu tiri mana yang ditulis oleh Alex ?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Follow @aMrazing dan nantikan bukunya yang akan terbit. Mungkin di sana kamu akan menemukan petunjuk ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3604191879915607392?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3604191879915607392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3604191879915607392' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3604191879915607392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3604191879915607392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/alexander-amrazing-thian-dan-ibu-ibu.html' title='Alexander “@aMrazing” Thian dan Ibu-ibu Tiri'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-BlwLKmvKIB0/TvKJQZoQ_ZI/AAAAAAAADT0/ixgqBxs55tw/s72-c/alexresized_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1502415808011902811</id><published>2011-12-22T08:34:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:56:17.432+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><title type='text'>Surga di Telapak Kaki Ibu (Tiri)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada suatu hari, papa Popo melahirkan Popo. Iya. Popo dilahirkan papa-papa. Bagaimana bisa? Lihat foto ini. Ini papa Popo ketika sedang melahirkan Popo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-ozjRmlFdR1E/TvKI-l3zOHI/AAAAAAAADTQ/wfv52HcQSGI/s1600-h/papapopo4.jpg"&gt;&lt;img alt="papapopo" border="0" height="208" src="http://lh3.ggpht.com/-h4H1pVsWsDA/TvKI__0l18I/AAAAAAAADTY/HMGK848AfJc/papapopo_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="papapopo" width="276" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Popo tidak punya mama. Maka, papa Popo memberinya mama tiri. “Papa memberimu mama tiri pemain bola bukan tanpa maksud, Po. Kamu tahu kan? Surga ada di telapak kaki ibu,” kata papa Popo sebelum pergi meninggalkan Popo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah tinggal berdua saja, Popo berdiri di dekat kaki mamanya. Ia ingin melihat surga. Tapi karena mamanya terlalu sibuk bermain bola, Popo tak dapat melihat surga dengan jelas. Ada lagi yang tak dapat dilihat Popo dengan jelas. Ia tidak tahu mamanya laki-laki atau perempuan. Bagaimana bisa? Lihat saja foto ini …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-GJDmqZ7ptKg/TvKJCyeGVUI/AAAAAAAADTg/gKNtblrJ_iI/s1600-h/296678_10150288823939671_659409670_7.jpg"&gt;&lt;img alt="296678_10150288823939671_659409670_7823081_279754466_n" border="0" height="220" src="http://lh3.ggpht.com/-gJpMEUngyMY/TvKJD5qp3bI/AAAAAAAADTo/RHPO6me5IbE/296678_10150288823939671_659409670_7%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="296678_10150288823939671_659409670_7823081_279754466_n" width="284" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;#proposal &lt;/b&gt;(proyek popo-salamatahari) adalah rubrik kolaborasi antara Popo dan Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi bentuk kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;http://www.thepopopaint.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1502415808011902811?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1502415808011902811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1502415808011902811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1502415808011902811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1502415808011902811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/surga-di-telapak-kaki-ibu-tiri.html' title='Surga di Telapak Kaki Ibu (Tiri)'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-h4H1pVsWsDA/TvKI__0l18I/AAAAAAAADTY/HMGK848AfJc/s72-c/papapopo_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3984673338862179423</id><published>2011-12-22T08:21:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:56:31.806+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 101: Ibu Tiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam opini'/><title type='text'>Ratapan Ibu Tiri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kisah paling tipikal dalam dongeng-dongeng yang mengandung ibu tiri adalah sebagai berikut: seorang duda kaya raya menikah lagi. Ia berharap istri barunya melengkapi keluarganya, memberi kasih sayang ibu kepada anak yang ia bawa dari pernikahan terdahulu. Tetapi apa yang terjadi? Seperti lagu yang dinyanyikan Iis Dahlia, ternyata “ibu tiri hanya cinta kepada ayahku saja”. Anak tiri tak habis dirundung malang dan disiksa. Di dalam beberapa cerita seperti “Cinderella” dan “Bawang Merah – Bawang Putih” misalnya, sang ayah bahkan akhirnya meninggal. Tinggallah si anak bersama kemalangan yang terus mengekor dan ibu tiri yang tak henti meneror.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun pada &lt;i&gt;template &lt;/i&gt;yang sama - duda keren, anak-anak, ibu tiri, dan kematian – kenyataan kadang-kadang memberikan muatan yang berbeda. Dalam kisah ini misalnya:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-5v6YXTzSBfY/TvKF4TdS8uI/AAAAAAAADSY/NbLHhltwfo4/s1600-h/104539_pemakamanadjiemassaid3.jpg"&gt;&lt;img alt="PEMAKAMAN ADJIE MASSAID" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-6Oa-p7Uq7j4/TvKGBMj5hAI/AAAAAAAADSg/p2o8ErPyrGk/104539_pemakamanadjiemassaid_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="PEMAKAMAN ADJIE MASSAID" width="228" /&gt;&lt;/a&gt; foto dirampok dari &lt;a href="http://www.google.com/imgres?q=angelina+sondakh+dan+anak-anak&amp;amp;um=1&amp;amp;hl=en&amp;amp;client=firefox-a&amp;amp;sa=N&amp;amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;amp;biw=1280&amp;amp;bih=627&amp;amp;tbm=isch&amp;amp;tbnid=7LH6cMZmdVSk8M:&amp;amp;imgrefurl=http://topnews.vivasoft.hu/component/content/article/42-vivanews/46790-reza-.html%3F-angelina-sondakh-asuh-anak-bersama%3F%3D&amp;amp;docid=NSUayCufInInAM&amp;amp;imgurl=http://media.vivanews.com/images/2011/02/05/104539_pemakaman-adjie-massaid.jpg&amp;amp;w=800&amp;amp;h=600&amp;amp;ei=ABbyTqaoJIjkrAf69NHlDw&amp;amp;zoom=1&amp;amp;iact=hc&amp;amp;vpx=705&amp;amp;vpy=147&amp;amp;dur=111&amp;amp;hovh=194&amp;amp;hovw=259&amp;amp;tx=163&amp;amp;ty=108&amp;amp;sig=108315237132949315025&amp;amp;page=7&amp;amp;tbnh=122&amp;amp;tbnw=153&amp;amp;start=110&amp;amp;ndsp=21&amp;amp;ved=1t:429,r:4,s:110"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tersebutlah seorang duda keren bernama Adjie Massaid. Ketika ia menikah dengan Angelina Sondakh yang cantik jelita di tahun 2009, kedua puterinya – Zahwa dan Aaliyah – otomatis mendapat ibu tiri. Apakah Zahwa dan Aaliyah lantas mengalami dera dan siksa? Ternyata tidak. Sang ibu tiri menyayangi Zahwa dan Aaliyah bahkan setelah putera kandungnya, Keanu, lahir.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Di awal Februari 2011, Adjie Massaid mendadak meninggal dunia. Angelina Sondakh yang biasa dipanggil Angie terguncang. Ketika ia terus menangis di pusara Adjie, Zahwa dan Aaliyah kerap menemaninya. Apakah Angie kemudian menepis mereka seperti ibu-ibu tiri dalam dongeng? Sepertinya tidak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belum selesai berkabung, Angie menjadi tersangka kasus suap proyek Wisma Atlet Sea Games di Palembang. Hidupnya semakin kusut. Di tengah situasi itu, puteri ke dua Adjie Massaid, Aaliyah, tinggal bersama ibu kandungnya, penyanyi Reza Artamevia. Gosip-gosip tidak enak pun bertiup. Angie disebut-sebut mengusir Aaliyah. Angie pun membantah, “Itu tidak betul. Bagi saya mereka tinggal di manapun, saya berbesar hati. Kalian tahu, Zahwa sangat sedih mendengarnya. Dan saya rasa rumor itu efeknya tidak bagus untuk perkembangan Zahwa dan Aaliyah. Jadi tolong jangan ada lagi pemberitaan seperti itu." Tak lama kemudian bertiup lagi gosip Angie hanya memperhatikan Keanu, putera kandungnya. Dengan alasan agar mandiri, ia hanya mengutus supir untuk menjemput Zahwa ke sekolah, bukan lagi supir beserta pengasuhnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-8tIfLB9KfvI/TvKGCXegehI/AAAAAAAADSo/3GGzwp6kRuY/s1600-h/angienangis3.jpg"&gt;&lt;img alt="angienangis" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-lbRpB7rJwKM/TvKGDn-VCWI/AAAAAAAADSw/Uekvo7G-i3I/angienangis_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="angienangis" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;foto dirampok dari &lt;a href="http://banjarmasin.tribunnews.com/photo/2011/09/a8c5bfa43c21c155c276f7ba004b7de9.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padahal Zahwa masih ada di sisi Angie dengan setia. Sebagai orang-orang yang sama-sama menyayangi Adjie Massaid, keduanya tampak saling menguatkan. Zahwa menjalani hidupnya seperti biasa, sementara Angie terus menjadi sorotan dan ditimpa berbagai isu tidak menyenangkan. Mulai dari gosip hubungannya dengan saudara iparnya yang sudah berkeluarga, sampai gosip kedekatannya dengan seorang penyidik KPK di tengah penyelidikan terhadap kasusnya. Setiap tweet Angie dipantau dan dibesar-besarkan. Jika di dalam dongeng-dongeng anak tiri menjadi pemeran utama, pada layar dan lembar media infotainment ibu tiri inilah yang menjadi sorotan. Sebelum mencapai akhir yang bahagia, tokoh-tokoh utama dongeng biasanya memang melewati penderitaan yang panjang. Tetapi akankah Angie mencapai akhir bahagia itu sebelum keburu kecapaian?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya lalu teringat pada lagu “Ratapan Anak Tiri” yang populer itu. Iseng-iseng saya mencari liriknya, lalu mencuplik dan mengubahnya sedikit. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Selagi suami di sampingku, ku dipuja, ku dimanja      &lt;br /&gt;Tapi ketika suami pergi ku dinista dan dicaci       &lt;br /&gt;Aduhai infotainment, kasihanlah padaku       &lt;br /&gt;Bagai anakmu sendiri, agar dapat ku berbakti …”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Eh … tunggu dulu. Apakah ini berarti infotainment adalah ibu tiri Angie yang kejam adanya? Lalu siapakah ayahnya ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-_rdbc8wUX2c/TvKGGppy6vI/AAAAAAAADS4/ipR6IYeETlM/s1600-h/Angelina_sondakh3.jpg"&gt;&lt;img alt="Angelina_sondakh" border="0" height="260" src="http://lh6.ggpht.com/-NDhZEXqp-Jg/TvKGIM3P_PI/AAAAAAAADTA/D4pHDoMhDCk/Angelina_sondakh_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Angelina_sondakh" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;foto dirampok dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Angelina_sondakh.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3984673338862179423?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3984673338862179423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3984673338862179423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3984673338862179423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3984673338862179423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/ratapan-ibu-tiri.html' title='Ratapan Ibu Tiri'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-6Oa-p7Uq7j4/TvKGBMj5hAI/AAAAAAAADSg/p2o8ErPyrGk/s72-c/104539_pemakamanadjiemassaid_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1418275280683794656</id><published>2011-12-15T08:46:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:52:50.790+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 100: Monster'/><title type='text'>Monster</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketika mendengar kata “monster”, apa yang muncul di dalam benakmu? Makhluk mengerikan yang siap menerkam? Sesuatu yang menghantui terus menerus? Werewolves, Godzilla, Buto Ijo, dan kemarahanmu sendiri? Jika iya, kamu tidak salah. Tapi jika hanya itu persepsimu mengenai monster, tidak betul juga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kata “monster” diambil dari bahasa Latin &lt;i&gt;monstrum&lt;/i&gt; - sesuatu yang menyimpang akibat kesalahan pada prosedur pertumbuhan. Di dalam cerita-cerita, monster kerap destruktif dan mengerikan. Istilah “monster” pun sering digunakan untuk mewakili orang-orang yang kejam dan jahat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padahal, karena hidup tak selalu berjalan sesuai prosedur yang semestinya, ada potensi menjadi monster dalam setiap diri kita. Kita tak harus menjadi kejam dan jahat karenanya. Jika kita mengenali ke mana kemonsteran kita tumbuh menyimpang, kita dapat menjadi monster yang baik-baik saja. Ingatkah kamu pada monster-monster dalam film &lt;i&gt;Monster Inc.&lt;/i&gt; dan serial &lt;i&gt;Sesame Street&lt;/i&gt;?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Minggu ini hadir monster-monster unyu di www.salamatahari.com. Ada monster di Kebun Monster yang menyanyi dan menari untuk Anak Beruang, obrolan bersama Mogu Si Monster Gurita, Moti dalam #proposal, dan Moonster alias monster bulan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Monster di dalam dirimu dapat hadir kapan saja setiap hari. Jinakkanlah mereka sampai sejinak anjing kesayangan …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-dz8Bc2sQ2nI/TulRhRHNkrI/AAAAAAAADSI/hCYuhavf6h4/s1600-h/cover1005.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="275" src="http://lh3.ggpht.com/-FPCCUVpRVAs/TulRiaSQ93I/AAAAAAAADSQ/3dbsu94ff2c/cover100_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1418275280683794656?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1418275280683794656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1418275280683794656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1418275280683794656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1418275280683794656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/monster.html' title='Monster'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-FPCCUVpRVAs/TulRiaSQ93I/AAAAAAAADSQ/3dbsu94ff2c/s72-c/cover100_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-6335809950272934014</id><published>2011-12-15T08:45:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:52:32.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 100: Monster'/><title type='text'>The Mogus: Jika Monster Berdoa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-l_gEnbMUWr8/TulRJbnUg1I/AAAAAAAADQ4/pdNyI_fSofI/s1600-h/moeldanmogu4.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="moeldanmogu" border="0" height="286" src="http://lh3.ggpht.com/-9u0HQfED9lg/TulRKSEs0uI/AAAAAAAADRA/QVZO0zbNbHU/moeldanmogu_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="moeldanmogu" width="201" /&gt;&lt;/a&gt; Penyalamatahari untuk edisi ini adalah seekor monster bernama Mogu. Si Mogu ini mempunyai dunia sendiri yang dapat kau masuki kapan saja. Pada suatu hari Dea memasuki dunia Mogu dan mengajaknya mengobrol.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ini dia obrolan kami …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Halo Mogu … eh … bener kan nama kamu Mogu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ih bukaaan... namaku Aya Tungtung, kalo di bahasa Sunda artinya “ada akhir”, masih satu keturunan ma Ayu Tingting, makanya aku imut-imut gimana gitchu ;D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lah … aku salah wawancara. Maaf kalo gitu, aku cari Mogu dulu, ya …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hehe, bukan, denk becanda. Yups, kamu peramal ya.. tau namaku, hehe. Iya Dea, namaku Mogu, aku makhluk imajinasi yang dilahirkan dari tangan seseorang bernama Mulyana, hehe.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Mulyana? Siapa dia?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tentunya, dia itu manusia biasa pada umumnya, tapi mempunyai hobi yang buanyak, suka berfantasi, ngemil, membuat gambar vignette, membuat origami, merajut, menjahit, masak, kuliner, dan jalan-jalan. Dia juga membuat aku dan teman-teman Mogu lainnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-NCRpuMQpbgo/TulRLs1XvLI/AAAAAAAADRI/LHNtWDek_wo/s1600-h/moeldanmogu33.jpg"&gt;&lt;img alt="moeldanmogu3" border="0" height="260" src="http://lh6.ggpht.com/-r2FSacv1vBA/TulRMj-qyxI/AAAAAAAADRM/7iF_amEjSUQ/moeldanmogu3_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="moeldanmogu3" width="180" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Cerita, dong, kapan dan gimana kamu lahir …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nenek moyangku lahir tahun 2008 di Acara CRAFTY DAYS #2 di Tobucil and Klabs. Lahir dari tangan ajaibnya Si Moel. Katanya dia dapat dari Tuhannya untuk modal hidup di dunia manusia. Sebagai rasa syukur, dia pergunakan modal tangan dan akalnya untuk membuat THE MOGUS.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Dunia manusia sama nggak sama dunia The Mogus?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku mempunyai dunia sendiri bernama MOGUS WORLD. Tempatnya tidak jauh dari duniamu. Really, kamu hanya tinggal berimajinasi untuk memasukinya. Di dalamnya kamu akan menemukan banyak sekali monster gurita, tapi ada juga monster lainnya yang suka berwisata ke tempat ini. Tempatnya mengasyikan, membuat kamu bahagia, cocok untuk refreshing. Kalau kamu jenuh, kamu bisa mampir ke sini, ngobrol bareng, makan, kita juga suka ngopi, hehe, yang jelas kita sangat welcome untuk teman baru yang tertarik dengan kami dan dunia monster lainnya. Eh, disana ada taman yang aku suka, penuh dengan tumbuhan laut berbagai bentuk dan warna. Kamu juga bisa bermeditasi dan kami berharap ketika kamu meninggalkan Mogus World, kamu mendapat oleh-oleh cantik berupa RASA SYUKUR yang besar agar kita bahagia dan selalu ditambahkan nikmat oleh Sang Maha Segalanya :) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asyiiiik. Kalau begitu, ayo kita ngobrol sambil ngopi-ngopi dan liat-liat taman di Mogus World. Pertanyaan berikutnya, kenapa kamu dikasih nama Mogu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku dinamakan Mogu karena (M-empesona, O-riginal handmade, G-enerosity dan U-nyu-unyu, hahaha). Bukan deng, aku Monster Gurita :D, jadi kata Mogu singkatan dari itu tadi , MO-nster GU-rita, hehe :))&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Hooo … hahahaha … katanya kamu punya temen-temen juga, ya? Cerita dong tentang temen-temen kamu …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang masih aku ingat ya... ada Devon Mogu, sifatnya cool tapi menyebalkan. Ada Tatoh Mogu yang narsis abis dan suka hal berbau pink. Ada Ade Mogu yang plinplan tapi jago gambar. Ada Bob Mogu yang sifatnya cuek, jarang bersih-bersih. Ada Joy Mogu sang petualang, ada Aurora Mogu yang pintar masak oh.. temanku banyak sekali …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Gosipnya kamu dan teman-teman ada bukunya ya … ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Iya... tepat sekali, ih kamu memang keren, tau aja gosipnya. Iya itu gambar aku dan teman-teman. Nama bukunya “THE MOGUS COLONY ( TMC )”. Insya Alloh akan terbit dalam beberapa edisi. Isinya berupa kumpulan karakter monster gurita. Sebenarnya aku membuat buku karena ini menjadi teman terbaik bagi banyak orang. Ada pepatah orang bijak "Khoiru jaliisin fiz zamaani kitaabun" artinya "teman terbaik sepanjang masa adalah kitab/buku".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Buku TMC memang hanya kumpulan karakter Monster Gurita. Tapi aku ingin berbagi dan saling mengingatkan bahwa makhluk luar biasa bernama manusia diberi modal akal oleh Tuhan yang salah satu fungsinya adalah imajinasi tanpa batas. Nah, oleh karena itu, sebenarnya kita tidak dapat menolak untuk bersyukur. Buku TMC yang pertama ini bertemakan “Do'a” karena do'a merupakan suatu hal yang istimewa bagiku. Mendoakan diri saya pribadi, keluarga, partisipan, dan pembeli buku agar selalu berada dalam kebenaran, menjadi manusia bermanfaat, diridhoi dan terbaik disisi-Nya. Amiin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-6vYjlf4dm9Y/TulRNXkTX7I/AAAAAAAADRY/NuP3Rodr9Rg/s1600-h/TRIPTOSAUDI413.jpg"&gt;&lt;img alt="TRIP TO SAUDI 41" border="0" height="181" src="http://lh6.ggpht.com/-e57ogKL9gpM/TulROvHG2XI/AAAAAAAADRg/_t7t1M2h0ak/TRIPTOSAUDI41_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="TRIP TO SAUDI 41" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Mogu sungguh religius. Bukunya bisa didapet di mana, Mog?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamu bisa dapat bukunya dengan &lt;a href="http://themogus.blogspot.com/search/label/The%20Mogus%20Colony%20%28TMC%29"&gt;memesan langsung di blog&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://draft.blogger.com/my_mailfat@yahoo.com"&gt;kirim email&lt;/a&gt;. Buku edisi pertama hanya diproduksi sebanyak 500, dan yang dijual cuma 350 eks. Buku ini juga akan aku titip jual di Tobucil, Omuunium, Kineruku, beberapa galeri, dan dijual di pameran tunggalnya Mulyana "MOGUS WORLD".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wow. Kapan tuh pamerannya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bulan Januari 2012 tempatnya di Galeri Gerilya di jalan Raden Patah. Aku berkumpul dengan keluarga besar dan banyak teman-teman baruku sesama Mogu muncul di pameran ini. Jadi, ditunggu kedatangan kamu dan ajak teman-teman yach …&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Siiiyap. Eh … kalo Monster Day itu apa, sih, Mog?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;MONSTER DAY merupakan salah satu agenda dari THE MOGUS. Selain menjadi agenda pra event pameran tunggal MOGUS WORLD, MONSTER DAY akan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan tiap bulannya untuk mengumpulkan orang-orang yang interest/ mempunyai ketertarikan yang sama terhadap monster. Final project-nya membuat acara MONSTER BIG DAY yang di dalamnya terdapat bazaar produk berbentuk monster, workshop yang berhubungan dengan monster, dan pameran berbau monster. It's all about monster :) Semoga semua bisa berjalan dengan baik, lancar dan bermanfaat, minta doanya :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-Oq5a54YqMqc/TulRQAyqk9I/AAAAAAAADRo/rQ-eFdAlWrY/s1600-h/monsterday3.png"&gt;&lt;img alt="monsterday" border="0" height="216" src="http://lh4.ggpht.com/-TuF0a-2ncPI/TulRRX49QCI/AAAAAAAADRw/t6Ix8SETgpA/monsterday_thumb1.png?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="monsterday" width="299" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Monster-monster unyu on Monster Day! Pasti&lt;/b&gt;&lt;b&gt; didoain =) &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terima kasih Sundea atas dukungan dan doanya, semoga selalu hangat, bermanfaat, dan membuat orang tersenyum bahagia :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Amiiiin. Sama-sama. Eh, Mogu, Mogu, kamu punya cita-cita, nggak? Kalau iya, cita-cita kamu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aku ingin menjadi Profesor Monster Gurita Pertama didunia , hehe :))&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Didoain tercapai. Kalau kamu boleh minta sesuatu ke Moel, kamu pengen minta apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Do’a&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalau sebaliknya, kamu boleh ngasih sesuatu ke Moel, apa yang mau kami kasih?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta dan do’a. Aku doakan dia agar dapat istiqomah, selalu berada di jalan yang benar, sehat, mendapat ketenangan batin, berkah dan ridho Tuhannya dalam tugas yang dijalankannya di dunia. Amiin :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Aiiih, manisnya. Sip … sukses, ya, Mogu …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Betul kan? Tidak selalu monster kejam dan jahat. Buktinya, ada monster gurita yang justru baik hati dan tak putus berdoa. Tuhan mendengarkan doa manusia. Dea percaya, Tuhan pun mendengarkan doa monster.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Teman-teman, jika ingin kenal lebih dekat dengan Mogu, langsung saja datang ke dunia imajinasi. Ini petanya : &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://themogus.blogspot.com/"&gt;http://themogus.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-Sg_5In6mqwE/TulRSvVXVUI/AAAAAAAADR4/w2wH31-Kxic/s1600-h/mogustrip3.jpg"&gt;&lt;img alt="mogustrip" border="0" height="181" src="http://lh6.ggpht.com/-o_63Jcm0b0A/TulRTvguwrI/AAAAAAAADSA/3sVUdCZPKGk/mogustrip_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="mogustrip" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Foto-foto merupakan dok. pribadi Mulyana. Foto Mulyana dan Mogu di Kawah Putih dibuat oleh Beruang Buku.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-6335809950272934014?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/6335809950272934014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=6335809950272934014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6335809950272934014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6335809950272934014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/mogus-jika-monster-berdoa.html' title='The Mogus: Jika Monster Berdoa'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-9u0HQfED9lg/TulRKSEs0uI/AAAAAAAADRA/QVZO0zbNbHU/s72-c/moeldanmogu_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-6162505364731379280</id><published>2011-12-15T08:43:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:52:16.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='salamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjun bebas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 100: Monster'/><title type='text'>The Moonster</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tanggal 10 Desember 2011 lalu, terjadi gerhana bulan total. Bumi melintas tepat di antara bulan dan matahari sehingga bulan tertutup oleh bayangan. Lapisan berdebu yang mengelilingi bumi menyebabkan terpantulnya sinar matahari, memenuhi kegelapan di balik bumi dengan warna. Dari beberapa wilayah di dunia, selama 51 menit kita dapat melihat perubahan warna bulan dari oranye sampai merah darah. Bulan pun tampak lebih besar karena ilusi bulan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Paragraf di atas merupakan penjelasan ilmiah mengenai fenomena alam yang langka tersebut. Tetapi ada versi lain cerita ini lalu yang mungkin tak akan dipercaya ilmuwan mana pun … ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-fE1tv47FXRc/TulQgHMB5sI/AAAAAAAADPo/-WK-jlX-63U/s1600-h/semesta4.jpg"&gt;&lt;img alt="semesta" border="0" height="202" src="http://lh5.ggpht.com/-_aJ5-Ao-QFI/TulQhCgnXzI/AAAAAAAADPw/4ZMRZyqI898/semesta_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="semesta" width="306" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hai, Sun, malam ini aku akan berubah menjadi Moonster,” kata Moon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aaaah … jangan … nanti kamu jadi menakutkan,” protes Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku akan bengkak, memar, lalu berdarah-darah,” sambung Moon tanpa menghiraukan kata-kata Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku akan menjaga kamu. Tak boleh ada yang melukai kamu sampai bengkak dan berdarah-darah.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tenang saja. Menjadi Moonster bukan sesuatu yang buruk, kok. Aku justru ingin cepat-cepat menjadi Moonster,” kata Moon riang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu sudah gila, ya? Moonster itu mengerikan, tahu. Bisa-bisa orang-orang Earth ketakutan melihat kamu!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Moon tidak menjawab. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekitar pukul 19-an WIB, Earth menggelinding perlahan-lahan ke antara Moon dan Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku sebentar lagi menjadi Moonster!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku tak akan membiarkannya!” cegah Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Earth terus menggelinding lalu membenteng di antara Moon dan Sun. Diam saja di sana seperti angkot ngetem.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-yKHMJBRc--M/TulQiAWol4I/AAAAAAAADP4/YuHVtwZCyX0/s1600-h/earth4.jpg"&gt;&lt;img alt="earth" border="0" height="197" src="http://lh6.ggpht.com/-WCPlLJocy5Q/TulQjcmzEBI/AAAAAAAADQA/3gZ3w6uyVBE/earth_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="earth" width="298" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Permisi, Earth, aku tidak bisa melihat Moon! Aku harus menjaga dia!” Sun berusaha mengusir Earth dari hadapannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Memangnya kenapa? Moon kan sudah tua, dia bisa menjaga dirinya sendiri,” kata Earth.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau tidak aku jaga, dia bisa berubah menjadi Moonster. Dia akan berdarah-darah, menjadi bengkak …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ini sudah. Aku sedang menontonnya berdarah-darah dan menjadi bengkak,” kata Earth tenang-tenang saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apa?! Awas, Earth, aku harus menolongnya!” Sun menjadi panik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sebentar dulu kenapa, sih? Sedang seru, nih. Sepertinya orang-orang di permukaanku juga suka melihat Moon menjadi Moonster …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Moonster tidak membuat mereka takut? Ia tidak menerkam siapa-siapa?” tanya Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak, tuh. Ia justru kelihatan cantik sekali. Moon memesona banyak orang ketika berubah menjadi Moonster.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-bqbgsLgmKmY/TulQlNiL7II/AAAAAAAADQI/-gE7sTl6u9E/s1600-h/themoonster6.jpg"&gt;&lt;img alt="themoonster" border="0" height="209" src="http://lh4.ggpht.com/-EFgd32IT6Xw/TulQl5gDo9I/AAAAAAAADQQ/5yW69ae4kF8/themoonster_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="themoonster" width="307" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apakah Moon kelihatan kesakitan?” tanya Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apakah kamu kesakitan ketika dari permukaanku kamu terlihat sebagai &lt;i&gt;sunset&lt;/i&gt;?” Earth balik bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak,” sahut Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Yah, begitulah kira-kira. Moonster baik-baik saja, kok. Jangan khawatir.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah 51 menit berlalu, Earth menggelinding lagi. Moon kembali terlihat seperti sediakala. Sun meneliti seluruh tubuh Moon. Tidak ada sisa luka, memar, atau darah-darah di tubuhnya. Moon pun kelihatan ceria-ceria saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sudah aku bilang kan? Menjadi Moonster bukan sesuatu yang buruk,” kata Moon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kok bisa?” tanya Sun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Karena kemoonsteran-ku hanya ilusi. Aku terlihat seperti Moonster karena bayang-bayang Earth dan cahayamu. Sebetulnya aku tidak sungguh-sungguh memar dan terluka. Lagi pula, Moonster tidak selalu mengerikan. Hari ini aku malah terlihat lebih cantik daripada biasanya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa kamu tidak menjelaskan dari awal? Bikin cemas saja!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat memasuki edisi ke-100. Ini hadiah kejutan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hah?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Zine-zine-an online Salamatahari memasuki edisi ke-100 Kamis ini. Karena agak susah memberi hadiah pada sebuah zine-zine-an, kuputuskan memberi hadiah kejutan untuk kamunya saja – The Sun. Kamu adalah sumber inspirasi zine-zine-an itu. Dan sekarang tanggal sepuluh. Sepuluh dikali sepuluh sama dengan seratus.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Membuat teman cemas itu bukan hadiah!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“&lt;i&gt;Cheer up, &lt;/i&gt;dong, Sayang …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keesokan harinya, berbagai media mencatat fenomena alam tersebut. Tetapi Sun datang sendiri kepada Dea dan menceritakan keisengan Moon sambil marah-marah. Dea tertawa terpingkal-pingkal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-sdYYqNSYUio/TulQnMoDIyI/AAAAAAAADQY/74YOpMQ1YeY/s1600-h/thesun4.jpg"&gt;&lt;img alt="thesun" border="0" height="197" src="http://lh3.ggpht.com/-Fr28Qo_D9Sw/TulQoLUZIBI/AAAAAAAADQg/E5j7Ysp3010/thesun_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="thesun" width="298" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Menurut kamu itu lucu, ya?” tanya Sun masih dengan sinarnya yang garang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iyalah. Moon kreatif juga. Dan Earth ternyata cuek sekali. Aku yakin mereka sudah kong kali kong. Kalau sepuluh kali sepuluh sama dengan seratus, kong kali kong sama dengan berapa hayo?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sun terlihat sebal. Ia berlalu tanpa menjawab. Selanjutnya, hari itu hujan turun deras hingga malam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea menuliskan cerita ini untuk &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; edisi ke-100. Sesungguhnya hadiah kejutan Moon untuk Sun adalah hadiah kejutan untuk zine-zine-an online ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sun, maafkan kami, ya. Semoga kamu jangan marah lama-lama. Terima kasih karena telah menjadi sumber kasih, perlindungan, dan energi untuk kami semua. Sesungguhnya kamu sendiri adalah hadiah sepanjang masa bagi kami. Semoga lain kali kami dapat memberi hadiah yang membuatmu senang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cerita ini bukan metafor. Segalanya terjadi begini adanya dengan tokoh-tokoh yang memang dirinya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-N8DSvo12USs/TulQqFBp25I/AAAAAAAADQo/IAlGhoAwey4/s1600-h/cropsunbuburbayi3.jpg"&gt;&lt;img alt="cropsunbuburbayi" border="0" height="252" src="http://lh3.ggpht.com/-ORTOq052HF0/TulQrEElGnI/AAAAAAAADQw/5Es3LVdBzqo/cropsunbuburbayi_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="cropsunbuburbayi" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar bubur Sun dirampok dari &lt;a href="http://chandraarts.blogspot.com/2011/01/print-ad-for-sun-bubur-bayi.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-6162505364731379280?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/6162505364731379280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=6162505364731379280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6162505364731379280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6162505364731379280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/moonster.html' title='The Moonster'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-_aJ5-Ao-QFI/TulQhCgnXzI/AAAAAAAADPw/4ZMRZyqI898/s72-c/semesta_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4549202809715691135</id><published>2011-12-15T08:42:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:50:09.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 100: Monster'/><title type='text'>Moti</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Siapakah Moti ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Nantikanlah.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;*Ayo, Popo, udah melewati batas deadline ini … ehehehe …&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;#proposal &lt;/b&gt;(proyek popo-salamatahari) adalah rubrik kolaborasi antara Popo dan Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi bentuk kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;http://www.thepopopaint.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4549202809715691135?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4549202809715691135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4549202809715691135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4549202809715691135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4549202809715691135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/moti.html' title='Moti'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4619896194797374888</id><published>2011-12-15T08:41:00.001+07:00</published><updated>2011-12-23T09:48:57.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi. 100: Monster'/><title type='text'>Kemon Everybody</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Ibu, Ibu, lihat, ada monster pohon. Jarinya banyak, kukunya lembek!” seru Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu Beruang melirik pohon yang ditunjuk anaknya lalu menghela nafas. “Itu bukan monster pohon. Itu pohon biasa dengan ranting dan daun-daun.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi dia bisa bergerak,” kata Anak Beruang sambil mengamati Si Monster Pohon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ranting pohon itu bergerak karena ditiup angin. Sudah. Jangan main-main saja. Kita kan masih harus mengumpulkan buah-buahan untuk makan malam kita nanti.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang melompat-lompat di belakang Ibunya. Ia tidak bisa berhenti bermain-main meski Ibu melarangnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ibu, lihat ada monster aku di sungai,” kata Anak Beruang sambil bercermin di permukaan sungai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Itu cuma pantulan wajah kamu sendiri,” kata Ibu sambil memetik buah-buahan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi dia bergelombang-gelombang, Bu. Giginya keriting,” kata Anak Beruang sambil menyeringai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu menatap Anak Beruang sambil bertolak pinggang. “Coba lihat keranjangmu. Sudah berapa banyak buah yang kamu kumpulkan?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang menengok keranjangnya yang belum sampai separuh penuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa keranjangmu belum penuh-penuh? Karena kamu lebih sibuk mencari monster daripada buah-buahan. Ayo sana cepat cari buah. Berhenti bermain-main!” tegas Ibu Beruang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kali itu Anak Beruang agak menurut. Ia berusaha mengalihkan pikirannya dari monster-monsteran yang selalu muncul di sekitarnya. Ketika sekuntum bunga yang berkelopak ungu terlihat seperti monster, ia buru-buru menjauh. Ketika seekor kupu-kupu yang sayapnya seperti mata terlihat seperti monster, Anak Beruang menahan diri untuk tidak berlari-lari mengejarnya. Ia harus mencari buah. Bukan mencari monster. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di tengah hutan, ia melihat sebuah kebun kecil yang dipagari tanaman rambat. Karena ingin tahu Anak Beruang menghampiri. “Siapa tahu di sana ada buah-buahan,” pikir Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata kebun itu menarik sekali. Ada buah dan bunga warna-warni di sana. Tetapi ketika Anak Beruang hendak memasukinya, sekuntum bunga berbulu menggigit buntutnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aduh!” Anak Beruang memegangi buntutnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Selamat datang di Kemon,” kata bunga berbulu itu. Ternyata ia bisa berbicara. Suaranya serak seperti penyanyi rock.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kemon apaan?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kebun Monster.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hah?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Spontan bunga dan buah warna-warni itu menjelma menjadi monster. Apakah mereka menerkam Anak Beruang? Ternyata tidak. Mereka malah menyanyi dan menari menghibur Anak Beruang. Anak Beruang sangat senang. Setelah mereka semua selesai menyanyi dan menari, Anak Beruang bertepuk tangan penuh semangat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tadi itu lagu apa?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lagu monster. Kami adalah monster-monster yang suka menyanyi dan menari,” kata bunga berbulu yang sempat menggigit buntut Anak Beruang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalian bukan monster jahat?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Monster tidak selalu jahat, Beruang Kecil. Monster ada karena ada yang salah dalam prosedur pertumbuhan mereka. Itu saja,” kata sebuah monster berkepala tomat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sebetulnya kami ini tumbuh-tumbuhan. Tapi ada yang salah dengan prosedur pertumbuhan kami. Maka … beginilah kami,” tambah sebuah monster yang kurus seperti pohon tebu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Karena senasib, kami berkumpul di Kemon ini. Setiap hari kami berpura-pura menjadi tumbuhan biasa. Karena menyanyi dan menari adalah hakikat kami, pada waktu-waktu tertentu kami mencipta lagu dan membuat tarian. Seru bukan?” kata bunga berbulu itu lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang mengangguk-angguk. Menurutnya kehidupan monster seru sekali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-3i56K3DvP28/TulQRzqgEGI/AAAAAAAADPY/FrdF8ogoBzc/s1600-h/ilustrasiresized4.jpg"&gt;&lt;img alt="ilustrasiresized" border="0" height="214" src="http://lh4.ggpht.com/-MKg664gViKg/TulQTJlKdDI/AAAAAAAADPg/FNs7qROhQDg/ilustrasiresized_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="ilustrasiresized" width="330" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka sepanjang siang itu Anak Beruang bersenang-senang di Kebun Monster. Ia menonton mereka menyanyi dan menari. Kadang ikut terlibat dalam tarian mereka. Bahkan membantu monster-monster itu membuat kostum-kostuman dari bahan apapun yang ada di sekitar mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Di dalam Bahasa Inggris ‘Come on’ artinya ‘ayo’. Bunyinya mirip dengan ‘Kemon’. Di sini kami pun mengatakan ‘ayo’ kepada siapa saja yang ingin bersenang-senang dan bermain,” kata monster berkepala tomat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba Anak Beruang tersadar. Bermain? Bukankah tadi ibu melarangnya untuk bermain? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa Anak Beruang?” tanya monster berkepala tomat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tadi Ibu menyuruh aku mencari buah, bukan bermain …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang mengamati senja yang mulai turun. Sepertinya sudah terlalu sore untuk kembali mencari buah-buahan. Sebentar lagi hari akan gelap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ajak saja ibumu menyanyi dan menari bersama kami atau setidaknya ceritakan tentang Kebun Monster,” usul bunga berbulu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ia tidak akan percaya,” gumam Anak Beruang sambil menengok keranjangnya yang masih lowong. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Monster-monster di Kemon berhenti menyanyi dan menari. Mereka jadi ikut kebingungan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau kamu mau, kamu bisa memetik kami,” usul monster berkepala tomat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jangan, nanti kalian mati,” Anak Beruang menggeleng cepat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak, Anak Beruang. Selama kamu tidak mencabut akar kami, kami akan terus tumbuh. Petik saja kami supaya kamu tidak dimarahi ibumu. Memetik kami hanya seperti mencukur bulu atau memotong kuku saja,” kata monster tebu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Awalnya Anak Beruang agak ragu. Tetapi karena semua monster di Kemon menyodorkan bagian tubuhnya, Anak Beruang pun memetiknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah keranjangnya penuh, Anak Beruang pamit pulang. “Kapan-kapan aku boleh bermain lagi ke sini kan?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tentu saja,” sahut semua monster di Kemon kompak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang tersenyum. Ia melambai lalu berlari-lari pulang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitu Anak Beruang sampai di rumah, Ibu Beruang sudah menantinya di depan pintu. “Dari mana saja kamu?” tanyanya segera.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku menyanyi dan menari dengan monster, Bu. Jadi mereka …,” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ibu Beruang memicingkan matanya. Maka, Anak Beruang tidak melanjutkan ceritanya. Ia tahu Ibu Beruang tidak akan percaya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Setidaknya kamu membawa banyak buah pulang,” kata Ibu Beruang ketika melihat keranjang Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi jangan dimakan,” ujar Anak Beruang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lho, kok?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Mau aku tanam.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Baiklah. Ibu sudah mengumpulkan cukup banyak buah untuk makan malam kita. Tadinya ibu pikir kamu lupa mengumpulkan buah karena keasyikan bermain.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sebetulnya sih memang&lt;/i&gt;, batin Anak Beruang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Ibu tengah menyiapkan makan malam, Anak Beruang berlari-lari ke kebun belakang. Ia segera menanam buah-buahan yang dipetiknya. Akankah mereka tumbuh menjadi monster? Atau menjadi buah biasa? Atau tidak akan tumbuh menjadi apa-apa?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kadang, menanam seperti mengubur sebuah misteri. Tetapi misteri tidak selalu mengerikan. Adakalanya ia menyenangkan dan penuh kejutan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang tidak takut kepada misteri. Ia juga tak takut kepada monster. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artwork: &lt;b&gt;&lt;a href="http://diantra.tumblr.com/"&gt;Diantra Irawan.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Berapa banyak di antara kita yang tahu bahwa vokalis dan penulis lagu di band pop-jazz-noise bossanova &lt;a href="http://www.hollywoodnobodymusic.blogspot.com/"&gt;Hollywood Nobody&lt;/a&gt; ini juga jago menggambar? Well, she is. Si Dea selalu suka pada tarikan garis berkarakter dan menyenangkan yang ditorehkan perempuan Cancer ini. Senang sekali mendapat hadiah gambar untuk Anak Beruang edisi “Monster”. Terimakasih, ya, Dian =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk tahu lebih banyak mengenai Hollywood Nobody: &lt;a href="http://www.myspace.com/hollywoodnobody"&gt;http://www.myspace.com/hollywoodnobody&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika ingin menyambangi karya-karya Diantra: &lt;a href="http://diantra.tumblr.com/"&gt;http://diantra.tumblr.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4619896194797374888?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4619896194797374888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4619896194797374888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4619896194797374888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4619896194797374888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/kemon-everybody.html' title='Kemon Everybody'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-MKg664gViKg/TulQTJlKdDI/AAAAAAAADPg/FNs7qROhQDg/s72-c/ilustrasiresized_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-399881768137778457</id><published>2011-12-08T00:02:00.001+07:00</published><updated>2011-12-08T01:06:25.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisipatugelang'/><title type='text'>Karena</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Karena Si Dea mendadak berubah menjadi Monster Stroberi (meminjam istilah seorang teman) dan koneksi internet berubah menjadi hantu selama dua minggu, edisi 100 &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; terpaksa ditunda. Apakah ini edisi keramat sehingga terjadi kekarenaan seperti ini? Kita tanya kepada Galileo Tutupleo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Doakan semua kembali normal supaya kita bisa bermain bersama lagi, Teman-teman =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-HnzvHupU4q4/Tt-cA9uBu7I/AAAAAAAADPI/flEZQXR4Te4/s512/coverstroberi4.jpg?imgmax=800"&gt;&lt;img alt="coverstroberi" border="0" height="248" src="http://lh3.ggpht.com/-psLL_M4qlDA/Tt-cCNWDQkI/AAAAAAAADPQ/DJQlmIS2AtA/s512/coverstroberi_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="coverstroberi" width="341" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt; Ini adalah Kebun Stroberi. Coba cari di mana monsternya. Hekhekhekhek….&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-399881768137778457?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/399881768137778457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=399881768137778457' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/399881768137778457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/399881768137778457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/karena.html' title='Karena'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-psLL_M4qlDA/Tt-cCNWDQkI/AAAAAAAADPQ/DJQlmIS2AtA/s72-c/coverstroberi_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-6268480963382862616</id><published>2011-12-01T10:43:00.002+07:00</published><updated>2011-12-01T11:17:17.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 99: Akardanporos'/><title type='text'>Akar dan Poros</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Akar tumbuh menuju inti bumi. Berlawanan dengan daun dan bunga, ia meninggalkan udara dan cahaya. Akar mengikat tumbuhan pada tanah. Bukan untuk membatasi ruang geraknya, tapi justru untuk membiarkannya tumbuh seluas-luasnya. Akar membuat tumbuhan tak mudah ditumbangkan angin. Memberinya nutrisi agar ia tidak rapuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Balerina yang melakukan pirouette – gerakan berputar-putar – tak akan pusing. Ia terlatih memusatkan pandangan pada satu titik meski tubuhnya berputar cepat ke mana-mana. Terpusat tidak menghalanginya bergerak lepas. Sebaliknya, karena terpusat ia terhindar dari kelimbungan dan gerak yang ragu-ragu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika tahu kepada apa memilih berakar dan berporos, kita tidak akan kehilangan kebebasan kita. Akar dan poros justru memerdekakan kita dari keentahan yang semu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di edisi ke-99 ini Salamatahari bercerita tentang para akar dan para poros. Ada “Let Go” yang menjadi akar dari sesuatu yang tumbuh, ada akar pohon jambu Pak Raden, ada kopi dan seni yang menjadi poros dan akar kegiatan Kopi Keliling, dan ada salamatahari yang menjadi pusat edar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, pernahkah kamu bertanya, kepada apa kamu berakar dan berporos?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tumbuh dan berputarlah mengarungi semesta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jangan tumbang dan limbung tapi jangan biarkan dirimu terkurung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-vCtR21mDpEI/Ttb38CLvAJI/AAAAAAAADOw/fE9hCDBLFdM/s1600-h/cover994.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="263" src="http://lh6.ggpht.com/-TFWaZbvugVA/Ttb393_4KRI/AAAAAAAADO4/YME2dWnBIyY/cover99_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="341" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-6268480963382862616?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/6268480963382862616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=6268480963382862616' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6268480963382862616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6268480963382862616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/akar-dan-poros.html' title='Akar dan Poros'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-TFWaZbvugVA/Ttb393_4KRI/AAAAAAAADO4/YME2dWnBIyY/s72-c/cover99_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-2307241170688294677</id><published>2011-12-01T10:42:00.002+07:00</published><updated>2011-12-01T11:08:02.208+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjun bebas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 99: Akardanporos'/><title type='text'>Let Go Project</title><content type='html'>&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-GfjzARiuGqw/Ttb3cRDhPQI/AAAAAAAADNw/jPeKfIyWxjc/s1600-h/resized14.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="240" src="http://lh5.ggpht.com/-4e0JbBI9vrc/Ttb3dtx0SQI/AAAAAAAADN4/CTwgTooR9AE/resized1_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="322" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-UXp9yApOAU4/Ttb3g5hMzcI/AAAAAAAADOA/pBwwtqJdAqE/s1600-h/resized25.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="229" src="http://lh3.ggpht.com/-8o12mbAzSMg/Ttb3iN542oI/AAAAAAAADOI/hIHnd0_dxjs/resized2_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-QJkeGaS6lbo/Ttb3kmk8A7I/AAAAAAAADOQ/hsUhXqJvZxw/s1600-h/resized3revisi6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="239" src="http://lh4.ggpht.com/-gAcSg82Gjy4/Ttb3mNc1fxI/AAAAAAAADOY/ILdzSPES3R0/resized3revisi_thumb4.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="325" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-eNXij5I0BE8/Ttb3oGYVulI/AAAAAAAADOg/-tcuHwRTOS0/s1600-h/resized44.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="229" src="http://lh6.ggpht.com/-mBCBpNSSeA0/Ttb3psWF1gI/AAAAAAAADOo/Bbre9-0o45s/resized4_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="323" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Sundea&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-2307241170688294677?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/2307241170688294677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=2307241170688294677' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2307241170688294677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2307241170688294677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/let-go-project.html' title='Let Go Project'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-4e0JbBI9vrc/Ttb3dtx0SQI/AAAAAAAADN4/CTwgTooR9AE/s72-c/resized1_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-8661575990594415444</id><published>2011-12-01T10:40:00.002+07:00</published><updated>2011-12-01T11:41:56.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 99: Akardanporos'/><title type='text'>Pak Raden Bercerita</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di hari ulangtahun Pak Suyadi alias Pak Raden yang ke-79 pada 28 November lalu, teman-teman saya datang bertandang ke rumahnya. Karena satu dan lain hal, hari itu saya tidak bisa datang. Tapi &lt;a href="http://terlalurisky.blogspot.com/"&gt;Rizki&lt;/a&gt;, teman saya yang baik hati, berinisiatif menghubungkan Pak Raden dan saya via telpon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Pak Raden, pohon jambunya masih ada?” tanya saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hahahaha … ya ndak. Itu kan hanya di cerita,” sahut Pak Raden dengan suaranya yang khas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-vsz4d2NBoE8/Ttb23i4lc5I/AAAAAAAADMg/YlK5yh89-4U/s1600-h/pakradentelponan3.jpg"&gt;&lt;img alt="pakradentelponan" border="0" height="197" src="http://lh6.ggpht.com/-A12ItjK7nyY/Ttb27iY1w6I/AAAAAAAADMo/gR_vZ6yQq1c/pakradentelponan_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="pakradentelponan" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah saya selesai bertelpon dengan Pak Raden, Rizki mengajak. “Nanti kalau ada waktu kita kemari, yuk.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Yuk. Hari ini di sana kayak apa?” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ada beberapa kenalan Pak Raden yang dateng. Rumahnya rada sempit jadi ganti-gantian gitu. Dia berbusana lengkap, lho …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, ya? Wow.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-HCryDc0y8AM/Ttb2-6aXsFI/AAAAAAAADMw/ywr0aF-lcm4/s1600-h/drawinparaden5.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="drawinparaden" border="0" height="205" src="http://lh3.ggpht.com/-gDQtMTv0bNc/Ttb3AePTIwI/AAAAAAAADM4/5Oj2PZRG5iQ/drawinparaden_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="drawinparaden" width="147" /&gt;&lt;/a&gt; Beberapa hari kemudian Rizki dan saya kembali menyambangi Pak Raden. Rumahnya sepi. Pak Suyadi pun hadir tanpa kostum. Namun ternyata ia tetap sosok yang sama dengan semangat dan produktivitas yang sama. Dengan penuh semangat, ia menunjukkan tumpukan &lt;i&gt;drawing&lt;/i&gt; yang sedang diselesaikannya untuk rencana pameran tunggalnya tahun mendatang. “Wayang, tapi untuk anak-anak,” ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pak Raden juga sempat bercerita mengenai pengalamannya menggarap Si Unyil. “Saya dipanggil PPFN sekitar tahun 78-79. Waktu itu mereka kepingin bikin cerita anak-anak tapi Pak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gufran_Dwipayana"&gt;G.Dwipayana&lt;/a&gt; nggak mau kalau pemainnya manusia. Harus kartun. Akhirnya ya tercetus itu, gimana kalau pakai boneka saja. Beliau setuju.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perjalanan Si Unyil dan segenap warga desa Sukamaju bertolak dari sana. Pak Suyadi mendesain boneka-boneka yang dimainkan dengan tiga jari serupa &lt;a href="http://www.google.com/url?sa=t&amp;amp;rct=j&amp;amp;q=wayang%20potehi&amp;amp;source=web&amp;amp;cd=1&amp;amp;ved=0CCsQFjAA&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FWayang_Potehi&amp;amp;ei=AN_WTsvGGcHRrQe80r3SDQ&amp;amp;usg=AFQjCNFTzYazBe0rvA1ru8dtCenRKO0bMw&amp;amp;cad=rja"&gt;wayang potehi&lt;/a&gt;. Agar tak terlihat datar, beberapa boneka utama diciptakan dalam beberapa ekspresi. “Tapi ada juga yang satu saja. Misalnya Pak Lurah. Dia nggak pernah sedih nggak pernah senang ya begitu saja,” kata Pak Raden alias Pak Suyadi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-Zm4SY7_tfPA/Ttb3E-8G9sI/AAAAAAAADNA/wiyXQdNBEXk/s1600-h/theunyils3.jpg"&gt;&lt;img alt="theunyils" border="0" height="180" src="http://lh3.ggpht.com/-tdyxpi5vPUg/Ttb3GOw4iqI/AAAAAAAADNI/Y02MLd42USA/theunyils_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="theunyils" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tokoh Pak Raden muncul belakangan karena merasa desa Sukamaju terlalu tenang. “Kalau di wayang, cerita Si Unyil nggak ada Kurawanya. Ada yang nggak beres kalau satu desa baik-baik semua,” ujar Pak Suyadi. Maka diciptakanlah tokoh bernama Raden Singomenggolo Jalmowono. “Singomenggolo artinya bagus, singa yang memimpin. Tapi Jalmowono kamu tahu artinya apa? Orangutan.” Saya tergelak. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pak Raden adalah tokoh yang kikir, pemarah, tidak suka bergotong royong, berpenyakit encok pula. Tapi di lain pihak ia adalah sosok yang menyukai kesenian, pandai melukis, tahu dunia perwayangan, dan suka menyanyi. Tak ada sosok yang lebih cocok memerankan Pak Raden kecuali Pak Suyadi sendiri. Maka, lekatlah sosok Pak Raden dengan Pak Suyadi hingga saat ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-X_0ifxEd5rM/Ttb3KL-KRiI/AAAAAAAADNQ/CpAd2vtZAV8/s1600-h/paksuyadi3.jpg"&gt;&lt;img alt="paksuyadi" border="0" height="195" src="http://lh5.ggpht.com/-Vs1CmUgc0-c/Ttb3LYrRMCI/AAAAAAAADNY/CVwfcDpzWGs/paksuyadi_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="paksuyadi" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Pak Raden masih suka mendongeng?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ya masih, cari makannya dari situ.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pak Raden bertualang dari satu mall ke mall yang lain, satu sekolah ke sekolah lain. Ia berkostum lengkap, mendongeng sambil menggambar. “Tanggal 9 Desember nanti saya mendongeng tentang korpusi, tapi nggak boleh menggunakan kata ‘korpusi’. Pokoknya bagaimana caranya anak-anak tahu kalau itu tidak baik,” ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Pak, kenapa pohon yang ditanem di rumah Pak Raden musti pohon jambu?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ya itu kan cuma ceritanya …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-bxHsMTkANfQ/Ttb3OhaVODI/AAAAAAAADNg/050jEa1LZdI/s1600-h/kostumpakraden3.jpg"&gt;&lt;img alt="kostumpakraden" border="0" height="180" src="http://lh6.ggpht.com/-Qd1y28Rer_U/Ttb3P8JUEcI/AAAAAAAADNo/2l2ItXceCBM/kostumpakraden_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="kostumpakraden" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana jika ia adalah cerita itu sendiri? Legenda Pak Raden tak terpisah dari dirinya, berakar kuat pada &lt;i&gt;passion-&lt;/i&gt;nya terhadap anak-anak dan ilustrasi. Pohon jambu yang nyata dan fiksi tidak lagi dapat dibedakan. Ia terus menancapkan akar, berbuah, dan tersebar dengan caranya sendiri. Di balik kostumnya, Pak Raden sesungguhnya tidak kikir berbagi apa-apa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Jalan Petamburan III no. 27, Slipi, Jakarta, tertanam sebuah pohon serupa pohon jambu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kini kamu tahu di mana pohon itu. Jangan ragu untuk merawatnya dengan kasih lalu memetik buahnya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-T-Vf6U_rNoA/Ttb9PUq3hMI/AAAAAAAADPA/Px-Z1L9Cc6w/s1600/thelegend.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-T-Vf6U_rNoA/Ttb9PUq3hMI/AAAAAAAADPA/Px-Z1L9Cc6w/s320/thelegend.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;foto-foto: &lt;a href="http://terlalurisky.blogspot.com/"&gt;Rizki Ramadhan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-8661575990594415444?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/8661575990594415444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=8661575990594415444' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8661575990594415444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8661575990594415444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/pak-raden-bercerita.html' title='Pak Raden Bercerita'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-A12ItjK7nyY/Ttb27iY1w6I/AAAAAAAADMo/gR_vZ6yQq1c/s72-c/pakradentelponan_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-220782850338283022</id><published>2011-12-01T10:38:00.002+07:00</published><updated>2011-12-01T11:02:43.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 99: Akardanporos'/><title type='text'>Raymond “Kopi Keliling” Malvin: Jika Kopi dan Seni Menjadi Akar</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-bmqlKWSOnsM/Ttb2i-boSEI/AAAAAAAADMA/fD57HRl24lY/s1600-h/fotoraymond4.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="fotoraymond" border="0" height="199" src="http://lh3.ggpht.com/-ddHzYNUDSqY/Ttb2kW7XWuI/AAAAAAAADMI/H3JknlGND_o/fotoraymond_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="fotoraymond" width="253" /&gt;&lt;/a&gt; Di dalam pelajaran matematika, selalu ada poros pada keliling. Bagaimana dengan kegiatan &lt;a href="http://kopikeliling.com/"&gt;Kopi Keliling&lt;/a&gt;? Mungkin Raymond Malvin adalah porosnya.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sebetulnya apakah Kopi Keliling itu dan siapa Raymond Malvin? Simak, deh, obrolan berikut ini … ;)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan pertama yang paling mendasar, nih, Mond. Sebetulnya Kopi Keliling itu apa, sih?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kopi Keliling itu sebuah acara pameran berpindah atau "Art Tour" dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Gimana mulai keideannya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Awalnya banget ketika dulu gw pernah mengadakan acara "gambar bareng" sebagai&amp;nbsp; acara 'toko serba ada' gw yang bernama Pachwurk (sekarang udah almarhum). Toko itu intinya adalah menjadi wadah untuk orang-orang yg punya produk self-made atau artwork jualan. Pertemuan dengan seorang teman (bernama Reza) saat itu yang berandai untuk membuat acara gambar mural bareng akhirnya menjadi &lt;i&gt;trigger &lt;/i&gt;untuk ngadain acara-acara serupa. Dari sana jadi mulai bertemu beberapa orang visual yang kebanyakan karyanya bagus, cuma ya kurang lahan aja untuk mamerin.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terus abis itu jadilah Kopi Keliling?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belum selesai ceritanya. Ada beberapa tahap. Itu tahap pertama. Tahap ke-2 adalah ketika gw membuat sebuah acara bernama Scream Art Loud (Desember 2010) bersama kantor di mana gw bekerja saat itu. Scream Out Loud itu kompetisi mural yang dikawinkan dengan suasana party yang ringan. Hasilnya cukup memuaskan. Pengunjung cukup ramai untuk sebuah acara eksperimental. Intinya juga sama, menjadi wadah untuk muralist untuk mempertunjukkan karyanya. Selepas keluar dari kantor itu, dengan "modal" keyakinan karena ternyata animo orang pada saat itu cukup bagus, plus ajakan beberapa teman lain yang manas-manasin untuk bikin acara (pameran) lagi, jadinya tergerak untuk serius membentuk sebuah wadah sesungguhnya untuk teman-teman super kreatif ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari tahap-tahap itu, sambil lalu mulai research kecil-kecilan, nanya sana sini, coba cari "permasalahan" yang ada. Pada akhirnya sih berujung ke exposure, apresiasi dan kurangnya interaktivitas seni visual terhadap audience -nya. Semuanya itu tarik menarik dan nampaknya cukup kompleks. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kompleksnya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si seniman butuh penonton, tapi yang nonton masih tergolong dikit dan kadang acuh tak acuh sama seni. Si penonton juga acuh karena exposure terhadap seni ini tergolong kecil juga di negara Indonesia tercinta. Jadi ya, kompleks. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terus, gimana dong cara mengatasi kekompleksan itu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya sih, intinya lakuin aja daripada mikir terlalu lama. Dasarnya adalah bagaimana menciptakan suasana acara seni yang lebih nyaman baik bagi si seniman, maupun si penontonnya. Ya, kompromi lah. Ketemu di tengah biar enak :D &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wokeh. Dari situ, jadi Kopi Keliling, ya. Kapan tuh tercetus ide bikin Si Kopi Keliling?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekitar Januari tahun 2011, ngobrol ngalor ngidul lagi sama Arris aprillo di café-nya. Kembali berandai-andai untuk membuat sebuah acara yang santai mengenai seni, berada di ruang publik, mudah di akses. Alhasil akhirnya kami sepakat untuk mengadakan sebuah acara pameran berpindah atau "Art Tour" dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kenapa musti kopi?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tema kopi itu diambil karena kami semua suka minum kopi. Sedikit addict malah kalo bisa dibilang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan nampaknya para pekerja kreatif, seniman, dll juga mempunyai "ketergantungan" yg sama terhadap minuman hitam itu. Berbekal sedikit pengalaman dan ambisi yang menggebu, akhirnya ide kecil itu berubah menjadi ide yang cukup besar (jangka panjang). Nama Kopi Keliling itu diciptakan secara spontan di pertemuan para seniman pertama di cafe arris. Emte yg menyebutkan nama itu pertama kali dan akhirnya disepakati semua karena namanya konon &lt;i&gt;catchy.&lt;/i&gt; Lalu di Februari 2011 perjalanan kopi keliling dimulai....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Ihiiiw … terus gimana nih perkembangan Kopi Keliling volume 1 sampe yang sekarang udah sampe volume 5?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Venue: Kopling 1 - 5 venue itu membesar secara progresif seiring dengan 'tuntutan" jumlah pengunjung&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;dari Tornado, Kedai, Coffee and co, Tryst hingga yang terakhir ini paling besar di Anomali. Jumlah pengunjung cukup meningkat secara konsisten dari vol 1 - 5.&amp;nbsp; Keragaman pengunjung juga cukup membuat kita senang, sangat diluar ekspektasi. Senimannya, awalnya dari 10 orang, hingga sekarang totalnya kalo ga salah 29 orang sudah berkolaborasi. Gayanya juga beragam. Karyanya sejauh ini kalo gasalah udah menghasilkan 90 karya. Kerjasamanya, baik dari media partner, sponsor, donatur sampe pendukung acara sejauh ini sangat suportif terhadap kegiatan Kopling. Perkembangan media yang mau meliput juga cukup menggembiarakan. Ga kebayang di awal acara kecil-kecilan ini mulai ada yang mau ekspos di media. Musisi-musisi pendukung acara, pakar-pakar kopi juga sangat membantu sekali dalam kegiatan kopling. Ada yang rela-rela dari Bandung dateng cuma dibayar pake makan minum mau perform. Merchandisenya, walau baru satu&amp;nbsp; tapi lumayan bisa sampe dibuatin tumbler sama Arniss. Ke depannya moga-moga ada lagi produk dari Kopling. masih dalam tahap perencanaan. Pokoknya sangat seru sekali. Semoga pada ngerasa begitu yah. Dari Kopling sih merasa sangat beruntung banyak teman-teman yg sangat baik hati membantu gerakan ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asik. Terus, terus kalo dari segi kegiatan, ada kegiatan apa aja dari Kopling pertama sampe sekarang?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mari menggambar:&amp;nbsp; dari kehadiran kopling baik di acara sendiri sama nebeng acara orang, kita berhasil ngajak orang gambar sebanyak +- 700 kertas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wow!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Iya. Dari yang emang awalnya seniman, sampe anak-anak, bapak-bapak, sampe ibu-ibu yang jualan teh botol di bunderan HI.&amp;nbsp; Hasil ini sangat kopling banggakan karena ternyata animo orang untuk gambar tuh besar sekali. Seperti prediksi Kopling di awal, sebenernya orang tuh tertarik sama hal-hal visual, cuma mungkin selama ini akses kesananya yg sulit. Makanya Kopling hadir di ruang yang relatif lebih publik supaya mudah diakses pengunjung. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Waktu itu rasanya ada Kopling TV juga kan ya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Walau sekarang vakum bentar, cuma ini adalah salah satu bentuk apresiasi Kopling terhadap seniman lokal. Media mungkin ga banyak yang ekspos. Makanya Kopling juga bikin sarana untuk mereka sharing dan moga-moga, sih, penontonnya juga merasa dapet inspirasi atau insight dari cerita mereka. Abis Kopling 5 mau dilanjutin lagi programnya. Ke depannya juga bakal bahas cafe dan kopi juga biar makin seru.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Nah, sekarang tentang Kopling 5. Apa yang spesial di Kopling 5 ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang spesial itu adalah senimannya paling lengkap. Ada 22 orang, jadi paling banyak line up senimannya. Venue itu – di Anomali Plaza Indonesia - juga terbesar sampai saat ini. Kunokini manggung sama jalan surabaya juga sangat menyenangkan sekali pastinya. Teruuus ada juga si Sunday At Twelve yang akan perform lagu theme song Kopling 2012. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wah, sekarang ada theme songnya! Senimannya siapa aja?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Senimannya ada: Ario Anindito, Arris Aprillo, Ape Republic, Artkelso, Citra Marina, Diela Maharanie, Dika Toolkit, Dmaz Brodjonegoro, Emte, Gogoporen, Isrol Triono, Jules Tjitra, Lala Bohang, Nugraha Pratama, Prasajadi Heru, Puppetvector, Rensi Ardinta, Resatio Adi Putra, Rukmunal Hakim, Talitha Maranila, Tatiana Romanova, Thunderpanda.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Ngomong-ngomong, Mond, di Kopling ini kamu sendiri sebagai apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu inisiator, penanggung jawab utama, seksi sibuk, bendahara, sampai office boy :D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Profesi kamu sehari-hari di luar Kopling?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Profesi sehari-hari itu sebenernya freelance graphic designer merangkap event organizer kalo ada yang mau mesen bikinin konsep acara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Nah, terus apa yang bikin kamu passionate sekali ngegarap Si Kopling ini ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa ya? Mungkin lebih ke love and hate relationship terhadap bangsa dan negara ini ya. Kesedihan akan nasib budaya, kreasi lokal yang tidak menjadi tuan rumah di tanah air sendiri cukup mendorong untuk berbuat sesuatu aja buat generasi ke depan. Karena mikir harus ada yang jalanin ini. Kalo semua anak bangsa apatis dan hanya cenderung jadi pemerhati aja, ya nampaknya ga akan maju ini negara sampe kapan tau. Kalo diceritain lagi sih bisa panjang banget.. cuma intinya itu sih... ingin bikin perubahaan aja di negara k*p@r@t ini.... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Karena Salamatahari edisi ini temanya “Akar dan Poros”, menurut kamu Kopi Keliling akarnya apa? &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kopi Keliling berakar pada dua hal. Seni dan Kopi. Berakar itu mungkin bisa diartikan sebagai berpedoman. Jadi Kopi Keliling akan selalu berpedoman pada visi misinya. Kalo kopi sendiri mungkin akan berkembang di masa depan. Karena kalo kita liat kopi itu lebih besar unsur ceritanya, human interactionnya, conversationnya. Impact yg dihasilkan dari si minuman hitam itu jauh lebih besar daripada sekedar minuman. Jadi Kopling juga berakar pada filosofi kopi juga. bukan hanya kopi secara fisik. Begitu pula dengan seni. Seni itu keindahan, kebebasan, rasa ingin tau, keberanian.. Kopling juga akan selalu mengakar kesana. Kopi dan seninya tentu Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalo ngomong soal “poros” dan “keliling” ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalo keliling sendiri... adalah sifatnya yang dinamis. Ga statis. Dan lucunya kalo kita ngomong keliling bisa jadi abis dia jalan dia akan kembali lagi ke titik awal dia berangkat. Jadi … yah semoga, walau muter-muter entah kemana, berguru, jalan-jalan, ujungnya kembali ke mana kita berpijak. Ya tanah air kali yah :P&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wah, kamu nasionalis sekali orangnya …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebenernya gw bukan orang yang nasionalis. Gw lebih suka menyebut untuk kepentingan bangsa daripada negara. Kalo bangsa kayaknya lebih ke manusianya yah.. kalo negara kayak institusi gitu... Pengen tumbuh menjadi seseorang yang bisa bikin sedikit perubahan baik aja sih, siapa tau kan impactnya ada di masa depan. Ga pengen ngerubah sesuatu yang drastis atau gimanaa gitu, cuma berharap bisa jadi katalis bagi orang-orang hebat diluar sana supaya bareng-bareng berbuat sesuatu yang lebih baik dan lebih besar lagi impactnya. Ya ciptain arus kreativitas dan hal hal positif lah :P&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Setuju! Terakhir. Silakan promoin Kopling 5 seseru-serunya biar temen-temen pada dateng …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yah, pengen ajak aja semua temen liat bareng karya seniman-seniman yang pameran. Dateng dan support aja itu udah sangat berarti banget buat kita semua. Moga-moga buat yg udah rela-relain luangin waktu dateng akan ngerasa seneng liat karya, gambar bareng, minum kopi, sambil nongkrong dengerin musik dari band-band ciamik. Nah kalo sampe seneng jangan lupa dateng lagi sama kasih tau ke temen-temen ada Kopi Keliling.. :D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi dateng aja langsung ke acara pembukaannya tanggal 3 desember 2011 di Anomali plaza Indonesia lantai 5 (dalam urban kitchen) mulai dari jam 3 sampe jam 9 malam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadwalnya sebagai berikut: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kopling 5 Schedule*&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;14:50 – 15:00 : Open&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;15:00 – 16:45&amp;nbsp; : Creative Session 1 with &lt;b&gt;Kopi Keliling Artists&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;16:55 – 17:30 : Music Performance by &lt;b&gt;SUNDAY AT TWELVE&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;17:40 – 18:25 : &lt;b&gt;Coffee Talk Session&lt;/b&gt;&lt;i&gt; with Irvan Helmi, Agam Abgari (Anomali Coffee)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;18:35 – 19:20&amp;nbsp; : Music performance by &lt;b&gt;JALAN SURABAYA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;19:30 – 20:15&amp;nbsp; : Creative Session 2 with &lt;b&gt;Kopi Keliling Artists&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;20:25 – 21:10&amp;nbsp; : Music Performance by&lt;b&gt; KUNOKINI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;21:05 – 21:15&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Closing &amp;gt; Lagu penutup TERJAGA sbg theme song Kopling 2012&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;*jadwal dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Informasi lebih lanjut bisa ke www.kopikeliling.com atau juga bisa follow twitternya di @KopiKeliling buat update-update harian yg lebih detail. Mau email-emailan juga boleh ke &lt;a href="mailto:kopikeliling@yahoo.com"&gt;kopikeliling@yahoo.com&lt;/a&gt;. Mau nanya-nanya, mau ikutan pameran, mau ikutan jadi panitia, mau apa aja deh bebas silahkan aja nanya ke kopling. Jadi dateng yah semua.. hehehe.. ditunggu loh... &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sip. Sampe ketemu di Kopling, Mond …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terima kasih sebelumnya sudah mau tau lebih mengenai Kopling, sampai ketemu :)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Jadi begitu ceritanya, Teman-teman. Ayo datang beramai-ramai ke acara seru ini dan siapkan dirimu untuk tertular energy boost dari kopi yang berkeliling-keliling ini. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Berakarlah pada yang semangat berkarya yang sehat, lalu tumbuhlah menjadi pohon dengan buah-buahan karya yang raya =D&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-xbGN5E6UTqY/Ttb2oCdQLfI/AAAAAAAADMQ/bkYtwyANa6U/s1600-h/KK5eflyer24.jpg"&gt;&lt;img alt="KK5-eflyer-2" border="0" height="376" src="http://lh6.ggpht.com/-heHHfzyYyIQ/Ttb2q6K8AtI/AAAAAAAADMY/8Rf1HdgoJ8U/KK5eflyer2_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="KK5-eflyer-2" width="290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-220782850338283022?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/220782850338283022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=220782850338283022' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/220782850338283022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/220782850338283022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/raymond-kopi-keliling-malvin-jika-kopi.html' title='Raymond “Kopi Keliling” Malvin: Jika Kopi dan Seni Menjadi Akar'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-ddHzYNUDSqY/Ttb2kW7XWuI/AAAAAAAADMI/H3JknlGND_o/s72-c/fotoraymond_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-8975980739055191520</id><published>2011-12-01T10:36:00.002+07:00</published><updated>2011-12-01T12:15:12.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='behind the scene salamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 99: Akardanporos'/><title type='text'>Planet-planet Salamatahari Beredar di Dia.Lo.Gue</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pada tanggal 26 November 2011 lalu, sepaket planet di seputar Salamatahari beredar di &lt;a href="http://dia.lo.gue/"&gt;Dia.Lo.Gue&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam rangka pameran &lt;a href="http://www.facebook.com/events/179442555478322/"&gt;JKT-BDG PP&lt;/a&gt;, Salamatahari berkolaborasi dengan penulis &lt;a href="http://maerahayu.tk/"&gt;Mayang Manguri Rahayu alias Mae&lt;/a&gt; di stand “salaMAEtahari”. Hari itu kami melapak bersama &lt;a href="http://kontemplacity.blogspot.com/"&gt;Errithethird&lt;/a&gt;, ilustrator Salamatahari #2 serta Keti dan Tri. Lapak kami laksana toko kelontong yang menjual apa saja. Mulai dari pernak-pernik, karya masing-masing, sampai buku-buku tua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada sedikit oleh-oleh foto dari sana. Ini dia ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini Erri dan Mae sedang jadi kuncen di stand toko kelontong kami …:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-K5SBbQ_TocE/Ttb1g-xcGhI/AAAAAAAADJw/6kBxigR0rtA/s1600-h/thelapak%25255B5%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="196" src="http://lh4.ggpht.com/-ezkg05dpoGo/Ttb1iyKKGZI/AAAAAAAADJ4/AdboLKrasJE/thelapak_thumb%25255B3%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-C2Nu9tKuLiA/Ttb1m0_10xI/AAAAAAAADKA/hx6OtdDIlxI/s1600-h/meriahbukan%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-oNA1xOad5Oo/Ttb1oESSkSI/AAAAAAAADKI/lmQC9eWRxr0/meriahbukan_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini beberapa pembeli :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-crzvGKGM8mg/Ttb1sii461I/AAAAAAAADKQ/IbEkJY1-vD0/s1600-h/pembelisatusetengah%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-cWy3gSevi9s/Ttb1uN5jdAI/AAAAAAAADKY/O6Bt1gXI_Eo/pembelisatusetengah_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&amp;nbsp;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-cWy3gSevi9s/Ttb1uN5jdAI/AAAAAAAADKY/O6Bt1gXI_Eo/pembelisatusetengah_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-color: -moz-use-text-color; border-style: none; border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-9TUIbLd-rX0/Ttb1x8WDg5I/AAAAAAAADKg/g1GEG_F5-3g/s1600-h/pembeli2%25255B4%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh3.ggpht.com/-p0lsGLUUH1Y/Ttb1zYaPdeI/AAAAAAAADKo/qnbCBF11bgk/pembeli2_thumb%25255B2%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditemani Si Onde Mande, Mayang sempat juga membacakan puisi tentang orangutan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-iZ2AkPqsL0k/Ttb13FcAG3I/AAAAAAAADKw/M8m2bEPpy8A/s1600-h/maedanorangutan%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh3.ggpht.com/-F6Eo74bNXIQ/Ttb14WCnvgI/AAAAAAAADK4/nGbgSuHCHcc/maedanorangutan_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semakin malam, stand semakin meriah. Hadir Tri dan Ketrin dengan jam dan lampu kayunya yang bagus sekali (ketiga foto berikutnya ini dirampok dari perbendaharaan &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1381715470"&gt;Taufik Purnama&lt;/a&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-9WYOl7WSh3k/Ttb18QzEnnI/AAAAAAAADLA/DT2M7nvDDxw/s1600-h/malemnya4%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="malemnya4" border="0" height="155" src="http://lh6.ggpht.com/-HilKC2y-Yz4/Ttb19sDpDDI/AAAAAAAADLI/hjaznooiM-w/malemnya4_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="malemnya4" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-SmuVI-KFd4k/Ttb2BCtGPKI/AAAAAAAADLQ/DtJOP3gBGig/s1600-h/malemnya6%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="malemnya6" border="0" height="155" src="http://lh6.ggpht.com/-H0lF-IS50BM/Ttb2CgKNu8I/AAAAAAAADLY/EN9gID5Z_LA/malemnya6_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="malemnya6" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-oB0tI5x67lU/Ttb2GsaOspI/AAAAAAAADLg/IBKXMDjfQbo/s1600-h/malemnya3%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="malemnya3" border="0" height="155" src="http://lh4.ggpht.com/-QZUvtGElI3g/Ttb2IJh5DlI/AAAAAAAADLo/t0xYAxb8pgk/malemnya3_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="malemnya3" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan di Pameran Jkt-Bdg PP sendiri, Si Dea menulis pengantar pameran sebagai art writer. Untuk membaca versi lengkap tulisannya, klik di &lt;a href="http://salamataangin.blogspot.com/2011/11/pp.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-6UI46ccCpLU/Ttb2LQfs05I/AAAAAAAADLw/fLbxex0PA8w/s1600-h/kaca%25255B3%25255D.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="260" src="http://lh6.ggpht.com/-w81_fFgaHYo/Ttb2MvUtMfI/AAAAAAAADL4/VwLoMBoxBrs/kaca_thumb%25255B1%25255D.jpg?imgmax=800" style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si Dea tidak akan mengunggah foto-foto pameran tersebut di sini. Jika penasaran, langsung saja menyambangi Dialogue Art Space di Jln. Kemang Selatan Raya no. 99a. Pameran ini masih berlangsung 31 Desember 2011. Intip karya 17 seniman seru dari Jakarta dan Bandung:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Aditya Rahadi Pratama (@mukidit1)   &lt;br /&gt;Adityo Cahyo Saputro    &lt;br /&gt;Ageng Purna Galih (@sniboystempat)    &lt;br /&gt;Andi Rharharha (@rharharha)    &lt;br /&gt;Ario Kiswinar Teguh (@kiswinar)    &lt;br /&gt;Ary Buy Shandra (@sembalapjabluk)    &lt;br /&gt;Billy Anjing (http://billyanjing.daportofolio.com/)    &lt;br /&gt;Dave Syauta (http://facebook.com/davesyauta)    &lt;br /&gt;Diandra Galih R. (@st_urchin)    &lt;br /&gt;Lutfi Anwar (@balanosanwar)    &lt;br /&gt;Rege Indrastudianto (@graphonlabour)    &lt;br /&gt;Ricky Janitra (@rickyjanitras)    &lt;br /&gt;Ritchie Ned Hansel (@artkelso)    &lt;br /&gt;Saleh Husein (@aleantipony)&lt;br /&gt;Sir Dandy Harrington &lt;br /&gt;William Wahyu Waluyo (http://lavalab.tumblr.com/)    &lt;br /&gt;Ykha Amelz (@thelalasong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beredarlah di sana beramai-ramai. Rugi jika ketinggalan =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sundea&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-8975980739055191520?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/8975980739055191520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=8975980739055191520' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8975980739055191520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/8975980739055191520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/12/planet-planet-salamatahari-beredar-di.html' title='Planet-planet Salamatahari Beredar di Dia.Lo.Gue'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-ezkg05dpoGo/Ttb1iyKKGZI/AAAAAAAADJ4/AdboLKrasJE/s72-c/thelapak_thumb%25255B3%25255D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-260379488316986268</id><published>2011-11-24T00:19:00.020+07:00</published><updated>2011-11-24T10:15:06.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 98: Card to Post'/><title type='text'>Card to Post</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman yang baik,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika usia adalah perjalanan, dalam beberapa fase yang dilintasinya adakalanya zine-zine-an online Salamatahari berhenti sejenak. Karena kalian adalah sahabat-sahabat terkasih Salamatahari, di perhentian-perhentian tersebut Salamatahari kerap berkabar kepadamu dengan cara yang terbuka sekaligus personal dan &lt;i&gt;fancy&lt;/i&gt; seperti kartu pos.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di hari jadi yang ke-2, Salamatahari mencoba mengumpulkan titik-titik berhenti tersebut dan merangkumnya sebagai sebuah mixtape ulangtahun. Seperti sekotak kartu pos, lagu-lagu dalam mixtape “Card to Post” terangkai sebagai sebuah catatan perjalanan. Hadiah-hadiah ulangtahun yang diterima Salamatahari pun datang seperti kartu pos. Ada template dari Wawbaw dan cover mixtape dari Popo yang lucu (terimakasih bwaanget, yaaa =D), ucapan selamat dari Oom Pepeng “Jari-jari” Soebardi, dan undangan pameran Jkt-Bdg PP yang datang via pos.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Judul “Card to Post” sendiri berhubungan dengan program seru bertajuk sama (intip infonya di &lt;a href="http://cardtopost.tumblr.com/"&gt;http://cardtopost.tumblr.com/&lt;/a&gt;). &lt;i&gt;“Kartu pos (dibuat) untuk menyampaikan sebuah pesan, entah itu berupa ungkapan perasaan, ucapan selamat, atau sekedar sapaan&lt;/i&gt;,” tulis pengantar program Card to Post. Setiap lagu di mixtape ulangtahun ini pun bertujuan sama ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi, silakan berkirim-kirim kartu pos bersama &lt;a href="http://cardtopost.tumblr.com/"&gt;http://cardtopost.tumblr.com/&lt;/a&gt; dan unduh sekotak kartu pos dari Salamatahari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Indeed, some posts in this edition are cards to post that summarized the past … &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-90FllazwGT0/Ts0rNFIP08I/AAAAAAAADJI/BexoP7Xg-zE/s1600-h/covercardtopost4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="277" src="http://lh3.ggpht.com/-QV8qY6oWI8A/Ts0rOhufZvI/AAAAAAAADJQ/meh1WKf8Uko/covercardtopost_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="361" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-260379488316986268?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/260379488316986268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=260379488316986268' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/260379488316986268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/260379488316986268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/card-to-post.html' title='Card to Post'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-QV8qY6oWI8A/Ts0rOhufZvI/AAAAAAAADJQ/meh1WKf8Uko/s72-c/covercardtopost_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5968454338082899630</id><published>2011-11-24T00:19:00.019+07:00</published><updated>2011-11-24T00:46:25.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 98: Card to Post'/><title type='text'>Card to Post dari Oom Pepeng</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, secara mengejutkan Salamatahari mendapat ucapan selamat ulangtahun dari seseorang yang sangat ia kagumi dan hormati: Oom Pepeng “Jari-jari” Soebardi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Menyandang penyakit langka &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Multiple_sclerosis"&gt;multiple sclerosis&lt;/a&gt; tak membuat Oom Pepeng putus asa. Ketika diwawancara untuk &lt;a href="http://farmag.blogspot.com/"&gt;Far Magazine&lt;/a&gt;, Oom Pepeng bercerita banyak mengenai passion dan semangat berkarya. Teman Dea yang wartawan Far Magazine lalu teringat pada Salamatahari dan bercerita sekilas tentang zine-zine-an online ini. Oom Pepeng pun mengucapkan selamat ulangtahun.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://0.gvt0.com/vi/W-eD12RLsPg/0.jpg" height="266" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/W-eD12RLsPg&amp;fs=1&amp;source=uds" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/W-eD12RLsPg&amp;fs=1&amp;source=uds" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kejutan yang sangat memotivasi. Semoga Salamatahari bisa punya semangat sebesar Oom Pepeng dalam menghadapi apapun ke depannya nanti.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cepat sembuh, ya, Oom, apapun yang Oom lakukan pasti tertanam baik dan tumbuh subur melintasi waktu dan generasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih banyak buat ucapannya. Balita berusia dua tahun ini senang sekali =D&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sundea&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5968454338082899630?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5968454338082899630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5968454338082899630' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5968454338082899630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5968454338082899630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/card-to-post-dari-oom-pepeng.html' title='Card to Post dari Oom Pepeng'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3558197162659279458</id><published>2011-11-24T00:19:00.016+07:00</published><updated>2011-11-28T11:10:59.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mixtape'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 98: Card to Post'/><title type='text'>Card to Post – Mixtape Ulangtahun Salamatahari</title><content type='html'>Lagulaguannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Salamatahari - Deugalih and Sundea &lt;br /&gt;2. Heroin - KarnaTra &lt;br /&gt;3. K.O.N.T.E.M.P.O.R.E.R - Ucup feat. Radi &lt;br /&gt;4. Rain on Meadow - Tesla&amp;nbsp; &lt;br /&gt;5. Kissh Kissh - Baby Eats Crackers &lt;br /&gt;6. Postcard - Jordin Sparks &lt;br /&gt;7. Free Hugs - Bottlesmoker &lt;br /&gt;8. Senja Menggila – White Shoes and The Couples Company&lt;br /&gt;9. Berhenti Sejenak - Teman Sebangku &lt;br /&gt;10. Tommorow - Tevin Campbell &lt;br /&gt;11. Thank You for Being a Friend - Soundtrack Golden Girls&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan diunduh di &lt;a href="http://www.mediafire.com/?jt2st7jarwpm9it"&gt;sini&lt;/a&gt; =D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cover by #proposal – proyek &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;popo&lt;/a&gt;-salamatahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-b3eaDhkChnI/Ts0rGdWc-7I/AAAAAAAADI4/6Kk3JvHqXG0/s1600-h/sundeadaripopo4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="272" src="http://lh4.ggpht.com/-BWKIL8xhfb4/Ts0rHU-FlHI/AAAAAAAADJA/ZJIr8KmV-iA/sundeadaripopo_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="352" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Thank’s to:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Kiram buat emagz-nya yang keren, program Card to Post, dan persahabatan yang sehat dan produktif =)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Popo buat kolaborasi #proposal di cover “Card to Post” ini&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Anto Arief, Akbar, dan Galih yang ngebantuin Si Dea dengan segala kegaptekannya nyusun mixtape pertamanya ini *grin*&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;Deugalih, KarnaTra, Baby Eats Crackers, Bottlesmoker, Tesla Echa, Ucup, White Shoes and The Couples Company, dan Teman Sebangku yang ngebolehin Salamatahari minjem lagunya buat di-mixtape-kan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;div align="justify"&gt;And last but not least kalian semuuuuua yang selama ini baca, komentar, nyebarin, dan jadi sumber inspirasi salamatahari. Tanpa kalian, www.salamatahari.com nggak akan sanggup menggelinding sampai di sini …&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3558197162659279458?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3558197162659279458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3558197162659279458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3558197162659279458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3558197162659279458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/card-to-post-mixtape-ulangtahun.html' title='Card to Post – Mixtape Ulangtahun Salamatahari'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-BWKIL8xhfb4/Ts0rHU-FlHI/AAAAAAAADJA/ZJIr8KmV-iA/s72-c/sundeadaripopo_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7301455980953515211</id><published>2011-11-24T00:18:00.002+07:00</published><updated>2011-11-24T00:41:48.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mixtape'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 98: Card to Post'/><title type='text'>Perkenalkan, Isi Card to Post … ;)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sebagian besar lagu yang tersusun di mixtape ini dirilis oleh teman-teman Salamatahari. Setiap mereka pernah ditulis di zine-zine-an online ini dan meninggalkan kesan sendiri-sendiri bagi Salamatahari. Salamatahari perkenalkan, ya … =D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. &lt;a href="http://deugalih.multiply.com/"&gt;&lt;b&gt;Deugalih&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-hmfMcpgKBQQ/Ts0qrRBdhXI/AAAAAAAADG4/jjb_UUDm1Mw/s1600-h/kakigalih4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="162" src="http://lh5.ggpht.com/-SvluHy5SFnM/Ts0qsL1_J2I/AAAAAAAADHA/UR0NwWHJv-s/kakigalih_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="203" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berangkat dari musik-musik grunge yang cadas dan jangjrowokan, Galih beralih ke musik folks yang lembut dan jauh lebih tenang. Makhluk bohemian dengan rumah &lt;i&gt;portable &lt;/i&gt;ini memilih musik sebagai jalan hidupnya dan total bersetia di sana hingga saat ini. Hampir sepuluh tahun Dea bersahabat dengan Galih, melewati hal menyenangkan dan tidak menyenangkan, serta mengikuti perjalanan dan transformasi bermusiknya sejak masih grunge hingga saat ini. Sejak dulu kekuatan musik Galih ada di liriknya yang terkesan sederhana tapi dalam dan luas. Galih menciptakan soundtrack “Salamatahari” jauh sebelum zine-zine-an ini rilis. Kini lagu itu sering dibawakan dalam format meriah oleh Deugalih and Folks. Galih cukup sering hadir di zine-zine-an online Salamatahari, antara lain &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/02/deu-galih-segera-pulih.html"&gt;di edisi 15: Broken&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/02/hadiah-kecil-dari-konser-kecil.html"&gt;edisi 58: Even(t).&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. &lt;a href="http://www.myspace.com/wearekarnatra"&gt;&lt;b&gt;KarnaTra&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-WAYrG911nUc/Ts0qtWKg22I/AAAAAAAADHI/tR3Ac5P8TKk/s1600-h/karnatra4.jpg"&gt;&lt;img alt="karnatra" border="0" height="176" src="http://lh3.ggpht.com/-nc7yEZ4wOCc/Ts0qt8NScLI/AAAAAAAADHQ/Q9BuzvPDlU8/karnatra_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="karnatra" width="236" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;KarnaTra artinya keturunan Karna sang dewa matahari. Band Jakarta yang terdiri dari Ndit (vokal), Rachim (bas), Puguh (gitar), dan Bryan (synthesizer) ini menyebut musik mereka sebagai rock yang hangat dan penuh cinta. Seperti Galih, lirik menjadi salah satu kekuatan di lagu-lagu mereka. Terutama di awal perjalanan Salamatahari, dukungan KarnaTra adalah suplemen yang membuat zine-zine-an ini belajar menjejak. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2009/12/mary-poppin-dalam-heroin.html"&gt;Lagu “Heroin” yang direview di Salamatahari edisi 03: Memakai Payung&lt;/a&gt; adalah lagu yang menjadi &lt;i&gt;mood booster &lt;/i&gt;di saat-saat yang sulit =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. &lt;a href="http://fluxcup.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Yusuf Ismail&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-hss5-xg6n3o/Ts0qvL96ZfI/AAAAAAAADHY/h0my5jVBHYI/s1600-h/ucup4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="177" src="http://lh5.ggpht.com/-wNXJbjYrQ_M/Ts0qvnrJV8I/AAAAAAAADHc/HEFl7jqBnuo/ucup_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="223" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seniman yang banyak membuat karya-karya parodi ini berbintang Gemini, sama seperti Sundea. Di dalam perjalanan Salamatahari, dia adalah teman berbagi inspirasi spontan dan tertawa-tawa sampai gila. Beberapa karyanya adalah video reg spasi (bener nggak, sih, Cup judulnya itu?), lagu “K.O.N.T.E.M.P.O.R.E.R”, dan yang paling gres “Goban”, parodi film super hero Jepang “Gaban” dengan subtitle ala Ucup. Ucup juga beberapa kali hadir di Salamatahari. Di hari ulangtahunnya, &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/06/rasa-buah.html"&gt;ia menjadi inti cerita di inti matahari&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/06/di-balik-terlambat-terbitnya.html"&gt;diwawancara sebagai penyalamatahari&lt;/a&gt;. Intip Salamatahari &lt;a href="http://www.salamatahari.com/search/label/edisi%2075%3A%20Buah"&gt;edisi 75: Rasa Buah&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. &lt;a href="http://soundcloud.com/tesla-manaf-effendi"&gt;&lt;b&gt;Tesla Manaf Efendi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-xYKJ9MEXHqc/Ts0qwv1oUFI/AAAAAAAADHo/p8huyiuTLB4/s1600-h/echa4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="201" src="http://lh4.ggpht.com/-h-SVDp2RtHI/Ts0qxVdtsjI/AAAAAAAADHs/7hB6MegbpXk/echa_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="177" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tesla alias Echa adalah gitaris jazz muda yang jenius dan idealis. Setiap Echa bercerita tentang karyanya, Dea selalu ikut senang melihat matanya yang bersinar-sinar dan semangatnya yang tumpah ruah. Echa sempat berkolaborasi dengan Grace Sahertian, dengan Ivan, Gega, dan Dani dalam album jazz eksperimental “Dig This”, dan baru-baru ini memadukan musiknya dengan kesenian Bali bersama Mahagotra Ganesha. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/09/rain-on-meadow-yang-merawatmu.html"&gt;“Rain on Meadow” adalah lagu pertama Echa yang direview di Salamatahari.&lt;/a&gt; Intip Salamatahari edisi 42: Semoga Cepat Sembuh. Salamatahari juga &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/02/ibu.html"&gt;mereview album kolaborasinya dengan Grace di edisi 60: Rahim&lt;/a&gt; dan lagu&lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/04/dalam-sebuah-film-maha-kecil.html"&gt;”What We Missed”-nya di edisi 68: Taman dan Kebun.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. &lt;a href="http://www.myspace.com/babyeatscrackers"&gt;&lt;b&gt;Baby Eats Crackers&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/--__wcv-IAJ0/Ts0qyjpBUJI/AAAAAAAADH4/HN29AwIrrZI/s1600-h/babyeatscrackers4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="176" src="http://lh4.ggpht.com/-bOnvT2IeuO8/Ts0qznLYxkI/AAAAAAAADH8/BOqDG-CS5zs/babyeatscrackers_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="228" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Band asal Bandung yang terdiri dari Ay (vokal), Rangga (vokal dan gitar), Ken (gitar), Pierre (bas), dan Aryo (drum) selalu melahirkan lagu-lagu yang lincah, ceria, dan &lt;i&gt;playful&lt;/i&gt;. Ada kesamaan karakter yang membuat band ini dekat dan dapat secara alamiah dukung mendukung dengan Salamatahari. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/10/mengunyah-renyah-baby-eats-crackers-di.html"&gt;Baby Eats Crackers menjadi penyalamatahari di edisi 45: Menelan&lt;/a&gt;. Cerita tentang &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/10/here-they-are-babies-of-summer.html"&gt;peluncuran EP pertamanya pun hadir di Salamatahari edisi 47: Sampah Pemuda.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;a href="http://www.myspace.com/bottlesmoker"&gt;&lt;b&gt;Bottlesmoker&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-yOREyLtQoa0/Ts0q0iXTZ6I/AAAAAAAADII/xyb7Wt_7EsU/s1600-h/bottlesmoker4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="179" src="http://lh4.ggpht.com/-fy06y-7qdfk/Ts0q1pEoc0I/AAAAAAAADIQ/4_vrJ9oRqB0/bottlesmoker_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="232" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hingga sekarang, duo musisi tekno yang terdiri dari Nobie dan Angkuy ini adalah salah satu kesayangan Salamatahari. &lt;i&gt;Chlid-like spirit&lt;/i&gt;, ketulusan, kerendahhatian, dan konsistensi berkarya mereka selalu menjadi inspirasi bagi Salamatahari. Salamatahari dan Bottlesmoker mulai akrab sejak &lt;a href="http://www.salamatahari.com/search/label/edisi%2037%20%3A%20If%20There%27s%20No%20Neverland"&gt;Salamatahari edisi 37: If There’s no Neverland&lt;/a&gt;, berlanjut dengan dukung-mendukung dalam berkarya. Bottlesmoker cukup sering hadir di Salamatahari antara lain &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/08/dunia-dalam-botol-bottlesmoker-jin.html"&gt;di edisi 38: Menangis, Menang Is&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/05/pinsil-warna-bottlesmoker.html"&gt;edisi 69: Bening&lt;/a&gt;. Salamatahari sempat juga diajak merespon album “Let’s Die Together in 2012” dalam pameran bertajuk sama. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/08/testimonial.html"&gt;Cerita tentang pameran ini hadir di Salamatahari edisi 85: Selamat.&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;7. &lt;a href="http://www.myspace.com/whiteshoesandthecouplescompany"&gt;&lt;b&gt;White Shoes and the Couples Company&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-WO8tcGsg93E/Ts0q3d6_euI/AAAAAAAADIY/1xS51ymluz8/s1600-h/wsatcc3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="177" src="http://lh4.ggpht.com/-vHIb5P9G4fw/Ts0q4dNhNzI/AAAAAAAADIg/xVfgR--iOOM/wsatcc_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;White Shoes and The Couples Company adalah band bernuansa retro yang terdiri dari Sari (vokal), Ale Hussein (gitar dan vokal latar), Rio (gitar dan synthesizer), Ricky (bas, cello, vokal latar), Mela (synthesizer, piano, keyboard, Hammond, viola, vokal latar), John Navid (durm, perkusi, marimba, tipani). Band yang mengisi soundtrack film-film keren antara lain “Janji Joni” ini adalah salah satu band favorit Dea. Selain &lt;i&gt;skillful, &lt;/i&gt;musik mereka membumi dan nyaman di telinga dan perasaan. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2010/11/vakansi-tiga-dekade-untuk-selamanya.html"&gt;Album mereka, “Vakansi” direview di Salamatahari edisi 49: V for Victory&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;8. &lt;a href="http://www.myspace.com/temansebangku"&gt;&lt;b&gt;Teman Sebangku&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-9V9b9f3tybg/Ts0q5fyizXI/AAAAAAAADIo/PpxtrCj1ILM/s1600-h/temansebangku4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="206" src="http://lh6.ggpht.com/-4lWc-3OEaJo/Ts0q6OjUWGI/AAAAAAAADIw/_stv6B4jwKo/temansebangku_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline;" title="" width="220" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Teman sebangku itu orang yang paling dekat dengan kita,” kata Doly, salah satu personil Teman Sebangku. Musik-musik dari duo yang terdiri dari Doly (gitar) dan Sarita (vokal) manis, hangat, bersahaja, dan kuat secara lirik. &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/08/senja-tak-makan-tuan.html"&gt;EP mereka yang direview di Salamatahari edisi 82: Usinda,&lt;/a&gt; merupakan salah satu EP yang Dea rekomendasikan jika kalian mencari hadiah pernikahan =D . Beberapa waktu yang lalu &lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/10/triangle-try-different-angle.html"&gt;Teman Sebangku menggarap klip musik mereka di Anak Pelangi Indonesia, pre-school tempat Dea sempat mengajar. Intip ceritanya di Salamatahari edisi 92: Jobs.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sundea&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7301455980953515211?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7301455980953515211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7301455980953515211' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7301455980953515211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7301455980953515211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/perkenalkan-isi-card-to-post.html' title='Perkenalkan, Isi Card to Post … ;)'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-SvluHy5SFnM/Ts0qsL1_J2I/AAAAAAAADHA/UR0NwWHJv-s/s72-c/kakigalih_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-2948971197964479257</id><published>2011-11-24T00:17:00.002+07:00</published><updated>2011-11-24T00:40:14.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='white board'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 98: Card to Post'/><title type='text'>Jkt-Bdg PP Via Pos</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Undangan ini datang via pos beberapa hari setelah ulangtahun Salamatahari. Rasanya senang. Pada acara itu, Salamatahari berkolaborasi dengan Mayang Mae Rahayu (penulis&amp;nbsp; kumpulan cerpen “(Cerita-cerita) dari Luar Jendela”) di sebuah stand bernama “salaMAEtahari”.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-Gwn2FQfuPJo/Ts0qgswYNvI/AAAAAAAADGY/Alh5Fhh0fm4/s1600-h/resized3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-PzlJLX0pzDo/Ts0qhmEUBHI/AAAAAAAADGg/FvfQu0voU30/resized_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://www.salamatahari.com/2011/07/pulang-pergi-dan-bermimpi.html"&gt;Karena posting mengenai Jkt-Badg PP di&amp;nbsp; edisi 80: Membeli Mimpi&lt;/a&gt;, Si Dea diajak menulis review untuk pameran menyenangkan tersebut edisi Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, datang ya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sabtu, 26-11 2011&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;pukul 17.00&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Di dia.lo.gue artspace&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jln. Kemang Selatan no 99a&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jakarta 12730&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di stand SalaMAEtahari akan terpejeng produk-produk &lt;a href="http://maerahayu.webs.com/"&gt;Mbak Mae&lt;/a&gt;, Mbak Ketrin, Mbak Tri, Salamatahari, dan &lt;a href="http://kontemplacity.blogspot.com/"&gt;Mas Erri&lt;/a&gt; ilustrator buku Salamatahari #2. Barang-barang dijual murah meriah dan kebahagiaan dibagikan gratis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-7aiBGPfWuOI/Ts0qjE9oDYI/AAAAAAAADGo/OA1ZzD9EVhA/s1600-h/satunyalagi7.jpg"&gt;&lt;img alt="satunyalagi" border="0" height="269" src="http://lh6.ggpht.com/-m6f7a8F6Q2E/Ts0qkHL8KMI/AAAAAAAADGw/GeuzVIQNTUc/satunyalagi_thumb5.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="satunyalagi" width="357" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pameran yang dibuka oleh &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Riri_Riza"&gt;Riri Riza&lt;/a&gt; ini menampilkan apresiasi seniman dari Jakarta dan Bandung mengenai fenomena Jkt-Bdg PP.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-2948971197964479257?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/2948971197964479257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=2948971197964479257' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2948971197964479257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/2948971197964479257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/jkt-bdg-pp-via-pos.html' title='Jkt-Bdg PP Via Pos'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-PzlJLX0pzDo/Ts0qhmEUBHI/AAAAAAAADGg/FvfQu0voU30/s72-c/resized_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4999837891807555822</id><published>2011-11-16T23:58:00.001+07:00</published><updated>2011-11-17T00:05:15.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 97: Blank Card'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='white board'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Blank Card</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, pada tanggal 19 November ini zine-zine-an online Salamatahari genap berusia dua tahun. Untuk merayakannya, Salamatahari sedang mempersiapkan sesuatu. Tunggu, ya, akan ditongolkan di Salamatahari minggu mendatang =D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena kartu pos seringkali bikin deg-degan dan ditunggu-tunggu, sambil menanti kita kirim-kiriman kartu pos, yuk. Si kartu harus dibuat sendiri menggunakan foto, craft, artwork, atau apa saja, yang penting kreasimu, seru bukan? Mungkiiiin ada yang mau mengirim kartu pos sebagai hadiah untuk ulangtahun Salamatahari ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk info lebih lanjut, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://cardtopost.tumblr.com/" title="http://cardtopost.tumblr.com/"&gt;http://cardtopost.tumblr.com/&lt;/a&gt;. Sebagai bocoran, ini ada hubungannya dengan apa yang sedang dipersiapkan Salamatahari minggu mendatang =D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segitu dulu, ya, Teman-teman. Sampai berjumpa lagi minggu depan …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-CiUMgHOde_I/TsPrmIYhKGI/AAAAAAAADGI/6HcADEoXGXA/s1600-h/aplotadilla4.jpg"&gt;&lt;img alt="aplotadilla" border="0" height="269" src="http://lh3.ggpht.com/-p3mA0PseLhs/TsPrnUBmTiI/AAAAAAAADGQ/pN1n4wxHz3k/aplotadilla_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="aplotadilla" width="348" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4999837891807555822?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4999837891807555822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4999837891807555822' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4999837891807555822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4999837891807555822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/teman-teman-pada-tanggal-19-november.html' title='Blank Card'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-p3mA0PseLhs/TsPrnUBmTiI/AAAAAAAADGQ/pN1n4wxHz3k/s72-c/aplotadilla_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4652218268782941904</id><published>2011-11-10T01:48:00.002+07:00</published><updated>2011-11-10T01:57:21.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 96: Lost'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Art of Lost</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Disadari maupun tidak, kita tersesat setiap hari. Tidak hanya dalam perjalanan yang kita tempuh, tapi juga dalam pemahaman, dalam permainan waktu, dalam hegemoni, dalam permasalahan sehari-hari, dan dalam diri kita sendiri yang sebetulnya tidak pernah terlalu sederhana. Ketika menyadarinya, di tengah ketersesatan itu naluri kita selalu berusaha mencari jalan keluar. Kadang kita kita menemukan jalan keluar yang kita harapkan, tapi kadang juga tidak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;But to find will always be the art of lost&lt;/i&gt;. Jika tidak menemukan jalan keluar yang kita harapkan, temukanlah hal lain yang mengeluarkan kita dari perangkap rasa kerdil karena tersesat. Pada salamatahari edisi ini hadir penemuan-penemuan menyenangkan dalam ketersesatan. Ada Tuhan yang menjelma menjadi telpon dan kresek di pameran dan perjalanan berangkot, ada CD-CD Salamatahari yang akan bertualang entah ke mana, dan ada yang ketersesatan yang menemukan bentuknya dalam lagu “Whispered Felony”.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Minggu lalu, teman saya dan saya tersesat dalam perjalanan berbusway ria. Tetapi karena ketersesatan itulah kami justru menemukan jalan-jalan baru, kegembiraan, dan pasar terminal Blok M yang ceria =D&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, apakah saat ini kamu sedang tersesat di dalam sesuatu? Jangan khawatir. Selalu ada yang akan kamu temukan di sana selain jalan keluar ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga kita senantiasa dianugerahi mata hati yang cukup jeli untuk menemukan apa saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-XEkxfa3etmQ/TrrK8pnGT9I/AAAAAAAADF4/o_6tsUHPkp0/s1600-h/coveraplot5.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="304" src="http://lh6.ggpht.com/-GZBH6-jjbFE/TrrK9vUB7JI/AAAAAAAADGA/K0rbJXJiF3o/coveraplot_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="392" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;To Putri Fitria. Ternyata kesasar kita yang norak itu bisa filosofis, ya … hahahaha …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4652218268782941904?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4652218268782941904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4652218268782941904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4652218268782941904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4652218268782941904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/art-of-lost.html' title='Art of Lost'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-GZBH6-jjbFE/TrrK9vUB7JI/AAAAAAAADGA/K0rbJXJiF3o/s72-c/coveraplot_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7686970715804867450</id><published>2011-11-10T01:47:00.002+07:00</published><updated>2011-11-10T01:56:51.588+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 96: Lost'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><title type='text'>I Just Call to Say I Love You</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Art:1, Sabtu 29 Oktober 2011-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pembukaan Pameran Flight for Light&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tuhan adalah cahaya. Karena ia merambat begitu cepat, mungkin ia tak tertemukan jika tak ditangkap. Persepsi dan interpretasi adalah jaring yang digunakan manusia untuk menangkap esensi tuhan yang halus sekali – religiositas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-WJ_RMuQI0aA/TrrKnZ-1GzI/AAAAAAAADEo/9d5bmIoYH4U/s1600-h/cahaya3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="166" src="http://lh3.ggpht.com/-12PAFJHDMQE/TrrKoaxfzoI/AAAAAAAADEw/m_i5PTZLQeM/cahaya_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena menurut saya seni adalah wujud paling halus dari persepsi dan interpretasi, di sanalah esensi tuhan dapat hadir cukup utuh. Dalam pameran “Flight for Light” yang digelar sebagai pembukaan Art:1, sebuah lembaga seni rupa yang terdiri dari new museum dan art space, seniman merepresentasikan persepsi dan interpretasinya mengenai religiositas ke dalam karya. Di bangunan agung tersebut terpasang beragam karya. Karena religiositas melampaui agama, karya-karya yang hadir kerap sudah tak lagi bersentuh dengan simbol agama. Ambil contoh jarum jahit bengkok pada “Jejak Ibu” karya Hanafi atau kebaya logam pada “Empty Kebaya’s” karya Sri Astari. Melalui setiap karya, religiositas hadir dalam cara-cara yang paling personal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-yGltMaXH0I0/TrrKpjwohnI/AAAAAAAADE4/qmwehgUni9c/s1600-h/jejakibu3.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="260" src="http://lh6.ggpht.com/-piW_0DT07W0/TrrKqvIF98I/AAAAAAAADFA/qKOjYsC8hN0/jejakibu_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="145" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Jejak Ibu - Hanafi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika saya tersesat di belantara karya, sesuatu yang sederhana menarik perhatian saya. Ia duduk di atas meja kecil. Mengamati seisi ruangan tanpa berkata apa-apa. Saya pun melompat-lompat menghampirinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh3.ggpht.com/-2N80UirEb0g/TrrKsO2w-oI/AAAAAAAADFI/jPSXYH_pqpg/s1600-h/telpon23.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh3.ggpht.com/-CSAt0qD8bTo/TrrKtOiEjOI/AAAAAAAADFQ/oXgbrpDHEAY/telpon2_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hai,” sapa saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hai,” sahut benda itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu kan telpon. Kenapa kamu ada di sini?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Karena saya juga religius,” sahutnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi kamu bukan karya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi saya membawa sebagian sifat tuhan. Jadi saya perlu ada di sini.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya mengamat-amatinya. Dan ….&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-XFVg9H3WUJ0/TrrKuPWZlEI/AAAAAAAADFY/-mN8Uc-n5Q8/s1600-h/ucantrust3.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-FWlynQDOtVo/TrrKvkjgiPI/AAAAAAAADFg/xVaXENyXbRI/ucantrust_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;U can trust&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, iya!” seru saya riang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dea, kamu ingat kata-kata Picasso? Art is a lie that makes us realize the truth,” kata telpon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Terus?” tanya saya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Truth. Trust,” jawab telpon.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya terdiam. Telpon juga. Lalu kami saling berpandangan. Di tengah segala karya dan makna personalnya, telpon adalah sesuatu yang paling universal. Kendati begitu, ia membawa tuhan tanpa simbol agama apa-apa. Mungkin karena pada dasarnya tuhan itu personal sekaligus universal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Saya senang ketemu kamu, telpon,” kata saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Telpon tidak menjawab lagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya kembali berkeliling mengeja karya. Tetapi saya terus teringat pada telpon. Apakah saya semakin tersesat? Atau justru telpon menuntun saya menemukan sebuah jalan kebenaran?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cahaya merambat, suara juga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-OGA-_n3eEOc/TrrKw4ZLmOI/AAAAAAAADFo/cWC5YtTxDco/s1600-h/telpon13.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-hp7k_KP-I4A/TrrKx_PTtPI/AAAAAAAADFw/5pyGnHm0Az8/telpon1_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Pameran Flight for Light berlangsung pada tanggal 29 Oktober 2011 – 29 Januari 2012 di Art:1 Jln. Rajawali Selatan Raya no.3, Jakarta. Silakan berkunjung =)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7686970715804867450?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7686970715804867450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7686970715804867450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7686970715804867450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7686970715804867450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/i-just-call-to-say-i-love-you.html' title='I Just Call to Say I Love You'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-12PAFJHDMQE/TrrKoaxfzoI/AAAAAAAADEw/m_i5PTZLQeM/s72-c/cahaya_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-829308085297998254</id><published>2011-11-10T01:46:00.005+07:00</published><updated>2011-11-10T01:53:29.539+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 96: Lost'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam review'/><title type='text'>Life is Just a Game</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Semacam review lagu “Whispered Felony”&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernah bermain nintendo atau atari? Ingatkah kamu pada gambar resolusi sederhananya yang pecah-pecah? Pernah membayangkan tokoh dengan kualitas gambar tersebut frustrasi dan tersesat dalam petualanangan game? Nah …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebentuk tokoh dalam game “Whispered Felony” berdiri terengah-engah di tengah layar televisi. Melodi sederhana yang jenaka tapi berkesan &lt;i&gt;chaos &lt;/i&gt;mengirinya. Si tokoh menatap saya penuh harap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ada apa?” tanya saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kendalikan saya. Saya adalah tokoh game,” sahutnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Saya tidak bisa main game. Kamu curhat saja. Masalah kamu apa?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak ada gunanya curhat. Saya harus dikendalikan, kalau tidak saya mati.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau saya mengendalikanmu, kamu mati juga. Malah kamu pasti bakal mati lebih cepat. Sudahlah, curhat saja.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena tak punya pilihan lain, si tokoh game yang entah siapa namanya akhirnya mencurhatkan masalahnya kepada saya,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;walked in a park in the middle of the night&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;there is no lamp wow this is really-really dark.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;and i can’t find my lighter nor cigar&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;i don’t know why maybe i just quit to smoke&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ide bagus. Mungkin kalau kamu berhenti merokok, kamu akan lebih sehat dan tidak cepat mati,” dukung saya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dea, saya tokoh game. Logika hidup kita beda. Kalau tidak merokok, saya justru akan mati. Begitu aturan game-nya. Ayo kendalikan saya supaya saya membeli rokok!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Bagaimana caranya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Coba putar-putar dan pencet-pencet sajalah joystick itu. Kamu harus mengendalikan saya!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena si tokoh terlihat semakin panik dan musik latarnya semakin kehilangan harmoni serta ketukan, saya mencoba mengendalikan joystick di hadapan saya. Si tokoh terlihat mulai merogoh sakunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;what can i get in here in my pocket&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;i have some money but it not glow in dark&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Terus bagaimana, dong?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Saya juga tidak tahu. Saya kan cuma tokoh game. Kendalikan saya.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekali lagi saya mencoba memutar-mutar joystick. Tapi sepertinya, untuk urusa per-game-an, naluri saya tidak terlalu bagus. Si tokoh tampak melompat-lompat tidak perlu. Menimbulkan keributan dan melodi-melodi aneh yang mengundang seorang rampok.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;but suddenly there is a man with a knife&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;says give me your money or give me your soul&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;give me your money or give me your soul&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Saya harus mengendalikan rampok ini juga?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kendalikan saya saja, bawa saya menjauhi rampok itu,” seru si tokoh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya mencoba mengendalikan si tokoh menjauhi rampok. Tapi apa yang terjadi? Saya malah membawa si tokoh lebih dekat kepada rampok. Si tokoh berseru ketakutan,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;please don't kill me i don’t have money&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;please don't kill me i really-really sorry&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hah, bagaimana ini?” saya jadi panik. Saya memutar dan memencet tombol joystick secara brutal. Si tokoh bergerak tak karu-karuan, &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;stop threaten me you are not that scary&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;grow up your beard and where is your pony&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;… tetapi justru efektif. Tiba-tiba si rampok berlari tunggang langgang entah kenapa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Wow, ajaib. Kok malah berhasil, sih?” saya merasa heran pada diri saya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si tokoh kembali ke posisinya yang semula, diam sambil terengah-engah sampai tiba-tiba datang rampok lagi. Kali itu lebih banyak. Saya kebingungan. Sekali lagi saya melancarkan jurus pencet brutal. Tokoh di hadapan saya bergerak-gerak tidak karuan. Terus terang saya juga tidak tahu apa yang terjadi dengan tokoh itu. Saya tidak tahu ia sedang menghalau rampok atau justru menyongsongnya. Saya mengendalikannya, tapi sesungguhnya ia tidak terkendali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dea, kamu mau apa, sih?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Nggak tahu. Saya mencoba menyelamatkan kamu.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Begini menyelamatkan, ya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kan tadi saya sudah bilang saya nggak bisa main game …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si tokoh akhirnya pasrah. Ia membiarkan dirinya dibuat ajojing tak menentu hingga akhirnya … game over. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Maafkan saya,” sesal saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba si tokoh bangkit kembali,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;go with a gun go with fun go with your bun do what you want&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lho? Kamu tidak mati?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Come, on, this is a game!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu tersesat di kegelapan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Saya selamatnya harus tersesat supaya orang-orang seperti kamu belajar menemukan jalan keluar.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Wow …ok …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya kembali ke awal game. Si tokoh kembali berdiri diam. Terengah-engah. Menatap saya penuh harap. Diiringi melodi sederhana dan dilingkupi kegelapan yang sama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi kali itu saya lebih waspada. Saya tahu tokoh saya harus pergi membeli rokok tanpa mendatangkan perampok…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-2sYPXPfOmcM/TrrKhzWKIlI/AAAAAAAADEY/HrEmOvAdISk/s1600-h/lrg4.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="lrg" border="0" height="180" src="http://lh5.ggpht.com/-6yX0kjKzwSg/TrrKi9uvYmI/AAAAAAAADEg/3niUOo9eRc0/lrg_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="lrg" width="193" /&gt;&lt;/a&gt; Salman Aditya &lt;/b&gt;adalah musisi eksperimental yang banyak membuat proyek musik solo. Musiknya menggambungkan berbagai unsur seperti pujasera. Mulai dari musik elektronik hingga rock and roll. Teks lagu Salman Aditya jenaka dan tidak biasa. Jika penasaran, kamu bisa berkunjung ke &lt;a href="http://www.myspace.com/salmanaditya"&gt;http://www.myspace.com/salmanaditya&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, review ini tidak akan lengkap jika dibaca tanpa mendengarkan lagu “Whispered Felony”. Langsung dengarkan lagu kocak ini di &lt;a href="http://www.myspace.com/salmanaditya/music/songs/whispered-fellony-6383872"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-829308085297998254?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/829308085297998254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=829308085297998254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/829308085297998254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/829308085297998254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/life-is-just-game.html' title='Life is Just a Game'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-6yX0kjKzwSg/TrrKi9uvYmI/AAAAAAAADEg/3niUOo9eRc0/s72-c/lrg_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3774041919554417326</id><published>2011-11-10T01:46:00.004+07:00</published><updated>2011-11-10T01:51:47.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 96: Lost'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='behind the scene salamatahari'/><title type='text'>SalaMAZEtahari</title><content type='html'>&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-TEFjuvKIl84/TrrKVxJvaUI/AAAAAAAADDw/R2ctsHKMyRk/s1600-h/simazeaplot5.jpg"&gt;&lt;img alt="simazeaplot" border="0" height="274" src="http://lh4.ggpht.com/-HXfpdKcQw3s/TrrKXF_tcgI/AAAAAAAADD4/-xV0ZYyQwqU/simazeaplot_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="simazeaplot" width="390" /&gt;&lt;/a&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;CD-CD Salamatahari ini menempuh perjalanan panjang menuju Yogya. Isinya emagz Salamatahari garapan Mas Bayu Bergas dan &lt;a href="http://terlalurisky.blogspot.com/"&gt;Mas Rizki Ramadhan&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img alt="cdnya" border="0" height="264" src="http://lh3.ggpht.com/-hkXroXj1aXA/TrrKYdnrMQI/AAAAAAAADEA/inG1uG8zfUo/cdnya_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="cdnya" width="367" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Silakan menemukan sesuatu dalam perjalan kalian, CD-CD =)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/--Fb_k9hfhRY/TrrKaHHjsII/AAAAAAAADEI/2dsf5qalVvg/s1600-h/posterbydewe7.jpg"&gt;&lt;img alt="posterbydewe" border="0" height="293" src="http://lh3.ggpht.com/-BojOgRwqnlw/TrrKc2WBKbI/AAAAAAAADEQ/hLCvAZb8xiI/posterbydewe_thumb5.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="posterbydewe" width="369" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intip emagz salamatahari di &lt;a href="http://www.salamatahari.com/p/download-emagz-salamatahari.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3774041919554417326?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3774041919554417326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3774041919554417326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3774041919554417326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3774041919554417326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/salamazetahari.html' title='SalaMAZEtahari'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-HXfpdKcQw3s/TrrKXF_tcgI/AAAAAAAADD4/-xV0ZYyQwqU/s72-c/simazeaplot_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1003357588443445048</id><published>2011-11-10T01:45:00.002+07:00</published><updated>2011-11-10T01:50:34.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 96: Lost'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kresekadalahtuhan'/><title type='text'>Obrolan tuhan dan Dea Siang Ini</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Angkot Kalapa-Ledeng, 14 Maret 2011-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lho, lewat mana, nih?” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Biar nggak macet, Neng,” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Angkot tahu-tahu menempuh rute yang tidak biasa. Jalannya asing, sempit, dan berliku. Tapi Dea percaya pada angkot ini. Ke manapun memutar, dia akan berhenti di terminal yang Dea tuju. Terminal yang Dea kenal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiba-tiba Dea mendengar suara dari kolong kursi angkot,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau kamu percaya angkot, seberapa percaya kamu sama tuhan?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Eh, tuhan! Naik angkot juga …? Mau ke mana?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Jawab dulu, Neng …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea terdiam. Setelah dipikir-pikir, angkot dan tuhan memang ada miripnya. Mereka sama-sama membawa Dea dalam sebuah perjalanan. Sama-sama memilih rute yang kadang tak Dea kenal. Dan sama-sama memberi kita pilihan: percaya atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi, tuhan, di angkot kita kan diem aja. Di idup enggak. Di idup kita harus ngambil keputusan, ngadepin pilihan-pilihan yang kompleks, bertindak … prinsipnya nggak sama-sama amat.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Memangnya di angkot gimana? Kamu harus waspada dari copet. Berbagi tempat dengan penumpang lain. Mengikuti permain ‘7-5’ supir angkot. Berdamai dengan aroma dan orang-orang yang tidak selalu biasa. Tapi, selama kamu memilih tetap duduk di angkot, pada waktunya kamu akan sampai di terminal, Dea. Sampai di tempat yang kamu tuju. Sama saja kan?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu angkot berbelok. Keluar dari jalan sempit dan berliku yang asing itu. Muncul di tempat yang Dea kenal. Dan dari situ, Dea tahu ke mana si angkot akan mengarahkan perjalanannya&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika seseorang menghentikan angkot, tuhan terbang-terbang ke pintu, “Dea, aku turun duluan, ya …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tuhan mau ke mana?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi tuhan tidak menjawab. Ia melompat turun dari angkot, sepertinya pindah ke angkot lain. Seseorang naik ke angkot yang Dea tumpangi, sepertinya baru pindah dari angkot lain. Mungkin dia dan tuhan bertukar angkot …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dea tak pernah tahu tuhan datang dari mana dan akan berangkat ke mana. Tapi di suatu terminal nanti, Dea percaya akan kembali bertemu dengannya …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-yxIQoalMEAY/TrrKNw7HzAI/AAAAAAAADDg/TwQHt3FM5K0/s1600-h/naekangkotgelap4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="249" src="http://lh5.ggpht.com/-Ew0-G7vMU6M/TrrKO0sP4RI/AAAAAAAADDo/mCW-WE4LE8M/naekangkotgelap_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="322" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1003357588443445048?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1003357588443445048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1003357588443445048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1003357588443445048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1003357588443445048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/obrolan-tuhan-dan-dea-siang-ini.html' title='Obrolan tuhan dan Dea Siang Ini'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-Ew0-G7vMU6M/TrrKO0sP4RI/AAAAAAAADDo/mCW-WE4LE8M/s72-c/naekangkotgelap_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7082826010158248959</id><published>2011-11-03T02:53:00.002+07:00</published><updated>2011-11-03T03:06:25.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='i'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='itulistrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 95: Itulistrasi'/><title type='text'>Itulistrasi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kamu pasti sudah akrab dengan istilah “ilustrasi”. Tapi pernahkah kamu mendengar istilah “itulistrasi”? Untuk pertama kalinya istilah yang diciptakan secara aribtrer oleh Sundea dilentingkan di &lt;a href="http://www.salamatahari.com/"&gt;www.salamatahari.com&lt;/a&gt; edisi 95 ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika ilustrasi dibuat untuk mendukung teks yang ada, itulistrasi justru dibuat untuk mendukung gambar yang sudah ada. Pada edisi ini hadir gambar Diela Maharanie, Lala Bohang, dan Popo yang diberi itulistrasi oleh Sundea. Tersaji juga informasi mengenai &lt;i&gt;event online &lt;/i&gt;Kamengski “Cover Me!” yang mengajak teman-teman untuk meng-&lt;i&gt;cover&lt;/i&gt; &lt;i&gt;cover-cover &lt;/i&gt;kaset yang sudah pernah dibuat. Ayo berpartisipasi =D !&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat menikmati gambar-gambar dan itulistrasinya. Berenanglah merdeka di lautan interpretasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-xIGLgFosGno/TrGftqYqr4I/AAAAAAAADBA/6sHf-FSeDxE/s1600-h/cover955.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="264" src="http://lh5.ggpht.com/-nh6QIZRbYs4/TrGfumkpTBI/AAAAAAAADBI/iMj8q9E8q4U/cover95_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="340" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7082826010158248959?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7082826010158248959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7082826010158248959' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7082826010158248959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7082826010158248959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/itulistrasi.html' title='Itulistrasi'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-nh6QIZRbYs4/TrGfumkpTBI/AAAAAAAADBI/iMj8q9E8q4U/s72-c/cover95_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7404347067902442237</id><published>2011-11-03T02:52:00.002+07:00</published><updated>2011-12-14T10:53:36.450+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='itulistrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 95: Itulistrasi'/><title type='text'>Kisah Anak Beruang yang Lainnya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #400040;"&gt;Ada Gadis Kecil yang dimakan beruang! Wajahnya menyembul dari sela mulut beruang. Seluruh tubunya pun diliputi bulu beruang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Bukan, aku bukan gadis kecil yang dimakan beruang. Aku adalah Anak Beruang,” kata Gadis Kecil itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kamu bukan Anak Beruang. Aku kenal Anak Beruang. Hampir setiap minggu aku bercerita tentang dia di zine-zine-an ini.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Memangnya Anak Beruang cuma satu? Seperti Anak Monyet, Anak Tikus, Anak Kucing, di dunia ini juga ada banyak sekali Anak Beruang. Siapa suruh kamu tak memberi Anak Beruangmu nama? Susah kan jadinya …”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Minggu ini Si Dea berkenalan dengan Anak Beruang baru yang tidak biasa. Ketika Dea tanya namanya, ternyata ia pun tidak tahu&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Aku dipanggil Anak Beruang saja oleh Ayah dan Ibuku.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kamu, sih, tidak bernama. Susah kan jadinya …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Ih, kamu membalas aku,” Anak Beruang itu menoyor bahu Dea sambil tertawa kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kalau begitu, di Salamatahari edisi kali ini, jangan ajak-ajak Anak Beruang yang aku kenal supaya kita tidak bingung. Oke?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Di hari yang aneh itu, semua hal serba sureal …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-a6aWpPuPAdQ/TrGff_Gd01I/AAAAAAAADAg/T7GzCZiF4j4/s1600-h/flyingzebra3.jpg"&gt;&lt;img alt="flyingzebra" border="0" height="260" src="http://lh6.ggpht.com/-kQUUravVdwg/TrGfg82B5BI/AAAAAAAADAo/00dApXqKqw4/flyingzebra_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="flyingzebra" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Hei! Memangnya cerita Anak Beruangmu yang biasanya tidak sureal?” protes Anak Beruang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tapi menurutku hujan warna-warni dan kuda zebra terbang ini terlalu sureal. Tidak pernah ada yang begini di cerita-cerita Anak Beruang yang kukenal.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Itu karena kamu mengenal Anak Beruangmu dan dunianya lebih dahulu. Curang. Padahal sama saja anehnya,” kata Anak Beruang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Setelah lelah bermain, kami berdua melompat-lompat menuju rumah Anak Beruang. Di sana, Anak Beruang memperkenalkan Dea kepada kedua orangtuanya. Ayahnya seekor beruang dan ibunya ternyata manusia.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/--UCXOLUBOCQ/TrGfiOK6v5I/AAAAAAAADAw/a9dDASCwfv0/s1600-h/meanddaemon2.jpg"&gt;&lt;img alt="meanddaemon" border="0" height="244" src="http://lh3.ggpht.com/-7_biyZL6wpU/TrGfjP4BbXI/AAAAAAAADA4/u79adzOdQMc/meanddaemon_thumb.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="meanddaemon" width="244" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: #ff8000;"&gt;“Ini ayah dan ibuku. Ayah, Ibu, ini Dea. Dia punya teman Anak Beruang seperti aku.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sebetulnya Anak Beruangku tidak mirip dia, Oom, Tante …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;“Hahaha … ya, bisa jadi. Oh, iya, semoga senang bermain dengan anak kami, Anak Beruang, ya,” kata Oom Beruang.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Dia kan separuh beruang dan separuh manusia. Kenapa Oom dan Tante memanggilnya “Anak Beruang” dan bukan “Anak Manusia” ?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;“Hahahaha … itu adalah doa supaya kelak ia mempunyai uang banyak. Hahaha … begitu. Hahaha …”&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;FIN.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Begitu ceritanya. Semoga menghibur dan memberimu kejutan menggembirakan seperti confetti dan terompet tahun baru.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artwork &lt;b&gt;Diela Maharanie. &lt;/b&gt;Diela adalah salah satu ilustrator favorit Dea. Gambarnya selalu berwarna-warni dan menggembirakan. Penuh dengan ornamen dan detail yang mengejutkan. Diela adalah seorang ibu dan istri yang bersuamikan ilustrator juga. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebetulnya gambar Anak Beruang yang Dea beri itulistrasi juga ada di blog Diela, tapi karena gambar itu ternyata milik sebuah buku anak-anak, jadi nggak bisa diaplot di sini. Maaf, ya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semoga Diela nggak marah gambarnya jadi beritulistrasi kayak begini *grin*&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kunjungi Diela di &lt;a href="http://dielamaharanie.blogspot.com/%20"&gt;http://dielamaharanie.blogspot.com/ &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7404347067902442237?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7404347067902442237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7404347067902442237' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7404347067902442237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7404347067902442237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/kisah-anak-beruang-yang-lainnya.html' title='Kisah Anak Beruang yang Lainnya'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-kQUUravVdwg/TrGfg82B5BI/AAAAAAAADAo/00dApXqKqw4/s72-c/flyingzebra_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4799798500851149288</id><published>2011-11-03T02:51:00.005+07:00</published><updated>2011-11-03T03:02:41.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 95: Itulistrasi'/><title type='text'>Ciptakan Cover Album Versimu, Kirim ke Goodit Kamengski</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-R4EpXB2XZPk/TrGfVXmOF5I/AAAAAAAADAQ/zpzezr6Zmbo/s1600-h/bangodit3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="bangodit" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-lacdScRjrjc/TrGfWnboPLI/AAAAAAAADAY/rxn9L6_B7Xs/bangodit_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="bangodit" width="235" /&gt;&lt;/a&gt; Ada yang masih menyimpan cover-cover kaset-kaset zaman baheula? Pernahkah terpikir untuk meng-cover sang cover? Jika iya, berpartisipasilah dalam Cover Me-nya Kamengski.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Apakah Cover Me sebetulnya? Apa itu Kamengski? Mari berbincang dengan sang program manager, Aditya Fachrizal Hafiz alias Goodit.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Baiklah Bang Goodit. Langsung saja. Kamengski ini apa, sih?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kamengski, adalah sebuah proyek senang-senang yang dibuat awalnya karena kegelisahan cinta anak muda antara belaian wanita dan seni rupa kontemporer Indonesia. Awalnya Kamengski dibentuk pada tahun 2009 karena rindu akan pecutan berpameran dan eksistensi di ruang publik setelah terakhir kita berpameran di Jakarta 32°C 2008, &lt;i&gt;event&lt;/i&gt; dua tahunan yang diadakan oleh Ruangrupa. Kita baru sadar banyaknya potensi yang bisa dikembangkan oleh teman-teman sekampus di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dengan karya-karyanya. Lalu terlintaslah pemikiran "kenapa kita ga bikin brand sendiri ya? untuk mengaktualisasikan karya-karya kita"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asik. Penggagasnya siapa aja?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Adam, Gilang Merdeka, Sulaiman Said, dan gw sendiri di kala waktu luang perkuliahan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kenapa namanya Kamengski?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditanya kenapa namanya Kamengski gue masih terus ketawa sampai sekarang..hahaha.. Kamengski itu ga ada arti apa-apa, cuma enak didengar. Inspirasinya dari nama senior kita di IKJ "Meang" yang sering kita panggil "Kak Meang". Saat itu dia lewat depan gw dan Said ketika lagi ngobrol dan nyatet list nama apakah yang bakal jadi nama project kita di Kantin A'a saat makan siang. Said nyeletuk dengan garing: "Nah Kameang aja namanya! gimana?" Lalu gw setujui "Oke, Kameang" dan akhirnya keluarlah tradisi bahasa plesetan ala IKJ yang nama belakangnya di tambahkan imbuhan "Ski" jadilah nama "Kamengski" lalu pula saat itu kita seneng campur aduk garing ketawa-ketawa Kamengski keren coy.. di google blom ada yang make nama ini, saat kita berdua browsing internet. Haha..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Eaaa … absurd. Dan konsep Kamengski gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Konsep Kamengski adalah menampilkan karya-karya seniman muda berupa &lt;i&gt;merchandise&lt;/i&gt; &lt;i&gt;limited edition&lt;/i&gt;. Permulaannya memang dibantu dari teman-teman sekampus seperti Dias &amp;amp; Toro (ex : Mandorbooks), Deka, gw, Said, Tennesa Querida, Ebot, Andi RHARHARHA, (IKJ), dan sampai akhirnya kita keluar mengundang teman-teman seperti dari Ahmad Oka, Ican Harem (ISI Yogyakarta), Dinda STNKCL (UPH) &amp;amp; Roy Bayu Putera a.k.a. Coloroyd (Solo) Mulo Young. Akan tetapi makin lama, karena kesibukan masing-masing, kita memang udah jarang produksi produk untuk dijual.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jadi gimana perkembangan Kamengski sekarang?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Proyek ini sempet vakum sesaat, tapi karena gw ngerasain Kamengski dari nol, ibarat pacar... CINTA MATI! Haha.. sekarang gue jalanin sendiri dibantu dengan teman-teman lain dibidangnya masing-masing. Seiring berjalannya waktu, Kamengski sering diundang untuk berpameran di acara-acara seni rupa. Publik akhirnya menganggap kamengski sebagai komunitas seni. Ya.. begitulah sampai sekarang, Kamengski kini berubah konsep menjadi sebuah komunitas, banyak sekali orang yang terlibat di sini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Siapa aja yang bisa terlibat di Kamengski ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siapa saja boleh ikut turut berpartisipasi karena memang Kamengski adalah area bermain untuk bersenang-senang dalam melepaskan penat dari kesibukan rutinitas dalam rana visual ataupun musik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Program yang lagi jalan sekarang Cover Me ya? Coba ceritain tentang program ini.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ide ini digagas oleh Ibnu Rizal, Genoveva Hega, Reza Mustar, dan gw sendiri saat lagi berdiskusi ngobrol-ngobrol ngawur tentang &lt;i&gt;art &amp;amp; music&lt;/i&gt; di Ruangrupa. Mulanya cover apa aja.. tapi akhirnya lebih dipersempit sehingga fokus di Musik Indonesia karena kita berempat cinta tanah air tapi berkiblat ke Amerika! TSAHHH... Di Cover Me kita mereka ulang kover album musik Indonesia. Seniman-seniman muda memberikan interpretasi baru terhadap kover album musik Indonesia yang sudah ada sehingga timbul bentuk karya visual baru. Kita menggunakan media Internet untuk menampilkan karya-karya dari teman-teman seniman karena menurut gw media online itu lebih efektif, siapa aja bisa langsung akses tanpa repot-repot datang ke galeri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pernah kepikir ngebawa program-program Kamengski ke ranah offline?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mudah-mudahan... rencananya kita di tahun 2012 mau ngadain pameran di sebuah galeri, tunggu aja :D &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Seru. Punya harapan apa sama Kamengski secara umum dan Cover Me secara khusus?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Harapannya program ini dapat mewarnai seni rupa kontemporer indonesia yang gini-gini aja :x&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Asik. Udah banyak karya yang kekumpul belum buat Cover Me ini?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lumayannnn ... kita masih menunggu teman-teman undangan... biasanya sih deadline mepet dikit baru numpuk email masuk! Deadline-nya 13 November.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Tapi siapapun boleh ikut kan di program ini? Kalo iya, caranya gimana?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bisa langsung buka alamat &lt;a href="http://www.kamengski.net/"&gt;http://www.kamengski.net&lt;/a&gt; lalu klik menu Upcomming Project!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kita udah ngobrol-ngobrol dari tadi, tapi Dea belum nanya apa latar belakang kamu dan siapa diri kamu sebenernya. WAKWAW … hehehe … coba cerita tentang dirimu, Bang …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalo cerita tentang diri sendiri, gw itu ngerasa kaya Alien di kisaran teman-teman lama gw yak! Dari STM Otomotive, nyasar kuliah jurusan Sistem Informasi, lalu pindah ke Desain Grafis - IKJ. Gw itu mahasiswa akhir semester, part-time artist, photographer, dan bercita-cita menjadi graphic designer handal atas nama gue sendiri haha… &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jadi perjalanan berkeseniannya dimulai dari mana? Dari STM, ya, Seni Tenik Mesin? Hehehe …&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perjalanan gw berkesenian awalnya dari kampus brengsek ini yang bikin hidup gw makin absurd, haha.. Di sini pertama kali gw ikut komunitas sakitkuningcollectivo. Saat itu senior gw ANDI RHARHARHA selalu ngajak berkesenian. Dari sana gw semakin terpicu untuk berkesenian dan ikut aktif dalam organisasi lainnya di sela-sela selesai kuliah, misalnya ikut 24 Jamming, organisasi event kampus yang ngadain acara musik tiap bulannya. Itu masa-masa gw belajar fotografi, lalu gw mulai sering pameran di luar tepatnya Jakarta 32°C 2008. Di situ gw banyak dapet pelajaran dan pengalaman juga terbukanya ide-ide cemerlang. Akhirnya kita-kita (Said, Toro, Dias) pernah juga buat buku kompilasi karya-karya seniman muda indonesia, Mandorbooks, yang sekarang udah ga tau kabarnya gimana, lanjut ke Kamengski, dan sampai sekarang nyangsang nongkrong di Ruangrupa mengerjakan pekerjaan desain sambilan. Terakhir logo OK.Video Flesh 2011 - Jakarta International Festival. sekarang aku juga terlibat di &lt;a href="http://respectastreetartgallery./"&gt;RESPECTAstreetartgallery.&lt;/a&gt;com bersama teman-teman sebagai administrator web.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wow keren sekali ternyata. Pertanyaan terakhir. Karena Salamatahari edisi ini temanya “itulistrasi”, kalo denger kata itu, apa yang ada di pikiran kamu?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk itulistrasi, aku kurang paham sebetulnya seperti apa jadinya nanti, tapi ketika mendengar kata tersebut yang terpikir pertama kali adalah sebuah tipografi desain. Sebuah ulasan sebuah ilusrtasi yang mengandung banyak kata. Aku berfikir sebuah tipografi desain, karena memang tipografi selain berbentuk huruf/teks yang bisa dibaca juga dapat berbica. Sebuah tipografi juga bisa dijadikan sebagai illustrasi. :p&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Coooooool ….&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Teman-teman, bongkar cover album lagu-lagu Indonesia yang ada di rumahmu. Jika mendapat kebebasan meng-cover ulang cover album-album tersebut, kira-kira seperti apa kamu membuatnya?&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Tengok album anak-anak Sherina dan Agnes Monica. Atau album band cadas seperti Burgerkill. Atau cover-cover cute Mocca. Bahkan album-album band slow rock Malaysia, boy band, lagu daerah, atau apapun. Terserah dirimu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Mumpung masih ada waktu menjelang deadline yang 13 November dan tak butuh banyak modal kecuali kreativitas dan niat, mari berkarya. Tunjukkan kekerenanmu di event menyenangkan ini …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Klik &lt;/i&gt;&lt;a href="http://www.kamengski.net/"&gt;http://www.kamengski.net&lt;/a&gt; &lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4799798500851149288?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4799798500851149288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4799798500851149288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4799798500851149288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4799798500851149288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/ciptakan-cover-album-versimu-kirim-ke.html' title='Ciptakan Cover Album Versimu, Kirim ke Goodit Kamengski'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-lacdScRjrjc/TrGfWnboPLI/AAAAAAAADAY/rxn9L6_B7Xs/s72-c/bangodit_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4030940456878308379</id><published>2011-11-03T02:51:00.004+07:00</published><updated>2011-11-03T03:00:19.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='itulistrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 95: Itulistrasi'/><title type='text'>Gadis Tanpa Kepala</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Meski judul cerita ini terdengar seram, ini bukan cerita horor. Ini justru cerita tentang gadis baik hati yang tinggal di kamar Gendhis. Ia tidak bernama. Tapi seisi kamar menyebutnya “Gadis Tanpa Kepala”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-PwGdiQhQmSk/TrGfIl0B-pI/AAAAAAAAC_w/v7a8jnihHsc/s1600-h/theshyheadlessgirlsm5.jpg"&gt;&lt;img alt="the-shy-headless-girl-sm" border="0" height="212" src="http://lh5.ggpht.com/-WTbNFOdpxgc/TrGfJkfZDXI/AAAAAAAAC_4/w4IqsLO8FbQ/theshyheadlessgirlsm_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="the-shy-headless-girl-sm" width="281" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika malam tiba dan lampu besar di kamar Gendhis dimatikan, Gadis Tanpa Kepala bersinar temaram. Ia tak berkepala tetapi berlampu dan bermulut. Setiap malam, Gadis Tanpa Kepala meninabobokan Gendhis dengan pendar cahaya dan lagu-lagu yang menentramkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Gadis Tanpa Kepala,” sapa Gendhis pada suatu malam sebelum tidur.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa kamu harus selalu menutup-nutupi cahayamu? Aku rasa tanpa kap itu kamu bisa bersinar lebih terang. Sama terangnya dengan lampu besar di kamarku ini.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku tidak mau menjadi terlalu terang,” sahut Gadis Tanpa Kepala.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apa karena kamu sangat pemalu?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gadis Tanpa Kepala tidak menjawab. Ia mengusap-usap kepala Gendhis kemudian mulai menyanyikan lagu-lagu Nina Bobo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Teman-teman, tahukah kamu apa rahasia Gadis Tanpa Kepala? Kepalanya adalah bintang. Rambut Gadis Tanpa Kepala yang hitam terurai adalah bayang-bayang. Jika ia membuka kapnya, cahaya bintang akan menyilaukan seisi ruangan. Ia akan menjadi terlalu terang. Dan sesungguhnya terlalu terang tidak bisa memberikan apa-apa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin Gadis Tanpa Kepala memang pemalu, atau mungkin saja ia hanya rendah hati. Yang pasti, ia sangat meyayangi Gendhis dan selalu ingin memberi Gendhis kedamaian. Seisi kamar tahu, dalam tidur nyenyaklah Gendhis selalu terlihat paling tentram dan damai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Gadis Tanpa Kepala,” sapa Gendhis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku mengantuk, tapi aku tidak bisa tidur.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kalau begitu khusus malam ini aku akan mengajakmu terbang ke langit. Di sana kamu boleh minum &lt;i&gt;milky way&lt;/i&gt; karena susu hangat menenangkan dan membuatmu mudah tidur.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Wah, sungguh meyenangkan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Malam itu, Gendhis dan Gadis Tanpa Kepala terbang ke angkasa. Gendhis minum &lt;i&gt;milky way&lt;/i&gt;. Betul saja. Sesudahnya, ia dapat tidur dengan mudah. Keesokan paginya, ketika terbangun, Gendhis berpikir bahwa ia bermimpi terbang ke langit.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-fCmcSvUBwnQ/TrGfLbpa_vI/AAAAAAAADAA/s2eUJVLmaI4/s1600-h/gendhisdanbubbles5.jpg"&gt;&lt;img alt="gendhisdanbubbles" border="0" height="208" src="http://lh5.ggpht.com/-05ogmM4Cb1Q/TrGfMdJSMWI/AAAAAAAADAI/XV1FzTVSwMA/gendhisdanbubbles_thumb3.jpg?imgmax=800" style="border-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="gendhisdanbubbles" width="265" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini bukan cerita horor meski berjudul “Gadis Tanpa Kepala”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lagipula, jika di kehidupan sesungguhnya kita sering bertemu orang-orang tanpa kepala bahkan ikut menanggalkan kepala, mengapa kita harus takut pada Gadis Tanpa Kepala?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artwork: &lt;b&gt;Lala Bohang&lt;/b&gt;. Lala juga salah satu ilustrator favorit Dea. Gendhis adalah salah satu tokoh ciptaannya yang sering hadir di ilustrasi-ilustrasinya. Gadis Pisces ini sangat perasa sehingga dengan mudah mengikuti kata hatinya ketika berkarya. Lala sering membuat ilustrasi untuk artikel di majalah-majalah, sempat membuat &lt;i&gt;cover&lt;/i&gt; untuk majalah Provoke!, dan membuat ilustrasi untuk kumpulan cerpen teman-teman The Hermes. Lala menjalani profesinya dengan penuh keyakinan dan kesadaran. &lt;i&gt;So spread your passionate works to the whole world, La … &lt;/i&gt;;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kunjungi Lala Bohang di : &lt;a href="http://lalabohang.wordpress.com/"&gt;http://lalabohang.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;atau kirim email ke: lalabohang@gmail.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4030940456878308379?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4030940456878308379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4030940456878308379' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4030940456878308379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4030940456878308379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/gadis-tanpa-kepala.html' title='Gadis Tanpa Kepala'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-WTbNFOdpxgc/TrGfJkfZDXI/AAAAAAAAC_4/w4IqsLO8FbQ/s72-c/theshyheadlessgirlsm_thumb3.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1040720887891330966</id><published>2011-11-03T02:49:00.003+07:00</published><updated>2011-11-03T03:05:41.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 95: Itulistrasi'/><title type='text'>Part</title><content type='html'>&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-0YiZ-C17_V8/TrGex7nbtlI/AAAAAAAAC_Q/U0e1L7QiVMs/s1600-h/12fertikalA33.jpg"&gt;&lt;img alt="12 fertikal A3" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-7hDh-MNY8hI/TrGezEhOTUI/AAAAAAAAC_Y/t_Zg6VuT1sI/12fertikalA3_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="12 fertikal A3" width="190" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;Kid, &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;I tear myself apart to be part of your happiness. May the cake and the balloon will keep the party alive …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;Love,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;i&gt;Dad&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-cWOBpTZs-po/TrGez8MYCQI/AAAAAAAAC_g/r-u-_IXG-8w/s1600-h/213.jpg"&gt;&lt;img alt="21" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-ROmxnm9fDHk/TrGe1MeiwhI/AAAAAAAAC_o/ckpKC7VX7L4/21_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="21" width="190" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;#proposal &lt;/b&gt;(proyek popo-salamatahari) adalah rubrik baru di Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi bentuk kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;http://www.thepopopaint.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1040720887891330966?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1040720887891330966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1040720887891330966' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1040720887891330966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1040720887891330966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/11/part.html' title='Part'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-7hDh-MNY8hI/TrGezEhOTUI/AAAAAAAAC_Y/t_Zg6VuT1sI/s72-c/12fertikalA3_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-6862508716018101500</id><published>2011-10-27T10:52:00.003+07:00</published><updated>2011-12-14T10:54:17.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 94: Kiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><title type='text'>Kiri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di dalam Bahasa Inggris, kiri disebut “left” yang sama artinya dengan “tertinggal” sementara kanan disebut “right” yang sama artinya dengan “benar”. Pada berbagai konteks, kiri identik dengan hal-hal yang dianggap tidak baik. Mulai dari aliran yang menistakan agama sampai ketidaksopanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Padahal menurut hemat saya, kiri dan kanan sama baiknya. Mereka adalah pasangan yang saling menyeimbangkan, dua sisi yang selalu menyertai kita, bahkan dapat bertukar jika kita berbalik arah. Hanya jalan raya yang mengasihi kiri. Kita berseru “kiri, kiri” untuk turun dari angkot dan ada &lt;i&gt;privilege &lt;/i&gt;“belok kiri boleh langsung” di tikungan-tikungan tertentu =p&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Minggu ini Salamatahari bercerita mengenai kebaikan-kebaikan kiri. Ada Gembira Putra Agam yang lebih banyak mengandalkan tangan kirinya, Jalu sind3ntosca dan kiri-kiri di jalan raya, burung sparrow kiri dan sparrow kanan dalam cerita Anak Beruang, serta Adolf Hitlew yang makan buah kiwi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Otak kanan mengatur kreativitas sementara otak kiri mengatur kemampuan berpikir eksak. Sesungguhnya, kedua hal ini sama pentingnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;… maka, berhentilah melakukan dis&lt;i&gt;kiri&lt;/i&gt;minasi. Jangan lupa katakan pada tangan kirimu bahwa ia bukan “tangan jelek” ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-ITFIvdAVuZw/TqjViX_rsGI/AAAAAAAAC-g/0tDLPg-HfqE/s1600-h/cover944.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="275" src="http://lh3.ggpht.com/-cKPu2BHVSX4/TqjVjuWAh9I/AAAAAAAAC-o/cgURbLPVf1U/cover94_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="357" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-6862508716018101500?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/6862508716018101500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=6862508716018101500' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6862508716018101500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/6862508716018101500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/kiri.html' title='Kiri'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-cKPu2BHVSX4/TqjVjuWAh9I/AAAAAAAAC-o/cgURbLPVf1U/s72-c/cover94_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5910114097387972564</id><published>2011-10-27T10:52:00.001+07:00</published><updated>2011-12-14T10:53:55.475+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 94: Kiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak Beruang'/><title type='text'>Little Sparrow</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Seekor burung kecil melintas membawa angin, terbang di atas danau. Gelombang membuat bayang si burung sedikit ikal. Dan danau bersenandung,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Little sparrow, here you are in my hand&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;I can feel you trembling, flying with the broken wing&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;And you all alone … *&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anak Beruang yang sedang bermain-main tengadah menatap si burung yang sedang menukik kesulitan menuju tepi danau, persis ke sebelah Anak Beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nLVOS3RvA_o/Tq4E7o07_6I/AAAAAAAAC-w/0voU7l3J0gQ/s1600/gambarkenresized.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-nLVOS3RvA_o/Tq4E7o07_6I/AAAAAAAAC-w/0voU7l3J0gQ/s320/gambarkenresized.jpg" width="315" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hati-hati,” Anak Beruang menangkap si burung yang oleng.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, terima kasih,” sahut burung itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Susah, ya, terbang dengan satu sayap?” tanya Anak Beruang sambil membantu si burung menjejak di tanah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lumayan.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku Anak Beruang. Nama kamu siapa?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Namaku ‘sparrow kiri’ karena aku hanya separo kiri. Separo kananku entah ke mana, padahal seharusnya kami terbang bersama-sama agar seimbang,” sahut si burung&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siang itu untuk pertama kalinya Anak Beruang melihat burung yang hanya separo. Warnanya hitam dengan lingkar putih di matanya. Meskipun selalu oleng, sparrow kiri tak mudah menyerah. Ia mencoba terbang ke sana kemari. Keceriannya tak terbunuh oleh warna bulunya yang kelam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Memangnya sayap kamu rusak, ya?” tanya Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kata siapa?” burung sparrow kiri balik bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kata lagu danau tadi.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Oh, tidak, kok. Sayapku tidak rusak. Lihat,” kata sparrow kiri sambil mengepak-ngepakkan sayap kirinya yang kuat dan sehat, “satu sayap. Bukan rusak.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Segumpal salju dibawa angin, jatuh ke permukaan danau. Gelombang yang ikal mengantarnya ke tepi danau. Dan danau bersenandung,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Little sparrow, love is good place to hide&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sparrow don’t you be afraid&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Winter is been delayed … *&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Aku tidak takut,” kata sparrow kiri kepada danau.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dia tidak bernyanyi tentang kamu, tapi tentang aku,” celetuk gumpalan salju itu sambil merentangkan gulungannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sparrow kiri tampak terperanjat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sparrow kanan?!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sparrow kanan sangat mirip dengan sparrow kiri. Bedanya, ia berwarna putih dengan lingkaran hitam di matanya. Selama ini ia menyamar menjadi salju yang hanya terjun mengikuti gravitasi. Ia takut ada yang mendapatinya terbang tidak stabil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Wajar saja kamu oleng, sparrow kanan. Kamu kan hanya terbang dengan satu sayap. Sparrow kiri juga oleng-oleng sejak tadi,” kata Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tetapi aku kanan dan putih. Kanan dan putih selalu dituntut menjadi baik,” tanggap sparrow kanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sementara aku kiri dan hitam. Jadi keolenganku tidak membuatku mendapat penghakiman tambahan,” tambah sparrow kiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tapi sekarang kalian bisa terbang bersama-sama lagi kan,” ujar Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Iya,” sahut sparrow kiri dan sparrow kanan bersamaan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sparrow kiri dan sparrow kanan saling bertaut. Keduanya bersiap-siap untuk terbang bersama-sama. Apakah sparrow kanan ditambah sparrow kiri menjadi burung satuw? Anak Beruang tidak tahu. Tapi tidak penting juga karena ia tidak sedang belajar matematika.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sampai jumpa, Anak Beruang,” pamit sparrow kanan dan sparrow kiri kompak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Sampai jumpa,” lambai Anak Beruang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sparrow kanan dan sparrow kiri terbang membawa dan dibawa angin di atas danau. Sayap mereka masing-masing saling menyeimbangkan. Gelombang yang ikal memantulkan bayang mereka sambil bersenandung,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;When I hold your body next to mine&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Your heartbeat is a crazy rhyme&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;And I listen to it drown*&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bayang mereka seakan tenggelam ditelan oleh danau. Tetapi sayap mereka merentang menelaah angkasa…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;*diambil dari lirik “Little Sparrow” Michael Franks. Dengarkan lagunya di &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=h6I--0osWsw"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Artwork &lt;b&gt;&lt;a href="http://filthyfingersmanufakture.wordpress.com/"&gt;Ken Terror&lt;/a&gt;. &lt;/b&gt;Ken Terror&lt;i&gt; &lt;/i&gt;biasanya dikenal dengan gambar-gambarnya yang hitam-putih dan horor-horor bertengkorak. Gambar-gambarnya keren sekali dan biasa dipake untuk local brand dan band-band cadas. Ini ilustrasi pertama dia yg tanpa tengkorak dan keseraman lainnya. Benda tajam di ilustrasi ini cuma peniti Anak Beruang. Btw, kalo kata Dea mah aslinya Ken Terror justru nggak keliatan cadas. Dia lucu, ramah, dan baik hati seperti gambar ini. Kunjungi Ken Terror di &lt;a href="http://filthyfingersmanufakture.wordpress.com/"&gt;http://filthyfingersmanufakture.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5910114097387972564?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5910114097387972564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5910114097387972564' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5910114097387972564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5910114097387972564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/little-sparrow.html' title='Little Sparrow'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-nLVOS3RvA_o/Tq4E7o07_6I/AAAAAAAAC-w/0voU7l3J0gQ/s72-c/gambarkenresized.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-7196346295499397410</id><published>2011-10-27T10:51:00.003+07:00</published><updated>2011-10-27T11:05:21.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 94: Kiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><title type='text'>Gembira Putra Agam yang Kekiri-kirian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-RPiB5uue0Aw/TqjVWMDYdCI/AAAAAAAAC-Q/oUqYOWr1FPg/s1600-h/gembiresized3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="" border="0" height="260" src="http://lh5.ggpht.com/-s0cTRcZRqbE/TqjVW-PdLMI/AAAAAAAAC-Y/Ojd8UBftOOc/gembiresized_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="" width="210" /&gt;&lt;/a&gt;Sejak masih anak-anak, kekiri-kirian Gembira Putra Agam alias Gembi sesungguhnya sudah terendus. Ia pun dibiarkan tumbuh apa adanya, semakin kekiri-kirian, meski kadang agak ke kanan sebagai bentuk diplomasi.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Inilah kisah pemuda kekiri-kirian yang juga personil band kontemporer yang berprestasi, &lt;a href="http://www.myspace.com/sungsanglebamtelak"&gt;Sungsang Lebam Telak …&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Denger-denger elu pemuda yang kekiri-kirian. Dari kapan lu mulai kekiri-kirian?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Denger-denger? Lo nggak sadar apa selama ini kita sekelas waktu kuliah?! Wah, parah lo, De! Waktu TK, gue selalu mengangkat tangan kiri saat ibu guru menyuruh, "Angkat tangan kanan!" Kesalahan itu belum membuat gue sadar bahwa gue kidal sampai gue belajar menulis dan menyadari gue lebih nyaman menulis pakai tangan kiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Terus orangtua lo nyuruh-nyuruh lo belajar nulis make tangan kanan nggak?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untung orang tua nggak pernah complain soal ini kecuali kalau gue menggunakan tangan kiri untuk hal yang bersifat interaksi dengan orang lain (apalagi society). Masih banyak value yang gue "patuhi" seperti memberi barang dengan tangan kanan, karena di sini memberi barang dengan tangan kiri itu buruk. Gue bermain bilyar, bowling, badminton, menulis, dan banyak hal lainnya dengan menggunakan tangan kiri. Kalau lo memaksa gue menulis atau menggambar pakai tangan kanan saat ini, ya buruknya nggak jauh beda sama gambar-gambarnya Jean-Michel Basquiat deh. *ini maksudnya ngeledek diri sendiri atau narsis ya?* Mungkin orang tua gue sudah mengerti kalau memaksakan penggunaan tangan kanan di diri gue bisa berdampak buruk secara psikologis, jadi excuse mereka di hal-hal personal. Kalau interaksi dengan orang lain (selama di Indonesia dan negeri-negeri yang menganggap tangan kanan itu baik), harus pakai tangan kanan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Susah, nggak, ngelakuin hal-hal tertentu yang emang harus pake tangan kanan padahal lu kidal?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kesulitan pasti ada, tapi menyangkut nilai saja kok. Seperti gue harus bilang maaf kalau tidak sengaja memberikan barang dengan tangan kiri. Ada "tangan bagus" dan "tangan ga bagus". Kadang gue merasa itu big deal karena tuhan menciptakan kedua tangan dengan teknologi yang sangat sempurna, tapi mengapa gue dibuat kidal? Memaksakan pakai tangan kanan untuk beberapa hal itu siksaan bagi gue. Fakta yang lainnya adalah seorang kidal punya umur lebih pendek beberapa tahun dari orang yang nggak kidal. Lumayan buat garuk-garuk kepala juga saat tahu fakta itu. Logika sederhana gue cuma bisa berkata, "Kalau tangan kirinya digunakan untuk meletakkan granat di kantong celana jelas bisa mati lebih dulu." Menjadi kidal, sadar atau tidak, mesti berhadapan dengan value yang berlaku di tempat itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wahahaha … tapi untungnya kidal juga ada kan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keuntungannya, suka dianggap "berbeda" dan "smart" walau mereka belum tahu seperti apa gue sebenarnya. Padahal belum tentu begitu juga. Selera gue cenderung massal, otak gue rada lambat. Nggak ada yang breakthrough di diri gue kecuali bisa menangkap nyamuk dengan tangan kiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalo cebok lo pake tangan kanan ato kiri?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nah cebok itu pengecualian. Itu hal personal yang masih gue lakukan konvensional, pakai tangan kiri. Saat makan pakai tangan, gue makan pakai tangan kanan. Salaman pakai tangan kanan juga karena mayoritas penduduk bumi menggunakan tangan kanan untuk salaman. Aturan ini adalah salah satu yang bisa gue "toleransi" sejak kecil walau gue kidal dan nyaman menggunakan tangan kiri. Mungkin karena memang terlalu kuat menghegemoni dan terlihat sangat tidak pantas di society. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Apa pendapat lo tentang “kiri” ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di otak saya, kiri itu diterjemahkan jadi yang "berbeda", "menentang arus", dan lain sebagainya. Menjadi kiri saat muda menentukan bagaimana dia ke depannya. Saat mulai dewasa, banyak bertemu dengan hal-hal baru dan value yang saklek, di situ pula ada kompromi yang membuatnya nyaman tanpa melepaskan kekiriannya. Asal tahu di mana dan bagaimana menempatkannya, menjadi kiri itu selalu asyik. Tapi untuk saya personal, terlalu kiri atau terlalu kanan sudah nggak cool. Pilih jalan lurus dengan kritik yang berdasar saja sudah menyenangkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kalo tentang “kidal”?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kekidalan secara teknis konon karena otak kanan dianggap lebih aktif. CMIIW. Dan itu memengaruhi psikologi orang tersebut. Bagi gue yang kidal, menjadi kidal sama saja dengan bukan kidal. Perkara sudut pandang saja dan siap atau tidaknya dengan value di society sekelilingnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Ada pengaruhnya nggak kekiri-kirian sama kerjaan lo di For Him Magazine?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kebetulan gue baru resign dari FHM Indonesia dan baru saja memulai bekerja di sebuah perusahaan search engine multinasional yang CEO-nya baru saja dipecat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Wow. Sebagai apa di sana, Gem?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gue jadi media development producer. Mengonsep micro site berdasarkan jenis kliennya, lalu mengisinya dengan artikel-artikel pendek. Sederhananya penulis juga, cuma kalau dulu pekerja media, sekarang sudah memikirkan konsepnya. Lumayan menguras otak.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Website &lt;a href="http://wastedrockers.wordpress.com/"&gt;Wasted Rockers&lt;/a&gt; lu masih jalan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gue dan Dede juga lagi membangun website Wasted Rockers bersama Dede. Sudah saatnya pindah dari layanan gratis jadi hosting dan domain sendiri dengan konsep yang lebih profesional. Wasted Rockers pengen dibuat lebih serius dari sebelumnya walau content-nya dengan style yang "kami banget". Masih belum beres jadi belum bisa di-announce.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kalo sekarang ini, cita-cita lu apa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Punya pengaruh besar lewat tulisan. Kemampuan komunikasi berbicara gue buruk, gue rada gagap dan gugup. Jadi alat komunikasi yang bisa diharapkan cuma tulisan. Mempengaruhi orang banyak dengan tulisan sepertinya seru. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Begitulah ceritanya. Seru, bukan? Gembi adalah pemuda yang berprestasi, aktif, dan kreatif. Segala hal bagus tersebut dilakukannya dengan tangan kiri yang sering dianggap “tangan ga bagus”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya, tangan kiri pun tangan yang bagus. Apa yang dilakukan tangan kanan atau kirilah yang menentukan bagus atau tidaknya sebuah tangan …&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-7196346295499397410?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/7196346295499397410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=7196346295499397410' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7196346295499397410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/7196346295499397410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/gembira-putra-agam-yang-kekiri-kirian.html' title='Gembira Putra Agam yang Kekiri-kirian'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh5.ggpht.com/-s0cTRcZRqbE/TqjVW-PdLMI/AAAAAAAAC-Y/Ojd8UBftOOc/s72-c/gembiresized_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-1857552018456744548</id><published>2011-10-27T10:51:00.001+07:00</published><updated>2011-10-31T09:58:47.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 94: Kiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ulin'/><title type='text'>Belok Kiri Boleh Langsung, sind3ntosca</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;-Itenas, Jumat 21 Oktober 2011-&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Konser Apresiasi untuk Musisi Jalanan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika perjalanan industri musik besar diumpamakan sebagai perjalanan dengan bus kota, maka sejak tiga tahun yang lalu sind3ntosca sudah berseru “Kiri, kiri,” dan berhenti di pinggir jalan. Ia sadar bus tak akan membawanya ke arah yang ia tuju. Maka ia memutuskan untuk berhenti sebelum tersesat selalu jauh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-KiWM94DFg-Q/TqjVJOrAW-I/AAAAAAAAC9g/hzt8szGfd68/s1600-h/trafficlight3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="166" src="http://lh6.ggpht.com/-9Uabju9bCTo/TqjVKHyBFNI/AAAAAAAAC9k/ib1KL6LkFck/trafficlight_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jalanan memberinya kemerdekaan menentukan arah dan memilih kendaraan, sekaligus menelannya dengan mobilitas lalu lintas. Kemudian selama tiga tahun sind3ntosca seperti hilang. Tetapi ia tidak mati. “Musik bikin saya &lt;i&gt;survive&lt;/i&gt;, soalnya apapun yang saya alami jadi lagu,” ungkap Jalu, satu-satunya personil sind3ntosca.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada suatu hari, sebuah kendaraan berhenti di depan sind3ntosca. Namanya Konser Apresiasi untuk Musisi Jalanan. Acara yang digelar Unit Musik Modern kampus Itenas ini tidak gemerlap. Sebaliknya, ia justru sangat sahaja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Apa yang bikin kamu mau manggung di sini, Jal?” tanya Dea. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dimas, additional bas saya suka di sini (Itenas). Terus acara ini nggak ada sponsornya, nggak bisa bayar siapa-siapa. Tadinya saya nggak siap, tapi setelah mikir-mikir … ya hayulah,” cerita Jalu apa adanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-LUGeieeCOtA/TqjVLKnsj0I/AAAAAAAAC9w/3r1mqEmqEKg/s1600-h/kaospanitia3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh5.ggpht.com/-Za9g16AFAWU/TqjVMPrAOlI/AAAAAAAAC94/s9oJmPFWWwI/kaospanitia_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan hari itu, setelah tiga tahun vakum sama sekali, untuk pertama kalinya sind3ntosca kembali naik panggung. Ia hadir dengan semangat bermusik yang tanpa beban dan pernah kita kenal. “Semuanya seperti baru lagi, &lt;i&gt;but it’s fun,”&lt;/i&gt; kata Jalu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di atas panggung, Jalu kembali membagi lagu-lagunya yang bernuansa etnik, riang, dan &lt;i&gt;playful&lt;/i&gt;. Sebagian dari kita mungkin sempat akrab dengan lagu “Sebatas Teman” dan “Alin Tak Hujan”. Sayangnya, lagu “Kepompong” batal dibawakan karena listrik tiba-tiba padam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Musisi jalanan dari Rumah Sahaja – sebagian besar anak-anak – menari-nari di bawah panggung. Kegembiraan mereka tak dapat disekat. Konser tersebut tidak gemerlap, tetapi karena musik bebas dan membebaskan, acara hari itu memiliki hal-hal abstrak yang pada dasarnya tidak bisa dimiliki. Sesungguhnya ia kaya dengan caranya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-UpMtwf7v5Qo/TqjVN_MCKPI/AAAAAAAAC-A/esYNAWTwucI/s1600-h/narinari3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="200" src="http://lh4.ggpht.com/-vb9NoAAHT1A/TqjVOrUxNbI/AAAAAAAAC-I/2VAdNCK6vt4/narinari_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="260" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selamat berperjalanan kembali, sind3ntosca, tujulah arah yang tepat agar kamu tak harus berhenti lagi dan tersesat. Tak perlu membawa peta, intuisi akan menuntunmu &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belok kiri boleh langsung, usah menunggu rambu-rambu yang lainnya … ;)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kunjungi sind3ntosca di &lt;/div&gt;facebook: &lt;a href="https://www.facebook.com/sind3ntoscan"&gt;https://www.facebook.com/sind3ntoscan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;atau follow twitter : @&lt;i&gt;sind3ntosca&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-1857552018456744548?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/1857552018456744548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=1857552018456744548' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1857552018456744548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/1857552018456744548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/belok-kiri-boleh-langsung-sind3ntosca.html' title='Belok Kiri Boleh Langsung, sind3ntosca'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-9Uabju9bCTo/TqjVKHyBFNI/AAAAAAAAC9k/ib1KL6LkFck/s72-c/trafficlight_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-3115027552377210181</id><published>2011-10-27T10:50:00.004+07:00</published><updated>2011-10-31T14:01:58.450+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 94: Kiri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='#proposal'/><title type='text'>Adolf Hitlew Makan Kiwi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Cerita ini muncul dari sms-an iseng bertendensi brainstorming antara Si Dea dan Si Popo. Dari antara berbagai ide yang berloncatan seperti petasan, kami memilih cerita Adolf Hitlew dan kiwi untuk Salamatahari edisi “Kiri”.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;~~~~~~&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bukan salah kiwi kalau dia punya bebewapa kemiwipan dengan Adolf Hitlew.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-tFug5dl-F7c/Tq5F0eQBnRI/AAAAAAAAC-4/EakoMN6aq9c/s1600/popo+hitwew+kiwi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-tFug5dl-F7c/Tq5F0eQBnRI/AAAAAAAAC-4/EakoMN6aq9c/s320/popo+hitwew+kiwi.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kiwi bewasal dawi Austwalia,&lt;br /&gt;Adolf Hitlew bewdawah Austwia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiwi sedikit bewewok&lt;br /&gt;Adolf Hitlew bewkumis khas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adolf Hitlew kekiwi-kiwian,&lt;br /&gt;Kiwi memang kiwi betulan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-T7oQTrueOj8/Tq5GbjhoLvI/AAAAAAAAC_A/QQOMqFn_ef8/s1600/popo+hitwew+kiwi+bang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-T7oQTrueOj8/Tq5GbjhoLvI/AAAAAAAAC_A/QQOMqFn_ef8/s320/popo+hitwew+kiwi+bang.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada suatu hawi Adolf Hitlew tewlihat semeja dengan kiwi bahkan menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah-buahan lain segewa mengecap kiwi sebagai buah yang jahat dan fasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka sama-sama beraliran kiri!” tuduh angguw dan kuwma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiwi mewasa sedih. Ia tewingat pada saudawa-saudawanya di puding dan kueh-kueh ulangtahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meweka membawa kegembiwaan dan bewsanding dengan lilin yang mewakili doa dan hawapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adilkah membewi cap kepada kiwi hanya kawna Adolf Hiltlew makan buah kiwi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_VWQ6hl7jBY/Tq5G1DdK2RI/AAAAAAAAC_I/58nONWvHPQM/s1600/popo+hitwew+bewak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-_VWQ6hl7jBY/Tq5G1DdK2RI/AAAAAAAAC_I/58nONWvHPQM/s320/popo+hitwew+bewak.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;=============================&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;#proposal (proyek popo-salamatahari)&lt;/b&gt; adalah rubrik baru di Salamatahari. Di sini Popo dan Salamatahari akan saling merespon sebebas-bebasnya, mencoba bereksplorasi tanpa terikat bentuk apapun. Semoga dapat menjadi kolaborasi yang menyenangkan bagi semuanya =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengenal Popo, silakan berkunjung ke &lt;a href="http://www.thepopopaint.blogspot.com/"&gt;http://www.thepopopaint.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-3115027552377210181?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/3115027552377210181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=3115027552377210181' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3115027552377210181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/3115027552377210181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/adolf-hitlew-makan-kiwi.html' title='Adolf Hitlew Makan Kiwi'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-tFug5dl-F7c/Tq5F0eQBnRI/AAAAAAAAC-4/EakoMN6aq9c/s72-c/popo+hitwew+kiwi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-5482206950608225043</id><published>2011-10-20T07:22:00.001+07:00</published><updated>2011-10-20T07:34:19.027+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inti matahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 93: Realitas'/><title type='text'>Realitas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Suatu hari teman saya bercerita mengenai anjing yang melihat pelangi. Karena pada umumnya anjing hanya dapat melihat warna hitam dan putih, tak ada yang mempercayai anjing anomali ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Lihat, ada beberapa warna. Yang itu cerah, coba perhatikan!” kata si anjing anomali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kamu gila, ya? Itu hanya hitam dan putih!” tanggap anjing lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya percaya dua unsur yang membentuk realitas – eksistensi dan esensi – relatif dan personal sifatnya. Meski disepakati sekelompok manusia, pada dasarnya setiap realitas dialami sendiri-sendiri. Di antara sekian banyak manusia, pasti ada saja yang memiliki pengalaman realitas yang berbeda. Mereka bukan “tidak hidup dalam realita” tapi “hidup dalam realita yang berbeda”.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mari kita kembali kepada kedua anjing tadi. Sekali lagi si anjing anomali mencoba meyakinkan temannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Ada tujuh warna berbeda di pelangi. Lihat, lapis pertama warnanya …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Semuanya hitam dan putih. Kita melihat pelangi yang sama kan?” potong temannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah mereka melihat pelangi yang sama? Bergantung pada persepsimu perihal “melihat”.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Warna apa yang kau lihat dalam posting-posting edisi ini?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apapun itu, semoga membawa sesuatu yang baik untukmu =)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salamatahari, semogaselaluhangat dan cerah,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh6.ggpht.com/-d_6l9xlHxYc/Tp9proHwbLI/AAAAAAAAC9Q/zXvjYaHVHps/s1600-h/cover934.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="265" src="http://lh6.ggpht.com/-tFSZQUCxgWY/Tp9psdM91zI/AAAAAAAAC9Y/4VZsid9XqaI/cover93_thumb2.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" width="369" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Ibnu Nadzir, makasih cerita anjingnya, ya … &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;=)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-5482206950608225043?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/5482206950608225043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=5482206950608225043' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5482206950608225043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/5482206950608225043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/realitas.html' title='Realitas'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/-tFSZQUCxgWY/Tp9psdM91zI/AAAAAAAAC9Y/4VZsid9XqaI/s72-c/cover93_thumb2.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-4493187463628364842</id><published>2011-10-20T07:21:00.001+07:00</published><updated>2011-10-20T07:33:22.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 93: Realitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semacam review'/><title type='text'>Tentang Represantasi Realitas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-litCzDgIxoI/Tp9pep__JgI/AAAAAAAAC9A/vnKavA8qNsU/s1600-h/resized3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="resized" border="0" height="260" src="http://lh4.ggpht.com/-F8xg-HwyTxs/Tp9pfDu0bwI/AAAAAAAAC9I/w4JuN9OQPw0/resized_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="resized" width="179" /&gt;&lt;/a&gt; Pada suatu hari, sambil melompat-lompat kecil, saya main ke toko buku. Ketika mampir ke rak sastra, saya menyapa, “Permisi … sas …?” keceriaan saya mendadak hilang. Ternyata sastra adalah sekumpulan intelektual yang penuh permasalahan hidup. “Sas…tra …, ya?” lanjut saya setelah berhasil menguasai diri. “Benar,” sahut sebuah novel tebal dengan suara berat dan berwibawa. “Nama saya Dea, boleh … boleh kenalan ?” tanya saya takut-takut. Novel itu mengizinkan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selanjutnya, berkenalanlah saya dengan berbagai karya sastra. Kebanyakan dari mereka berbicara mengenai kemiskinan, kekerasan, politik, dan kesedihan mendalam. Beberapa dari mereka bertutur dengan indah berbunga-bunga. Beberapa lainnya absurd, mengumbar kata kasar, atau penuh terbaran refrensi dan istilah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Kenapa, sih, hidup kalian susah sekali?” tanya saya sambil mengerutkan kening.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Karena kami menggambarkan realitas.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Memangnya realitas selalu berat dan susah-susah, ya?”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sastra tidak verbal menjawab.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada suatu hari, di tengah rak sastra, saya mendapati bocah kecil sedang bermain sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Dik, kesasar, ya? Tuh , anak-anak di rak sebelah sana …”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Tidak. Aku karya sastra,” sahutnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi saya tidak memaksanya pindah rak. Meski begitu, saya tetap mengamatinya baik-baik. Namanya &lt;i&gt;Membunuh Orang Gila&lt;/i&gt;, sebuah kumpulan cerpen. Dia ditulis Sapardi Djoko Damono, sastrawan senior yang juga akademisi. Sekilas saya menjenguk daftar isi; “Dongeng Kancil”, “Sarang Angin”, “Batu di Pekarangan Rumah” … seperti judul-judul cerita anak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Boleh Kakak kenalan, Dik ?” tanya saya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bocah itu menatap saya sambil mengangguk. Matanya yang sendu seperti hujan sore-sore menggiring saya pada cerita “Ketika Gerimis Jatuh” (halaman 47).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tersebutlah Rini. Gadis kelas lima SD. Pada suatu hari hujan turun dan Rini tahu-tahu mengkhawatirkan ayahnya yang belum pulang. Biasanya ibu Rinilah yang pergi menjemput sang ayah, membawakan payung. Tapi hari itu ibu Rini ada di Puncak, jadi Rini berinisiatif membawa payung, menjemput ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di sepanjang cerita, tersisip penggalan-penggalan yang menggambarkan latar belakang keluarga Rini; seorang ibu yang pegawai pemda bergaji kecil, paman yang tidak menikah, dan ayah yang pendiam. Rini sendiri tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berbudi; tertulis secara nyata di halaman 49,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gadis kecil itu membayangkan sebuah hotel di Puncak, sebuah kamar yang nyaman, dan pemandangan yang indah. &lt;b&gt;Tapi ia harus sekolah&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;harus mempertahankan rangkingnya yang lumayan tinggi. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cerita ini disampaikan dengan liris. Ditutup dengan adegan Rini yang menunggu ayahnya sambil “mengusap air hujan seperti mengusap air mata”. Rini tampak kehilangan keceriaan dan kemerdekaan kanak-kanaknya. Atau … memang harus begitu karena ini cerpen sastra dan bukan buku anak-anak ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana dengan “Dongeng Kancil” (halaman 1) ? Judulnya yang khas cerita anak menarik perhatian saya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cerpen ini diawali dengan seorang Aku lirik (-Ku dengan K besar) yang berjalan-jalan masuk hutan kemudian bertemu seekor kancil yang berkeluh kesah pada-Nya. Hidup Kancil tak semulus yang diceritakan Juru Dongeng. Pasalnya, semua makhluk yang seharusnya berhasil Kancil tipu, mengetahui muslihatnya dan malah balas memperdaya Kancil. Lucu sebenarnya. Namun, gambaran-gambaran ekspresi tertekan Kancil seperti :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Kancil duduk, mentap-Ku tajam-tajam, suaranya agak tertahan-tahan (halaman 2) &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;atau&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Aku capek dan merasa bodoh dan putus asa (halaman 5)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;membuat cerpen ini lagi-lagi pekat oleh kemurungan. Saya menghela nafas prihatin. &lt;i&gt;Membunuh Orang Gila&lt;/i&gt; sendiri sepertinya telah menerima kemurungan sebagai nyawanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terakhir, saya memasuki “Membunuh Orang Gila”, cerpen yang dipilih sebagai nama Si Bocah; sebuah &lt;i&gt;black comedy&lt;/i&gt; yang mengusung masalah politik,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;( … ) aku suka ingat masa kanakku di tahun 1950-an. Setidaknya ada lima orang gila di kampungku ketika itu (halaman 64).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;atau&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Yang jelas ia adalah korban reformasi (…). Sebelum zaman geger-geger ini, kata anakku, jarang sekali terlihat orang gila di jalanan (halaman 65).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedua kutipan itu menggambarkan kondisi politik serupa pada dua masa yang berbeda; yang pertama ketika Indonesia baru lepas dari pemerintahan kolonial, ke dua dari rezim orde baru. Secara satir, cerpen ini membicarakan orang gila-orang gila yang bermunculan di masa-masa itu. Masa ketika negara kita sedang mencari titik seimbang secara mandiri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya mengamati &lt;i&gt;Membunuh Orang Gila&lt;/i&gt;. Meski secara fisik masih anak-anak, gesturnya tidak. Semua yang dia lakukan penuh kesadaran dan perhitungan, jauh dari spontanitas dan mata positif khas anak-anak. Mungkin statusnya sebagai karya sastra membuatnya bertanggung jawab merepresantasikan realitas. “Orang gila tidak hidup dalam realitas,” kata seorang teman pada suatu hari. Mungkin itu sebabnya &lt;i&gt;Membunuh Orang Gila &lt;/i&gt;harus membunuh orang gila yang ada di dalam dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi … tunggu dulu. Sebetulnya realitas itu apa, sih ? Betulkah warnanya harus selalu kelabu ? Apa realistis berarti percaya dunia tidak selalu baik dan bermain-main ? Bagaimana dengan percaya bahwa dunia tidak selalu buruk dan serius juga ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang mana yang realitas ? Sesuatu yang kita lihat, sesuatu yang kita sentuh, sesuatu yang sudah disepakati, atau sesuatu yang kita percayai ? Kitakah yang membentuk realitas, atau sebaliknya, realitas yang membentuk kita ? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat membuat tulisan ini, saya teringat pada orang gila yang sering berjalan-jalan di sekitar Jalan Aceh. Pada suatu hari, saya mendapati dia menatap langit keruh dengan mata yang hidup …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sundea&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4101651229701610175-4493187463628364842?l=www.salamatahari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.salamatahari.com/feeds/4493187463628364842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4101651229701610175&amp;postID=4493187463628364842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4493187463628364842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4101651229701610175/posts/default/4493187463628364842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.salamatahari.com/2011/10/tentang-represantasi-realitas.html' title='Tentang Represantasi Realitas'/><author><name>Sundea</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08370861154582854259</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_UAr_PBHIeyg/S3tAX3sskxI/AAAAAAAAAr0/fVMaoyoezyw/S220/withtxt.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/-F8xg-HwyTxs/Tp9pfDu0bwI/AAAAAAAAC9I/w4JuN9OQPw0/s72-c/resized_thumb1.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4101651229701610175.post-948033704251326930</id><published>2011-10-20T07:20:00.001+07:00</published><updated>2011-10-20T07:31:56.471+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penyalamatahari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='edisi 93: Realitas'/><title type='text'>Selama Masa Penantian Tina Mariana</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://lh5.ggpht.com/-crFJlLi0nTQ/Tp9pXKIl21I/AAAAAAAAC8w/x11EuwWk9zY/s1600-h/tina3.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="tina" border="0" height="200" src="http://lh6.ggpht.com/-JyP_k9x2lxs/Tp9pXzMrvHI/AAAAAAAAC84/gcb4GmtvVBw/tina_thumb1.jpg?imgmax=800" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; display: inline; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" title="tina" width="260" /&gt;&lt;/a&gt;Siapakah Tina Mariana? Dia adalah seorang perempuan desa yang merantau ke kota dan rajin mengirimkan uang dalam jumlah besar kepada keluarganya di desa. Menurut bisik-bisik tetangga, Tina melacurkan diri. Sang suami yang cemas menyusulnya ke kota.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Dibantu sebuah program reality sho
